Belum diketahui secara pasti siapa pengelola dan pemilik bangunan THM baru tersebut. Namun menurut cerita masyarakat, THM tersebut akan dikelola ST. 

Namun, informasi mengenai pembangunan THM baru tersebut memunculkan dugaan di tengah masyarakat bahwa persoalan aksi massa tidak semata-mata berkaitan dengan kepentingan masyarakat, tetapi diduga juga dapat bersinggungan dengan persaingan bisnis THM.

Hingga berita ini diterbitkan, Jonatan Tarigan belum memberikan jawaban atas konfirmasi yang dilayangkan wartawan terkait dugaan keterlibatannya dalam aksi massa tersebut.

Konfirmasi juga telah disampaikan kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, untuk meminta tanggapan partai terkait keberadaan Jonatan Tarigan di sekitar aksi.

Adapun pertanyaan yang disampaikan kepada Rapidin Simbolon antara lain:

1. Jonatan Tarigan selaku anggota DPRD Sumut diduga mengkoordinir aksi massa dalam persoalan tempat hiburan malam di Polda Sumut. Dugaan itu disebut berdasarkan dokumentasi yang diterima wartawan. Bagaimana tanggapan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut?

1. Bagaimana sikap PDI Perjuangan terhadap dugaan pengerahan atau monitoring massa aksi tersebut?

1. Jonatan Tarigan juga disebut-sebut terkait isu dugaan ijazah palsu. Bagaimana tanggapan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut dan sikap partai terhadap isu tersebut?

1. Sepanjang menjadi anggota DPRD Sumut, apakah Jonatan Tarigan pernah menghadapi persoalan di internal partai?

Konfirmasi tersebut dilayangkan sebagai bagian dari upaya memperoleh keberimbangan pemberitaan.

Sampai berita ini dipublikasikan, baik Jonatan Tarigan maupun Rapidin Simbolon belum memberikan tanggapan...