Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk mengatakan, pertumbuhan ekonomi membutuhkan iklim investasi yang kondusif.
Namun, perkembangan usaha juga perlu diikuti kontribusi nyata terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar kawasan investasi.
“Setiap pelaku usaha berhak mendapat insentif dan kemudahan investasi sesuai dengan undang-undang, namun harus memiliki kewajiban melaksanakan tanggung jawab sosial atau CSR sebagai komitmen moral dan etis perusahaan untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ariston.
Menurut dia, Samosir memiliki modal pariwisata berupa keindahan alam Danau Toba, budaya Batak, dan kearifan lokal. Sebagai bagian dari Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba dan kawasan Toba Caldera UNESCO Global Geopark, daerah ini memiliki peluang menarik investasi dari skala usaha mikro hingga usaha besar.
Investasi Samosir Tembus Rp1,77 Triliun, Wabup Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Diskusi pembaca untuk berita ini