Sulawesi Selatan, katakabar.com - Banjir dengan ketinggian 30 hingga 40 centimeter terjadi di Kabupaten Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis (21/7) sore hari lalu.

Peristiwa itu terjadi selepas hujan intensitas sedang hingga lebat sebabkan beberapa saluran drainase meluap dan menggenangi pemukiman warga pada pukul 18.00 WIB, begitu dikutip dari situs resmi BNPB RI.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan, terpantau banjir terjadi  pada Kamis (21/7) sore mulai surut di beberapa titik. Kondisi beberapa ruas jalan sudah bisa dilalui kendaraan bermotor, baik roda dua dan roda empat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Selayar melakukan upaya penanganan bencana di lokasi kejadian, berkoordinasi dengan aparat terkait, pemerintahan setempat untuk penanganan lebih lanjut, asesmen dan melakukan pemantauan.

Untuk wilayah yang terendam banjir, yakni Kelurahan Benteng, Kelurahan Benteng Utara, Kelurahan Benteng Selatan di Kecamatan Benteng. Terus, Kelurahan Putabangun di Kecamatan Bontoharu, selanjutnya Kelurahan Batang Mata di Kecamatan Bonto Matene dan Desa Kohala di Kecamatan Buki.

Peristiwa banjir berdampak kepada 125 Kepala Keluarga yang tinggal di 125 unit rumah. Belum ada laporan korban jiwa maupun masyarakat yang mengungsi lantaran peristiwa tersebut.

Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Kabupaten Selayar, pada Sabtu (23/7) dan Minggu (24/7) kondisi cuaca cerah dan berawan. Menurut hasil dari kajian InaRisk BNPB, wilayah Kabupaten Selayar memiliki level risiko banjir dengan tingkat sedang dan tinggi dengan 9 kecamatan yang terdapat di Kabupaten selayar berpotensi banjir.

BNPB mengimbau Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk mencegah terjadinya banjir, secara rutin membersihkan saluran air, drainase atau got dari sampah-sampah yang ada untuk menghindari tersumbatnya saluran air.