byFood dan KOKUBU Luncurkan Tur Eksklusif Pabrik Sake Wisatawan Internasional
Tokyo, katakabar.com - Pengalaman budaya langka yang menggabungkan pabrik sake berusia 200 tahun, kuliner hasil karya koki, dan penceritaan yang mendalam. Seiring meningkatnya kunjungan wisata internasional ke Jepang hingga mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, sebuah pengalaman premium baru mengajak para pelancong global untuk menjelajahi Jepang melalui salah satu tradisi budayanya yang paling ikonik: sake. Tablecross Inc., perusahaan di balik platform wisata kuliner global byFood, telah bermitra dengan KOKUBU Group Corp., salah satu distributor makanan dan minuman paling bersejarah di Jepang, untuk meluncurkan perjalanan eksklusif ke pabrik sake yang dirancang untuk pengunjung internasional yang mencari pengalaman budaya yang lebih mendalam. Kini tersedia melalui byFood, pengalaman istimewa ini memungkinkan para tamu untuk memasuki pabrik bir berusia 200 tahun, bertemu dengan para perajin di balik minuman paling terkenal di Jepang, dan menikmati paduan kuliner mewah yang dibuat oleh koki sushi ternama. Pengalaman ini kali pertama diujicobakan pada November 2025 di Tamura Sake Brewery, sebuah pabrik sake bersejarah yang didirikan pada tahun 1822 di Fussa, Tokyo, di mana para peserta menggambarkan tur tersebut sebagai "salah satu pengalaman budaya paling otentik di Jepang." Mengapa pengalaman ini menarik perhatian global? Pariwisata mancanegara di Jepang telah memasuki era pertumbuhan baru. Pada 2025 lalu, negara ini menyambut 42,7 juta pengunjung internasional, melampaui angka 40 juta wisatawan untuk pertama kalinya dalam sejarah. Pengeluaran wisatawan juga mencapai rekor 9,5 triliun yen, mencerminkan permintaan yang kuat untuk wisata pengalaman dan wisata budaya yang mendalam. Di saat yang sama, minat terhadap sake Jepang berkembang pesat di seluruh dunia. Menurut Badan Pajak Nasional Jepang, ekspor minuman beralkohol Jepang melonjak pada tahun 2024, dengan ekspor sake tumbuh sebesar 106 persen baik dalam nilai maupun volume. Akibatnya, wisatawan internasional semakin mencari pengalaman yang melampaui sekadar melihat-lihat mencari kesempatan untuk memahami keahlian, filosofi, dan warisan di balik budaya kuliner Jepang. Program baru ini dirancang khusus untuk memenuhi permintaan tersebut. Perjalanan menyelami budaya sake Pengalaman ini dikembangkan bekerja sama dengan IRIS Inc., sebuah perusahaan yang dikenal karena merancang tur sake yang berfokus pada penceritaan dan interpretasi budaya. Alih-alih sekadar menjelaskan teknik pembuatan sake, program ini mengeksplorasi peran budaya sake yang lebih dalam hubungannya dengan spiritualitas Jepang, tradisi musiman, dan kehidupan komunitas. Para tamu mengunjungi Pabrik Sake Tamura, yang bangunan bersejarahnya terdaftar sebagai warisan budaya nasional, mewakili lebih dari dua abad keahlian. Selama tur, pengunjung berjalan-jalan di sekitar area pabrik bir, mempelajari proses pembuatan bir yang rumit, dan menemukan filosofi yang telah membimbing pabrik bir ini selama beberapa generasi. Pengalaman ini diakhiri dengan sesi mencicipi sake yang dipandu, disesuaikan dengan preferensi dan tingkat pengetahuan setiap tamu tentang sake. Paduan kuliner koki sushi ternama Salah satu elemen paling khas dari program ini adalah kolaborasi kulinernya dengan Sushi Udatsu, sebuah restoran sushi terkenal yang terletak di distrik Nakameguro, Tokyo. Chef Hisashi Udatsu menyiapkan makan siang yang dirancang khusus di tempat pembuatan sake, memadukan sake khas Tamura Brewery dengan hidangan yang terinspirasi dari sushi tradisional Edomae. Hasilnya adalah kesempatan langka untuk mengeksplorasi hubungan antara masakan Jepang, kerajinan tangan, dan budaya sake dalam satu lingkungan yang imersif. Sorotan pengalaman Pengalaman di Pabrik Sake Berkualitas Tinggi meliputi: • Upacara penyambutan yang diselenggarakan oleh pabrik bir. • Tur berpemandu pribadi ke pabrik bir bersejarah • Bercerita tentang tradisi sake • Sesi mencicipi sake yang dipersonalisasi • Makan siang premium dipadukan dengan sake pilihan • Botol sake dengan label khusus sebagai suvenir Halaman pengalaman https://www.byfood.com/experiences/tokyo-signature-sake-journey-46701 Memperluas pariwisata sake di seluruh Jepang Tablecross Inc. dan KOKUBU Group Corp. berencana untuk memperluas program ini dengan berkolaborasi dengan pabrik sake di seluruh Jepang. Dengan menghubungkan para wisatawan dengan orang-orang, cerita, dan tradisi di balik produksi sake regional, inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pabrik sake lokal sekaligus mendorong pariwisata di luar kota-kota besar Jepang. Tentang byFood byFood adalah platform global yang didedikasikan untuk berbagi budaya kuliner Jepang dengan dunia. Melalui byFood, wisatawan internasional dapat memesan pengalaman kuliner, memesan restoran, dan menemukan produk makanan Jepang langsung dari produsen lokal. Situs web https://www.byfood.com/ YouTube https://www.youtube.com/@JapanbyFood
Holding PTPN Perkuat Budaya ONE PTPN Lewat Implementasi 3ON3 di PT IKN
Medan, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara melalui anak perusahaannya, PT Industri Karet Nusantara, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat transformasi dan peningkatan kinerja berkelanjutan melalui program Internalisasi dan Implementasi 3ON3 di seluruh unit kerja. Program ini menjadi bagian penting dalam penguatan budaya ONE PTPN sekaligus pembentukan karakter Nusantara EntrePlanters yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Program 3ON3 juga diarahkan untuk memperkuat sinergi antar perusahaan di lingkungan PTPN Group serta mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih fleksibel dan responsif terhadap dinamika industri perkebunan. Dengan implementasi yang konsisten, 3ON3 diharapkan mampu memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan daya saing, serta menciptakan nilai tambah bagi perusahaan maupun masyarakat. Sebagai bentuk komitmen bersama, setiap unit kerja diwajibkan melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap implementasi 3ON3, serta melaporkan progresnya melalui sistem yang telah ditetapkan perusahaan. Dengan mekanisme tersebut, penguatan budaya perusahaan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga terukur dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi. Komitmen tersebut turut tercermin dari capaian perusahaan dalam pelaporan Agro Culture Monitoring System (ACMS) pada tahun 2025. PT Industri Karet Nusantara berhasil meraih peringkat pertama untuk kategori Anak Perusahaan Non-PTPN (Anper Non PTPN), sekaligus menempati peringkat ke-17 dari lebih dari 500 unit kerja di lingkungan PTPN Group. Pencapaian ini menjadi indikator bahwa implementasi budaya perusahaan melalui program 3ON3 berjalan secara konsisten dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung transformasi Holding Perkebunan Nusantara menuju organisasi yang semakin adaptif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Taja Edukasi Perkeretaapian di Stasiun Pemalang, KAI Daop 4 Semarang Tanamkan Budaya Keselamatan
Semarang, katakabar.com - Kereta Api Daerah Operasi (KAI Daop) 4 Semarang terus berkomitmen mendukung edukasi transportasi publik kepada masyarakat dari usia dini. Salah satu wujud komitmen tersebut diwujudkan melalui penerimaan kunjungan edukatif dari siswa-siswi TK Islam Terpadu Pemalang yang berlangsung di Stasiun Pemalang, Jumat (15/2) lalu. Kunjungan ini diikuti 40 siswa didampingi guru pembimbing. Rombongan disambut jajaran Stasiun Pemalang dan tim Pengamanan Daop 4. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan di kegiatan tersebut KAI mengenalkan dunia kereta api dengan cara yang sederhana dan menyenangkan, agar mudah dipahami oleh anak-anak usia dini. “Kami ingin anak-anak mengenal kereta api sejak dini, mulai dari apa itu kereta api, bagaimana cara naik kereta dengan tertib, hingga pentingnya menjaga keselamatan. Semuanya kami sampaikan dengan bahasa yang ringan dan menyenangkan, sehingga anak-anak bisa belajar sambil bermain,” kata Luqman. Kata Luqman, para siswa diperkenalkan dengan kereta api sebagai salah satu moda transportasi umum yang digunakan oleh banyak orang. Anak-anak juga dikenalkan dengan lingkungan stasiun, fungsi dasar stasiun, serta peran petugas kereta api dalam melayani dan menjaga keselamatan perjalanan. Selain pengenalan kereta api, KAI Daop 4 Semarang juga memberikan edukasi terkait keselamatan dan keamanan perkeretaapian. Materi yang disampaikan antara lain pentingnya tertib saat berada di stasiun, tidak bermain di sekitar jalur rel, serta berhati-hati dan mematuhi aturan saat melintasi perlintasan sebidang kereta api, baik yang dijaga maupun tidak dijaga. Edukasi tidak hanya diberikan kepada siswa, tetapi juga kepada guru dan orang tua yang mendampingi. Di kegiatan tersebut, KAI menyampaikan informasi mengenai layanan kereta api, termasuk kemudahan pemesanan tiket rombongan serta pembelian tiket melalui aplikasi KAI Access, Contact Center 121, dan kanal penjualan resmi lainnya yang bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Luqman menambahkan kegiatan edukasi ini juga menjadi sarana untuk menanamkan budaya keselamatan kepada anak-anak sejak usia dini. “Kami berharap dari kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya senang berkunjung ke stasiun, tetapi juga mulai memahami mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan di lingkungan kereta api. Harapannya, kebiasaan baik ini bisa terus terbawa hingga mereka dewasa,” ucap Luqman. Melalui kegiatan kunjungan edukatif ini, KAI Daop 4 Semarang berharap dapat menanamkan pemahaman dan kesadaran tentang keselamatan sejak usia dini, sekaligus mengenalkan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan ramah bagi masyarakat. KAI Daop 4 Semarang akan terus mendukung kegiatan edukasi dan kolaborasi dengan dunia pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun budaya keselamatan dan tertib berlalu lintas di lingkungan perkeretaapian.
Holding PTPN Perkuat Budaya ESG lewat Gerakan Penanaman Pohon IKBI PT RPN
Bogor, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PT Perkebunan Nusantara III (Persero) terus dorong penguatan budaya keberlanjutan di seluruh entitas grup. Komitmen tersebut tercermin melalui kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) di halaman Kantor Direksi PT RPN, sebagai bagian dari upaya mendukung pelestarian lingkungan hidup. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi keluarga besar PTPN Group dalam menciptakan lingkungan yang hijau, sehat, bersih, lestari, dan berkelanjutan. Penanaman pohon juga sejalan dengan komitmen Holding Perkebunan Nusantara dalam mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini usaha. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua IKBI PT RPN, Ira Iman Yani Harahap, beserta jajaran. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan dan penuh semangat sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan alam. Pada kesempatan tersebut, Ketua IKBI PT RPN menegaskan pohon memiliki peran vital dalam menopang kehidupan dan menjaga keseimbangan ekosistem. “Pentingnya fungsi pohon untuk kehidupan bukan hanya untuk manusia, tetapi juga untuk makhluk hidup lainnya,” ujar Ira Iman Yani Harahap. Selain itu, penanaman pohon dinilai memiliki manfaat jangka panjang dalam menjaga ketersediaan sumber daya air. “Pohon membantu penyerapan air ke dalam tanah sehingga dapat menjaga ketersediaan sumber air tanah di masa mendatang,” kata Ira. Ia menjelaskan pohon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan dan kualitas udara. Melalui proses fotosintesis, pohon menyerap karbondioksida yang dihasilkan dari aktivitas manusia dan makhluk hidup lainnya, serta menghasilkan oksigen yang dibutuhkan untuk bernapas. “Oksigen yang kita hirup setiap hari dihasilkan oleh pohon, sementara karbondioksida yang kita keluarkan diserap kembali oleh pohon melalui proses fotosintesis,” jelasnya. Melalui kegiatan penanaman pohon ini, IKBI PT RPN berharap dapat menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan hidup. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh insan PTPN Group dan masyarakat luas untuk terus melakukan aksi nyata dalam mendukung pelestarian alam. Holding Perkebunan Nusantara menilai peran organisasi istri karyawan seperti IKBI sebagai bagian penting dalam memperkuat budaya keberlanjutan perusahaan. Organisasi IKBI PT RPN pun menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan sebagai kontribusi nyata dalam mewujudkan keberlanjutan dan masa depan yang lebih hijau.
VRICreatives Luncurkan Tiga Website Budaya Jepang untuk Kuliner, Pop Culture dan Musik J-Pop di Indonesia
Jakarta, katakabar.com - VRICreatives, creative dan media agency berbasis digital, resmi meluncurkan tiga website bertema budaya Jepang yang menyasar audiens Indonesia dengan minat pada kuliner Jepang, pop culture Jepang, dan musik J-Pop. Peluncuran ini menjadi langkah strategis VRICreatives dalam memperluas ekosistem media digital berbasis niche audience, khususnya pembaca yang aktif mengikuti perkembangan budaya dan hiburan Jepang. Tiga Website Budaya Jepang dari VRICreatives Berikut adalah tiga platform media online yang resmi diperkenalkan: 1. seputarkulinerjapanindo.com Website yang berfokus pada kuliner Jepang, membahas makanan khas Jepang, tren kuliner, rekomendasi restoran, serta insight budaya makan Jepang yang relevan bagi pembaca Indonesia. 2. kabarotakuindo.com Media online yang menyajikan informasi seputar pop culture Jepang, termasuk anime, manga, game, cosplay, event budaya Jepang, serta tren yang berkembang di komunitas penggemar. 3. kabarj-popindo.com Portal berita dan hiburan yang fokus pada musik J-Pop dan industri hiburan Jepang, meliputi kabar artis, idol group, rilisan terbaru, konser, dan fenomena J-Pop di tingkat internasional. Ketiga website ini dikembangkan dengan pendekatan SEO-driven content, editorial terkurasi, serta gaya bahasa yang informatif dan mudah dipahami, sehingga relevan baik untuk pembaca maupun media digital. “Minat masyarakat Indonesia terhadap budaya Jepang terus menunjukkan pertumbuhan yang konsisten. Melalui tiga website ini, kami ingin menghadirkan media tematik yang kredibel, fokus, dan mampu menjangkau audiens secara organik melalui konten berkualitas,” ujar perwakilan VRICreatives. Target Audiens dan Peluang Kolaborasi Website-website ini menargetkan pembaca dari berbagai segmen, mulai dari penggemar budaya Jepang, komunitas pop culture, pecinta kuliner, hingga generasi muda digital-native. Selain itu, platform ini juga terbuka untuk: - Kolaborasi brand & campaign digital - Kerja sama komunitas & event - Media partnership & content collaboration Dengan positioning sebagai media niche berbasis minat, ketiga website ini diharapkan dapat menjadi referensi utama bagi audiens Indonesia yang mengikuti perkembangan budaya Jepang.
Pelantikan PSMTI Meranti, H Asmar Dorong Kolaborasi Sosial dan Budaya
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H Asmar, menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Kepulauan Meranti Periode V Masa Bakti 2025–2029, di Kantor PSMTI Kabupaten Kepulauan Meranti, Jalan Rumbia Nomor 8, Selatpanjang, Sabtu (10/1). Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Plt Ketua PSMTI Provinsi Riau Lindawati, pengurus Yayasan PSMTI Kabupaten Kepulauan Meranti yang dilantik, serta tokoh dan warga Tionghoa setempat. Acara diawali dengan sambutan Ketua Panitia PSMTI Kabupaten Kepulauan Meranti yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Pemerintah Daerah, atas dukungan sehingga proses pelantikan dapat terlaksana dengan baik meskipun dalam keterbatasan waktu. Ketua Panitia juga memaparkan sejumlah capaian organisasi, salah satunya keberhasilan seleksi komposisi tingkat kabupaten yang akan mewakili PSMTI Kepulauan Meranti ke tingkat provinsi. Ia berharap perwakilan tersebut dapat meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah. Pelantikan pengurus PSMTI Kabupaten Kepulauan Meranti Periode 2025–2029 secara resmi dilakukan oleh Plt Ketua PSMTI Provinsi Riau, Lindawati. Menurut Lindawati, PSMTI merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang berkomitmen memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Ia menegaskan visi PSMTI untuk menjadikan masyarakat Tionghoa sebagai bagian utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan hak dan kewajiban yang setara dalam pembangunan nasional. Untuk mewujudkan visi tersebut, PSMTI menjalankan empat misi utama, yakni meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, berperan aktif dalam pembangunan nasional, menjaga jati diri budaya Tionghoa yang selaras dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, serta memberikan manfaat nyata melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan. “PSMTI adalah organisasi sosial, bukan partai politik, dan tidak akan terafiliasi dengan partai politik mana pun. Jabatan pengurus merupakan bentuk pengabdian, bukan untuk mencari keuntungan,” tegas Lindawati. Sementara, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PSMTI yang baru dilantik. “Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus PSMTI Kabupaten Kepulauan Meranti Periode 2025–2029. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab,” ujar Bupati Asmar. Bupati ucapkan apresiasi kepada pengurus PSMTI periode sebelumnya atas kontribusi dalam menjaga kerukunan antar etnis serta dukungan terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, PSMTI memiliki peran strategis sebagai jembatan sosial dan budaya di tengah masyarakat Kepulauan Meranti yang majemuk. “Nilai gotong royong, kebersamaan, dan cinta tanah air yang diusung PSMTI sangat penting dalam memperkuat kebhinekaan dan menjaga kondusivitas daerah,” jelasnya. Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terbuka untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk PSMTI, dalam mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang Unggul, Agamis, dan Sejahtera. Bupati berharap pengurus PSMTI yang baru dapat menampung aspirasi anggota, merajut kebersamaan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas. “Tunjukkan bahwa PSMTI bukan sekadar organisasi, tetapi menjadi ekosistem sosial yang progresif dan inspiratif serta mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan daerah yang lebih baik,” tandasnya.
Hidupkan Kembali Jejak Peradaban: Penguatan Hubungan Budaya Indonesia India di New Delhi
Jakarta, katakabar.com - Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, kunjungan kenegaraan ke India sempena perayaan Hari Republik India ke 76 menjadi momentum penting mempererat hubungan bilateral kedua negara. Dalam kesempatan ini, Menteri Kebudayaan Indonesia, Fadli Zon mewakili Indonesia dalam penandatanganan Program Pertukaran Budaya (Cultural Exchange Program) 2025–2028 bersama Menteri Kebudayaan India, Shri Gajendra Singh Shekhawat. Program tersebut memperluas kerja sama di bidang seni, konservasi, sejarah, museum, film, serta pertukaran pemuda, melanjutkan relasi budaya yang telah terjalin sejak 1955. Di tengah berbagai kerjasama kebudayaan yang berlangsung, salah satu kegiatan yang turut menandai kedekatan historis kedua negara adalah penyerahan replika Prasasti Tembaga Nalanda kepada delegasi Kementerian Kebudayaan Indonesia. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang diadakan selama penyelenggaraan UNESCO IGC 20th Committee Meeting. Penyerahan Replika Prasasti Tembaga Nalanda Pada 9 Desember 2025, Kementerian Kebudayaan Pemerintah India menyerahkan replika Prasasti Tembaga Nalanda kepada pejabat senior Kementerian Kebudayaan Indonesia dalam sebuah upacara resmi di National Museum, New Delhi. Meskipun bukan kegiatan utama dari kunjungan Presiden, acara ini menghadirkan nilai simbolis yang kuat, karena mengangkat kembali hubungan intelektual dan spiritual yang telah terjalin antara Nalanda Mahavihara dan Suvarnadvipa (Sumatra) sejak abad ke 9. Replika tersebut akan dipamerkan di Museum Muarajambi, memperkaya koleksi yang menegaskan keterhubungan warisan sejarah Indonesia dan India. National Museum, New Delhi, dan dipimpin oleh DGNM Sh. Gurmeet Chawala sebagai tuan rumah. Acara ini dihadiri oleh sejumlah delegasi, antara lain Sh. Prashant Agarwal selaku Additional Secretary (South MEA), Smt. Lily Pandeya sebagai Joint Secretary Culture India, serta Sh. Raden Usman Effendi, Director of Cultural Diplomacy dari Kementerian Kebudayaan Indonesia. Dalam sambutannya, tuan rumah menegaskan bahwa Prasasti Tembaga Nalanda merupakan salah satu bukti sejarah terpenting yang menunjukkan bahwa hubungan Indonesia–India tidak hanya terbangun melalui kerja sama modern, tetapi berakar pada hubungan kuno yang kaya nilai intelektual dan spiritual. Sejarah Prasasti Tembaga Nalanda Prasasti Tembaga Nalanda berasal dari Kekaisaran Pala (sekitar 860 M) dan dikeluarkan oleh Raja Devapaladeva. Dokumen ini mencatat pemberian lima desa kepada Nalanda Mahavihara untuk mendukung kegiatan para bhikkhu dan penulisan teks-teks ajaran Buddha. Pemberian ini merupakan respons terhadap permintaan Maharaja Balaputra Deva dari Suvarnadvipa (Sumatra), yang mengirimkan duta untuk memperkuat hubungan pendidikan dan spiritual antara Nusantara dan India. Prasasti ini merupakan bukti langsung dari jejaring intelektual Asia pada masa itu. Prasasti asli kini dipamerkan di National Museum India sebagai salah satu koleksi paling berharga. Prasasti ini ditulis menggunakan aksara Eastern Nagari atau Siddhamatrika dalam bahasa Sanskrta. Pada bagian atasnya terdapat segel dharmachakra yang diapit dua rusa, simbol penting dalam ajaran Buddha. Prasasti diterbitkan dari kawasan Madgagiri atau Monghyr pada masa itu. Isi prasasti menyebutkan bahwa Raja Devapaladeva memberikan lima desa Nandivanaka, Manivataka, Natika, Hastigrama, dan Palamaka kepada Nalanda Mahavihara sebagai dukungan bagi para bhikkhu dan kegiatan penulisan naskah-naskah dharma. Dokumen ini juga memuat nama Balavarmman, utusan dari Suvarnadvipa yang menjalankan misi diplomatik atas permintaan Maharaja Balaputra Deva. Prasasti bertanggal hari ke 21 bulan Kartika pada tahun ke 39 pemerintahan Raja Devapaladeva. Warisan Kuno Menguatkan Kolaborasi Masa Kini Penyerahan replika Prasasti Tembaga Nalanda pada 9 Desember 2025 bukti menambah kedalaman makna dari rangkaian kegiatan budaya Indonesia–India tahun ini. Kehadiran replika tersebut di Museum Muarajambi kelak akan menjadi pengingat bahwa hubungan kedua negara berakar pada interaksi peradaban yang panjang dan bahwa kerja sama masa kini dibangun di atas fondasi warisan sejarah yang kokoh.
Membangun Budaya Perawatan Aset Efektif dan Efisien
Jakarta, katakabar.com - Aging Assets (aset yang menua) cenderung meningkatkan biaya operasional (operational expenditures/OPEX) dan pengeluaran modal (capital expenditures/CAPEX) karena memerlukan biaya tambahan yang tidak terduga. Selain itu, aging assets dapat mengacaukan perencanaan bisnis akibat penghentian produksi (cessation of production/CoP) dan penghentian operasi. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional Dr. Ir. Taufik Aditiyawarman, M.M., PMP., IPU. dalam acara bedah buku 'Cara Hebat Merawat Aset' di Jakarta, Sabtu (6/12). “Studi yang dilakukan Business Wire mengungkapkan bahwa lebih dari 70 persen perusahaan masih belum memiliki kesadaran penuh terhadap jadwal perawatan, peningkatan, atau penggantian peralatan. Kurangnya pemahaman ini berisiko memperpanjang waktu henti operasional serta memperburuk efisiensi dan keselamatan kerja,” ujar Taufik, Sabtu (6/12) kemarin. Menurut Taufik, aging assets harus disikapi bukan sebagai sebuah masalah, namun sebuah tantangan yang perlu dicari solusinya dalam rangka menjaga aset tersebut tetap produktif secara optimal dan aman dalam kaitannya dengan keselamatan kerja. Salah satu solusinya adalah dengan memanfaatkan perkembangan teknologi artificial intelligence dalam pemeliharaan aset. “Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) bukanlah ancaman bagi ketersediaan lapangan kerja. AI hanyalah sebatas alat yang perlu dipelajari sebagai bekal untuk analisa dan pengambilan keputusan terkait faktor-faktor produksi agar lebih efektif, efisien, serta meningkatkan profitabilitas dan keberlanjutan bisnis,” ucapnya. Kunci pemanfaatan AI, lanjut Taufik, Big Data yang valid dan representatif, sehingga diperlukan adanya suatu kolaborasi yang terintegrasi antar-stakeholder dalam penyediaan data secara voluntary. Sehingga, data menjadi lebih berkualitas dan accessible untuk pengembangan oleh masing-masing kontributor/pemangku kepentingan. “Buku ini diharapkan dapat menjadi kontribusi penulis dalam diskursus ilmiah terkait AI, serta menjadi pemantik pengembangan dan pemanfaatan AI lebih lanjut dalam industri migas pada khususnya dan industri-industri lain secara umum,” tutup Taufik menyimpulkan pemaparannya. Acara bedah buku ini diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Minyak dan Gas Bumi Indonesia (IAFMI) dan Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Indonesia (Aspermigas). Turut hadir sebagai penanggap, Sekretaris Jenderal Aspermigas Ir. Elan Biantoro, M.T., MBA, serta Guru Besar Tetap Fakultas Teknik Universitas Indonesia Prof. Dr. Ir. Johny Wahyuadi, DEA.
Lewat Program 5R, KAI Divre III Palembang Bangun Budaya Kerja Tertib, Efisien dan Produktif
Palembang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) III Palembang canangkan penerapan Program 5R di seluruh wilayah kerjanya sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertata, dan produktif. Program 5R metode penataan dan pemeliharaan lingkungan kerja yang terdiri dari lima langkah utama, yaitu Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin. Melalui penerapan program ini, KAI Divre III Palembang berupaya meningkatkan efisiensi kerja, kenyamanan pegawai, serta keselamatan operasional. Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan pencanangan Program 5R ini sejalan dengan Visi dan Misi KAI serta program Asta Cita dalam mewujudkan lingkungan kerja yang nyaman dan berdaya saing tinggi dalam membangun budaya kerja positif di lingkungan KAI. “Program 5R bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi merupakan upaya sistematis untuk menciptakan tempat kerja yang efisien, aman, dan nyaman. Lingkungan kerja yang tertata akan berdampak langsung pada efisiensi dan produktivitas pekerja,” ujar Aida Kata Aida, setiap tahapan Program 5R memiliki tujuan dan manfaat tersendiri, yakni: 1. Ringkas Memilah barang-barang yang diperlukan dan tidak diperlukan, lalu membuang atau menyingkirkan yang tidak perlu agar area kerja lebih lega dan efisien. 2. Rapi Menata dan menyimpan barang-barang yang diperlukan di tempat yang mudah dijangkau, sehingga memudahkan pencarian dan pengembalian. 3. Resik Membersihkan area kerja secara rutin untuk memastikan lingkungan selalu bersih, aman, dan nyaman digunakan serta terhindar dari bahaya. 4. Rawat Menjaga dan mempertahankan standar kerapian dan kebersihan yang telah tercapai dari tiga langkah sebelumnya secara berkelanjutan. 5. Rajin Menumbuhkan disiplin kerja dan kebiasaan menjaga kebersihan serta kerapian sebagai bagian dari budaya organisasi yang terus-menerus. Aida menambahkan bahwa penerapan Program 5R memberikan banyak manfaat nyata bagi lingkungan kerja di KAI Divre III Palembang, antara lain: • Meningkatkan produktivitas melalui pengaturan tempat kerja yang lebih efisien. • Meningkatkan kenyamanan karena lingkungan kerja yang bersih dan rapi membuat pegawai lebih betah dan fokus. • Mengurangi risiko kecelakaan kerja dengan meniadakan barang-barang yang berserakan atau berpotensi membahayakan. • Meningkatkan efisiensi biaya dengan mencegah pemborosan dan memperpanjang usia peralatan kerja. • Menumbuhkan rasa tanggung jawab di kalangan pekerja terhadap area kerja masing-masing. “Kami berharap implementasi Program 5R ini tidak hanya menjadi kegiatan simbolis, tetapi benar-benar menjadi budaya kerja di lingkungan KAI Divre III Palembang. Menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan kerja dan menciptakan budaya kerja unggul, serta penerapan komitmen perusahaan yakni Semakin Melayani dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna jasa kereta api,” sebutnya.
Binus@Medan dan KJ Tiongkok Perkenalkan Budaya Tiongkok Bekali Generasi Global DigitalPreneur
Medan, katakabar.com - Di era keterhubungan tanpa batas, generasi muda dituntut tidak hanya menguasai teknologi, tetapi memiliki keterampilan global untuk dapat bersaing di panggung dunia. Tantangan globalisasi saat ini bukan hanya soal digitalisasi, melainkan bagaimana anak muda dapat memahami lintas budaya, berjejaring internasional, serta menjadi generasi global yang berdaya saing. Menjawab kebutuhan itu, Binus @Medan berkolaborasi dengan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan menghadirkan Asia Cultural Series: Discover China. Acara yang digelar pekan ketiga September 2025 lalu ini menghadirkan pengalaman langsung berupa cooking demonstration Zhajiangmian & Beijing Impression serta pertunjukan alat musik tradisional Guzheng bertajuk Echoes of the Strings: China's Culture in Past, Present, and Global Voice. Di pembukaan Asia Cultural Series, Tri Juniarty, S.Kom, M.M., Direktur Kampus Binus@Medan, menyampaikan sebagai salah satu keunikan yang ditawarkan Binus@Medan yakni pengenalan budaya Asia melalui kegiatan non akademik, agar menjadi fondasi kuat bagi Mahasiswa ketika akan menjalin hubungan kerja sama dengan partner kerja di kemudian hari, baik secara corporate maupun partner bisnis, maka acara ini menjadi langkah nyata kampus dalam memperkuat misi global. “Binus@Medan berkomitmen membekali mahasiswa dengan pengalaman global, baik melalui teknologi, kewirausahaan, maupun pemahaman lintas budaya. Asia Cultural Series ini adalah wujud nyata bagaimana kami menyiapkan generasi Global DigitalPreneur yang siap bersaing dan berkontribusi di tingkat dunia,” ujarnya. Hadir sebagai narasumber, Gu Yu dan Liu Wenyi, Konsular Attache dari Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan. Gu Yu menghadirkan Beijing Impression lewat demo kuliner, sementara Liu Wenyi membawakan pertunjukan Guzheng yang merefleksikan perjalanan budaya Tiongkok dari masa lalu hingga kini. Liu Wenyi menyampaikan pentingnya membangun jembatan budaya di era modern. “Musik dan kuliner adalah bahasa universal yang mampu menyatukan kita. Lewat pertukaran budaya, mahasiswa Indonesia bisa menjadi bagian dari generasi global yang lebih terbuka dan siap menghadapi dunia," jelasnya. Dan sebagai penyelenggara acara, Assoc. Prof. Dr. Yi Ying, Institutional Development and Collaboration Manager Binus@Medan sekaligus moderator acara, menambahkan melalui Asia Cultural Series, kami ingin menumbuhkan kesadaran global di kalangan Binusian. "Kegiatan ini bukan sekadar mengenalkan budaya Tiongkok, tetapi bekali mahasiswa dengan keterampilan global yang selaras dengan positioning Binus @Medan sebagai kampus Global DigitalPreneur," ucapnya. Melalui kegiatan ini, Binus@Medan mempertegas komitmennya mencetak Generasi Global DigitalPreneur, mahasiswa yang tidak hanya menguasai teknologi digital dan jiwa kewirausahaan, tetapi juga memiliki wawasan lintas budaya, koneksi global, serta keterampilan kelas dunia.