Jumat Berkah, DWP Unit Disbun Bengkalis Sedekah Sayur di Masjid Al Istida Selepas Subuh Riau
Riau
Jumat, 14 Maret 2025 | 20:02 WIB

Jumat Berkah, DWP Unit Disbun Bengkalis Sedekah Sayur di Masjid Al Istida Selepas Subuh

Bengkalis, katakabar.com - Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) unit Dinas Perkebunan Kabupaten (Disbun) Kabupaten Bengkalis kembali gelar sedekah sayur kepada jamaah selepas salat subuh berjamaah. Kegiatan DWP Unit Disbun Kabupaten Bengkalis kali kedua selama bulan Ramadhan ini dilaksanakan di Masjid Al Istida Wonosari Timur, Jumat (14/3). Kegiatan sedekah sayur ini disambut antusias, dan senang seluruh jamaah salat subuh masjid Al Istida. Penerima sedekah sayur para Istri Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis. Selain kaum ibu-ibu, bapak-bapak, serta anak-anak, terlihat antusias sambut kehadiran para anggota DWP unit Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis.

Disbun Taja Sosialisasi Pendataan Kebun Sawit Rakyat di Banlak, Ini Asa Pjs Bupati Bengkalis Sawit
Sawit
Kamis, 24 Oktober 2024 | 18:57 WIB

Disbun Taja Sosialisasi Pendataan Kebun Sawit Rakyat di Banlak, Ini Asa Pjs Bupati Bengkalis

Bandar Laksamana, katakabar.com - Penjabat Sementara atau Pjs Bupati Bengkalis, Akhmad Sudirman Tavipiyono buka resmi sosialisasi pendataan perkebunan sawit rakyat, yang ditaja Dinas Perkebunan Kabupaten (Disbun) Bengkalis, di ruang pertemuan Kantor Camat Bandar Laksamana, Kamis (24/10). Kecamatan Bandar Laksamana kunjungan terakhir Penjabat sementara (Pjs) Bupati Bengkalis, Akhmad Sudirman Tavipiyono bersama rombongan di kegiatan silaturahim, dan monitoring di sejumlah wilayah kecamatan daratan.

Disbun Bengkalis Bagikan STDB Untuk 4 Poktan Pekebun Sawit di 4 Desa dan Kelurahan Sawit
Sawit
Jumat, 31 Mei 2024 | 19:24 WIB

Disbun Bengkalis Bagikan STDB Untuk 4 Poktan Pekebun Sawit di 4 Desa dan Kelurahan

Bengkalis, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis bagikan Surat Tanda Daftar Perkebunan Budidaya atau STDB kepada 4 kelompok Tani atau Poktan di 4 desa dan kelurahan di 2 kecamatan, yakni Kecamatan Pinggir dan Bathin Solapan, Duri, Kabupaten Bengkalis, pada Jumat (31/5). Pada pembagian STDB kepada 4 Poktan pekebun sawit dihadiri Lurah Titian Antui, Pj Kepala Desa Balai Pungut, Pj Kepala Desa Pangkalan Libut, dan Pj Kepala Desa Air Kulim, Ketua serta anggota Poktan pekebun kelapa sawit. Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Kabupaten Bengkalis Mohammad Azmir, S. Hut.T., MSc. ucapkan selamat kepada para petani yang sudah mendapatkan STDB. "Ke depan seluruh bantuan untuk pekebun kelapa sawit bakal dilihat, apakah sudah memiliki STDB atau belum," ujar Azmir kepada katakabar.com, pada Jumat malam. Di samping itu, kata Azmir, dengan kewajiban pelaksanaan ISPO di 2025 nanti, mewajibkan para pekebun memiliki STDB agar produk atau Tandan Buah Segar (TBS) yang didapat bisa di jual dengan harga yang baik. "Bupati Bengkalis, Kasmarni berpesan, tutur Kadisbun Kabupaten Bengkalis, agar pekebun dapat memanfaatkan bantuan Sarana dan Prasarana atau Sarpras Perkebunan dan Program Peremajaan Kebun Kelapa Sawit Rakyat (PSR) sehingga pekebun kelap sawit dapat mengelola kebunnya lebih maksimal dan kondisi kebunnya dapat terawat dengan baik," jelasnya. Bila pekebun kelapa sawit maksimal dan kondisi kebun terawat dengan baik, terang Azmir, maka sejalan dengan visi Kabupaten Bengkalis, yakni Bermasa dapat terwujud khususnya bagi para pekebun di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis.

Lewat Kerja Sama BPDPKS, Bupati Bengkalis Perkuat Pengembangan SDMPKS di 'Negeri Junjungan' Sawit
Sawit
Jumat, 03 Mei 2024 | 15:55 WIB

Lewat Kerja Sama BPDPKS, Bupati Bengkalis Perkuat Pengembangan SDMPKS di 'Negeri Junjungan'

Bengkalis, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis kembali melalukan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK) Dukungan Dana Operasional Kegiatan Pelatihan Pengembangan SDMPKS Tahun 2024, dari Rabu (2/5) dan Kamis (3/5), di Luminor Hotel Padjajaran Bogor. Bupati Kabupaten Bengkalis, Kasmarni diwakili Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Kabupaten Bengkalis, Mohammad Azmir, S.Hut, T. M.Sc. yang melakukan penandatanganan SPK. Acara itu dihadiri Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan, Khairul Ashri, SP, M.Si. sekaligus Sekretaris Tim SDMPKS Kabupaten Bengkalis Tahun 2024, dan Muhadir Masrur, SH, M.MA selaku Bendahara Tim SDMPKS Kabupaten Bengkalis Tahun 2024. Dengan kerja sama ini, imbau Bupati Kabupaten Bengkalis, Kasmarni, S.Sos, MMP melalui Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis Mohammad Azmir, S.Hut, T. M.Sc, kepada masyarakat, khususnya pekebun kelapa sawit untuk dapat memanfaatkan kegiatan pelatihan pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS) dan memaksimalkan bantuan pemerintah lewat Badan Pengelola Dana Perkebuban Kelapa Sawit (BPDPKS). "Masyarakat, terutama pekebun kelapa sawit untuk dapat memanfaatkan kegiatan pelatihan pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS) dan memaksimalkan bantuan pemerintah lewat BPDPKS," seru Azmir. Dijelaskan Mohammad Azmir, S.Hut, T. M.Sc, kegiatan tersebut mengintegrasikan seluruh aspek dalam pengembangan sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan, profesionalisme, kompetensi, kemandirian dan daya saing pekebun kelapa sawit dengan sasaran keluarga pekebun, pendamping perkebunan, penyuluh perkebunan kelapa sawit, serta pihak terkait lainnya yang berkaitan dengan pengelolaan sawit. Nantinya, ujar Azmir, kegiatan pelatihan tersebut diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan stakeholder perkebunan kelapa sawit, sehingga pada akhirnya mampu merubah sikap, dan perilaku dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis. "Jadi, berdampak pada peningkatan kualitas perkebunan kelapa sawit searah dengan peningkatan kesejahteraan pekebun di mana akhirnya selaras, dan mendukung Visi kabupaten bengkalis Bermarwah, Maju dan sejahtera atau Bermasa," tandasnya.

Sosialisasi di Bantan, Kadisbun Bengkalis: STDB dan ISPO Penting Untuk Sawit Berkelanjutan Sawit
Sawit
Kamis, 22 Februari 2024 | 12:39 WIB

Sosialisasi di Bantan, Kadisbun Bengkalis: STDB dan ISPO Penting Untuk Sawit Berkelanjutan

Bengkalis, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis lewat Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis taja sosialisasi Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) dan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) serta beasiswa kepada petani di Kantor UPT Pembibitan dan Pengembangan Perkebunan Kecamatan Bantan, pada Selasa (20/2) lalu. Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis, Mohammad Azmir menyatakan, STDB dan ISPO penting biar lahan garapan perkebunan masyarakat diketahui dan terdata. Begitu pula standar mutu penting mengenai kualitas benih, hingga hasil panen guna mendukung pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan. "Tentang informasi beasiswa bagi anak pekebun atau petani perlu diketahui oleh masyarakat. Ini peluang bagi anak-anak pekebun untuk mengenyam pendidikan gratis melalui beasiswa, di mana tujuannya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)," terang Azmir dilansir dari laman website resmi Pemkab Bengkalis, pada Kamis (22/2). Dinas Perkebunan Provinsi Riau, diwakili Bidang Pengembangan Usaha Perkebunan dan Penyuluhan, Tengku Nuramizah Ibrahim SE, Meriana SP dan Frans Susilo SP selaku narasumber sosialisasi. Bidang Pengembangan Usaha Perkebunan dan Penyuluhan Disbun Provinsi Riau, Tengku Nuramizah Ibrahim SE menekankan, guna mendukung tata kelola perkebunan yang berkelanjutan khususnya perkebunan kelapa sawit. STDB digunakan sebagai dasar untuk mengetahui luasan dan ketelurusan terkait keberadaan kebun mandiri milik pekebun. "Sasaran penerbitan STDB ini, yakni pelaku usaha perkebunan dengan luasan lahan kurang dari 25 hektar. Proses penerbitan didahului dengan pendataan, verifikasi dan validasi lapangan atas lahan milik pekebun yang mengajukan permohonan," jelasnya. Soal persyaratan bagi pekebun yang mau mengajukan STDB, ulas Ibrahim, mesti mengajukan permohonan kepada Dinas Perkebunan dengan menyertakan data dan dokumen berupa identitas pemohon, data kebun, status kawasan hutan dan surat keterangan kepemilikan tanah," bebernya. Untuk ISPO, tutur Ibrahim, sistem usaha perkebunan kelapa sawit yang layak ekonomi, layak sosial budaya dan ramah lingkungan. Tujuannya untuk meningkatkan pengelolaan serta pengembangan perkebunan kelapa sawit sesuai prinsip dan kriteria ISPO. Selain itu, untuk meningkatkan daya saing hasil perkebunan kelapa sawit dan percepatan penurunan emisi gas rumah kaca. Narasumber lainnya, Merina SP menerangkan mengenai beasiswa bagi anak pekebun kelapa sawit, dan pendaftaran beasiswa hanya dibuka melalui website resmi Ditjenbun. "Seluruh persyaratan bisa di akses melalui www.beasiswasdmsawit.id," imbau Merina.

Awal 2024, Disbun Bengkalis Lakukan Percepatan Penerapan Inovasi 'Perkebunan Jempol' Riau
Riau
Kamis, 11 Januari 2024 | 17:22 WIB

Awal 2024, Disbun Bengkalis Lakukan Percepatan Penerapan Inovasi 'Perkebunan Jempol'

Bengkalis, katakabar com - Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis melakukan percepatan pelaksanaan inovasi 'Perkebunan Jempol' secara estafet di awal tahun 2024. Kegiatan diawali di Kecamatan Rupat, persisnya di Desa Sukorjo Mesim dilanjutkan ke Kelurahan Terkul, lalu pagi harinya di Kelurahan Batu Panjang dan Desa Darul Aman. Percepatan pelaksanaan inovasi 'Perkebunan Jempol' secara estafet di beberapa desa dan kelurahan di kecamatan destinasi wisata Kabupaten Bengkalis itu, dihadiri Kadisbun Bengkalis, Mohammad Azmir, Kabid PSP, Ka UPT Kecamatan Rupat, Kepala Desa, Kepala Dusun, Ketua LKMD dan anggota, Ketua BPD beserta anggota, RT dan RW se Desa Sukarjo Mesim Kecamatan Rupat. Menurut Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Kabupaten Bengkalis, Mohammad Azmir, kepada katakabar.com lewat keterengan resmi, pada Kamis (11/1) siang, agenda percepatan inovasi 'Perkebunan Jempol' bertujuan untuk menyaring kebutuhan pekebun kelapa sawit dalam pengelolaan kebun mereka. "Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias dengan adanya kegiatan ini. Mereka berharap kepada dinas untuk membimbing kelompok mendapatkan bantuan bagi petani dalam pengelolaan kebunnya," kata Azmir sapaan akrab Kadisbun Bengkalis. Para petani, kata Azmir, berharap bantuan dapat diberikan, berupa pupuk, jalan produksi, dan bibit. Selain itu, mereka berharap dapat diberikan bimbingan teknis tentang budidaya perkebunan kelapa sawit. "Kepada peserta notabene pekebun, untuk dapat menyiapkan persyaratan berupa copy KTP, KK dan Surat kepemilikan kebun sekaligus melakukan rapat dengan anggota kelompoknya untuk mendiskusikan kebutuhan prioritas yang diinginkan kelompok pekebun sebelum tim dinas perkebunan datang pada waktu akan datang," imbaunya. Ditambahkan Azmir, kegiatan ini dilaksanakan wujud implementasi dari program 'Perkebunan Jempol' yang telah di lounching Bupati Bengkalis, Kasmarni pada Desember 2023 lalu. "Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekebun guna mendukung program bengkalis Bermarwah Maju dan Sejahtera," jelasnya.

Disbun Bengkalis Rapat Awal 2024, Bahas Persiapan Menjalankan Perkebunan Jempol Riau
Riau
Sabtu, 06 Januari 2024 | 11:08 WIB

Disbun Bengkalis Rapat Awal 2024, Bahas Persiapan Menjalankan Perkebunan Jempol

Bengkalis, katakabar.com - Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis gelar rapat awal tahun 2024 di Kantor Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis, Jumat kemarin. Rapat yang dipimpin Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Kabupaten Bengkalis, Mohammad Azmir dihadir para Staf Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis, membahas persiapan untuk menjalankan program Perkebunan Jempol Kabupaten Bengkalis, yang diluncurkan oleh Bupati Bengkalis, Kasmarni tahun 2023 lalu. "Kita gelar rapat awal tahun bersama para Staf Disbun Kabupaten Bengkalis membahas persiapan untuk menjalankan program Perkebunan Jempol Kabupaten Bengkalis," ujar Kadisbun Kabupaten Bengkalis, Mohammad Azmir kepada katakabar.com bye telepon genggam, pada Sabtu (6/1). Menurut Azmir sapaan akrab Kadisbun Kabupaten Bengkalis ini, saat ini semua Staf diminta membuat langkah-langkah untuk menjalankan program perkebunan lebih baik ke depan, khususnya perkebunan kelapa sawit salah penyumbang Dana Bagi Hasil (DBH) kelapa sawit sebesar Rp22 miliar lebih tahun 2023 lalu. "Perkebunan Jempol Kabupaten Bengkalis dimaksudkan untuk menjaring kebutuhan petani di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis dalam pengelolaan kebun. Selanjutnya bakal ditindaklanjuti dengan memberi bimbingan langsung ke lapangan, bagaimana proses membuat permohonan langsung di desa dan kelompok," jelasnya. Dengan terlaksananya kegiatan ini, harap Azmir, bakal memberikan memberikan dampak signifikan terhadap perbaikan kualitas sarana prasarana kebun masyarakat. Begitu pun dengan hal hal lain terkait pengelolaan kebun sehingga secara langsung meningkatkan pendapatan pekebun, dan memberikan kemudahan dalam berusaha, pada akhirnya terwujud petani atau pekebun yang sejahtera sesuai visi Kabupaten Bengkalis, Bermarwah, Maju dan Sejahtera disebut Bermasa.

Sempena HPN ke 66 2023, Disbun Bengkalis Luncurkan Inovasi 'Perkebunan Jempol' Sawit
Sawit
Selasa, 19 Desember 2023 | 20:09 WIB

Sempena HPN ke 66 2023, Disbun Bengkalis Luncurkan Inovasi 'Perkebunan Jempol'

Bengkalis, katakabar.com - Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis meluncurkan inovasi 'Perkebunan Jempol' di acara sempena peringatan Hari Perkebunan Nasional (HPN) ke 66 Tahun 2023. Bupati Kabupaten Bengkalis, Kasmarni, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah atau Dinas di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, dan sejumlah perusahaan kelapa sawit hadir di acara peringatan HPN ke 66 Tahun 2023, yang digelar Disbun Kabupaten Bengkalis, pada Selasa (19/12). "Hari Perkebunan Nasional sendiri diperingati setiap tanggal 10 Desember sejak Tahun 1957 lampau," ujar Kepala Disbun Kabupaten Bengkalis, Mohammad Azmir kepada katakabar.com via pesan singkat WhatsApp, Selasa malam. Di peringatan Hari Perkebunan Nasional ke 66 Tahun 2023 ini, kata Azmir, kita launching inovasi 'Perkebunan Jempol'. Jempol adalah Jemput Bola. Ke depan kita tingkatkan kualitas kebun masyarkat, terutama kabun kelapa sawit. Caranya, Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis melakukan Jemput Bola (Jempol) ke tingkat pekebun, yakni meliputi pendataan, penyaringan kebutuhan yang diperlukan pekebun dalam pengelolaan usaha kebunnya. "Semua kegiatan itu untuk mendukung agar meningkatkan kualitas kebun masyarakat yang nantinya berdampak pada kesejahteraan pekebun, sekaligus menuju pekebun Bengkalis Bermarwah Maju dan Sejahtera (Bermasa)," jelas Azmir. Selain itu, terang Azmir, di sempena peringatan Hari Perkebunan Nasional ke 66 Tahun 2023. Kita laksanakan bakti sosial, berupa sunat massal yang diikuti 30 orang. "Kepada peserta diberikan bantuan alat tulis, uang saku, souvenir dan begitu pula kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah pensiun diberikan souvenir," tutur Azmir. Masih di momen Hari Peringatan Perkebunan ke 66 Tahun 2023, tambah Azmir, turut dilakukan penyerahan secara simbolis sertifikat PUP 2 buah untuk perusahaan dan sertifikat Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) bagi para pekebun.

Disbun Bengkalis Taja Bimtek, M Azmir: Tingkatkan Kapasitas Pekebun Sawit 'Bermasa' Riau
Riau
Selasa, 21 November 2023 | 15:28 WIB

Disbun Bengkalis Taja Bimtek, M Azmir: Tingkatkan Kapasitas Pekebun Sawit 'Bermasa'

Bengkalis, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis lewat Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Bengkalis taja Bimbingan Teknis (Bimtek) budidaya kelapa sawit kepada kelompok tani penerima bantuan bibit kelapa sawit yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023. "Kegiatan itu dilaksanakan di Aula Kantor Desa Teluk Papal, pada Selasa (21/11) sekitar pukul 14.00 WIB sore, dengan peserta sebanyak 60 orang pekebun kelapa sawit berasal dari tiga Kelompok Tani (Poktan), yakni Poktan Mekar Jaya Desa Teluk Papal, Poktan Papal Limo Desa Teluk Papal, dan Poktan Maju Sejahtera Desa Bantan Sari," kata Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, Mohammad Azmir kepada katakabar.com, pada Selasa siang. Menurut Azmir sapaan akrab Kadisbun Bengkalis ini, Bimtek ini bagian dari rangkaian acara peringatan hari perkebunan tahun 2023 puncak acaranya pada 10 Desember 2023 nanti. "Bimtek bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pekebun kelapa sawit dalam mengelola lahannya sesuai budidaya yang dianjurkan (good agriculture praktices). Ini salah satu upaya dari Pemkab Bengkalis yang dipimpin Bupati Bengkalis, Kasmarni, untuk meningkatkan produksi dan produktivitas kebun kelapa sawit," jelasnya. Dengan kegiatan ini, harap Azmir akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan pekebun sekaligus salah satu program Bupati Bengkalis dalam rangka pengentasan kemiskinan. Untuk itu, pesan Kadisbun Bengkalis, kepada peserta Bimtek mengikuti kegiatan dengan serius dan benar-benar memanfaatkan peluang dan kesempatan ini untuk menimba ilmu. "Setelah Bimtek selesai, para peserta nantinya bisa mempraktikkan untuk mengelola kebun kelapa sawit menjadi lebih baik, dan ilmu yang diperoleh saat Bimtek dapat diteruskan kepada pekebun kelapa sawit lainnya, sehingga para pekebun kelapa sawit di 'Negeri Junjungan" nama lain dari Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera," hatapnya.