Cirebon

Sorotan terbaru dari Tag # Cirebon

Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di Cirebon, Dorong Pertumbuhan Esports Kampus dan Talenta Daerah Nasional
Nasional
15 jam yang lalu

Pop Mie Campus Gaming Ground Hadir di Cirebon, Dorong Pertumbuhan Esports Kampus dan Talenta Daerah

Cirebon, katakabar.com - Pop Mie Campus Gaming Ground kembali hadir pada 2026 dengan memperluas jangkauan ke berbagai kampus di luar Jabodetabek. Salah satu kota yang menjadi tujuan program tahun ini adalah Cirebon. Wilayah yang dinilai memiliki pertumbuhan komunitas gaming dan esports yang aktif di tingkat akar rumput (grassroots). Namun masih memiliki akses yang terbatas terhadap program pengembangan talenta esports berskala nasional. Penyelenggaraan di Cirebon diikuti oleh lebih dari 130 mahasiswa dengan partisipasi sebagai 24 tim dalam turnamen Mobile Legends: Bang Bang. Tingginya keterlibatan peserta menunjukkan bahwa esports semakin berkembang di lingkungan perguruan tinggi dan menjadi salah satu ruang baru bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan serta membangun jejaring komunitas. Esports Kampus Tidak Lagi Sekadar Ajang Kompetisi Perkembangan esports di lingkungan perguruan tinggi Indonesia menunjukkan tren yang semakin positif dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya menjadi aktivitas rekreasi, esports kini mulai dipandang sebagai ruang untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kerjasama tim, kepemimpinan hingga pemanfaatan teknologi digital. Melalui Pop Mie Campus Gaming Ground, mahasiswa tidak hanya mengikuti turnamen Mobile Legends: Bang Bang. Tetapi juga memperoleh wawasan mengenai berbagai peluang di industri esports melalui sesi diskusi bersama talenta EVOS. Mahasiswa diperkenalkan pada beragam potensi potensi di balik ekosistem esports. Mulai dari pemain profesional, content creator, manajemen tim hingga penyelenggaraan acara. Selain itu, keterlibatan mahasiswa sebagai panitia kegiatan juga memberikan pengalaman praktis dalam pengelolaan event dan komunitas yang relevan dengan kebutuhan industri kreatif saat ini. Aufa Bassam, Head of Esports EVOS, menjelaskan perkembangan esports saat ini membutuhkan lebih banyak talenta dari berbagai latar belakang. Tidak terbatas hanya pada mencari pemain profesional. “Banyak mahasiswa masih melihat esports hanya dari sisi kompetisinya. Padahal industri ini membutuhkan beragam profesi. Mulai dari manajemen tim, event organizer, content creator, analisis, desainer hingga berbagai posisi operasional lainya. Kampus menjadi tempat yang tepat untuk memperkenalkan peluang tersebut sejak dini,” ujar Aufa. Membuka Jalur Karier Bagi Mahasiswa Salah satu bentuk pengembangan talenta yang dihadirkan dalam program ini adalah kesempatan bagi tim juara pertama turnamen untuk memperoleh invitation class EVOS Academy secara gratis. Program tersebut dirancang sebagai sarana pembinaan lanjutan bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan kompetitif mereka secara lebih serius dan memahami standar yang dibutuhkan untuk berkarier sebagai pemain profesional. Selain peluang sebagai atlet esports, mahasiswa juga memperoleh pengalaman industri melalui keterlibatan sebagai panitia lokal dalam penyelenggaraan acara. Pengalaman ini memberikan kesempatan untuk memahami proses perencanaan, operasional acara, manajemen komunitas hingga koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Antonius Pandu, Senior Brand Manager Pop Mie, menilai bahwa kampus merupakan lingkungan yang tepat untuk memperkenalkan berbagai peluang yang lahir dari perkembangan ekonomi digital dan industri kreatif. “Kami melihat banyak mahasiswa memiliki ketertarikan terhadap dunia gaming dan esports. Karena itu program ini dirancang tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai ruang belajar yang memperkenalkan berbagai peluang yang ada di dalam industri. Harapannya, mahasiswa dapat melihat bahwa minat mereka terhadap gaming juga bisa berkembang menjadi keterampilan dan peluang karier di masa depan," ungkap Pandu. Mengapa Cirebon? Pemilihan Cirebon sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan tahun ini didasarkan pada tingginya aktivitas komunitas gaming dan esports lokal yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai kota penghubung di wilayah Jawa Barat bagian timur, Cirebon memiliki potensi besar sebagai salah satu pusat pertumbuhan komunitas esports di tingkat regional. Selain itu, tingginya aktivitas komunitas grassroots di kota ini menunjukkan adanya minat yang kuat dari generasi muda terhadap esports. Meskipun akses terhadap program pengembangan talenta dan kegiatan industri berskala masih relatif terbatas dibandingkan di kota-kota besar. “Potensi talent esports Indonesia tidak hanya berada di kota-kota besar. Banyak komunitas yang tumbuh secara mandiri di daerah dan memiliki semangat yang luar biasa untuk berkembang. Karena itu, penting bagi kami untuk menghadirkan program yang dapat menjangkau mereka secara langsung,” tambah Aufa. Mendorong Ekosistem Esports Lebih Inklusif Menggabungkan kompetisi, edukasi dan pengembangan komunitas, Pop Mie Campus Gaming Ground diharapkan dapat menjadi salah satu wadah yang membantu mahasiswa memahami perkembangan industri esports secara lebih komprehensif. Program ini juga menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri kreatif digital. Sehingga mahasiswa memiliki lebih banyak akses terhadap pengalaman, jaringan dan peluang yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan. Informasi lanjutan mengenai Pop Mie Campus Gaming Ground 2026 bisa diakses melalui media sosial Instagram Pop Mie @popmieofficial dan EVOS Esports @evosesports.

Perkuat Sinergi, KAI Services dan KAI Logistik Resmikan Gudang Logistik Regional Cirebon Nasional
Nasional
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:30 WIB

Perkuat Sinergi, KAI Services dan KAI Logistik Resmikan Gudang Logistik Regional Cirebon

Cirebon, katakabar.com - Sebagai wujud penguatan sinergi perkeretaapian, KAI Services bersama KAI Logistik meresmikan Gudang Logistik Regional 3 Cirebon pada Jumat (2/1). Gudang yang berlokasi di Jalan Ampera Nomor 9, Pekiringan, Kesambi, Cirebon, Jawa Barat ini menjadi kolaborasi kedua setelah sebelumnya kedua perusahaan membangun Gudang Logistik Regional Jakarta. Gudang Logistik Regional Cirebon memiliki luas bangunan 1.452 meter persegi dengan kapasitas tampung hingga sekitar 516 ton barang. Kehadiran gudang ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok logistik KAI Services, khususnya dalam mendukung kebutuhan berbagai unit bisnis seperti Kuliner Kereta, Loko Café, Loko Canteen, dapur wilayah dan dapur sentral Cirebon, layanan laundry, serta Resclean. Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menyampaikan keberadaan Gudang Logistik Regional Cirebon memiliki peran strategis sebagai simpul distribusi yang memperkuat efektivitas dan efisiensi operasional KAI Services di wilayah barat hingga tengah Pulau Jawa. “Melalui sinergi dengan KAI Logistik, KAI Services menghadirkan sistem pergudangan yang lebih terintegrasi, tertata, dan modern sehingga proses penyimpanan, pencatatan, hingga distribusi barang dapat dilakukan secara lebih efisien, akurat, dan tepat waktu,” ujar Nyoman. Direktur Utama KAI Services, Ririn Widi Astutik, menimpali kolaborasi ini diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan sinergi antar anak usaha di lingkungan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Menurutnya, kerja sama lintas entitas menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem bisnis perkeretaapian yang semakin solid dan berdaya saing. “Kami berharap kolaborasi antara KAI Services dan KAI Logistik tidak berhenti pada pembangunan gudang logistik saja, tetapi dapat terus diperluas ke berbagai bentuk kerja sama strategis lainnya. Sinergi antar anak usaha KAI menjadi kunci untuk meningkatkan efisiensi, mendukung kinerja induk perusahaan, serta memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pelanggan,” kata Ririn. Selain mendukung efisiensi logistik, Gudang Logistik Regional Cirebon juga dilengkapi panel surya berkapasitas 20.000 watt sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan dan efisiensi energi. Langkah ini sejalan dengan upaya KAI Services dalam menghadirkan operasional yang tidak hanya andal, tetapi juga ramah lingkungan. Gudang Logistik Regional Cirebon menjadi gudang kedua hasil kolaborasi KAI Services dan KAI Logistik. Sebelumnya, kedua entitas telah meresmikan Gudang Logistik Regional Jakarta dengan luas 800 meter persegi dan kapasitas tampung hingga 408 ton barang, yang turut mendukung optimalisasi distribusi logistik KAI Services di wilayah Jabodetabek.

Kementrian PU Kembalikan Fungsi Irigasi Cikeusik di Cirebon dan Kuningan Nasional
Nasional
Minggu, 24 Agustus 2025 | 15:00 WIB

Kementrian PU Kembalikan Fungsi Irigasi Cikeusik di Cirebon dan Kuningan

proyek ini juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Tercatat, sebanyak 137 tenaga kerja lokal terserap dalam pekerjaan ini, sekaligus memberdayakan pemasok material setempat. Di kunjungan kerja yang sama, Menteri Dody juga meninjau pekerjaan penguatan tebing Sungai Cisanggarung dan Babakan, yang berada di perbatasan Kuningan, Cirebon (Jawa Barat) dan Brebes (Jawa Tengah). Proyek yang dikerjakan sejak 2024 dan ditargetkan selesai 2026 ini meliputi pekerjaan normalisasi, turap beton, tanggul tanah, bronjong, revetment, retaining wall, krip beton, dan kolam retensi. Proyek ini juga memiliki kaitan erat dengan pengamanan Daerah Irigasi (DI) Cikeusik.