Kepulauan Meranti, katakabar.com - Di tengah kesibukannya sebagai Bhabinkamtibmas Desa Sendaur dan Kayu Ara, Kecamatan Rangsang Pesisir, Brigadir Khairi selalu luangkan waktu buat anak-anak di wilayah binaannya.

Kurun empat tahun terakhir, ia berkeliling desa dengan motor dinas yang telah ia modifikasi menjadi perpustakaan keliling sederhana.

Di bagian belakang motor, Khairi memasang sebuah boks besar berisi beragam buku bacaan. Mulai dari cerita anak, buku pelajaran, hingga bacaan umum yang ia pinjam dari perpustakaan desa.

Setiap kali melihat anak-anak berkumpul, Khairi sempatkan diri singgah, membuka boks, dan mengajak mereka membaca.

"Ini saya lakukan semata-mata untuk meningkatkan pendidikan anak-anak, terutama yang berada di pelosok. Saya tidak ingin ada anak kesulitan membaca hanya karena kurangnya sarana bacaan," ujarnya.

Apa yang dilakukan Khairi, perlahan memberi warna baru bagi masyarakat di pulau terluar tersebut. Anak-anak di sana kini punya kesempatan membaca di sela-sela bermain, bahkan belajar bersama melalui sesi tanya jawab yang sering ia pandu.

Dedikasi tanpa pamrih ini akhirnya mendapat perhatian dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kini Sang Brigadir Khairi secara resmi menerima pinjam pakai satu unit kendaraan perpustakaan roda tiga dari Kadis Perpustakaan Kepulauan Meranti, Atan M.Pd., di Selatpanjang, Kamis (28/8)

"Kami sangat mengapresiasi inisiatif Brigadir Khairi. Semoga dengan adanya kendaraan pustaka roda tiga ini, kegiatan literasi bisa menjangkau lebih banyak anak-anak di pelosok," ucap Atan.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, melalui Kapolsek Rangsang, Ipda D. Turnip, menyebut langkah Khairi sebagai bukti kepedulian Polri terhadap pendidikan di pulau terluar.

"Perpustakaan keliling bukan hanya menghadirkan bacaan, tapi juga menjadi sarana belajar yang menyenangkan. Kami berterima kasih kepada Dinas Perpustakaan yang sudah mendukung inisiatif Brigadir Khairi ini,” terang Ipda D. Turnip.

Ia berharap pustaka keliling dapat menjadi wadah positif bagi anak-anak. Lebih dari itu, kegiatan ini juga dinilai mampu mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.

"Dengan membaca, anak-anak bisa mengisi waktu dengan hal-hal bermanfaat, dan terhindar dari aktivitas yang kurang berguna, seperti bermain game online berlebihan," sebutnya.