Jadi Pengedar 'Barang Haram' di Perawang Siak, Mahasiswa Ditangkap
Pemuda ini ditangkap di Jalan Lintas Perawang – Okura tepatnya di Kampung Maredan pada Senin (13/4) malam. Barang bukti sabu seberat 50,1 gram berhasil disita petugas dari pelaku.
Mahasiswa Binus @Bekasi Perluas Wawasan Global Lewat Program Study Abroad di Turki
Bekasi, katakabar.com - Di era globalisasi, pengalaman belajar lintas negara menjadi salah satu nilai tambah penting bagi mahasiswa guna persiapkan diri hadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Tidak hanya memperkaya wawasan akademik, pengalaman internasional juga membentuk kemampuan adaptasi, kemandirian, serta pola pikir global yang dibutuhkan di masa depan. Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan global experience bagi mahasiswa, Binus University melalui program Study Abroad memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan langsung sistem pembelajaran di luar negeri. Hal ini diwujudkan melalui pengalaman Sekarnindhita Dyaningsari Budoyo, mahasiswa Psikologi Binus @Bekasi, yang menjalani semester 7 di Kadir Has University, Istanbul, Turki. Kesempatan ini menjadi langkah berani bagi Sekar untuk keluar dari zona nyaman dan merasakan pengalaman belajar dalam lingkungan internasional yang berbeda, baik secara budaya maupun akademik. Selama menjalani program tersebut, Sekar menghadapi berbagai tantangan, mulai dari beradaptasi dengan lingkungan baru, perbedaan bahasa, hingga kondisi cuaca yang berbeda dari Indonesia. Tinggal jauh dari keluarga juga menjadi pengalaman yang membentuk kemandirian serta ketahanan diri dalam menghadapi situasi baru. Tetapi di balik tantangan tersebut, Sekar memperoleh pengalaman berharga yang memperluas cara pandangnya. Proses pembelajaran yang interaktif serta interaksi dengan mahasiswa dari berbagai negara memberikan perspektif baru, baik pada konteks akademik maupun kehidupan sehari-hari. “Kesempatan tidak selalu datang dua kali. Ketika peluang itu ada, kita harus siap untuk melangkah,” ujar Sekar. Pengalaman ini tidak terlepas dari dukungan Binus @Bekasi yang secara aktif mendampingi mahasiswa, mulai dari penyediaan informasi, proses administrasi, hingga pendampingan selama program berlangsung. Dukungan tersebut memastikan mahasiswa dapat menjalani pengalaman study abroad dengan optimal dan terarah. Melalui positioning sebagai kampus Business, Service, and Technology atau yang dikenal sebagai kampus BEKEN, Binus @Bekasi terus mendorong mahasiswa untuk berani mengambil peluang global, sekaligus mempersiapkan mereka menjadi individu yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan dunia internasional. Dengan ekosistem pembelajaran yang terintegrasi dan jaringan global yang luas, Binus @Bekasi membuka jalan bagi mahasiswa untuk tidak hanya belajar di dalam negeri, tetapi juga merasakan pengalaman internasional yang membentuk masa depan mereka.
Dari Kost ke Long Stay: Tren Baru Hunian Mahasiswa di Medan dan Tips Memilihnya
Medan, katakabar.com - Tren hunian mahasiswa di Medan, khususnya di sekitar Universitas Sumatera Utara (USU), mulai bergeser dari kost konvensional ke konsep long stay di hotel. Perubahan ini dipicu oleh kebutuhan akan hunian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga mendukung produktivitas, fleksibilitas, dan gaya hidup modern mahasiswa. Perubahan gaya hidup mahasiswa di kota besar mulai terlihat beberapa tahun terakhir. Kalau sebelumnya hunian kost menjadi pilihan utama, kini semakin banyak mahasiswa yang mulai beralih ke konsep long stay di hotel sebagai alternatif tempat tinggal yang lebih fleksibel dan nyaman. Di kota Medan, khususnya di sekitar kawasan Universitas Sumatera Utara (USU), tren ini berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan hunian yang tidak hanya strategis, tetapi juga mampu mendukung produktivitas serta keseimbangan antara akademik dan gaya hidup. Hunian bagi mahasiswa kini tidak lagi sekadar tempat beristirahat. Banyak mahasiswa membutuhkan ruang yang dapat mendukung aktivitas belajar, mengerjakan tugas, hingga menjalankan pekerjaan sampingan secara daring. Selain itu, faktor kenyamanan, keamanan, serta kemudahan akses menjadi pertimbangan utama dalam memilih tempat tinggal jangka panjang. Hal ini mendorong munculnya alternatif hunian yang lebih adaptif terhadap kebutuhan tersebut. Mengapa Long Stay Mulai Diminati? Konsep long stay di hotel menjadi salah satu solusi yang mulai dilirik mahasiswa, dengan beberapa keunggulan seperti: Fasilitas yang Lebih Lengkap, Kamar yang nyaman, layanan kebersihan rutin, hingga fasilitas penunjang yang mendukung aktivitas harian. Lingkungan Lebih Kondusif, Suasana yang tertata dan relatif tenang membantu meningkatkan fokus dan produktivitas. Fleksibilitas Waktu Tinggal, Tidak terikat kontrak jangka panjang seperti hunian konvensional. Lokasi yang Umumnya Strategis, Dekat dengan pusat aktivitas, kuliner, dan fasilitas publik lainnya. Tips Memilih Hunian Long Stay untuk Mahasiswa Agar sesuai kebutuhan, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan: 1. Pilih Lokasi Dekat Kampus Hunian yang berada di sekitar kampus seperti USU akan memudahkan mobilitas serta menghemat waktu perjalanan. 2. Perhatikan Akses Kuliner dan Fasilitas Pendukung Lingkungan dengan banyak pilihan makanan dan ruang publik dapat menunjang aktivitas harian mahasiswa. 3. Pastikan Akses Transportasi Mudah Kemudahan menuju berbagai titik kota menjadi nilai penting, terutama bagi mahasiswa dengan aktivitas yang dinamis. 4. Utamakan Kenyamanan dan Keamanan Lingkungan yang aman dan nyaman akan membantu menjaga keseimbangan antara produktivitas dan istirahat. Pilihan Long Stay yang Relevan di Medan Seiring berkembangnya tren ini, beberapa properti mulai menghadirkan konsep hunian jangka panjang yang lebih terintegrasi. Salah satunya adalah Odua Golden Mansyur Medan, yang dikelola oleh Topotels Hotels & Resorts. Berlokasi tidak jauh dari kawasan Universitas Sumatera Utara, hotel ini menawarkan kemudahan akses ke berbagai titik penting di kota Medan, mulai dari area kuliner hingga fasilitas publik. Dengan suasana yang nyaman serta fasilitas yang mendukung aktivitas harian, konsep long stay yang ditawarkan menjadi salah satu alternatif hunian bagi mahasiswa yang menginginkan kenyamanan sekaligus efisiensi. Tidak hanya sebagai tempat tinggal sementara, hunian seperti ini juga mulai dipandang sebagai ruang yang mendukung gaya hidup mahasiswa modern yang lebih dinamis dan produktif. Peralihan dari kost ke long stay mencerminkan perubahan pola pikir mahasiswa dalam memilih hunian. Kini, kenyamanan, lokasi strategis, dan fasilitas menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Hunian yang tepat tidak hanya memberikan tempat untuk tinggal, tetapi juga dapat menjadi faktor pendukung dalam proses belajar, bekerja, dan berkembang.
Binus @Bandung Kolaborasi dengan NVIDIA dan MSI Perkuat Potensi Mahasiswa Berdaya Saing Global
Bandung, katakabar.com - Perkembangan kecerdasan artifisial (AI) menunjukkan pertumbuhan eksponensial beberapa tahun terakhir. Riset World Economic Forum menempatkan AI dan machine learning salah satu skill dengan pertumbuhan tercepat yang paling dibutuhkan industri masa depan. Tren ini menegaskan urgensi penguasaan teknologi komputasi dan AI bagi generasi muda, khususnya mahasiswa yang akan memasuki dunia kerja berbasis digital. Menjawab kebutuhan akan talenta digital yang siap menghadapi era AI acceleration, Binus @Bandung melalui program Computer Science dan Program Development Center berkolaborasi dengan NVIDIA dan MSI menghadirkan event bertajuk “NVIDIA Powers The World's AI. And Yours” yang digelar Selasa (24/2) lalu Binus @Bandung Kampus Paskal. Acara ini terbuka untuk seluruh mahasiswa Binus @Bandung, termasuk mahasiswa Computer Science sebagai bagian dari komitmen kampus memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis teknologi yang relevan dengan industri. Direktur Kampus Binus @Bandung, Dr. Johan Muliadi Kerta, S.Kom., M.M., menegaskan kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen kampus menghadirkan pengalaman belajar yang selaras dengan kebutuhan industri. “Kami percaya bahwa perguruan tinggi harus adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk AI. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan mahasiswa BINUS @Bandung tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memiliki exposure langsung terhadap teknologi yang digunakan industri saat ini,” ujarnya. Ia menambahkan penguatan kompetensi AI menjadi bagian dari strategi kampus dalam mempersiapkan lulusan yang relevan, kompetitif, dan siap bersaing di tingkat internasional. Kegiatan ini menghadirkan pemaparan dari Adrian Lesmono, Country Consumer Business Lead NVIDIA Indonesia, serta Limikif Belusi Tantra, Channel Marketing MSI Gaming Indonesia, yang membahas perkembangan AI beserta perangkat pendukung yang tepat untuk menunjang performa komputasi berbasis AI. Adrian menjelaskan, perkembangan AI saat ini menuntut dukungan hardware yang mumpuni, khususnya GPU yang mampu mengakselerasi proses komputasi secara signifikan, baik untuk kebutuhan kreatif, produktivitas, maupun riset. Sementara, Limikif mengatakan, pemilihan perangkat yang tepat menjadi kunci agar potensi AI dapat dimaksimalkan, baik untuk mahasiswa, kreator, maupun developer yang ingin mengembangkan solusi berbasis teknologi terbaru. Melalui kegiatan ini, mahasiswa akan mendapatkan insight mendalam mengenai AI acceleration serta peran GPU dalam mendukung pengembangan AI generatif, machine learning, content creation, hingga performa gaming tingkat lanjut. NVIDIA akan membahas perkembangan terbaru dari lini GeForce RTX dan bagaimana teknologi tersebut menjadi fondasi penting dalam mempercepat proses komputasi berbasis AI di berbagai sektor, termasuk industri edukasi dan kreatif. Sementara itu, MSI akan menghadirkan demo kreatif dan gaming menggunakan perangkat berbasis RTX untuk menunjukkan secara langsung bagaimana performa real time GPU mampu mengoptimalkan workflow kreator maupun developer. Salah satu highlight utama acara ini adalah kehadiran Michael Andrian, penerima penghargaan Forbes 30 Under 30 tahun 2024, yang dikenal sebagai founder madebyhumans dan madebymachines. Madebyhumans merupakan creative AI studio yang berfokus pada eksplorasi kolaborasi antara kreativitas manusia dan teknologi AI untuk menghasilkan karya, strategi brand, serta solusi digital berbasis insight dan storytelling. Sedang, Madebymachines adalah inisiatif yang lebih berorientasi pada pengembangan sistem dan eksperimen berbasis machine intelligence, termasuk automasi, generative AI workflow, dan integrasi teknologi AI dalam proses bisnis. Melalui kedua entitas tersebut, Michael membangun pendekatan yang menggabungkan human centered thinking dengan kekuatan komputasi AI untuk menciptakan inovasi yang relevan secara komersial dan berdampak secara strategis. Dalam sesi sharing ini, ia membagikan perspektif tentang bagaimana AI mengubah model bisnis dan proses kreatif, strategi membangun startup berbasis AI dari Indonesia untuk pasar global, “Menurut saya yang paling penting adalah kita ingat bahwa pada akhirnya kita akan bekerja sama dengan manusia, bukan dengan teknologi. Teknologi kita gunakan sebagai tools. Jadi yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana kita bisa terus meyakinkan, meningkatkan skill, dan membuat diri kita tetap relevan serta bermanfaat bagi manusia lain,” ucapnya. Kompetensi dan pola pikir juga tentunya perlu disiapkan mahasiswa untuk berkarier di ekosistem teknologi yang terus berkembang, “Saya berharap lulusan BINUS dapat terhubung dengan kebutuhan industri seperti AI engineer dan data science sesuai standar internasional, karena Indonesia memiliki peluang besar untuk menggarap pasar global melalui talenta digital yang kompetitif,” timpalnya. Kegiatan ini menghadirkan sesi diskusi panel yang melibatkan ketiga narasumber bersama Budi Juarto, S.T., M.Kom., selaku Lecture Specialist Computer Science Binus @Bandung. Diskusi tersebut membahas implementasi AI dalam lingkup akademis, termasuk tantangan, peluang, serta aspek etika dalam pemanfaatan teknologi AI di dunia pendidikan. Sesi ini melengkapi perspektif industri dengan sudut pandang akademik yang menekankan pentingnya penggunaan AI secara bertanggung jawab dan beretika. “Di ranah pendidikan, AI bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga soal etika dan bagaimana teknologi ini digunakan secara bijak untuk mendukung proses pembelajaran,” tuturnya. Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk perwujudan komitmen Binus @Bandung dalam menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri global serta membuka akses mahasiswa terhadap teknologi AI terkini. Binus @Bandung sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus terus berupaya untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menggabungkan pemaparan teknologi, demo praktis, dan insight langsung dari pelaku industri sehingga mahasiswa selalu relevan dengan perkembangan yang terjadi.
Riset Mahasiswa Tembus Jurnal Scopus Bukti Standar Akademik Global
Bandung, katakabar.com - Di tengah meningkatnya tuntutan kualitas riset mahasiswa yang tidak hanya relevan secara akademik tetapi juga berdampak pada industri dan masyarakat, Binus @Bandung terus memperkuat budaya riset global melalui penyelenggaraan Thesis Defense 2026 bagi mahasiswa Creativepreneurship angkatan 2025, dan 2026. Kegiatan ini digelar, di penghujung Januari 2026 lalu, di Binus @Bandung Kampus Paskal sebagai forum akademik resmi bagi mahasiswa untuk mempresentasikan sekaligus mempertahankan hasil penelitian tugas akhir mereka. Total 88 mahasiswa yang tergabung dalam 52 kelompok penelitian mengikuti sidang ini melalui format pameran poster ilmiah dan presentasi langsung di hadapan penguji internal. Thesis Defense ini menjadi bagian dari kewajiban akademik mahasiswa Creativepreneurship Binus @Bandung, di mana penelitian skripsi tidak hanya disusun sebagai tugas akhir, tetapi juga dikembangkan menjadi artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus. Pendekatan ini mencerminkan komitmen Binus dalam mendorong mahasiswa menghasilkan riset yang relevan secara global sekaligus aplikatif bagi industri kreatif dan kewirausahaan. Menurut Assoc. Prof. Dr. Doni Purnama Alam, S. Kom, MM selaku Ketua Program Studi & Opening, Thesis Defense bukan sekadar evaluasi akademik, tetapi ruang pembuktian bahwa mahasiswa mampu mengintegrasikan kreativitas, riset, dan pemahaman industri. "Publikasi ilmiah internasional menjadi indikator bahwa karya mahasiswa Binus memiliki relevansi global dan siap memberi kontribusi nyata," ujarnya. Hasil sidang menunjukkan capaian akademik yang sangat positif. Sebanyak 79 persen peserta memperoleh nilai A, sejalan dengan diterimanya artikel ilmiah mereka pada jurnal terindeks Scopus. Pencapaian ini menunjukkan kesiapan mahasiswa Binus @Bandung untuk berkompetisi dalam ekosistem akademik internasional sekaligus berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan berbasis kreativitas dan inovasi. Sebagai Creative Technology Campus, Binus @Bandung terus menempatkan riset, kreativitas, dan teknologi sebagai fondasi utama pembelajaran. Thesis Defense 2026 menjadi bukti nyata bagaimana integrasi akademik, kreativitas, dan inovasi teknologi mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global sekaligus menciptakan solusi berkelanjutan bagi masyarakat.
Ke PLTA Jatigede Mahasiswa Universitas Perjuangan Tasikmalaya Kunjungan Kuliah Kerja
Sumedang, katakabar.com - Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil dari Universitas Perjuangan Tasikmalaya melakukan Kunjungan Kuliah Kerja ke PLTA Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, di awal Februari 2026 lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengalaman langsung mengenai sistem pembangkit listrik ramah lingkungan, serta pemanfaatan energi terbarukan. Ketika berkunjung kala itu pihak Universitas langsung diterima Manajemen UBP Jatigede dalam hal ini diwakili Budi Putranto selaku Assistant Manager Administrasi. Ia menyampaikan sambutan hangatnya dan ucapan terima kasih kepada perwakilan Universitas atas kunjungannya, serta menyampaikan harapan kepada para Mahasiswa untuk dapat berperan ke depan meneruskan pambangunan negara melalui pembangkitan Listrik ramah lingkungan. Para peserta mendapatkan penjelasan mendalam tentang proses operasional PLTA, mulai dari pengelolaan air bendungan hingga distribusi energi listrik ke masyarakat. Selain itu, kunjungan ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengaitkan teori yang dipelajari di kampus dengan praktik nyata di lapangan. Pihak PLTA Jatigede juga menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi pendidikan dan industri, sekaligus mendorong generasi muda agar lebih peduli terhadap pengembangan energi bersih di Indonesia.
Mahasiswa Kukerta FMIPA UNRI Latih Warga Kampung Jayapura Penyaringan Air Sederhana
Siak, katakabar.com - Mahasiswa Kukerta Berdampak Khusus FMIPA Universitas Riau Tahun 2026 gelar penyuluhan dan praktik penyaringan air bertingkat sederhana bagi masyarakat Kampung Jayapura, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Selasa (10/2) lalu. Kegiatan berlangsung di Balai Kampung Jayapura ini diikuti 15 orang warga dengan pendampingan perangkat desa. Edukasi diberikan sebagai respons terhadap kondisi ketersediaan air bersih di Kampung Jayapura masih menghadapi sejumlah kendala kualitas dan akses. Sebagian sumber air yang dimanfaatkan masyarakat masih menunjukkan kualitas yang kurang optimal, seperti keruh, berbau logam, mengandung endapan, hingga berminyak dan bergas. Di sisi lain, layanan air bersih perpipaan belum sepenuhnya menjangkau seluruh wilayah kampung. Kondisi tersebut mendorong perlunya solusi pengolahan air sederhana yang dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat. Kegiatan ini mengangkat isu lingkungan dan kesehatan masyarakat, serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 6, Clean Water and Sanitation yang menekankan pentingnya akses air bersih dan sanitasi layak bagi semua. Acara dibuka Alvia Ulfatun Hasanah selaku pembawa acara, dilanjutkan sambutan dari Ketua Kelompok Kukerta Berdampak Khusus FMIPA UNRI, M. Daffa Mixsie, serta sambutan dari Kepala Kampung Jayapura yang diwakili Kaur Pemerintahan, Rodiana. Materi penyaringan air disampaikan Mutiara Sefti, mahasiswi Jurusan Kimia FMIPA Universitas Riau. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan teknik pembuatan penyaringan air bertingkat sederhana menggunakan bahan yang mudah diperoleh dan relatif murah. Kegiatan ini turut dibantu Nurhalizah Oktaviani, Lanni Hasibuan, Siti Jum'atul Auiyah, Egi Mayhani Novia Pratiwi, Alvia Ulfatun Hasanah, Haura Shaba, Hannifah Azzahra, Noviteriani Sinaga, dan Zaskia Aulia Rahman. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan alat penyaringan air, sehingga masyarakat dapat memahami proses penyaringan secara bertahap dan aplikatif. Pemateri, Mutiara Sefti, menegaskan kegiatan ini bertujuan memberikan solusi sederhana yang berdampak langsung. “Penerapan teknologi penyaringan bertingkat sederhana ini diharapkan mampu membantu masyarakat meningkatkan kualitas air bersih yang digunakan sehari-hari, sekaligus mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Kukerta berharap masyarakat memiliki pemahaman dan keterampilan dasar dalam mengolah air bersih secara mandiri. Ke depan, edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, serta memperkuat ketahanan desa dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
Telkom AI Center Makassar Bekali Mahasiswa Bangun Web Portfolio AI Hadapi Gig Economy
Makassar, katakabar.com - Telkom AI Center of Excellence Makassar (AI Center Makassar) terus perkuat perannya dorong pengembangan talenta digital di kawasan Indonesia Timur melalui penyelenggaraan workshop bertajuk “Build Your First Web Portfolio with AI”. Kegiatan ini dirancang sebagai pelatihan berbasis praktik untuk membekali mahasiswa dan komunitas teknologi dengan kemampuan membangun portofolio digital profesional dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI). Workshop yang dilaksanakan di AI Center Makassar tersebut diikuti oleh lebih dari 20 peserta dari berbagai perguruan tinggi serta komunitas developer. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis Telkom dalam mempersiapkan talenta muda menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin fleksibel, adaptif, dan berbasis proyek, seiring berkembangnya model gig economy. Seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap talenta digital, keberadaan portofolio online dinilai semakin krusial sebagai representasi kompetensi, pengalaman, dan kredibilitas profesional. Tetapi, masih banyak talenta yang belum memiliki media terstruktur untuk menampilkan hasil karya mereka secara optimal. Melihat kebutuhan tersebut, AI Center Makassar menghadirkan pelatihan yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada penguatan personal branding dan aktivasi jejak digital profesional. Melalui pendekatan hands-on learning, peserta dibimbing secara komprehensif mulai dari perencanaan konten, pengembangan desain, hingga proses publikasi website portofolio berbasis AI. Peserta juga mendapatkan pendampingan dalam mengintegrasikan hasil karya mereka ke platform profesional seperti GitHub, LinkedIn serta Talent Marketplace Telkom AI Connect, guna meningkatkan visibilitas di hadapan recruiter maupun calon klien. Menurut Sunarti M.R., Business dan Community Lead Telkom AI Connect Makassar, transformasi pola kerja menuntut talenta untuk memiliki kesiapan yang lebih dari sekadar kemampuan teknis. “Saat ini peluang kerja tidak lagi terbatas pada jalur konvensional. Banyak kolaborasi dan proyek lahir dari platform digital. Oleh karena itu, talenta perlu memiliki identitas profesional yang kuat serta portofolio yang mudah diakses. AI Connect hadir untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut sekaligus membuka koneksi ke ekosistem industri,” jelasnya. Materi pelatihan turut mencakup pemanfaatan AI untuk mempercepat proses pengembangan website, ulas Sunarti, penyusunan narasi proyek, hingga optimalisasi tampilan konten agar lebih relevan dengan kebutuhan industri. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi sekaligus kualitas hasil karya peserta. Salah satu peserta, Rifky Ramadhana, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya portofolio profesional. “Melalui workshop ini saya memahami bahwa portofolio bukan hanya kumpulan proyek, tetapi juga cara kita mempresentasikan kompetensi secara strategis. Teknologi AI sangat membantu mempercepat proses pembuatan sehingga lebih efektif,” ucapnya. Sementara, Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect, menimpali penguatan portofolio digital merupakan langkah konkret dalam mempersiapkan talenta menghadapi persaingan global. “Gig economy membuka peluang yang luas, namun juga menuntut talenta untuk proaktif membangun reputasi profesionalnya. Portofolio digital menjadi representasi pertama yang dinilai oleh industri. Karena itu, kami berkomitmen menghadirkan program-program yang relevan dan aplikatif,” tuturnya. Melalui inisiatif ini, AI Center Makassar menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem talenta digital yang adaptif, kompetitif, dan berdaya saing global. Ke depan, AI Connect akan terus menghadirkan berbagai pelatihan, kolaborasi komunitas, serta program pengembangan kapasitas guna mempercepat pertumbuhan sumber daya manusia digital, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Program ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Telkom dalam mendukung transformasi ekonomi digital nasional melalui penguatan kompetensi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.
Hadiri Wisuda STIT Al-Washliyah Binjai, Asisten Setdako Ingatkan Wisudawan Jaga Nama Baik Almamater
Mewakili Wali Kota Binjai, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Binjai, Drs. Eka Edi Saputra, M.M., menghadiri Wisuda Sarjana Angkatan VII Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Washliyah
Total 40 Kelompok Peneliti dari 32 Kampus, BPDP Evaluasi Lomba Riset Tingkat Mahasiswa 2025-2026
Yogyakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan gelar 'Monitoring dan Evaluasi Lomba Riset Tingkat Mahasiswa' bagi peserta Lomba Riset Tingkat Mahasiswa Tahun 2025-2026, di pekan keempat Januari 2026 lalu. Kegiatan ini dilaksanakan BPDP guna melakukan pemantauan atas pelaksanaan penelitian mahasiswa agar sesuai dengan yang direncanakan di dalam proposal untuk memperoleh output/hasil yang diharapkan. BPDP melalui program Riset memberikan pendanaan penelitian bagi para mahasiswa di Indonesia. Melalui seleksi yang telah dilakukan pada 2025 lalu, saat ini sebanyak 40 kelompok peneliti dari 32 kampus di Indonesia saat ini sedang melaksanakan penelitian tentang kelapa sawit pada 7 bidang penelitian, yakni Bidang Budidaya/lahan, Pasca Panen/Pengolahan, Lingkungan, Bioenergi, Biomaterial, dan Sosial Ekonomi/ Teknologi Informasi dan Komunikasi. Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir, Mohammad Alfansyah, yang buka kegiatan. Ia menyampaikan pentingnya dukungan riset untuk keberlanjutan industri sawit. Penelitian dan pengembangan harus mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi oleh industri saat ini, seperti peningkatan produktivitas/efisiensi, peningkatan aspek sustainability dan awareness terhadap lingkungan dan isu-isu global, dan mendorong penemuan/inovasi produk/pasar baru. Harapannya, kata Mohammad, agar kegiatan penelitian yang sudah dilaksanakan selama 6 bulan sudah diperoleh progres penelitian yang signifikan. Alfansyah juga mengharapkan para mahasiswa periset ini juga memahami bahwa perlunya informasi yang berimbang tentang kelapa sawit dan riset merupakan salah satu solusi yang dapat memberikan informasi yang benar dengan data-data yang dapat dipertanggungjawabkan. Di kegiatan Monitoring dan evaluasi ini BPDP menghadirkan keynote speaker, yakni Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof. Dr. Agus Haryono, MSc. Dalam paparannya angkat tema “Arah dan Kebijakan Pemerintah dalam Mendorong Pengembangan SDM dan Inovasi melalui Peningkatan Kualitas Riset”, Agus menjelaskan positioning SDM unggul Indonesia dibandingkan di negara lain. Berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2020, bonus demografi di Indonesia seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai peluang yang strategis dalam peningkatan SDM unggul. Melalui Peraturan Presiden Nomor 108 Tahun 2024, pemerintah telah memikirkan untuk penyiapan Disain Besar Manajemen Talenta Nasional. Hal ini tujuannya besarnya adalah untuk meningkatkan rasio SDM unggul pada tahun 2045 mendatang. “Talenta yang memiliki soft skill, hard skill dan memiliki karakter yang tangguh, yang bisa memanfaatkan waktu mudanya untuk hal-hal yang produktif sehingga memberikan manfaat untuk dirinya, keluarga, dan masyarakat," imbuhnya. Karakter tangguh yang dimaksud Adalah yang memiliki growth mindset dan mengembangkan potensi terbaik. Agus menambahkan perlunya penguatan riset, IPTEK dan Inovasi dalam sebuah ekosistem. Ekosistem ini kolaborasi antara pemerintah, industri, perguruan tinggi dan masyarakat. Tujuannya agar hasil riset tidak hanya bertumpu pada perguruan tinggi dan lembaga riset tetapi juga tersebar hingga industri. Talenta muda yang memilih untuk menjadi wirausaha diharapkan mampu menghasilkan produk berkualitas berbasis hasil riset. Lalu, apa saja strategi BRIN dalam meningkatkan global engagement?. Terdapat berbagai skema dukungan untuk pemberian dana penelitian dan dana beasiswa pendidikan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa muda Indonesia. Ada “magang riset tugas akhir”, “Degree by Research” dan beasiswa doktor. Selama tiga hari kegiatan, akan dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap penelitian dari 40 kelompok mahasiswa sebagai penerima dana Program Lomba Riset Tingkat Mahasiswa Tahun Periode 2025-2026. Monitoring dan evaluasi ini juga dapat dijadikan sebagai media untuk dapat menerima koreksi sebanyak-banyaknya dari Tim Penilai selaku reviewer agar penelitiannya tetap on-track sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah. Jika dalam pelaksanaanya terdapat beberapa kendala teknis, bisa langsung disampaikan saat monev ini berlangsung agar ketercapaian target penelitian dapat sesuai dengan timeline yang ada di Proposal. Para peserta lomba riset tahun 2025-2026 ini, meliputi: 1. Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta 1 2. Institut Pertanian Bogor 4 3. Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta 1 4. Institut Teknologi Bandung 2 5. Institut Teknologi Del 1 6. Institut Teknologi Sumatera 1 7. Politeknik Caltex Riau 1 8. Politeknik Negeri Lampung 1 9. Politeknik Negeri Padang 1 10. Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan 1 11. Universitas Brawijaya 2 12. Universitas Diponegoro 1 13. Universitas Hasanuddin 1 14. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati 1 15. Universitas Jambi 1 16. Universitas Jember 2 17. Universitas Lambung Mangkurat 1 18. Universitas Lampung 1 19. Universitas Ma Chung 1 20. Universitas Negeri Malang 1 21. Universitas Negeri Medan 1 22. Universitas Negeri Semarang 1 23. Universitas Pasundan 1 24. Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta 1 25. Universitas Pembangunan Panca Budi 1 26. Universitas Sari Mulia 1 27. Universitas Sriwijaya 1 28. Universitas Sumatera Utara 2 29. Universitas Surabaya 1 30. Universitas Tadulako 2 31. Universitas Tanjungpura 1 32. Universitas Tunas Pembangunan Surakarta 1, di mana totalnya 40. Meskipun pelaksanaan risetnya singkat (maksimum 1 tahun), Lomba Riset Mahasiswa yang dilaksanakan oleh BPDP diharapkan dapat menggali tantangan yang dihadapi industri kelapa sawit dan menjawab kebutuhan-kebutuhannya melalui teknologi, produk unggulan dan kajian yang dihasilkan sesuai lingkupnya.