Labuan Bajo, katakabar.com - Sebagai salah satu destinasi pariwisata premium prioritas nasional, Labuan Bajo tidak hanya membutuhkan infrastruktur fisik yang mumpuni, tapi peningkatan kapasitas SDM, pelayanan publik yang profesional, serta penguatan sektor UMKM sebagai penopang ekonomi lokal. Dalam rangka mendukung visi tersebut, Binus University melaksanakan Proyek Inisiatif angkat tema “Peningkatan Kualitas Sektor UMKM dan Komunitas sebagai Strategi Unggulan Wisata Premium Labuan Bajo.”

Kegiatan ini kelanjutan dari program tahun sebelumnya, yang kini diperluas cakupannya dengan melibatkan penguatan sektor UMKM dan peningkatan kapasitas pimpinan Organisasi Perangkat Daerah atau OPD di Kabupaten Manggarai Barat.

Selama tiga hari, tim dosen dari Binus University yang dipimpin Frederik Masri Gasa atau Head of Communication Study Program melaksanakan serangkaian pelatihan, pendampingan, dan forum diskusi bersama berbagai pihak strategis, termasuk UMKM lokal, Perumda pengelola wisata, Keuskupan, serta para kepala dinas pemerintah daerah.

Kegiatan ini tindak lanjut dari kerja sama resmi antara Binus University, dan Pemerintah Daerah atau Pemda Kabupaten Manggarai Barat, yang bertujuan menjadikan Labuan Bajo sebagai daerah binaan dalam pengembangan digitalisasi, dan pemberdayaan ekonomi rakyat.

Aktivitas mencakup pelatihan pengelolaan keuangan dan optimalisasi media sosial untuk UMKM, pelatihan public speaking bagi staf Perumda Bidadari, diskusi pengembangan ekonomi hortikultura dengan Keuskupan Manggarai Barat, serta pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence atau AI pelayanan publik bagi para kepala dinas.

Frederik Masri Gasa, Ketua Tim Proyek Inisiatif menyatakan, melalui kegiatan ini diharapkan agar Binus dapat memberikan dampak positif bagi pemerintah dan masyarakat di Labuan Bajo.

"Binus akan terus mendorong agar Labuan Bajo dapat menjadi daerah yang semakin maju dalam hal digitalisasi pelayanan dan sektor usaha mikro, kecil dan menengah,” ucapnya.

Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M., Campus Director BINUS @Malang, menegaskan, kegiatan ini mencerminkan semangat Binus sebagai institusi pendidikan yang aktif menjalin kolaborasi strategis dengan daerah.

“Inisiatif ini menunjukkan komitmen kami untuk tidak hanya membina mahasiswa di kampus, tapi memberdayakan masyarakat melalui kolaborasi nyata dengan pemerintah daerah. Labuan Bajo memiliki potensi besar sebagai destinasi premium, dan Binus hadir untuk turut mengakselerasi transformasinya melalui inovasi, pelatihan, dan pendampingan berbasis keilmuan,” tuturnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Petrus D. H. Heri, turut mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) di Manggarai Barat. Dengan pengenalan teknologi AI, kami berharap pelayanan publik dapat menjadi lebih efektif dan efisien, sejalan dengan visi ‘Mabar Mantap’ yang kami usung,” jelasnya.

Binus University meyakini pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tapi juga pada pemberdayaan manusia dan kolaborasi antarsektor. Melalui proyek inisiatif ini, Binus mempertegas posisinya sebagai mitra strategis dalam mendorong transformasi digital dan sosial-ekonomi di daerah potensial seperti Labuan Bajo.