Inkubator Bisnis Binus International Peluang Cuan Sejak Kuliah Ekonomi
Ekonomi
Kemarin

Inkubator Bisnis Binus International Peluang Cuan Sejak Kuliah

Jakarta, katakabar.com - Siapa bilang dunia perkuliahan hanya berisi teori dan tumpukan tugas? Di era ekonomi digital saat ini, kampus telah bertransformasi menjadi laboratorium inovasi karena ide brilian bisa langsung menjadi sumber pendapatan. Bagi kamu yang memilih jurusan International Business di Binus International, kesempatan untuk menciptakan brand sebelum menyandang gelar sarjana bukan sekadar mimpi. Ada project hatchery yang bisa kamu manfaatkan untuk mengembangkan potensi diri. Apa Itu Project Hatchery? Dalam ekosistem kewirausahaan di Binus International, kamu akan mengenal istilah Project Hatchery. Secara sederhana, Project Hatchery adalah tahap awal dari proses inkubasi bisnis yang berfungsi sebagai wadah penetasan ide. Program ini bagian dari kurikulum program international di Indonesia yang menantang mahasiswa berpikir kritis dalam melihat masalah di masyarakat dan mengubahnya menjadi peluang bisnis yang solutif. Kamu juga tetap bisa merasakan pengalamannya selama kuliah program double degree di BINUS International. Di sini, ide-ide mentah digodok melalui proses riset, diskusi, dan pengujian konsep. Mahasiswa tidak dibiarkan berjalan sendiri. Mereka memberikan koridor yang jelas melalui metodologi pengembangan bisnis yang terstruktur. Sehingga, Project Hatchery menjadi jembatan penting yang menghubungkan teori manajemen internasional dengan praktik kewirausahaan di dunia nyata. Manfaat Inkubator Bisnis Binus International bagi Mahasiswa Mengapa mengikuti program inkubasi di kampus sangat penting bagi calon founder muda? Berikut adalah empat manfaat utama yang akan kamu rasakan selama kuliah program international: 1. Mengumpulkan pengalaman membangun bisnis Belajar bisnis dari buku tentu jauh berbeda dengan mempraktikkannya langsung. Melalui inkubator bisnis, kamu mendapatkan simulasi nyata mengenai dinamika operasional, manajemen keuangan, hingga strategi pemasaran. Pengalaman berharga saat merintis brand tentu akan membentuk mentalmu menjadi lebih kuat. Sehingga, saat lulus nanti, kamu sudah memiliki portofolio sebagai praktisi bisnis, bukan sekadar lulusan baru. 2. Akses ke mentorship profesional Salah satu tantangan terbesar bagi pengusaha muda adalah minimnya arahan dari senior. Di Binus International, mahasiswa mendapatkan akses eksklusif untuk berkonsultasi dengan para mentor yang terdiri dari dosen praktisi dan profesional industri. Ya, bahkan selama kamu kuliah ke luar negeri di kampus mitra Binus International! Para mentor ini tentu siap membantu kamu melihat celah yang belum terlihat, memberikan sudut pandang kritis, dan membagikan best practice dalam industri. Dukungan ini sangat krusial agar langkah bisnismu lebih terukur dan tidak terjebak pada kesalahan-kesalahan pemula yang umum terjadi. 3. Mendorong validasi ide bisnis Ide yang bagus di atas kertas belum tentu laku di pasar. Inkubator bisnis memfasilitasi mahasiswa untuk mengetes ide melalui riset pasar dan pembuatan Minimum Viable Product (MVP). Kamu akan diajak untuk menguji apakah solusi yang kamu tawarkan benar-benar dibutuhkan oleh konsumen atau hanya sekadar asumsi pribadi. Proses validasi ini menghindarkan mahasiswa dari kerugian finansial karena produk yang diciptakan benar-benar teruji relevansinya di lapangan. 4. Membukakan peluang karier yang luas Setelah melalui proses inkubasi, jalur karier yang terbuka di depan mata pun sangat beragam. Kamu tidak hanya siap untuk menjadi seorang entrepreneur mandiri atau startup founder yang mencari pendanaan, tetapi juga memiliki nilai plus sebagai intrapreneur di perusahaan multinasional. Perusahaan besar saat ini sangat mengapresiasi kandidat yang memiliki ownership tinggi dan kemampuan dalam mengembangkan inovasi produk. Nah, selama berdinamika di inkubator bisnis, kamu akan otomatis mengasah keterampilan-keterampilan tersebut. Contoh Brand Besutan Inkubator Bisnis Binus International Keberhasilan inkubator bisnis BINUS International telah terbukti mendirikan banyak tenant atau brand yang berhasil menembus pasar. Bahkan, brand-brand yang berhasil didirikan pun tersebar ke berbagai industri, mulai dari fashion, kuliner, hingga toko hewan-hewan reptil. Beragam sekali, bukan? Berikut beberapa brand dari tangan mahasiswa yang mengikuti inkubator bisnis Binus International: Rustella, Toi et Moi, at Mauv, The Golden Batik, PopChick, Papito Ice Cream, La Perla, Queen's Park Reptiles, dan banyak lagi lainnya. Kamu bisa melihat daftar bisnis kreatif lain yang lahir dari ekosistem ini melalui link berikut. Perjalanan menjadi pengusaha sukses tidak perlu menunggu hingga kamu lulus kuliah. Dengan bergabung di inkubator bisnis Binus International, kamu bisa mendapatkan akses ke fasilitas, mentor, dan jaringan yang akan mempercepat langkahmu di dunia bisnis global. Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang program ini dengan bergabung bersama Binus International sekarang!

Ubah Sampah Sumber Cuan, Warga Kuala Tanjung Kelola Hingga 2 Ton per Hari Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 29 April 2026 | 15:25 WIB

Ubah Sampah Sumber Cuan, Warga Kuala Tanjung Kelola Hingga 2 Ton per Hari

Jakarta, katakabar.com - Persoalan sampah masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Sebagian besar sampah yang dihasilkan setiap hari belum terkelola dengan baik, memicu berbagai persoalan lingkungan dan kesehatan. Di tengah situasi itu, inisiatif warga di Desa Kuala Tanjung, Sumatera Utara, menunjukkan bahwa sampah juga bisa menjadi sumber manfaat ekonomi. Adalah Didi Saputra 41 tahun, akrab disapa Untung, menjadi penggerak pengelolaan sampah di desanya. Sejak 2021, ia bersama warga mulai mengolah sampah organik menggunakan maggot atau larva Black Soldier Fly. Dari upaya tersebut, terbentuk kelompok Sari Larva Berdaya (SLB) yang kemudian berkembang menjadi Bank Sampah Berseri pada 2024. “Awalnya kami belajar mengelola sampah dengan maggot. Lama-lama kami sadar ini bukan cuma soal kebersihan, tapi juga bisa jadi sumber penghasilan,” ujar Didi. Saat ini, kelompok tersebut mampu mengelola sekitar 1 hingga 2 ton sampah setiap hari. Sampah dikumpulkan dari limbah katering perusahaan serta rumah tangga warga sekitar. Hasil pengolahannya beragam. Maggot dimanfaatkan sebagai pakan ternak untuk ayam, bebek, dan ikan. Selain itu, limbah kayu palet diolah menjadi meja dan kursi, sementara limbah kertas dan pelepah pisang diubah menjadi kertas daur ulang dan paper bag yang memiliki nilai jual. Tak hanya berdampak pada lingkungan, kegiatan ini juga membuka lapangan kerja baru bagi warga. Sebanyak 17 orang kini aktif terlibat dalam pengelolaan sampah tersebut. Didi secara khusus melibatkan kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas dan anak-anak putus sekolah. “Ada yang tuna netra, ada juga yang punya keterbatasan lain, tapi mereka tetap bisa bekerja, seperti memilah sampah atau membuat produk daur ulang,” ceritanya. Selain itu, kelompok ini juga membantu anak-anak putus sekolah untuk mengikuti ujian Paket B dan C agar memiliki ijazah. Manfaat ekonomi juga dirasakan melalui sistem tabungan Bank Sampah Berseri. Warga dapat menukarkan sampah anorganik seperti plastik dan kertas menjadi saldo tabungan. Menariknya, menjelang hari besar seperti Lebaran, saldo tersebut bisa dicairkan dalam bentuk paket sembako dengan harga sekitar 30 persen lebih murah dari pasaran. Upaya ini turut didukung PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) sebagai bagian dari MIND ID. Dukungan diberikan dalam bentuk pelatihan dan penyediaan sarana, sehingga masyarakat mampu mengembangkan pengelolaan sampah secara mandiri. Program ini menjadi bagian dari inovasi sosial yang berkontribusi pada capaian penghargaan PROPER Emas yang diraih perusahaan. Tetapi, Didi menilai perjalanan mereka masih panjang. Ke depan, ia berharap dapat memiliki armada pengangkut sampah agar jangkauan layanan bisa diperluas ke lebih banyak rumah tangga. “Kami terus belajar dan bergerak. Dari sampah, kami bisa mandiri dan saling membantu,” sebutnya.

Tren Bisnis Digital 2026: Tiga Peluang Cuan Minim Modal Wajib Dilirik Milenial dan Gen Z Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 18 Desember 2025 | 19:00 WIB

Tren Bisnis Digital 2026: Tiga Peluang Cuan Minim Modal Wajib Dilirik Milenial dan Gen Z

2. Jalur Pebisnis (Reseller) Namun, jika Anda berjiwa pengusaha dan ingin mengambil porsi kue keuntungan bisnis ini, Anda bisa mendaftar langsung ke sumbernya, yakni ProviderSMM.id. Sebagai salah satu referensi smm panel terbaik yang fokus melayani reseller, ProviderSMM.id memberikan akses harga "grosir" atau harga modal yang sangat rendah. Dengan mengakses langsung ke hulu (sumber utama), Anda memiliki keleluasaan untuk menjual kembali layanan tersebut di media sosial atau marketplace dengan profit margin yang Anda tentukan sendiri. Kesimpulannya, di tahun 2026, informasi adalah aset. Siapa yang mengetahui akses ke sumber produksi (supplier tangan pertama), dialah yang akan memenangkan persaingan bisnis dengan modal paling minim.

Pendapatan Mikro: Ketika Waktu Luang Bertemu Peluang Cuan Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 23 Juli 2025 | 14:01 WIB

Pendapatan Mikro: Ketika Waktu Luang Bertemu Peluang Cuan

e. Melabeli data untuk pelatihan AI. f. Menguji Situs Web/Aplikasi (User Testing) Beberapa platform akan membayarmu jika kamu mencoba dan memberikan feedback tentang pengalaman menggunakan situs web atau aplikasi baru. Bayarannya bisa lebih tinggi (misalnya $10-$20 per tes), namun jumlah tesnya terbatas. Kamu bisa coba beberapa website seperti TryMyUI, Testbirds, dan Userlytics.

Wuih! Bos Sawit Maki Cuan Lantaran Harga CPO Terus Meroket Sawit
Sawit
Rabu, 29 Januari 2025 | 17:56 WIB

Wuih! Bos Sawit Maki Cuan Lantaran Harga CPO Terus Meroket

Jakarta, katakabar.com - Harga kontrak minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di Bursa Malaysia Derivatives kembali naik, Selasa (28/1) kemarin, ini kali ketiga berturut-turut harga CPO naik. Data Bursa Malaysia Derivatives pada penutupan kontrak berjangka CPO untuk Februari 2025 menunjukkan naik 26 Ringgit Malaysia menjadi 4.535 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Maret naik 42 Ringgit Malaysia menjadi 4.392 Ringgit Malaysia per ton. Begitu pun April 2025 naik 61 Ringgit Malaysia menjadi 4.279 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Mei 2025 juga terkerek 73 Ringgit Malaysia menjadi 4.190 per ton. Pada Juni melonjak 81 Ringgit Malaysia menjadi 4.135 per ton, dan Juli 2025 juga naik 84 Ringgit Malaysia menjadi 4.099 per ton.

Kini Game Web3 Delabs Games Hadir Gratis! Beragam Airdrop dan Token Crypto Menunggumu! Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 31 Desember 2024 | 12:56 WIB

Kini Game Web3 Delabs Games Hadir Gratis! Beragam Airdrop dan Token Crypto Menunggumu!

Jakarta, katakabar.com - Kabar Bahagia bagi ara Gamers dan penggemar Crypto! Delabs Games, perusahaan developer game asal Korea Selatan, baru saja meluncurkan game Web3 GRATIS di Telegram Mini App! Bagi kamu yang belum tahu, Telegram kini memungkinkan penggunanya untuk memainkan game langsung melalui aplikasi Mini App-keren, kan? Lebih menarik, Delabs Games sedang menggelar event besar di Telegram, memberikan airdrop $GAME Token yang berbasis teknologi Blockchain. Token ini dapat digunakan sebagai Cryptocurrency atau NFT! Jadi, tunggu apalagi? Segera bergabung dan mulai mainkan gamenya!

Selepas Deny Sumargo Jadi 'CEO', Lion Parcel Perkuat CRM Makin Cuan Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 25 Juli 2024 | 10:42 WIB

Selepas Deny Sumargo Jadi 'CEO', Lion Parcel Perkuat CRM Makin Cuan

Jakarta, katakabar.com - Siapa yang nungguin Densu sama Ci Oliv ngonten, padahal udah tahu mereka lagi jualan? Ya! Saya termasuk korban konten ciamik mereka. Tapi ini bukan soal konten Densu, ini soal Lion Parcel yang lagi memperkuat CRM mereka. Biar satu frame, CRM itu bukan soal service kasih diskon, bonus terus cross selling dan upselling aja. CRM lebih dari itu.