Hal tersebut dinilai sebagai implementasi nilai Pancasila, khususnya sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
“Indonesia ingin menunjukkan kepada dunia bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” demikian amanat yang dibacakan Wali Kota Binjai.
BPIP juga menegaskan bahwa pembangunan ekonomi dan kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan moral dan nilai-nilai kebangsaan.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila, generasi muda diajak menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, pemerintah pusat dan daerah diminta memastikan setiap kebijakan publik berpihak pada keadilan sosial, melindungi kelompok rentan, serta memperkuat persatuan bangsa dengan menolak intoleransi dan radikalisme.
Mengakhiri amanatnya, BPIP mengajak seluruh masyarakat meneguhkan komitmen terhadap nilai religiusitas, kemanusiaan, dan persatuan sebagai fondasi Indonesia yang maju dan berdaya saing.*
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemko Binjai Teguhkan Komitmen Kebangsaan
Diskusi pembaca untuk berita ini