Siantar, katakabar.com - Mendadak Tomas Hutabarat (37), terjatuh usai membeli nasi di warung Salero Minang, Kota Siantar, Sumatra Utara (Sumut).
Diketahui karena ditangan korban ada memegang sebuah bungkusan plastik berisi nasi untuk sarapan pagi, Minggu (26/3/2023).
Kejadian ini sontak membuat warga disekitar geger. Tomas sudah tewas.
Arifin Caniago (60), langsung berinisiatif menghubungi Polsek Siantar Utara, Polres Siantar, Polda Sumut.
Tomas yang pagi itu menemani istrinya ke pasar, langsung dilarikan ke RSUD Djasamen Saragih. Sayang, nyawa korban tidak tertolong.
Miris! Cerita tewasnya korban, ketika menemani sang istri, Ernawati Nababan (36) warga Bah Sampuran, Kelurahan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun.
Keduanya berangkat dari rumah mereka sekira pukul 03.00 Wib, menuju Pasar Pagi Parluasan, di Jalan Patuan Anggi Kelurahan Suka Dame Kecamatan Siantar Utara.
Setelah sampai di Pasar Pagi Parluasan, Ernawati dan suaminya berbagi tugas. Istri korban melanjutkan kegiatan belanja keperluan di pasar.
Selang beberapa menit kemudian, Tomas Hutabarat mengirim pesan kepada istri lewat WhatsApp yang mengatakan dirinya lapar dan ingin membeli nasi sarapan pagi di Kedai Nasi Salero Minang.
Setiba di warung nasi tersebut, korban meminta nasi pesanannya dibungkus. Saat hendak kembali ke kendaraan yang diparkirkannya, Tomas merasa sesak dan terjatuh tidak sadarkan diri.
Di rumah sakit, istri korban meminta untuk tidak di lakukan autopsi karena hasil autopsi tidak ada di temukan tanda bekas penganiyaan
Informasi dari istri korban, Ermawati Nababan bahwa suaminya memiliki riwayat penyakit asam lambung.
"suami ku ini ada penyakit asam lambung.. tak usah lah di autopsi, saya mohon pak, " ucap ermwati kepada polisi.
Akhirnya polisi menyetujui untuk tidak di lakukan autopsi dengan lebih dahulu membuat surat penyataan.(Abar)
Sebelum Tewas Whatsapp ke Istri, Lapar Mau Beli Nasi ke Warung Salero Minang
Diskusi pembaca untuk berita ini