Kepulauan Meranti, katakabar.com - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian atau DKPP Kabupaten Kepulauan Meranti gelar Lomba Memasak Berbahan Sagu, sempena memeriahkan HUT RI ke 79 tahun 2024, Halaman Kantor DKPP Jalan Dorak Selatpanjang, pada Senin (19/8).

Pelaksana Tugas atau Plt Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, M Mahdi ucapkan terima kasih kepada DKPP atas terlaksananya lomba.

"Walaupun sifatnya hiburan sempenaa memeriahkan HUT RI ke 79, lomba memasak ini sangat positif lantaran dapat menggali keterampilan memasak makanan bahannya dari sagu," ujar Mahdi.

Menurut Mahdi, lomba ini baik untuk menggali dan kembangkan bahan sagu sebagai kuliner khas daerah.

"Ini produk unggulan Kepulauan Meranti, sangat banyak kuliner yang dapat dikembangkan dari sagu ini. Kita harus bangga dan wajib terus kenalkan ke seluruh pelosok negeri, terlebih untuk menguatkan Kepulauan Meranti sebagai daerah sagu yang siap untuk menjaga ketahanan pangan nasional" terangnya.

Kepala DKPP Kepulauan Meranti, Ifwandi menimpali, lomba melibatkan berbagai bidang di dinas DKPP, yakni Unit Pelaksana Teknis atau UPT yang tersebar di kecamatan, serta para penyuluh.

Dinyatakan Ifwandi, rencana untuk memperluas cakupan lomba di tahun depan dengan mengundang seluruh Organisasi Perangkat Daerah atau OPD untuk turut serta guna menciptakan inovasi baru berbasis sagu.

“Tahun depan kita bakal undang seluruh OPD untuk berpartisipasi dalam lomba masakan sagu ini, sehingga dapat tercipta ide-ide baru terkait pengembangan produk turunan sagu,” tuturnya.

Untuk itu, Ifwandi mengingatkan, Kabupaten Meranti pernah meraih rekor MURI dengan mencatatkan 369 produk turunan sagu. Hingga kini, jumlah produk tersebut terus bertambah.

“Kita harus memperkaya khazanah kuliner Kepulauan Meranti, khususnya sagu. Peningkatan konsumsi pangan berbasis sagu harus dimulai dari desa-desa dengan mencari inovasi baru dari bahan sagu ini,” tegasnya.

Sebagai daerah dengan luas lahan sagu mencapai 40 ribu hektar dan produksi tahunan sebesar 247 ribu ton, Meranti memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu sumber ketahanan pangan nasional.

“Ini harus kita lestarikan, sehingga ke depan, sagu bisa benar-benar menjadi pangan alternatif dan pangan strategis nasional,” tandasnya.