Disalurkan

Sorotan terbaru dari Tag # Disalurkan

Total 77 Ribu Lebih Unit KPR Sejahtera FLPP Sudah Disalurkan Nusantara
Nusantara
Sabtu, 13 Juni 2026 | 17:05 WIB

Total 77 Ribu Lebih Unit KPR Sejahtera FLPP Sudah Disalurkan

Jakarta, katakabar.com - Penyaluran dana bantuan pembiayaan perumahan (Rumah Subsidi) lewat skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terus menunjukkan tren positif.  Lihat, per 11 Juni 2026, BP Tapera mencatat realisasi penyaluran FLPP telah mencapai 77.532 unit rumah atau 22,15 persen dari target pemerintah tahun ini sebanyak 350.000 unit. Capaian tersebut berkat kolaborasi bersama 36 bank penyalur dan 21 asosiasi pengembang. Realisasi KPR Sejahtera FLPP tersebut tersebar di 8.859 perumahan subsidi yang dibangun oleh 9.163 pengembang di 375 kabupaten dan kota pada 35 provinsi di Indonesia. Di sisi perbankan, Bank BTN menjadi penyalur FLPP terbesar dengan realisasi 37.657 unit rumah atau 48,56 persen dari total capaian penyaluran saat ini. Disusul Bank Syariah Nasional menyalurkan 19.088 unit (24,61 persen), Bank BRI 6.275 unit (8,09 persen), Bank BNI 5.608 unit (7,23 persen), dan Bank Mandiri 2.755 unit (3,55 persen), dan 7,96 persen sisanya adalah mitra bank penyalur FLPP lainnya. Sementara dari sisi kalangan asosiasi pengembang, capaian tersebut berasal dari REI dengan realisasi tertinggi sebesar 32.026 unit rumah atau 41,3 persen dari total penyaluran saat ini. Posisi berikutnya ditempati APERSI dengan 23.048 unit (29,72 persen), HIMPERRA sebesar 10.426 unit (13,44 persen), ASPRUMNAS sebanyak 3.532 unit (4,55 persen), dan PI sebesar 2.475 unit (3,19 persen), dan 7,8 persen sisanya berasal dari para asosiasi pengembang lainnya. Data BP Tapera menunjukkan, minat generasi muda terhadap program pembiayaan rumah subsidi menempati posisi tertinggi. Kelompok usia 19 hingga 25 tahun menjadi penerima manfaat FLPP terbanyak dengan 28.060 unit rumah atau 36,19 persen dari capaian total nasional tahun ini. Hal tersebut membuktikan minat masyarakat usia muda untuk memiliki rumah pertama melalui skema pembiayaan bersubsidi ini cukup besar. Dari sisi jenis pekerjaan, kelompok jenis pekerjaan swasta masih menunjukkan kelompok yang paling besar memanfaatkan layanan FLPP, yaitu sebesar 52.592 atau 67,83 persen. Diikuti dengan kelompok jenis pekerjaan Wiraswasta sebesar 12.699 atau 16,38 persen, PNS sebesar 6.343 atau 8,18 persen, Lainnya 4.723 atau 6,09 persen, dan TNI/Polri sebesar 1.175 atau 1,52 persen. Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, optimis penyaluran FLPP akan terus meningkat setiap bulan. Menurutnya, BP Tapera secara rutin melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap kinerja bank penyalur maupun asosiasi pengembang guna memastikan penyaluran berjalan sesuai target. BP Tapera juga terus memperluas sosialisasi program rumah subsidi kepada masyarakat, khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), agar semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan tersebut. "Selain melakukan monitoring terhadap kinerja bank penyalur dan asosiasi pengembang, kami juga terus melakukan sosialisasi agar semakin banyak MBR yang dapat mengakses dan memanfaatkan program rumah subsidi. Tentunya hal ini kami lakukan melalui kolaborasi dengan para mitra kerja seperti Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Perbankan, hingga Asosiasi Pengembang Perumahan" jelas Heru. Bidik Hunian Vertikal Di tahun 2026 pemerintah juga mendorong keterjangkauan rumah vertikal bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Hal ini perlu dilakukan untuk mempermudah MBR dalam hal keterjangkauan, terutama dalam hal kemudahan akses seperti lokasi bekerja, fasilitas umum, dan jarak dengan pusat kota. Lantaran itu, BP Tapera sebagai unsur pemerintah memiliki peran melalui penyaluran FLPP dengan turut mendorong penyaluran pada hunian vertikal di tahun 2026. Beradasarkan data yang dimiliki oleh BP Tapera, saat ini tersedia 2.908 unit rumah susun ready stock/siap jual yang tersebar di Indonesia, baik yang dikelola oleh pihak swasta/pengembang maupun oleh Perum Perumnas. BP Tapera melihat ketersediaan ini menjadi salah satu peluang bagi masyarakat generasi rumah tangga muda untuk dapat menjangkau hunian dengan aksestabilitas yang lebih menarik dari aktifitas sehari-hari. “Kami juga melihat, berdasarkan data SiKumbang (Sistem Informasi Kumpulan Pengembang), terdapat juga data potensi rusun mencapai 9.217 unit. Kita akan dorong ini untuk dapat segera direalisasikan,” terang Heru. Guna mendorong hunian vertikal tersebut, saat ini BP Tapera terus berkoordinasi dan berkonsultasi dengan berbagai pihak di pemerintah, termasuk Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) selaku Ketua Komite Tapera terkait dengan penetapan aturan mengenai tenor dan suku bunga bersama dengan Kementerian Keuangan terkait penyedia anggaran, serta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) guna memastikan tata kelola yang diterapkan telah sesuai. Adapun usulan yang saat ini sedang dirumuskan Kementerian PKP bersama dengan BP Tapera adalah berupa tenor mencapai 40 tahun hingga layanan pelunasan dipercepat tanpa dikenakan denda. Usulan tersebut termasuk sudah mengakomodir layanan FLPP yang selama ini telah berjalan, seperti uang muka ringan, suku bunga tetap dan angsuran yang terjangkau. “Jika kita meninjau keterjangkauan berdasarkan upah minimum, maka apabila calon debitur mengajukan tenor hingga 40 tahun, angsuran per bulannya hanya sekitar Rp700 ribu hingga Rp800 ribu untuk rumah susun,” sebut Heru. Dengan realisasi yang telah lebih dari 77 ribu unit hingga saat ini, program FLPP menunjukkan tren positif dalam mendukung kepemilikan rumah bagi MBR sekaligus mempercepat pencapaian target penyediaan hunian layak dan terjangkau yang ditetapkan pemerintah.

PHR Peduli: 400 Paket Sembako Murah Disalurkan ke Warga Empat Desa di Pinggir Riau
Riau
Jumat, 05 Juni 2026 | 11:03 WIB

PHR Peduli: 400 Paket Sembako Murah Disalurkan ke Warga Empat Desa di Pinggir

Duri, katakabar.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan Peduli, total 400 paket sembako murah disalurkan ke warga empat desa di wilayah operasional, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (4/6) kemarin. Kegiatan itu sebagai komitmen perusahaan pelat merah yang bergerak di sektor Migas kepada masyarakat sekitar area operasi melalui program 'Energizing Community & Environment'. Aksi sosial pasar murah ini sasar warga Desa Pinggir, Muara Basung, Balai Pungut, dan Tengganau. Warga cukup merogoh kocek Rp20 ribu saja. Paket tersebut berisi berbagai kebutuhan pokok penting yang diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi dan dapur keluarga di wilayah tersebut. Antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak acara dimulai. Warga berbondong-bondong datang dengan tertib dan penuh rasa syukur untuk mendapatkan paket sembako murah tersebut. Kehadiran program ini dirasakan langsung manfaatnya sebagai bentuk nyata sinergi dan kehadiran PHR di tengah masyarakat. "Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PHR. Pasar murah ini sangat membantu kami, apalagi dengan harga yang sangat terjangkau di tengah kondisi saat ini," kata seorang warga, Dewi. Bersamaan dengan momentum positif tersebut, PHR juga memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan sosialisasi penting terkait kelancaran operasional perusahaan. Di hadapan masyarakat dan tokoh setempat, PHR memohon doa restu dan dukungan penuh agar seluruh tahapan operasi tersebut dapat berjalan dengan aman, selamat, dan lancar tanpa hambatan, demi kebaikan bersama dan kemajuan daerah. Camat Pinggir Zama Rico Dakanahay S.Sos., M.Si memberikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian nyata yang ditunjukkan PHR kepada warganya. Ia mengaku sangat bahagia atas kehadiran PHR beserta mitra kerja yang menyelenggarakan program sembako murah ini. "Kami sangat bahagia karena hari ini PHR dan mitra kerja hadir membawa sembako murah bagi masyarakat kami. Sebanyak 400 paket dibagikan untuk 4 desa. Menariknya, kupon senilai Rp20 ribu rupiah yang dikumpulkan dari masyarakat diserahkan kembali ke masjid dan mushola untuk kepentingan masyarakat lagi. Artinya, program ini memberikan manfaat ganda bagi kita semua," ulas Zama Rico. Selain itu, ia memuji pola komunikasi yang dibangun oleh pihak perusahaan belakangan ini. "Kami sangat mengapresiasi PHR. Saat ini koordinasi dan komunikasi berjalan dengan sangat baik. Setiap ada dinamika, selalu diberikan solusi yang bagus. Mari kita doakan bersama agar PHR terus memberikan manfaat dan energi bagi bangsa," jelasnya. Manager Field Operation North PHR, Azumar Ridwan, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari masyarakat Kecamatan Pinggir. Menurutnya, aksi sosial ini merupakan bukti nyata komitmen perusahaan untuk memberikan dampak positif langsung di wilayah operasi. "Melalui 400 paket sembako ini, kami berharap dapat sedikit meringankan beban kebutuhan pokok bapak dan ibu sekalian. Kami ingin bantuan ini tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujar Azumar. Ia menambahkan selain fokus pada ketahanan energi nasional, PHR juga berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar. Kegiatan ini juga dibarengi dengan syukuran atas berjalannya proyek di area North, Blok Rokan. "Operasional Blok Rokan ini tidak lepas dari dukungan masyarakat. Kami memohon doa restu agar seluruh operasional PHR berjalan lancar dan selamat, sehingga kami dapat terus menyalurkan energi untuk kebutuhan bangsa Indonesia," sebutnya. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) diantara anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah  Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Total 3.000 Enervon Family Immunity Kit Disalurkan ke Tujuh Daerah di Indonesia Kesehatan
Kesehatan
Sabtu, 28 Februari 2026 | 07:05 WIB

Total 3.000 Enervon Family Immunity Kit Disalurkan ke Tujuh Daerah di Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Setelah pelaksanaan Enervon Nusantara Run pada 8 Februari 2026 lalu di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (Darya-Varia) memulai penyaluran 3.000 Enervon Family Immunity Kit kepada keluarga prasejahtera di tujuh daerah Indonesia mulai 16 Februari 2026. Program distribusi ini adalah kelanjutan dari Enervon Nusantara Run yang diikuti oleh 3.000 peserta. Kegiatan ini wujud nyata komitmen Darya-Varia perluas dampak kesehatan keluarga secara berkelanjutan dengan memberikan perlindungan imunitas tambahan dalam menyambut bulan Ramadan, sekaligus menjadi bagian dari perayaan 50 tahun perjalanannya di Indonesia. Dihelat di TMII merepresentasikan keberagaman dan persatuan Indonesia, Enervon Nusantara Run menjadi ruang kebersamaan yang mengajak masyarakat untuk hidup aktif, sehat, dan berbagi. “Merayakan usia 50 tahun, kami memaknai kesehatan keluarga sebagai upaya jangka panjang yang perlu didukung secara konsisten, khususnya bagi masyarakat yang masih menghadapi keterbatasan akses kesehatan, terlebih dengan datangnya bulan Ramadan yang menjadi momentum penting bagi masyarakat Indonesia. Penyaluran Enervon Family Immunity Kit ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memperluas manfaat kesehatan preventif agar dapat dirasakan lebih merata oleh keluarga Indonesia, terutama saat mereka membutuhkan dukungan imunitas ketika berpuasa,” ujar Jenny Jamin, Consumer Health Group Division Head PT Darya-Varia Laboratoria Tbk. Melalui Enervon, kata Jenny, Darya-Varia terus memperkuat perannya dalam mendukung gaya hidup aktif dan kesehatan keluarga melalui solusi yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari. "Komitmen ini diwujudkan melalui Enervon Family Immunity Kit yang berisi rangkaian multivitamin untuk berbagai kelompok usia, mulai dari Enervon Kids, Enervon Active, Enervon Effervescent, Enervon C Tablet, hingga Enervon Gold, sebagai dukungan energi dan daya tahan tubuh seluruh anggota keluarga dalam menjalani aktivitas harian," ucapnya. Momentum penyaluran ini juga bertepatan dengan periode menjelang Ramadan, tuturnya, ketika kebutuhan menjaga daya tahan tubuh menjadi perhatian penting bagi masyarakat. Di masa berpuasa, keseimbangan asupan nutrisi saat sahur dan berbuka berperan dalam membantu menjaga energi dan kondisi tubuh sepanjang hari (Kemenkes RI). Pada konteks tersebut, ulasnya, kehadiran Enervon Family Immunity Kit diharapkan dapat menjadi dukungan tambahan bagi keluarga penerima manfaat untuk melengkapi kebutuhan nutrisi harian, terutama bagi mereka yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap asupan gizi yang optimal. Menurutnya, penyaluran Enervon Family Immunity Kit, bekerja sama dengan komunitas Volunteernesia, difokuskan ke tujuh wilayah prioritas, yaitu Papua, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Aceh, dan DKI Jakarta. "Pemilihan wilayah ini didasarkan pada tantangan kesehatan yang masih dihadapi masyarakat setempat, termasuk keterbatasan akses layanan kesehatan, kondisi gizi, serta risiko penyakit infeksi, dengan mengacu pada data Kementerian Kesehatan RI," imbuhnya. Distribusi dilakukan dengan pendekatan berbasis komunitas untuk menjangkau keluarga prasejahtera dan kelompok masyarakat dengan akses terbatas. Sebagai bagian dari implementasinya, penyaluran menjangkau sejumlah wilayah di dalam provinsi tersebut, antara lain kawasan sekitar Jayapura di Papua, Lombok Utara di Nusa Tenggara Barat, Ambon dan sekitarnya di Maluku, Majene di Sulawesi Barat, wilayah pinggir kota Pontianak dan Kubu Raya di Kalimantan Barat, sekitar Banda Aceh, serta beberapa kawasan pemukiman prasejahtera dan pada penduduk di Jakarta. Cakupan yang membentang dari timur hingga barat Indonesia ini mencerminkan semangat “Energi Emas Nusantara” yang menjadi filosofi Enervon Nusantara Run. “Kami berharap langkah ini dapat menjadi awal dari kegiatan yang berkelanjutan, di mana semangat hidup aktif, kepedulian sosial, dan kesehatan keluarga berjalan beriringan. Ke depannya, Darya-Varia akan terus menghadirkan inisiatif yang tidak hanya merayakan perjalanan Perusahaan, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi terwujudnya Indonesia yang lebih sehat,” sebut Jenny.

Komitmen PT Permata Citra Rangau Tak Diragukan Bantu Ringankan Beban Warga Sawit
Sawit
Jumat, 26 Januari 2024 | 20:35 WIB

Komitmen PT Permata Citra Rangau Tak Diragukan Bantu Ringankan Beban Warga

Duri, katakabar.com - Komitmen PT Permata Citra Rangau, perusahaan yang bergerak di sektor kelapa sawit tak diragukan membantu meringankan beban warga sekitar operasional Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PKS). Sumringah dan senyum simpul tampak dari raut wajah para warga penerima saat manajemen PMKS PT Permata Citra Rangau yang dinakhodai General Manajer, Muhammad Ali didampingi Manager, Bambang Sugeng, Humas, Sutrisno dan sejumlah stafnya serahkan bantuan paket sembako. "Program bantuan ini lewat program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan totalnya 60 paket sembako dikemas 'Jumat Betkah', ujar General Manajer PT Permata Citra Rangau, Muhammad Ali diteruskan Humas Perusahaan, Sutrisno kepada wartawan lewat siaran persnya, pada Jumat (26/1) sore. Kita salurkan jali ini kepada warga Jalan Purnama, RT 3 RW 5, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. "Perusahaan terus komitmen bentuk kepedulian kepad masyarakat sekitar pabrik disalurkan tiap bulan selama pabrik beroperasi. Kami sangat senang dengan dukungan masyarakat sekitar dan sebaliknya mereka sangat senang dengan kehadiran pabrik di wilayah ini,” jelasnya. “Alhamdulillah, Insya Alloh berkah, kami terus doakan agar pabrik ini terus eksis dan murah rezeki, di mana banyak masyarakat merasakan manfaatnya dari perogram CSR perusahaan,” kata Ketua RT setempat diamini masyarakat.

Terjang Banjir, Kompol Hairul dan Personel Antar Bantuan ke Warga Terdampak Banjir Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 07 Januari 2024 | 10:55 WIB

Terjang Banjir, Kompol Hairul dan Personel Antar Bantuan ke Warga Terdampak Banjir

Bathin Solapan, katakabar.com - Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kecamatan Mandau, Kompol Hairul Hidayat didampingi Kanit Binmas Polsek Mandau, AKP Indra Varenal bersama 5 personel Bhabinkamtibmas, Danramil Mandau, Bhabinsa, BPBD, Dinsos Bengkalis, Satpol PP, Pemerintah Desa (Pemdes) Petani, dan Tokoh Masyarakat, terjang banjir tinggi muka air 40 centimeter antarkan bantuan kepada warga terdampak banjir, Sabtu siang kemarin. Musibah banjir melanda kawasan Jalan Rangau kilometer 23 RT 01 RW 05 Dusun Paong Napal, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, dengan tinggi muka air sudah mencapai 40 centimeter. Pemukiman warga yang terdampak banjir sekitar 23 kilometer jauhnya dari pusat pelayanan pemerintahan Kecamatan Mandau, dengan jarak tempuh sekitar 30 menit perjalanan. Banjir mengakibatkan kenderaan roda dua dan roda empat tidak bisa melintas melalui jalan ke kawasan pemukiman masyarakat. Melihat kondisi tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), yakni Camat beserta stakeholder seperti TNI, BPBD, dan Tokoh Masyarakat (Tomas) gelar rapat guna mengantisipasi segala kemungkinan yang bakal terjadi di tengah tingginya curah hujan. Kapolsek Mandau insiasi memberikan bantuan sosial kepada warga yang terdampak banjir dan mengingatkan masyarakat untuk mengungsi ke tempat lebih aman. "Kepada masyarakat yang terdampak banjir, bila tinggi muka air semakin tinggi diharapkan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman," pesannya.