Adar

Sorotan terbaru dari Tag # Adar

Penabalan Adat, Bupati dan Wabup Bengkalis Resmi Sandang Gelar Kehormatan Serba Serbi
Serba Serbi
Rabu, 20 Desember 2023 | 20:12 WIB

Penabalan Adat, Bupati dan Wabup Bengkalis Resmi Sandang Gelar Kehormatan

Bengkalis, katakabar.com - Bupati Kabupaten Bengkalis, Kasmarni dan Wakil Bupati Bengkalis, DR. H. Bagus Santoso resmi sandang gelar Datuk Sri Setia Amanah dan Datuk Sri Timbalan Setia Amanah, dengan dilaksanakannya berbagai prosesi penabalan secara adat Melayu, di Balai Kerapatan Wisma Sri Mahkota Bengkalis, pada Rabu (20/12). Sebelum proses penabalan adat dilakukan, Orang Nomor 1 dan 2 di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis diarak menggunakan kompang dari pintu utama rumah dinas menuju Balai Kerapatan. Selain tabuhan kompang, pembawa bunga manggar turut iringi perjalanan Datuk Sri Setia amanah dan Datuk Sri Timbalan Setia Amanah beserta tamu-tamu kehormatan dan pemangku adat lainnya. Tiba di gerbang masuk Balai Kerapatan, Kasmarni dan Bagus Santoso disambut dengan atraksi silat bentuk penghormatan dan dilanjutkan dengan siraman beras kuning kepada keduanya dan rombongan. Prosesi adat dilanjutkan dengan duduk bersila tinggi sama rata mendengarkan berbagai maklumat yang disampaikan pemangku adat, sebelum Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis ditabalkan Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Kabupaten Bengkalis, H. Zainuddin Yusuf. Gelar ditabalkan. Tanjak, selendang kuning dan kris sebagai simbol penabalan disematkan pemangku adat, Ketua MKA LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Sri H. Zainuddin Yusuf memasang mahkota dan tanjak, dan Ketua Umum DPH LAM Provinsi Riau, Datuk Sri Marjohan Yusuf pasang selendang kuning. Terus, Dewan Pengurus Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis, Datuk Sri H Sofyan Said serahkan kris kepada Datuk Sri Setia Amanah dan sarungkan kris ke pinggang sebelah kiri Datuk Sri Timbalan Setia Amanah. Penabalanpun selesai. Prosesi selanjutnya tepuk tepung tawar, sebagai simbol memberikan doa dan selamat kepada Datuk Sri Setia Amanah dan Datuk Sri Timbalan Setia Amanah. Tepung tawar diberikan sejumlah pemangku adat Melayu dan yang berkesempatan hadir. Prosesi ini diakhiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, H Amrizal, dengan doa bersama untuk keberkahan majelis penabalan pagi ini. “Terima kasih yang sebesar-besarnya atas penabalan gelar kepada kami. Gelar adat ini suatu amanah yang harus kami pikul dengan tekad dan kerja keras. Segala kebajikan ini mudah-mudahan dibalas oleh Allah Subahanahu Wa Taala (SWT) dengan balasan yang sangat besar,” kata Bupati Bengkalis, Kasmarni. Bupati Bengkalis merasa didoakan, setia sebagai pemimpin negeri yang diteladani. Gelar yang diberikan kepadanya gelar tertinggi di Kabupaten Bengkalis dengan adat istiadat Melayu ini. “Doakan kami semoga dengan memegang gelar ini, atas kerja sama kita semua kami dapat mengabdi untuk negeri ini dengan lebih baik lagi,” harapnya. Dewan Pengurus Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis, Datuk Sri H Sofyan Said menuturkan, pemberian gelar adat yang dilaksanakan bentuk kepedulian sebagai masyarakat melayu terhadap pemimpin yang memikul tanggung jawab yang besar. Makanya anugerah pertabalan dalam memberikan penghargaan tersebesar pempinan negeri ini bersuaian dengan adat resam melayu di Kabupaten Bengkalis. "Pemberian penghargaan ini sesuai dengan ketentuan berdasarkan anggaran dasar rumah tangga peraturan daerah Provinsi Riau Nomor 1 Tahun 2012 pasal 29 ayat 1 sebutan yang diberikan oleh Lembaga Adat Melayu Riau kepada tokoh secara perseorangan anak negeri yang berjasa dalam melestarikan khasanah budaya melayu,” jelas Sofyian. Pemberian gelar kepada Bupati Bengkalis, Kasmarni beserta Wakil Bupati Bengkalis, sebut Syoyan, pemberian gelar kehormatan atas jasa-jasa yang sangat peduli perkembangan adat budaya ini, setia amanah adat berfungsi sebagai payung panji penasehat dan bimbingan utama masyarakat melayu, dengan jabatan sebutan setia amanah adat. “Kita harus merasa bangga melayu menjadi kembang bunga yang jelita di taman ini, tanah bertuah ini adalah sebuah titipan, sebuah amanah sebuah kepercayaan yang harus kita jaga kelestarian budaya melayu,” terangnya. Ditambahkan DPH LAMR Bengkalis ini, pemberian adat ini tidak setakat nilai simbolik tapi lebih jauh dari itu, pemberian gelar ini, menurut azam, istizam dan konsitusi yang sadar, yang sadar, yang kuat demi mengangkat marwah dan martabat di negeri ini. Sekda Bengkalis, para Asisten, Staf Ahli Bupati, para Forkopimda, seluruh Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Bengkalis, Camat Bengkalis, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis, Ketua GOW Bengkalis, Ketua DWP Bengkalis serta seluruh tamu undangan terhormat lainnya turut hadir saksikan prosesi penabalan adat.