Bandung, katakabar.com - Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, singgung kelak Indonesia tidak lagi impor solar dan bensin lantaran bisa memproduksi solar biodiesel dari kelapa sawit dan singkong.

Calon Presiden (Capres) 02 ini melontarkan pernyataan saat hadiri wisuda Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Kota Bandung, pada Kamis (29/2) di mana kampus swasta itu, Prabowo menjabat Ketua Yayasan UKRI.

"Kita sekarang sudah punya teknologi untuk solar dari kelapa sawit, kita sekarang sudah menghasilkan B35 tapi sudah uji coba B100. Kita sudah bisa bikin B100. Artinya, solar biodiesel dari kepala sawit 100 persen. Kita bisa bayangkan enggak? Kita enggak akan impor lagi solar dari luar negeri. Apalagi kita punya produksi kelapa sawit sekarang 48 juta ton, mungkin dua tahun lagi akan menjadi 70 juta ton," ujar Prabowo Subianto gaya pidato berapi-api, dilansir dari laman kumparan.com, pada Jumat (1/3).

Menurut Menhan RI ini, apa artinya? Artinya nanti BBM kita bakal ramah lingkungan, ramah polusi, dan terbarukan. Bukan kita ambil dari tanah habis, gas dari tanah habis, tidak. Selama ada matahari dan ada hujan, tiap tahun kita bisa panen solar. Banyak negara iri sama Indonesia. Kita nanti bakal swasembada energi.

"Bensin dari mana? Dari etanol. Etanol dari mana? Dari tebu, dari singkong, Saudara-saudara sekalian. Intinya adalah masa depan gemilang tapi kita butuh pemimpin yang pinter, cerdas, berani, tegar, dan cinta tanah air, cinta negara. Karena cinta tanah air dan rakyat, tidak ingin melanjutkan praktik korupsi, kuncinya itu. Saya kira cukup, ya," tegas Prabowo akhiri pidatonya.