Empat Hari Hanyut, Bocah Di Rohul Ditemukan Tak Bernyawa

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Tubuh Azhari mendadak lemas. Jantungnya berdetak kencang mengalirkan darah lebih cepat ke seluruh tubuh kala sorot matanya tertuju pada sosok bocah lelaki berusia 6 tahun.

Bocah laki-laki itu tak lagi bernafas. Jasad bocah itu telah ditinggalkan jiwa polosnya untuk selamanya. Jasad bocah itu pun ditemukan tak wajar, mengapung di aliran sungai.

Aska, begitulah nama si bocah tak berdosa itu. Sejak Minggu (30/8) sore, anak kandung Azhari itu dinyatakan hilang terbawa arus sungai Batang Lubuh di Kecamatan Rambah.

Tubuh Aska baru ditemukan empat hari kemudian, Kamis (3/9) pagi tadi.

Aska, bocah 6 tahun akhirnya ditemukan Tim SAR gabungan di sungai Batang Lubuh sekira pukul 06.30 WIB pagi tadi. Tubuh korban ditemukan dengan kondisi mengapung dibawah jembatan kampung baru, sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal hilang.

Tim SAR dibantu warga kemudian membawa jasad korban ke rumah duka di Pasir Putih Utama Desa Pematang Berangan, Rokan Hulu, untuk diserahkan ke pihak keluarga.

Sebanyak 6 orang tim Basarnas Provinsi bahkan hingga mendirikan tenda untuk mencari jasad Aska. Usaha keras itu membuahkan hasil kala seorang warga melihat sesosok mayat anak laki-laki mengapung di sungai.

Orang tua korban, Azhari memastikan bahwa mayat yang ditemukan tersebut adalah betul anak kandungnya yang hilang.

Aska segera dikebumikan seketika orang tuanya menolak untuk dilakukan autopsi.

Editor : Anggi

Berita Terkait