Ujung Batu, katakabar.com - Lelaki 60 tahun ini sebetulnya bukan orang Batak. Tapi cengkok kata 'Horas' yang dia teriakkan membikin muncul kesan kalau mantan Ketua DPRD Rokan Hulu (Rohul) ini, senang bergaul.
Khusus waktu didapuk menyampaikan pidato politik nya pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II DPD Partai NasDem di Rumah Restorasi Partai NasDem Rokan Hulu, Desa Pematang Tebih Kecamatan Ujungbatu dua hari lalu, dua kali Tedy Mirza Dal, bilang 'horas'.
Itu menjadi sinyal lantaran partai besutan Surya Paloh ini mengusung pasangan Sukiman-Indra Gunawan (Sukawan) yang kebetulan nomor urut 2 pada Pilkada Rohul 9 Desember mendatang.
Dan Indra alias Ujang Lurah sendiri, hadir pula dalam Rakerda itu, termasuk ketua partai dan perwakilan pengurus partai baik pengusung dan non pengusung pasangan Sukawan.
"Pergaulan adalah modal utama dalam hidup. Bergaul tanpa mengenal suku, agama, ras dan golongan, akan membikin kita selalu sehat," kata Ketua DPD Partai NasDem Rohul ini.
Bagi orang politik dan pemerintahan kata Tedy, manfaat pergaulan itu enggak hanya menjadi sehat, tapi justru akan mempermulus misi penting dan positif yang diemban.
"Kalau masyarakat sudah tahu kita orangnya pegaul, mereka enggak asing lagi dengan kita. Lalu saat mereka tahu kita akan ikut pemilihan legislatif atau kepala daerah, mereka enggak akan canggung lagi, enggak akan muncul omongan; kalau butuh aja baru mau mendekat," ujar Tedy.
Pola-pola pergaulan tadilah kata Tedy yang selama ini dia lakukan makanya NasDem Rohul itu akrab dengan masyarakat.
"Jadi saya tegaskan di sini, semua kader dan pengurus DPC Kabupaten Rohul musti selalu dekat dengan masyarakat. Untuk memenangkan pasangan yang kita usung, saya minta semua ekstra berjibaku. Yakinkan masyarakat kalau yang kita usung adalah pasangan yang akan membawa perubahan dalam kebaikan," pintanya.
NasDem kata Tedy bukan lawan, tapi NasDem justru sahabat semua orang. "Dan ingat, Partai NasDem adalah partai kritis. Di situ legislatif melenceng, di situ pula kita langsung berbicara dan meluruskan. Begitu juga dengan pemerintahan, di situ Sukiman salah, alamat kartu merah buat Sukiman. Begitulah bentuk pengawasan yang kita lakukan demi masyarakat," tegasnya.
Tak terasa, Tedy pun bernostalgia pada masa lalu, masa-masa pasangan Suparman-Sukiman diusung Partai NasDem.
"Enggak aneh sebenarnya kalau seseorang, jika terlalu disayangi, dikasih mobil, dikasih belanja, mau ke diskotik dikasih uang, seseorang itu bakal 'enggak jelas'. Malah terjerumus pada hal yang sangat tidak baik. Tapi kalau seseorang itu ditegur saat salah, dinasehati saat melenceng, Insya Allah, seseorang itu akan jadi. Begitu lah yang kita lakukan kepada legislatif maupun pemerintahan. Kita mengkritik, bukan lantaran benci, tapi justru karena sayang," katanya.
Masih di acara itu, Tedy juga blak-blakan dengan Indra. "Kalau Tuhan mengizinkan, saudaraku Indra, bakal jadi wakil Bupati," katanya.
Kalau sudah jadi wakil bupati kata Tedy, jangan langsung memikirkan diri sendiri, apalagi dengan alasan sudah banyak duit habis.
"Tapi pikirkanlah masyarakat. Kalau nanti tak mau membangun daerah kita ini, tak mau mendengar kita, jujur saya sampaikan, lawan! Untuk apa jadi wakil bupati kalau tak mau memperjuangkan rakyat. Saya dan partai ini mendukung dan berusaha mendudukkan Indra, tujuannya untuk membangun daerah ini, bukan untuk yang lain," tegas Teddy.
Mendengar omongan Tedy yang berapi-api itu, wajah Indra nampak bersemangat. "Saya terharu dan bangga dengan Partai NasDem. Apa yang dikatakan Pak Tedy itu enggak terbantahkan," katanya.
Dan menengok semangat yang menggebu-gebu dari partai NasDem kata Indra, dia semakin bersemangat untuk mewujudkan apa yang diminta Tedy tadi.
"Bersatu, berjuang, menang itu membikin saya lebih bangkit dan harus memperjuangkan harapan masyarakat Rohul yang lebih baik. Semangat yang membangkitkan itu tak akan kami sia-siakan, akan selalu kami ingat dan implementasikan kepada masyarakat," katanya.
Indra juga berterus terang kalau dia masih baru di politik. tapi dia paham, bahwa politik adalah salah satu jalan untuk bisa berbuat lebih banyak kepada masyarakat.
"Saya abdikan diri saya. Saya, kamu dan kita akan bersama-sama berjuang untuk Rohul yang lebih baik," tegasnya.
Tedy Yang Tak Peduli Rakyat, Lawan
Diskusi pembaca untuk berita ini