Banda Aceh, katakabar.com – Total 400 mahasiswa Politeknik Aceh mengikuti kulian umum disampaikan Kepala Divisi Program Pelayanan, Direktorat Penyaluran Dana BPDPKS, Arfie Thahar di aula Kampus Politeknik Aceh, di pekan kedua Februari 2024 lalu.

Kegiatan itu, bagian dari upaya Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) terus melakukan sosialisasi sawit baik kepada masyarakat.

Direktur Politeknik Aceh, Hilmi yang buka acara, diikuti perwakilan dari Dinas Perkebunan Aceh, GAPKI Aceh dan KADIN Aceh selaku perwakilan dunia usaha.

Pada kuliah umum, Arfie Thahar bahas tentang peran industri kelapa sawit di sektor perekonomian Indonesia.

Pengetahuan diberikan kepada mahasiswa Politeknik Aceh tentang praktik semangat sawit baik, kata Thahar, itu tujuannya. Apalagi kegiatan ini bertepatan dengan monitoring dan evaluasi terhadap penerima beasiswa pengembangan SDM PKS tahun 2023, di mana Politeknik Aceh salah satu kampus mitra di Aceh untuk penyelenggara beasiswa sawit dari BPDPKS.

Menurutnya, penting peran industri kelapa sawit di bidang perekonomian Indonesia. Sebagai produsen minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia berharap dapat memproduksi lebih dari 50 juta ton minyak sawit pada tahun 2025.

Hal ini bakal memberikan lebih banyak pasokan untuk industri makanan, termasuk minyak goreng dan makanan berbasis minyak sawit serta bioenergi untuk domestik dan ekspor pasar global.

Selain itu, Arfie mengulas capaian, manfaat dan penyaluran dana untuk program SDM sawit baik untuk kegiatan pelatihan dan beasiswa meningkat sangat signifikan.

Direktur Politeknik Aceh, Hilmi menjabarkan beasiswa sawit yang dibiayai BPDPKS diharapkan dapat memberikan manfaat luas, baik bagi industri kelapa sawit, pemerintah, masyarakat, maupun kalangan petani sawit itu sendiri.

“Saya berharap ke depan Politeknik Aceh dipercaya untuk mengelola beasiswa SDM PKS lebih banyak lagi,” sebut Hilmi, dilansir dari laman serambinews.com, pada Ahad (10/3) lalu.

Kuliah umum ini dihadiri Darmansyah Basyaruddin dan Sri Gunawan selaku Komite Pengembangan SDM PKS, serta Sulthan M Yusa, Rangga Rahmananda, Lucki Bagus S dari Tim BPDPKS.