Rokan Hulu, katakabar.com - Babak baru tata kelola Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu resmi dimulai. Bupati Anton, ST., MM., secara resmi melantik dan mengukuhkan puluhan pejabat mulai dari eselon II, eselon III, Kepala Sekolah hingga Kepala Puskesmas, Rabu (19/8) siang.

Perombakan besar tersebut sebagai upaya menyegarkan wajah birokrasi daerah agar lebih gesit, bersih, dan benar‑benar melayani rakyat.

Prosesi berlangsung khidmat dan penuh wibawa di Aula Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu. Turut hadir menyaksikan pelantikan ini Wakil Bupati Rokan Hulu,  H. Syafaruddin Poti, SH., MM., Ketua DPRD Rokan Hulu, Hj. Sumiartini, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab), Drs. H. Yusmar, M.Si., jajaran pimpinan instansi vertikal dan Forkopimda, serta Rektor Universitas Rokania Desmelati, bersama para Kepala Dinas, Badan, dan Kantor di lingkungan Pemkab Rokan Hulu.

Siapa yang Pegang Tongkat Kepemimpinan Baru?

Pergantian dan penempatan pejabat strategis di lingkungan Pemkab Rokan Hulu, meliputi:

Pejabat Eselon II (Pimpinan Tinggi Pratama):

• Andi Yanto, SH., MH. — Kepala BKPP

• Zul Fikri, ST. — Kepala Dinas PUPR

• drg. Septien Asmarwiati, M.Kes. — Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

• Desmadiana, S.Sos., MM. — Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman

• Zulheri, SE., MM. — Kepala Badan Pendapatan Daerah

• Simel Meri, SE., M.Si. — Kepala Bapperida

• Abdurrochim, SE., M.Si. — Kepala BPKAD

• Al Reza Ahyu, SE., M.Si., AK. — Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga

• Sugesti, SE., M.Si. — Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan

Pejabat Eselon III (Sekretaris & Kepala Bidang): Samsul Kamar, S.Hut., M.Si.; Firman Hendri, S.Hut.; Muzayyinul Arifin, S.T., M.Si.; Zulfikar, SP.; Skandri Putra, ST.; Nelson, ST.; Harianto, SP., MM.; Citra Perdana, ST., MT.; Resqi Rades, ST.; Syafriadi, SE., M.Ap; Ayatullah, S.Sos., MM.; Mawardi, ST., MT.; Erfan Dedi Sanjaya, S.STP., M.Si.; Hendra Afriadi, SH., M.Si.; Drs. Soeprapno; Tetti Herawati, ST.; Hj. Desy Marlina, M.K.M.; Boy Arta, S.IP.; Kuswarlan, S.Sos., MM.; Wasino, ST., MM.; Sawaluddin Rasyid Dly, ST.; Vivi Fernandes, ST.; Rita Yulismawati, ST., MT.; Muhammad Rais, SH., MM.; serta Johan Wibowo, S.Hut., M.Si.

Selain itu, puluhan Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas di seluruh kecamatan di Rokan Hulu turut dilantik secara bersamaan menandakan perhatian setinggi‑tingginya pemerintah daerah terhadap pelayanan pendidikan dan kesehatan yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.

'Loyalitas Bukan Kepada Saya Melainkan Kepada Aturan dan Rakyat'

Setelah seluruh pejabat mengucapkan sumpah setia jabatan, arahan Bupati Rokan Hulu, Anton, terdengar tegas, lugas, dan sarat pesan mendasar tentang makna mengabdi.

“Jabatan ini bukanlah hadiah pengabdian semata, bukan pula kedudukan untuk dibanggakan. Ini adalah amanah besar yang kelak akan dipertanggungjawabkan kepada tiga hal: kepada peraturan yang berlaku, kepada seluruh masyarakat Rokan Hulu yang menaruh harapan, dan yang paling utama kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Bupati dengan nada rendah berwibawa.

Ia memperingatkan, loyalitas yang diharapkan bukan sekadar menuruti perkataan pimpinan semata. “Loyal itu bukan hanya kepada saya. Tetapi loyal kepada tugas pokok dan fungsi, kepada aturan yang berlaku, kepada organisasi yang kita naungi, dan di atas segalanya kepada kepentingan rakyat banyak yang kita wakili di sini," tegasnya.

Tinggalkan Budaya 'Menunggu Perintah', Jadi Pejabat Melihat dan Bertindak

Poin paling menonjol dari arahan Bupati Rokan Hulu adalah seruan mendesak untuk mengakhiri pola kerja pasif yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat.

“Kita harus berani berubah total. Jangan lagi bekerja hanya saat ada surat perintah atau instruksi tertulis datang dari meja pimpinan. Jangan tunggu diperintah untuk bekerja lihatlah sendiri apa yang menjadi masalah, pikirkanlah solusinya, turunlah ke lapangan, temui warga, dan selesaikanlah urusan itu sebelum keluhan sampai ke meja saya," terangnya.

Masalah yang muncul di tengah masyarakat, ucap Anton, adalah tanda tugas sudah ada di hadapan kita bukan sekadar bahan laporan untuk diserahkan ke atas.

“Kalau hanya melaporkan persoalan tanpa memberi jalan keluar, kita belum bekerja. Itu baru menyampaikan berita. Pejabat sejati hadir membawa solusi," ucapnya.

Jabatan Adalah Tempat Berjuang Bukan Zona Nyaman

Di penghujung arahannya, Bupati Rokan Hulu, Anton, mengingatkan menduduki jabatan berarti siap bekerja lebih keras dibanding orang lain.

“Jangan pernah berpikir naik jabatan berarti kian nyaman dan santai. Sebaliknya: semakin tinggi kedudukan, semakin berat tanggung jawab, semakin luas dampak kesalahan jika keliru bertindak. Tetapi juga: semakin besar pula peluang untuk berbuat baik dan membawa perubahan yang nyata bagi negeri ini," urainya.

“Jangan takut mengambil keputusan selama keputusan itu benar, sesuai aturan, dan tujuannya murni demi kepentingan umum dan kesejahteraan rakyat Rokan Hulu. Saya yang akan mendukung langkah kalian,” tegasnya lagi menutup amanat pelantikan yang diharapkan menjadi titik balik semangat dan budaya kerja birokrasi 'Negeri Seribu Suluk' nama lain dari Rokan Hulu..