Demo dan Korupsi Kedaulatan Rakyat
Oleh: Agung Marsudi Founder Duri Institute katakabar.com - Laporan dari lapangan menyebutkan, "Gelombang kedatangan massa dari Pati dan daerah-daerah lain menuju Jakarta terus bertambah menjelang Aksi 27 Agustus". Setelah tim pendahulu lebih dulu tiba dan membuka Posko di sekitar Gedung DPR RI, kini tambahan rombongan kembali terlihat sudah memasuki Jakarta untuk bergabung dengan peserta yang telah berada di Senayan. Kedatangan bertahap ini menjadi bagian dari konsolidasi menjelang puncak aksi pada 27 Agustus 2026. Sebelumnya Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menyatakan aksi di DPR RI akan membawa sejumlah tuntutan, termasuk mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset. Mereka juga menegaskan aksi akan dilakukan secara damai dan meminta peserta tidak melakukan tindakan anarkis maupun perusakan fasilitas umum. Demo itu alarm, bahwa defisit demokrasi makin membahayakan kehidupan bernegara bangsa di negeri Pancasila. Parahnya selama ini korupsi adalah bahan bakar politik kita. Lalu candu dominonya menjalar ke gedung DPR RI. Simbol kedaulatan yang hanya disakralkan. "Katanya rumah aspirasi tapi dipagar besi tinggi-tinggi. Ini rumah rakyat atau kerajaan korupsi," ujar seorang warga yang takut disebut namanya. Kedaulatan ada di tangan rakyat —itu pasal paling dasar UUD 1945. Ini bukan kalimat hiasan, ini fondasi bangunan negara. Ketika hak tertinggi rakyat diperjualbelikan—dimonetisasi, sejatinya kedaulatan telah dikorupsi. Bentuk korupsinya bukan korupsi uang negara biasa, tapi korupsi yang jauh lebih berbahaya—di balik pagar tinggi, hak rakyat ditawar, dihargai, disepakati, tanpa rakyat tahu berapa harganya dan untuk siapa untungnya. Ini bukan soal ketidakjujuran biasa. Ini pencurian yang paling besar, mencuri kekuasaan tertinggi, mengambil suara jutaan orang, lalu menjualnya atas nama dirinya, partainya, kelompoknya. Inilah yang disebut korupsi kedaulatan rakyat. Kedaulatan rakyat bukan warisan. Jangan pernah biarkan orang lain bernegosiasi atas nama rakyat di ruang gelap. Karena sekali suara dijual—yang hilang bukan cuma satu protes. Yang hilang adalah kedaulatan seluruh bangsa. Dan itu harganya tak terbayar berapa pun uangnya. DPR itu wakil rakyat, dibentuk bukan supaya rakyat datang berteriak ke pagar, tapi supaya suara rakyat sudah ada di dalam ruangan sejak awal, dibahas dengan jujur, diputuskan dengan berani, dan diawasi dengan ketat sampai selesai. Selama rakyat merasa harus berdemo dulu supaya didengar, berarti kita belum punya demokrasi. Kita cuma punya sistem yang hanya mendengar kalau sudah cukup keras suaranya. Itu namanya sistem yang menunggu api menyala, baru mencari air, padahal tangki air sudah tersedia di dalam gedung sejak awal. Salahnya: pintunya tertutup rapat, dan tidak ada yang berani membukanya. Menjadi relevan jika kemudian, rakyat berunjuk rasa menuntut pengesahan RUU perampasan aset dan hukuman mati bagi para koruptor. Pada titik ini, demo menjadi alat. Hak menyampaikan pendapat, berkumpul, protes, dan menuntut perubahan adalah bagian tak terpisahkan dari kedaulatan itu sendiri. Bagaimana mengembalikan kedaulatan itu ke pemiliknya, seluruh rakyat Indonesia.
Lagi Cari Solusi AI Agent? Coba Demo AI Agent Barantum
Jakarta, katakabar.com - Barantum telah satukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API satu dashboard. Ini untuk memudahkan bisnis kelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Dan hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Sejalan dengan itu, kian banyak perusahaan kini mengadopsi AI Agent untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan sekaligus mempercepat waktu respons. Tetapi, menentukan solusi AI yang tepat tidak bisa hanya berdasarkan daftar fitur atau penawaran harga saja. Setiap bisnis memiliki kebutuhan yang berbeda. Lantaran itu, mencoba demo AI Agent sebelum membeli menjadi langkah penting untuk memastikan solusi yang dipilih benar-benar sesuai dengan proses bisnis. Apa Tantangan Memilih AI Agent untuk Bisnis? Banyak bisnis kesulitan menentukan AI Agent yang paling sesuai karena setiap vendor menawarkan fitur, skema penggunaan, hingga metode implementasi yang berbeda. Tanpa melakukan evaluasi, bisnis berisiko memilih solusi yang kurang optimal atau membutuhkan penyesuaian yang lebih besar di kemudian hari. Selain itu, tidak semua AI Agent dapat terintegrasi dengan sistem yang sudah digunakan perusahaan. Hal ini dapat memengaruhi efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan. Mengapa Demo AI Agent Penting Sebelum Mengambil Keputusan? Melalui demo AI Agent, bisnis dapat melihat secara langsung bagaimana solusi bekerja pada kebutuhan nyata perusahaan. Proses ini membantu tim memahami kemampuan AI sekaligus mengevaluasi apakah solusi tersebut sesuai dengan alur kerja yang ada. Sebelum memutuskan menggunakan AI Agent, lakukan beberapa langkah berikut: ● Pahami use case AI Agent sesuai kebutuhan bisnis. ● Uji alur percakapan dan otomatisasi respons. ● Pastikan AI Agent dapat terintegrasi dengan sistem yang sudah digunakan. ● Evaluasi hasil otomatisasi untuk melihat manfaatnya terhadap operasional. Dengan pendekatan tersebut, keputusan investasi menjadi lebih tepat karena didasarkan pada hasil evaluasi, bukan sekadar spesifikasi produk. Mengapa Memilih AI Agent Barantum untuk Bisnis? Melalui AI Agent Barantum, bisnis dapat mencoba solusi AI sebelum melakukan implementasi penuh. Pendekatan ini membantu perusahaan memahami cara kerja AI sekaligus memastikan solusi yang dipilih sesuai dengan kebutuhan operasional. Beberapa keunggulan yang ditawarkan meliputi: ● Demo online terjadwal setiap Selasa dan Kamis. ● Tersedia sesi demo offline langsung di kantor perusahaan. Saat ini layanan demo offline tersedia untuk area Jabodetabek. ● Fasilitas free trial untuk mencoba kemampuan AI Agent. ● Konsultasi implementasi sesuai kebutuhan bisnis. ● Pendampingan dari tim selama proses evaluasi hingga implementasi. Mencoba demo adalah langkah awal yang baik sebelum memilih AI Agent. Sebagai bahan pertimbangan, Barantum telah memperoleh rating 4,9/5 dari 1.224 ulasan di Google Bisnis (per 24 Juni 2026), yang menunjukkan kepercayaan pelanggan terhadap solusi dan kualitas layanannya.
Temui Korban Banjir, Bupati Langkat Syah Afandin Siap Perjuangkan Bantuan Jaminan Hidup ke Pusat
Langkat, Katakabar.com - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH bersama Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo menemui langsung masyarakat korban banjir dari Kecamatan Besitang dan Kecamatan Brandan Barat yang menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa di Alun-Alun T. Amir Hamzah Stabat, Senin (20/04/2026).
Jurnalis Korban Aniaya Angkat Suara, Desak Polda Sumut Tangkap Pelaku
Wartawan demo Polda Sumut, copot Kapolsek Patumbak dan tangkap pelaku penganiaya jurnalis
Massa Geruduk Proyek Citraland Helvetia, Diduga Berdiri di Atas Lahan PTPN-2 Tanpa Izin
Citraland Helvetia didemo masaa
Keluarga Demo DPRD Minta Gelar RDP Terkait Dugaan Penggelapan HP Milik Korban Pembunuhan
Hape korban pembunuhan minta dibalikan, keluarga menuntut hingga melakukan aksi demo di DPRD Sumut
Puluhan Guru Honorer Langkat Demo di Kejati Sumut Terkait Kasus PPPK 2023
Sejumlah guru honorer di Langkat menggelar demonstrasi di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) untuk menuntut perlakuan yang objektif dalam penanganan kasus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2023
Kadis PUPR PKPP Riau Dituding Terlibat Mafia Proyek
Dugaan kuat adanya proyek bermasalah di Dinas PUPR PKPP Riau memicu aksi demonstrasi oleh PKC PMII Riau di depan Kejaksaan Tinggi Riau pada Rabu, 12 Juli 2023. Aksi yang berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB ini mengangkat isu dugaan keterlibatan Kepala Dinas PUPR PKPP Riau, M. Arief Setiawan, sebagai otak di balik sejumlah proyek yang dinilai bermasalah.
PBB Sumut Demo PN Sibuhuan Padang Lawas, Ini Kasusnya
Pengadilan Negeri (PN) Sibuhuan, Padang Lawas digeruduk massa, meminta Majelis hakim berikan atensi perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).