Medan, katakabar.com - Produk turunan kelapa sawit, yakni oleochemicals berupa split fatty acid dan crude glycerine yang diproduksi oleh The Vegetable Vitamin Foods Company (PT VVF Indonesia), diekspor ke India.
Menteri Perdagangan (mendag), Budi Santoso di Medan, Sumatera Utara, yang melepas pengiriman sepuluh kontainer senilai USD 420 ribu atau setara Rp6,75 miliar, Selasa (17/12) lalu.
Menurut Budi Santoso, pemerintah menjamin pengembangan industri kelapa sawit agar lebih berkelanjutan. Upaya ini dijalankan melalui kebijakan-kebijakan yang diarahkan untuk menciptakan dan menjaga keseimbangan antara kebutuhan pasar domestik dan internasional.
"Kebijakan-kebijakan tersebut mendorong terlaksananya hilirisasi nasional," jelasnya lewat siaran pers, dilansir dari laman EMG, Rabu (18/12).
Apresiasi PT VVF Indonesia, kata Budi, atas komitmennya untuk terus meningkatkan investasi di Indonesia. PT VVF Indonesia anak perusahaan dari grup VVF yang didirikan di India.
"Kita berharap, pelepasan ekspor produk oleochemical ini memotivasi produsen produk turunan sawit lainnya untuk menggencarkan ekspor," ucapnya.
Acara pelepasan dihadiri Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Mardyana Listyowati, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Moga Simatupang, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Rusmin Amin, Presiden Direktur PT VVF Indonesia, Venugopalan Menon; Komisaris PT VVF Indonesia, Sahat Sinaga, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatra Utara, Mulyadi Simatupang, perwakilan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta perwakilan Kepolisian Republik Indonesia.
Lepas Ekspor Produk Turunan Sawit ke India, Mendag Wujudkan Hilirasasi Nasional
Diskusi pembaca untuk berita ini