Lebih lanjut, Aki mengajak masyarakat Sumatera Utara untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka melalui aksi unjuk rasa di kantor-kantor PLN di daerah masing-masing, termasuk di lingkungan PLN UID Sumatera Utara.

Dalam kesempatan tersebut, PP GEMPA-SU turut mendesak Menteri BUMN agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran manajemen PLN UID Sumatera Utara.

Menurut Aki, persoalan gangguan listrik yang berulang menunjukkan perlunya perbaikan dalam tata kelola pelayanan serta komunikasi publik yang lebih efektif.

“Kami meminta Menteri BUMN segera mengevaluasi General Manager PLN UID Sumatera Utara karena dinilai belum mampu memberikan rasa nyaman kepada masyarakat serta membangun komunikasi yang baik dengan publik. Pelayanan kelistrikan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

PP GEMPA-SU menegaskan akan terus mengawal persoalan pelayanan kelistrikan di Sumatera Utara serta mendorong perbaikan sistem pelayanan yang lebih berpihak kepada kepentingan masyarakat.