Lewat Program CSR, KVB Futures Perkuat Komitmen Sosial
Jakarta, katakabar.com - Broker trading KVB Futures terus menunjukkan kepeduliannya terhadap isu sosial di Indonesia melalui program CSR unggulannya, KVB Futures Vision #BetterTogether. Inisiatif ini hadir sebagai langkah nyata perusahaan dalam memberikan kontribusi positif di luar sektor finansial. Melalui program ini, KVB Futures berkomitmen menciptakan dampak langsung yang dapat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat. Fokus utama dari visi #BetterTogether adalah membangun sinergi yang kuat guna mendorong kesejahteraan dan pertumbuhan sosial yang berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, program KVB Futures Vision #BetterTogether berfokus pada pemberian bantuan dan dukungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Perusahaan meyakini bahwa tanggung jawab sosial bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian integral dari identitas perusahaan untuk tumbuh bersama lingkungan sekitar. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa keberadaan KVB Futures sebagai pelaku industri perdagangan berjangka juga membawa manfaat nyata dalam memperkuat struktur sosial masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat menginspirasi kolaborasi lebih luas dalam aksi-aksi kemanusiaan dan pemberdayaan komunitas di masa depan. Selain aktif dalam kegiatan sosial, KVB Futures tetap konsisten memberikan edukasi bagi masyarakat yang ingin memahami dinamika pasar keuangan. Informasi mengenai analisis pasar harian dapat dipantau melalui laman Market Analysis KVB Futures. Bagi publik yang ingin mengenal lebih jauh mengenai layanan Broker Trading KVB Futures atau ingin bergabung menjadi bagian dari komunitas mereka, informasi pendaftaran dapat diakses secara resmi melalui: Laman Registrasi KVB Futures.
Optimalkan PAD, Pemkab Labuhanbatu Berkolaborasi di Forum CSR 2026
Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Tahun 2026, wadah strategis memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah berkelanjutan dan inklusif
Tutup Tahun 2025, KAI Divre III Salurkan CSR Mobil Toilet Buat Kabupaten Muara Enim
Muara Enim, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Divisi Regional III Palembang menutup tahun 2025 dengan langkah penuh kepedulian. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Tim TJSL KAI Divre III dan Pusat kembali menyerahkan bantuan satu unit Mobil Toilet kepada Pemerintah Kabupaten Muara Enim yang diterima oleh Kepala BPBD Kabupaten Muara Enim, Abdurrozieq Putra. Bantuan yang memiliki nilai sebesar Rp1.098.000.000 ini diharapkan dapat mendukung peningkatan layanan kesehatan dan kebersihan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat kebencanaan maupun kegiatan pelayanan publik di Muara Enim. Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan penyerahan bantuan ini merupakan wujud kontribusi perusahaan agar keberadaan KAI dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “Komitmen KAI keberadaan perusahaan harus memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar. Mobil toilet ini menjadi fasilitas vital dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat saat terjadi bencana atau kegiatan kemasyarakatan. Kami berharap fasilitas ini dapat digunakan secara optimal dan memberi kenyamanan bagi masyarakat Muara Enim,” ucap Aida. Kepala BPBD Kabupaten Muara Enim, Abdurrozieq Putra mengapresiasi perhatian KAI Divre III yang tidak hanya fokus pada layanan transportasi, namun juga memberi perhatian pada kebutuhan sosial masyarakat. “Kami menyampaikan terima kasih kepada PT KAI, khususnya KAI Divre III Palembang atas perhatian dan bantuan yang sangat bermanfaat ini. Mobil toilet ini sangat kami perlukan untuk mendukung respons cepat di lapangan, terutama saat terjadi bencana. Semoga kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut demi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutur Abdurrozieq. Dengan penyerahan ini, total bantuan CSR yang disalurkan KAI Divre III Palembang sepanjang tahun 2025 mencapai Rp4.816.992.800 ke berbagai wilayah kerja Divre III. Sepanjang tahun tersebut, KAI telah menyalurkan beragam program sosial yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, peningkatan kualitas lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat. Aida menerangkan, KAI tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan transportasi, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat yang menjalankan peran sosial secara konsisten dan berkelanjutan sesuai dengan program Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto. “Melalui program TJSL, kami terus berupaya membantu pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, kualitas hidup, serta akses masyarakat terhadap fasilitas penting,” bebernya. KAI berharap sinergi yang terbangun bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dapat semakin memperkuat kontribusi positif perusahaan dalam pembangunan sosial dan lingkungan serta terus tumbuh bersama, menghadirkan manfaat bagi sesama, dan memberi makna dalam setiap perjalanan,” tandasnya.
Peduli Sosial Holding PTPN, PT KPBN Salurkan Bantuan CSR ke Warga Belawan
Medan, katakabar.com - PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN), entitas di bawah Holding Perkebunan Nusantara, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana banjir di wilayah Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara. Bantuan diserahkan secara langsung kepada warga di sekitar area operasional Kantor Tangki Timbun PT KPBN yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso Nomor 9, Lingkungan XX, Belawan Bahagia, Medan. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari implementasi Program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dalam merespons kondisi darurat yang dialami masyarakat. Bantuan yang diberikan, berupa paket sembako yang terdiri atas beras, mi instan, telur, minyak goreng, gula pasir, serta susu. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir dan meringankan beban warga di tengah situasi sulit. Di lokasi terpisah, Direktur PT KPBN, M. Iswan Achir, menyampaikan penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan empati perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban banjir. Semoga kehadiran kami dapat menjadi penguat bagi masyarakat untuk segera bangkit dan pulih dari kondisi ini,” ujar Iswan Achir. Melalui kegiatan ini, PT KPBN menegaskan komitmennya sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara untuk terus berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat akibat bencana alam, sejalan dengan nilai keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan.
LindungiHutan Luncurkan E-Book Winning with CSR Perusahaan Telekomunikasi
Semarang, katakabar.com - LindungiHutan resmi merilis e-book terbaru berjudul “Winning with CSR: 25 Strategi Keberlanjutan Kuatkan Brand dan Kepercayaan Publik di Industri Telekomunikasi”. Ebook ini berisi kumpulan program CSR di sektor perusahaan telekomunikasi, media, dan teknologi, yang dapat digunakan sebagai referensi program CSR untuk meningkatkan reputasi berkelanjutan di tengah meningkatnya tuntutan regulasi, ekspektasi publik, dan persaingan brand yang semakin ketat. E-book ini dapat diunduh melalui tautan https://lynk.id/lindungihutan/dv03v1q6ol85. Peluncuran e-book ini hadir di tengah berubahnya lanskap industri telekomunikasi. Keberlanjutan kini tidak lagi sekadar aktivitas CSR tahunan, tetapi telah menjadi elemen strategis untuk menjaga kepercayaan publik dan memperkuat posisi perusahaan di pasar. Melalui e-book ini, LindungiHutan merangkum 25 contoh nyata program lingkungan dari berbagai perusahaan besar, seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), Telkom Indonesia, Link Net, First Media, ST Telemedia Global Data Centres, hingga perusahaan media, seperti SCTV–Indosiar dan Tribunnews. Seluruh contoh disusun agar pembaca dapat memahami bagaimana program CSR dapat diterjemahkan menjadi dampak lingkungan yang terukur, sekaligus meningkatkan kredibilitas dan value perusahaan. Beberapa aksi yang diulas mencakup penanaman 10.600 pohon mangrove oleh Telkomsel yang diproyeksikan menyerap lebih dari 651 ton CO₂e; pemanfaatan teknologi IoT oleh IOH dalam program silvofishery yang memberdayakan masyarakat pesisir, konservasi terumbu karang oleh Telkomsat dan Telkom Indonesia, ekoliterasi berbasis aksi lingkungan oleh Gramedia, hingga kampanye penanaman ribuan mangrove oleh Link Net, Mitratel, dan STT GDC Indonesia. Setiap studi kasus dilengkapi data dampak seperti estimasi serapan karbon, manfaat ekologis, manfaat sosial, dan relevansinya bagi strategi keberlanjutan perusahaan. E-book ini memuat insight yang mudah diterapkan, seperti cara memilih program CSR yang sesuai kebutuhan bisnis. Dengan konten yang terkurasi dari berbagai praktik terbaik di industri terkait, e-book ini menjadi sumber acuan yang relevan bagi tim CSR, ESG, Sustainability, PR, serta manajemen perusahaan dalam mengembangkan program keberlanjutan yang lebih strategis. Rekomendasi dan praktik yang dibahas dalam e-book ini disusun berdasarkan pengalaman nyata LindungiHutan sebagai platform crowdsourcing konservasi lingkungan. Hingga kini, LindungiHutan telah menanam lebih dari 1 juta pohon di 34 lokasi konservasi, bekerja sama dengan lebih dari 600 mitra perusahaan, dan mendukung lebih dari 2.200 kampanye lingkungan. Upaya tersebut membantu menyerap lebih dari 48,9 ribu ton karbon melalui kolaborasi antara akademisi, komunitas, masyarakat pesisir, petani bibit, dan pemantau hutan. Data dan pengalaman inilah yang menjadi dasar penyusunan e-book agar relevan dengan kebutuhan industri. Melalui peluncuran e-book Winning with CSR, LindungiHutan mengajak perusahaan telekomunikasi untuk melihat CSR bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi sebagai strategi bisnis yang dapat menciptakan keunggulan kompetitif sekaligus memberikan manfaat ekologis dan sosial jangka panjang. Dengan memahami praktik terbaik industri, perusahaan dapat merancang program yang bukan hanya terlihat baik, tetapi benar-benar berdampak.
LindungiHutan Taja GSS Bantu Perusahaan Bangun Program CSR Terukur dan Relevan Bisnis
Semarang, katakabar.com - Menyusun program ESG atau CSR yang benar-benar terukur dan selaras dengan strategi bisnis masih menjadi tantangan bagi banyak perusahaan di Indonesia. Di tengah meningkatnya tuntutan regulasi, ekspektasi investor, dan persaingan pasar, sebagian besar PIC perusahaan masih berada pada tahap awal pemahaman, kesulitan menetapkan prioritas, ragu menentukan skema kolaborasi yang tepat, dan tidak yakin bagaimana memastikan program keberlanjutan memiliki nilai pembeda di mata publik maupun pemangku kepentingan. Menjawab tantangan tersebut, LindungiHutan meluncurkan Green Skilling Series (GSS), rangkaian workshop akhir tahun bertema “From Strategy to Action: Building Measurable Green Impact for Business.” Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas perusahaan dalam memahami, merancang, dan mengimplementasikan program keberlanjutan yang terstruktur, praktis, dan relevan dengan konteks industri masing-masing. Green Skilling Series berlangsung selama satu bulan dalam tiga sesi berjenjang melalui Zoom Meeting. Sesi pertama membahas fondasi ESG dan CSR, memberikan pemahaman yang dibutuhkan oleh para newcomer mengenai landscape regulasi terbaru, perbedaan ESG–CSR–program karbon, risiko bisnis, serta kerangka praktis Materiality → Strategy → Implementation → Reporting. Sesi kedua Green Skilling series berfokus pada cara menerjemahkan rencana keberlanjutan menjadi implementasi yang terukur, termasuk materiality mapping, penyusunan KPI, desain program lingkungan yang sesuai profil perusahaan, hingga penyusunan impact roadmap satu tahun. Sesi ketiga menjadi ruang praktik bagi peserta untuk menyusun draft program CSR-ESG secara langsung, mengisi template perencanaan, sekaligus berkonsultasi terkait kebutuhan perusahaan mulai dari penentuan prioritas, penyelarasan dengan anggaran, hingga strategi diferensiasi terhadap kompetitor. Melalui pendekatan konsultatif ini, peserta diharapkan dapat “pulang” dengan satu rancangan program keberlanjutan yang dapat segera dikembangkan. Green Skilling series diharapkan juga meningkatkan pemahaman yang lebih kuat mengenai keputusan strategis yang perlu diambil, baik untuk pengelolaan anggaran, perencanaan kontribusi lingkungan, maupun pemilihan model kolaborasi yang paling relevan. “Transformasi keberlanjutan membutuhkan kompetensi, bukan hanya kesadaran. Melalui Green Skilling Series, kami ingin memastikan bahwa perusahaan tidak lagi berhenti pada awareness, tetapi mampu mengubah inisiatif lingkungan menjadi program dengan dampak yang terukur, dapat dipertanggungjawabkan, dan benar-benar bernilai bagi bisnis,” ujar Dara, Event Organizer LindungiHutan. Program ini ditujukan untuk profesional CSR, ESG, HR, Corporate Affairs, Business Development, Strategy, Risk, dan Compliance dari berbagai sektor industri. Dengan metode pembelajaran yang implementatif dan terstruktur, Green Skilling Series diharapkan membuka peluang kolaborasi strategis antara perusahaan dan LindungiHutan, sekaligus meningkatkan kualitas desain program keberlanjutan di Indonesia. Pendaftaran setiap sesi telah dibuka dan dapat diakses melalui tautan berikut: • Episode 1 — Foundations: tinyurl.com/greenskilling29 • Episode 2 — Implementation: tinyurl.com/greenskilling30 • Episode 3 — Workshop & Consultation: tinyurl.com/greenskilling31 Dengan semakin ketatnya ekspektasi publik dan regulator, inisiatif keberlanjutan bukan lagi sekadar tambahan, melainkan strategi inti perusahaan modern. Green Skilling Series menjadi ruang bagi perusahaan untuk memastikan bahwa langkah yang mereka ambil bukan hanya baik untuk lingkungan, tetapi juga tepat untuk bisnis, karena masa depan keberlanjutan akan dimenangkan oleh mereka yang punya kompetensi, bukan sekadar komitmen.
Dukung Pembangunan Berkelanjutan di Inhu, PTPN IV Regional III Salurkan Rp3 Miliar Program CSR
Pekanbaru, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara IV Regional III salurkan lebih dari Rp3 miliar program tanggung jawab sosial lingkungan atau corporate social responsibilty (CSR) dukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Insiatif berlangsung secara berkelanjutan sebagai bentuk penegasan komitmen entitas di bawah PalmCo untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Corporate Secretary dan Legal PTPN IV Regional III, Andiansyah Hamdani di Pekanbaru, mentatakan program TJSL yang dilaksanakan di Indragiri Hulu ini sentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi dan sosial. Ia menjelaskan kehadiran PTPN IV Regional III bukan hanya dalam bentuk aktivitas bisnis, tetapi kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. "PTPN IV Regional III tidak dapat tumbuh tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus hadir, mendengar, dan memberikan manfaat nyata melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan,” ujarnya. Kata Andiansyah, program TJSL yang diusung PTPN IV Regional III diimplementasikan ke dalam ratusan program yang berlangsung selama beberapa waktu terakhir. Alokasi terbesar pada bidang pendidikan, keagamaan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bahkan, selama lima tahun terkahir, total bantuan TJSL kian diperkuat hingga mencapai Rp2,45 miliar untuk memperluas dampak program. Di sektor pendidikan, PTPN IV membantu pengadaan komputer dan jaringan internet bagi sekolah dasar hingga menengah, renovasi ruang belajar PAUD dan pesantren, serta pemberian bantuan operasional lembaga pendidikan. Program kesehatan dan sosial difokuskan pada peningkatan kualitas layanan masyarakat melalui pengadaan mobil ambulans, paket sembako untuk ribuan keluarga, bantuan korban banjir, serta dukungan pencegahan stunting melalui pemberian multivitamin dan edukasi gizi. Bahkan, saat ini PTPN IV Regional III menjadi bapak asuh anak stunting di wilayah tersebut. Sementara bidang kerohanian, bantuan disalurkan untuk pembangunan dan renovasi rumah ibadah lintas agama, termasuk masjid, mushalla, dan gereja, lengkap dengan penyediaan peralatan ibadah. Sedang, untuk pemberdayaan ekonomi, PTPN IV Regional III menyalurkan modal usaha bagi kelompok tani dan peternak, seperti pengembangan ayam petelur, kolam ikan, dan usaha berbasis komunitas lainnya. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Ditegaskan Andiansyah, program TJSL perusahaan kini diarahkan untuk lebih berdampak jangka panjang. Pendekatan yang dilakukan bukan lagi sekadar charity, tetapi berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dengan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG). “Kami ingin setiap program memiliki nilai tambah yang berkesinambungan. Karena itu, TJSL kami fokuskan pada upaya membangun kemandirian masyarakat, memperkuat kapasitas ekonomi lokal, sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan,” tuturnya, dilansir dari laman EMG, Selasa (14/10). Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara (PalmCo), PTPN IV Regional III terapkan strategi sinergi antara kegiatan operasional dan pembangunan sosial di sekitar wilayah kerja. Langkah ini sejalan dengan arah transformasi BUMN yang menempatkan keberlanjutan (sustainability) sebagai fondasi bisnis modern. Kemitraan Bersama Pemda Keberadaan PTPN IV Regional III di Indragiri Hulu turut berkontribusi terhadap pencapaian target pembangunan daerah, terutama dalam memperkuat infrastruktur sosial dan ekonomi pedesaan. Sinergi dengan pemerintah daerah diwujudkan melalui kolaborasi berbagai program sosial yang mendorong ketahanan ekonomi masyarakat. “Kami ingin keberadaan perusahaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. PTPN IV hadir sebagai mitra yang mendorong kemajuan daerah, bukan hanya sebagai pelaku usaha,” ulas Andiansyah. Dari desa ke desa, program TJSL PTPN IV telah menghadirkan banyak perubahan nyata, sekolah-sekolah menjadi lebih layak, akses kesehatan meningkat, rumah ibadah kembali hidup, dan kelompok tani mulai tumbuh mandiri. Upaya ini menjadi cerminan semangat perusahaan untuk bertransformasi menjadi entitas yang inklusif dan berdaya saing global, tetapi tetap berakar kuat di tengah masyarakat. Komitmen ini sekaligus menegaskan bahwa keberlanjutan tidak hanya diukur dari hasil produksi kebun, tetapi juga dari seberapa besar manfaat perusahaan dalam membangun masa depan bersama masyarakat dan lingkungan. “Kami percaya, perusahaan yang kuat adalah perusahaan yang tumbuh bersama masyarakatnya,” terang Andiansyah.
Perusahaan Sawit Sabet Penghargaan Gold Program CSR dan Replanting Sawit Masyarakat
Jakarta, katakabar.com - Perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit belakangan diketahui bernama PT Cita Mineral Investindo Tbk (CMI) sukses sabet penghargaan bergengsi di ajang CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Awards 2025. Penghargaan ini digelar oleh Indonesian Social Sustainability Forum bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) di Hotel Bidakara Jakarta, di penghujung September 2025 lalu. Penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas komitmen jangka panjang perusahaan berkontribusi aktif pembangunan desa di sekitar wilayah operasionalnya. CMI dianugerahi penghargaan tersebut berkat keberhasilan program unggulannya yang bertajuk "Kolaborasi Pertumbuhan Ekonomi Melalui Kegiatan Peremajaan Sawit Masyarakat", yang terbukti mampu memberikan kontribusi nyata peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan, dan penguatan perekonomian daerah. Acara itz dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, serta Menteri Koordinator Bidang Pangan Indonesia, Zulkifli Hasan, yang memberikan sambutan hangat menyambut perusahaan-perusahaan yang mendapatkan penghargaan pada kategori Silver, Bronze, Premium Gold, Gold, Excellent, Outstanding, dan Good. Penganugerahan penghargaan tersebut diberikan sebagai wujud apresiasi kepada perusahaan yang secara konsisten melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) dengan dampak nyata dan terukur. Pencapaian pada kategori Gold yang diraih CMI sekaligus menegaskan komitmen perusahaan menjalankan praktik keberlanjutan. Tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, tetapi berorientasi pada pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Program unggulan yang dicanangkan CMI program yang lahir dari kebutuhan nyata masyarakat petani sawit yang harus menghadapi tantangan dari sisi produktivitas. Melalui program ini, CMI hadir dengan memberikan dukungan berupa pendampingan teknis, akses bibit unggul, edukasi pengelolaan lahan serta penguatan kelembagaan petani. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong produktivitas perkebunan rakyat, meningkatkan pendapatan keluarga petani sekaligus menciptakan efek ganda pada pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus menjaga akses kepemilikan lahan masyarakat. General Manager External Relation and Corporate Social Responsibility CMI, Agus Rusli, menjabarkan keberhasilan program yang mengedepankan sisi lingkungan ini tidak terlepas dari semangat kolaborasi bersama para pemangku kepentingan. "Inisiatif peremajaan kebun sawit ini lebih dari sekadar dukungan, ini aksi konkret untuk memperkokoh daya tahan ekonomi yang berakar pada kebutuhan dan masyarakat. Kami meyakini, sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya, dilansir dari lama pontianakpost, Sabtu sore. Dengan penuh rasa bangga, Agus menyampaikan wujud syukur, serta apresiasi atas penghargaan tersebut. Penghargaan ini cerminan dari kerja nyata insan CMI yang terus konsisten bersinergi menempatkan tanggung jawab sosial sebagai bagian penting dari strategi perusahaan," ujarnya. "Penganugerahan penghargaan ini motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan jangkauan program CSR kami, khususnya yang berfokus pada lingkungan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat," kata Agus. Agus menekankan,.CMI berkomitmen untuk menjadikan program CSR sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya memberi manfaat kepada masyarakat saat ini, tetapi menjaga keberlanjutan untuk generasi mendatang. Sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan Indonesia, CMI terus menghadirkan program-program inovatif yang menyeimbangkan kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan. Melalui perolehan pencapaian itu, CMI menegaskan perannya sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada kinerja bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan masyarakat.
LindungiHutan Luncurkan eBook SIA Bantu Perusahaan Wujudkan CSR Berkelanjutan
Semarang, katakabar.com - LindungiHutan resmi luncurkan eBook terbaru berjudul “Social Impact Assessment atau SIA", strategi perusahaan untuk dampak sosial berkelanjutan” yang dapat diunduh secara gratis. eBook ini hadir sebagai panduan praktis bagi perusahaan dalam mengukur, mengevaluasi, dan meningkatkan dampak sosial dari program Corporate Social Responsibility atau CSR. Dengan fokus pada keberlanjutan, publikasi ini dirancang untuk membantu brand/perusahaan memahami pentingnya Social Impact Assessment atau SIA sebagai strategi bisnis sekaligus wujud nyata komitmen terhadap lingkungan dan masyarakat. Dalam eBook ini, pembaca akan diperkenalkan pada konsep Social Impact Assessment atau SIA, mulai dari pemahaman dasar mengenai apa itu SIA, mengapa penting dalam program CSR, hingga manfaat nyata yang bisa dirasakan perusahaan. Selanjutnya, dijelaskan proses dan tahapan yang perlu dilakukan dalam SIA, seperti tahap perencanaan, penetapan tujuan dan ruang lingkup, pengumpulan data, hingga evaluasi dampak sosial dan pelaporan. Lebih jauh, eBook ini membahas indikator kunci dalam penerapan SIA untuk CSR lingkungan, meliputi kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat, pemulihan ekosistem, dampak ekonomi jangka panjang, serta perubahan partisipasi masyarakat. Di bagian akhir, disajikan panduan implementasi yang praktis, termasuk cara menetapkan target terukur, melakukan pengukuran di lapangan, hingga membangun kolaborasi dengan pemangku kepentingan. Tidak ketinggalan, pembaca juga akan memahami metode Social Return on Investment atau SROI untuk mengukur keberhasilan CSR, lengkap dengan contoh impact report dari program LindungiHutan. “Perusahaan saat ini dituntut untuk tidak hanya menjalankan program CSR, tetapi juga memastikan bahwa setiap inisiatif memberi dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Melalui eBook ini, kami ingin memberikan referensi bagi brand maupun perusahaan untuk menyusun strategi keberlanjutan yang terukur dan relevan,” tutur Siktiyana, Head of Content dan Strategic Marketing LindungiHutan
Deforestasi Indonesia Meningkat di 2024, Perusahaan Didorong Perkuat CSR Lingkungan
sosial atau CSR yang berfokus pada konservasi dan pemulihan ekosistem. Salah satu langkah yang dapat memberikan dampak langsung dalam pemulihan deforestasi adalah penanaman pohon di kawasan daratan. Upaya ini tidak hanya membantu menyerap emisi karbon, tapi juga mengurangi risiko longsor dan banjir, memperbaiki kualitas tanah, serta memulihkan habitat bagi keanekaragaman hayati. Melalui kolaborasi dengan organisasi lingkungan seperti LindungiHutan, perusahaan dapat menjadikan program CSR mereka sebagai kontribusi nyata dalam restorasi hutan yang rusak sekaligus investasi jangka panjang bagi keberlanjutan ekosistem. Melalui CorporaTree, layanan CSR penanaman pohon yang dimiliki LindungiHutan, perusahaan dapat menyalurkan dukungan mereka pada proyek-proyek penghijauan di berbagai daerah di Indonesia. Hingga kini, LindungiHutan bersama mitra dan masyarakat telah menanam lebih dari 1 juta pohon, menyerap lebih dari 48 ribu kilogram emisi karbon, serta melibatkan relawan di lebih dari 30+ lokasi penanaman.