Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut laporan masyarakat melalui Command Center Kota Medan dan aplikasi Lapor Bang.

Proyek swakelola itu menggunakan anggaran rutin UPT Timur yang bersumber dari APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2026.

“Setelah pengerjaan di Brayan Bengkel selesai, tim akan melanjutkan normalisasi drainase di Jalan Jawa dan Jalan Timor yang juga rawan genangan,” tambahnya.

Dinas SDABMBK Kota Medan menyebut seluruh UPT kini disiagakan menghadapi musim hujan, terutama di wilayah rawan banjir.

Untuk kawasan timur Kota Medan, penanganan difokuskan di Kecamatan Medan Timur, Medan Tembung, dan Medan Perjuangan.

“Total ada delapan titik yang saat ini menjadi prioritas penanganan,” ujar pihak SDABMBK.