Penampilan para siswa mendapat apresiasi hangat dari seluruh tamu yang hadir. Suasana berubah haru saat Sayed Rahmad Tuikram, siswa tunanetra yang sejak kecil menjadi yatim, membawakan lagu Ayah dengan penuh penghayatan. Penampilannya membuat banyak tamu undangan tak kuasa menahan air mata.

Di balik keterbatasannya, Sayed telah mengukir prestasi sebagai Juara I Vocal Solo Putra Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Provinsi Aceh, menjadi bukti bahwa kesempatan belajar yang setara mampu melahirkan prestasi membanggakan.

Ketua TP PKK dan TP Posyandu Provinsi Aceh, Marlina Muzakir, turut berbagi pengalaman pribadinya sebagai ibu yang pernah merawat anak berkebutuhan khusus. Ia mengaku memahami perjuangan para orang tua dan berharap semakin banyak sekolah luar biasa hadir agar seluruh anak memperoleh akses pendidikan yang layak.

Pertamina EP Rantau Field menegaskan akan terus melanjutkan berbagai program pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan.

Melalui kolaborasi dengan sekolah, pemerintah, dan masyarakat, perusahaan berupaya memastikan setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkarya, dan meraih masa depan yang lebih baik.