Ia juga menekankan pentingnya pembelajaran berkelanjutan bagi pejabat yang menangani komunikasi publik. Menurutnya, kemampuan merespons keluhan masyarakat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan publik.

“Siapa yang terus-menerus belajar maka dia akan semakin pintar, siapa yang terus-menerus merespons keluhan masyarakat dia akan semakin hebat,” ujarnya sebelum membuka kegiatan secara resmi.

Workshop tersebut menghadirkan Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, H. Sugiat Santoso, serta Hariqo Wibawa Satria sebagai narasumber dalam sesi bertema Memenangkan Pertarungan Narasi dan Informasi. 

Pada sesi berikutnya, Andromeda Mercury membawakan materi How to Handle Media (Arus Utama dan Algoritma).

Bagi pemerintah daerah, penguatan kapasitas kehumasan menjadi penting karena informasi kebijakan dan pelayanan publik perlu disampaikan secara jelas, tepat waktu, serta dapat dipertanggungjawabkan. 

Namun, efektivitas pelatihan pada akhirnya perlu terlihat dalam praktik, seperti ketepatan informasi, kecepatan merespons pertanyaan warga, dan keterbukaan terhadap kritik.

Keikutsertaan Diskominfo Toba dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperdalam strategi komunikasi pemerintah. 

Tantangan berikutnya adalah menerapkan pengetahuan yang diperoleh agar komunikasi publik tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi juga membantu masyarakat memahami kebijakan dan memperoleh jawaban atas persoalan yang mereka hadapi.*