PTPN III Dorong Ketahanan Pangan dan Energi Lewat Ekspansi dan Hilirisasi Ubi Kayu Nusantara
Nusantara
Rabu, 22 April 2026 | 13:00 WIB

PTPN III Dorong Ketahanan Pangan dan Energi Lewat Ekspansi dan Hilirisasi Ubi Kayu

Jakarta, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara III (Persero) terus perkuat perannya sebagai BUMN strategis dukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional. Salah satu langkah konkret yang tengah dipersiapkan adalah pelaksanaan program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu. Program ini dirancang sebagai model pengembangan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pada sisi on farm, PTPN III (Persero) akan fokus pada optimalisasi lahan, penanaman dan peningkatan produktivitas, serta pengembangan varietas unggul ubi kayu yang adaptif dan memiliki produktivitas tinggi. Sedang di sisi off farm, penguatan hilirisasi dilakukan melalui pengembangan industri pengolahan bioetanol melalui kolaborasi operasional dengan mitra pada fasilitas pabrik bioetanol di Lampung. Direktur Utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, di acara kick off program hilirisasi di Kantor Holding Jakarta, mengatakan program ini langkah strategis perusahaan membangun ekosistem agroindustri masa depan yang terintegrasi, produktif, dan berkelanjutan. Menurutnya, ubi kayu bukan hanya komoditas pertanian, tetapi memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus penopang kebutuhan nasional di sektor pangan dan energi. “Kami melihat ubi kayu sebagai komoditas strategis dengan potensi besar untuk pendukung ketahanan energi dan pangan nasional. Lantaran itu, pengembangannya tidak cukup hanya berhenti pada budidaya, tetapi harus dibangun secara menyeluruh dari hulu sampai hilir. Kami mau pastikan peningkatan produksi di tingkat kebun berjalan seiring dengan kesiapan industri pengolahan, sehingga tercipta rantai nilai yang kuat, efisien dan berkelanjutan," jelasnya. Sebagai bentuk komitmen perusahaan, pada 14 hingga 15 April 2026 lalu, Direktur Utama PTPN III (Persero) bersama jajaran terkait, melakukan rangkaian pertemuan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan di Provinsi Lampung untuk memastikan implementasi. Pertemuan tersebut melibatkan Gubernur Lampung, masyarakat petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani ubi Kayu Indonesia (PPUKI), serta mitra operasional PT Medco Ethanol Lampung hingga kalangan akademisi di Universitas Lampung. Sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung diarahkan untuk memperkuat dukungan kebijakan daerah, percepatan ekosistem investasi, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah pengembangan. Sementara dialog dengan pelaku usaha dan asosiasi petani diharapkan memperkuat rantai pasok bahan baku serta menciptakan pola kemitraan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan petani. Di bidang riset dan inovasi, kerja sama dengan Universitas Lampung yang akan didampingi oleh PT Riset Perkebunan Nusantara menjadi bagian penting pengembangan varietas unggul serta penerapan teknologi budidaya modern, termasuk uji coba teknik peningkatan produktivitas dengan metode Mukibat. Pendekatan berbasis ilmu pengetahuan ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan. Pengembangan pabrik bioetanol di Lampung juga diproyeksikan memberikan multiplier effect yang luas, mulai dari penyerapan tenaga kerja, tumbuhnya ekonomi wilayah, meningkatnya nilai tambah hasil pertanian, hingga terbentuknya ekosistem industri hijau berbasis sumber daya lokal. Melalui program ini, PTPN III (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi motor penggerak pembangunan sektor agroindustri nasional, menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus mendukung target besar Indonesia mewujudkan ketahanan pangan dan energi yang berkelanjutan sesuai dengan Astacita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Ekspansi ke Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung-PHR Berdayakan UMKM Riau Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 17 April 2026 | 09:58 WIB

Ekspansi ke Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung-PHR Berdayakan UMKM Riau

Pekanbaru, katakabar.com - Tansformasi besar geliat ekonomi lokal Provinsi Riau tengah berlangsung. Di mana pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebelumnya bergerak masing-masing tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wadah kolektif. Koperasi Pucuk Rebung hadir sebagai simbol kemandirian ekonomi yang mampu bersaing hingga skala internasional. Sosok perempuan tangguh bernama Yuneli, atau akrab disapa Nunik, yang pimpin koperasi ini melewati berbagai tantangan. Para pelaku usaha awalnya merasa kurang percaya diri untuk bermimpi besar karena keterbatasan modal, standar kualitas yang belum seragam, serta minimnya jejaring distribusi mulai menemukan arah. Pasar internasional yang sebelumnya terasa mustahil untuk diraih muncul perlahan. “Rasa percaya diri kini tumbuh menggantikan perasaan ragu yang dahulu membayangi kami. Perjalanan Koperasi UMKM Pucuk Rebung dan dukungan PHR telah mengubah segalanya. Berawal dari dapur sederhana, kini produk kami mampu tampil hingga pasar internasional,” kata Nunik yang baru saja kembali dari Malaysia menjajaki kerja sama dengan pelaku usaha setempat. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) hadir sebagai Sahabat Pendukung melalui program Pengambangan UMKM Ekonomi Pemuda dan Perempuan. Andil strategi PHR mencakup penguatan kelembagaan, pembukaan akses pasar, serta penyediaan pelatihan peningkatan kualitas produk. Intervensi ini dirancang agar UMKM tidak sekedar bertahan hidup, melainkan tumbuh menjadi usaha yang berdaya saing. Anggota koperasi berproses secara aktif meningkatkan kualitas produk dan menyesuaikan standar keamanan pangan. Mereka memperbaiki sistem pengemasan agar daya simpan produk mampu bertahan hingga delapan bulan. Dukungan alat produksi dan baku dari PHR dimanfaatkan secara optimal sebagai pemantik kemandirian. Produk unggulan seperti keripik tempe, rendang, salai patin, dan nastar sagu kini berhasil menembus pasar nasional hingga ekspor. Pencapaian finansial koperasi ini sangat signifikan dengan catatan omzet mencapai ratusan juta per bulan. Peningkatan pendapatan tersebut membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan keluarga para anggota. Rasa percaya diri kini tumbuh menggantikan perasaan ragu yang dahulu membayangi mereka. “Kehadiran PHR melalui program tanggung jawab sosia memberikan dampak yang sangat signifikan bagi pengembangan UMKM Pucuk Rebung. Dukungan PHR mampu meningkatkan kapasitas usaha secara optimal, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh anggota koperasi,” cerita Nunik, Ketua Koperasi UMKM Pucuk Rebung. Belum lama ini, dunia akademik internasional turut memberikan pengakuan terhadap model pemberdayaan ini. Universiti Keusahawanan Koperasi Malaysia melakukan kunjungan studi untuk mempelajari pengelolaan UMKM yang diterapkan Pucuk Rebung. Kunjungan tersebut membuktikan bahwa pola kolaborasi ini layak menjadi rujukan lintas negara. Bagi PHR, pembinaan UMKM merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pilar ekonomi. Program ini mencakup peningkatan kualitas produk, pelatihan manajemen, pemasaran digital, hingga perluasan akses pasar. “Koperasi UMKM Pucuk Rebung adalah bukti nyata bagaimana kolaborasi PHR dan masyarakat dapat mengubah tantangan menjadi peluang ekonomi yang mandiri. Pencapaian ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi kelompok usaha lainnya di Riau untuk terus berinovasi dan tidak ragu untuk 'naik kelas'. PHR komitmen mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi,” ucap Manager CID PHR, Iwan Ridwan Faizal. Koperasi Pucuk Rebung saat ini mulai menatap masa depan melalui semangat regenerasi. Pelibatan generasi muda menjadi kunci agar keberlanjutan ekonomi lokal terus tumbuh dan berdaya saing global. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Pahami Siklus Ekonomi Global dan Dampaknya Bagi Investor: Dari Ekspansi ke Resesi Internasional
Internasional
Senin, 13 April 2026 | 13:10 WIB

Pahami Siklus Ekonomi Global dan Dampaknya Bagi Investor: Dari Ekspansi ke Resesi

Jakarta, katakabar.com - Ekonomi global tidak pernah bergerak secara linear, melainkan dalam sebuah pola berulang yang dikenal sebagai siklus ekonomi. Bagi para investor dan pelaku pasar, memahami setiap fase dalam siklus ini bukan sekadar pengetahuan teoritis, melainkan kebutuhan strategis untuk melindungi portofolio dan memaksimalkan peluang keuntungan di tengah perubahan kondisi pasar. Siklus ekonomi secara umum terdiri dari empat fase utama: ekspansi, puncak (peak), kontraksi (resesi), dan titik terendah (trough). Pergerakan di antara fase-fase ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kebijakan suku bunga bank sentral, tingkat konsumsi masyarakat, hingga produktivitas industri secara global. Bedah Fase Ekspansi hingga Resesi Memahami karakteristik setiap fase membantu investor menentukan instrumen apa yang paling layak untuk dikoleksi atau dilepas: Fase Ekspansi: Ini adalah periode pertumbuhan di mana aktivitas ekonomi meningkat, tingkat pengangguran menurun, dan kepercayaan konsumen menguat. Pada fase ini, pasar saham biasanya cenderung bullish karena pertumbuhan laba perusahaan yang positif. Puncak (Peak): Titik di mana pertumbuhan ekonomi mencapai batas maksimalnya. Pada tahap ini, inflasi sering kali mulai merangkak naik, memicu bank sentral untuk menaikkan suku bunga guna mencegah overheating. Fase Kontraksi (Resesi): Ditandai dengan penurunan aktivitas ekonomi selama dua kuartal berturut-turut atau lebih. Permintaan konsumen melemah dan perusahaan mulai melakukan efisiensi. Di sinilah volatilitas pasar meningkat tajam, namun di sisi lain, sering muncul peluang harga aset yang menjadi lebih murah. Titik Terendah (Trough): Akhir dari masa resesi di mana ekonomi mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi sebelum kembali memasuki siklus ekspansi yang baru. Navigasi yang tepat pada setiap transisi fase sangat menentukan keberhasilan jangka panjang. Untuk pembahasan lebih mendetail mengenai mekanisme pergerakan siklus ini, Anda dapat mengakses ulasan lengkapnya di Market Analysis KVB Futures. Strategi Adaptif bagi Investor di Pasar Berjangka Di tengah transisi siklus ekonomi, pasar berjangka (Futures) menawarkan fleksibilitas yang unik bagi investor. Tidak seperti investasi konvensional yang hanya mengandalkan kenaikan harga, perdagangan berjangka memungkinkan investor untuk mengambil posisi dalam dua arah, baik saat pasar sedang menguat maupun saat mengalami kontraksi. Sebagai Broker Trading Futures yang terpercaya, KVB Futures berkomitmen untuk membantu para investor memahami setiap perubahan tren global. Dengan menyediakan akses ke berbagai produk seperti Forex, indeks saham global, dan komoditas, nasabah memiliki keleluasaan untuk melakukan diversifikasi sesuai dengan fase ekonomi yang sedang berlangsung. Dukungan teknologi trading yang mumpuni serta edukasi berkelanjutan menjadi prioritas KVB Futures agar para trader dapat mengambil keputusan yang berbasis data, bukan sekadar spekulasi. Bagi Anda yang ingin mulai membangun strategi investasi yang tangguh di segala kondisi ekonomi, pendaftaran akun dapat dilakukan secara mudah melalui tautan resmi: Daftar KVB Futures. Peringatan Risiko: Perdagangan berjangka memiliki risiko yang signifikan dan melibatkan penggunaan leverage. Nilai investasi dapat turun maupun naik. Sangat penting bagi investor untuk memiliki pemahaman mendalam mengenai manajemen risiko dan siklus pasar sebelum melakukan transaksi.

Rampungkan ULO di Palangkaraya, MyRepublic Tandai Kesiapan Ekspansi Nasional Layanan FWA Tekno
Tekno
Minggu, 12 April 2026 | 21:40 WIB

Rampungkan ULO di Palangkaraya, MyRepublic Tandai Kesiapan Ekspansi Nasional Layanan FWA

Palangkaraya, katakabar.com - MyRepublic Indonesia secara resmi rampungkan pelaksanaan Uji Laik Operasi (ULO) layanan MyRepublic Air di Palangka Raya. Pelaksanaan ULO ini menjadi tahapan akhir dalam rangkaian pengujian operasional layanan Fixed Wireless Access (FWA) MyRepublic Air, sekaligus menandai kesiapan layanan untuk diperluas secara nasional sebagai solusi internet unlimited berbasis teknologi True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited. Pelaksanaan ULO di Palangka Raya dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Ekosistem Digital dan Plt. Direktur Layanan Ekosistem Digital, Aryo Pamoragung, Ketua Uji Laik Operasi, Falatehan, serta Chief Technology Officer ZTE Indonesia, Dennis Yu. Hadir pula Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, serta Chief Sales & Marketing Officer MyRepublic Indonesia, Iman Syahrizal. Uji Laik Operasi ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai prasyarat wajib sebelum layanan FWA dapat dioperasikan secara komersial. Pengujian mencakup kesiapan jaringan, kualitas layanan, stabilitas koneksi, serta kepatuhan terhadap standar teknis dan regulasi yang berlaku. Berdasarkan hasil pengujian, MyRepublic Air dinyatakan berhasil melaksanakan Uji Laik Operasi dan memenuhi seluruh standar kualitas layanan yang ditetapkan regulator. Dengan selesainya ULO di Palangka Raya, MyRepublic Air kini telah menyelesaikan rangkaian pengujian di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari strategi ekspansi nasional layanan FWA. Selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Ekosistem Digital dan Plt. Direktur Layanan Ekosistem Digital, Aryo Pamoragung, menyampaikan ini sejalan dengan Visi Presiden RI, H Prabowo Subianto untuk dapat memberikan akses internet rakyat yang cepat dengan harga terjangkau, serta semangat T3 dari Komdigi 'Terhubung, Tumbuh dan Terjaga', harapannya MyRepublic bisa terus berkomitmen untuk terus turut andil dalam pemerataan konektivitas digital di Indonesia. Sedang, Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, menuturkan selesainya ULO ini menjadi momentum penting bagi MyRepublic Air untuk menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. “Dengan diadakannya ULO di Palangka Raya ini, MyRepublic Indonesia telah berhasil menyelesaikan ULO untuk 9 zona di Region 2 dan Region 3. Dengan ini, kami juga menginformasikan bahwa MyRepublic Indonesia sudah siap untuk mulai go commercial di bulan April untuk 90 kota dari 180 kota yang sudah direncanakan,” kata Timotius. MyRepublic Air hadir sebagai solusi konektivitas berbasis FWA dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang terjangkau, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Layanan ini diharapkan dapat menjadi alternatif akses internet berkualitas, khususnya di area yang belum sepenuhnya terlayani jaringan fiber optik. Pelaksanaan ULO di Palangka Raya menjadi penegas komitmen MyRepublic Indonesia dalam memperluas pemerataan akses internet di Tanah Air. Sebagai titik akhir dari rangkaian Uji Laik Operasi MyRepublic Air, tahap ini menandai kesiapan layanan untuk melangkah ke fase ekspansi yang lebih luas di berbagai wilayah Indonesia, dengan menghadirkan konektivitas yang andal dan terjangkau. ULO ini juga menjadi kelanjutan dari pembukaan pra-registrasi MyRepublic Air kepada masyarakat. Dengan seluruh proses pengujian yang telah diselesaikan, layanan FWA ini kini semakin siap untuk diimplementasikan secara bertahap di berbagai daerah. MyRepublic Air dirancang sebagai solusi internet berbasis FWA dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang kompetitif, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah serta menjadi alternatif akses internet berkualitas, terutama di area yang belum sepenuhnya terlayani jaringan fiber optik. Cara Pra-Registrasi MyRepublic Air Masyarakat yang ingin menjadi bagian dari layanan ini dapat melakukan pra-registrasi MyRepublic Air dengan mudah: 1. Akses situs resmi myrepublic.co.id/air 2. Lengkapi data diri yang dibutuhkan 3. Lakukan verifikasi melalui OTP 4. Cek email konfirmasi sebagai tanda pendaftaran berhasil Dengan ini, MyRepublic Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemerataan akses internet di Indonesia melalui kehadiran MyRepublic Air berbasis Fixed Wireless Access (FWA). Dengan kesiapan jaringan, MyRepublic Air siap tersedia secara bertahap di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara, guna menghadirkan konektivitas internet yang andal dan terjangkau bagi masyarakat di lebih banyak daerah.

Perkuat Akses Pasar Global dan Dukung Energi Berkelanjutan, Sucifindo Ekspansi ke Jepang Internasional
Internasional
Minggu, 12 April 2026 | 14:10 WIB

Perkuat Akses Pasar Global dan Dukung Energi Berkelanjutan, Sucifindo Ekspansi ke Jepang

Jepang, katakabar.com - Sucofindo (Persero) terus perkuat perannya sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC) dengan memperluas ekspansi layanan ke pasar internasional, khususnya Jepang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong daya saing industri nasional, memperluas ekspor, serta mendukung harmonisasi standar global dan praktik bisnis berkelanjutan. Ekspansi tersebut diwujudkan melalui kolaborasi strategis antara PT Sucopindo (Persero) dan Japan Quality Assurance Organization (JQA). Kerja sama ini mencakup pengembangan layanan sertifikasi dan akses pasar, kolaborasi pengujian dan inspeksi, serta peningkatan kapasitas dan penguatan skema sertifikasi bersama. Direktur Utama PT Suconfindo (Persero), Sandry Pasambuna, menyampaikan kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar global. “Sucofindo berperan sebagai enabler bagi industri nasional untuk memenuhi standar internasional. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membuka akses pasar yang lebih luas, khususnya ke Jepang, serta meningkatkan kepercayaan global terhadap produk Indonesia,” kata Sandry. Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang TIC, Sucofindo memiliki peran penting dalam mendukung implementasi regulasi pemerintah, memastikan kepatuhan industri, serta memperkuat infrastruktur mutu nasional. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperlancar arus perdagangan antara Indonesia dan Jepang serta memperkuat pengakuan internasional terhadap layanan TIC Indonesia. Direktur Operasi PT Sucofindo (Persero), Dani Pramantyo, menimpali kerja sama ini merupakan bagian dari transformasi perusahaan dalam mengintegrasikan proses operasional dengan mitra global. “Harmonisasi standar melalui kolaborasi ini akan meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, serta kesiapan sumber daya dalam menghadapi persaingan global,” jelas Dani. Selain memperkuat akses perdagangan, PT Sucofindo (Perseoro) juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung agenda global transisi energi berkelanjutan. Hal ini diwujudkan melalui penguatan layanan pemastian biomassa kelapa sawit sebagai bagian dari ekosistem energi hijau. Dalam ajang International Biomass Expo di Tokyo Big Sight, Jepang, Sucofindo menegaskan kapabilitasnya yang 68 laboratorium, 29 kantor cabang, serta 93 titik layanan di seluruh Indonesia. “Sucofindomemiliki kapabilitas dalam memastikan biomassa kelapa sawit memenuhi standar internasional, meningkatkan kepercayaan pasar global, serta memperkuat rantai pasok energi berkelanjutan,” terang Sandry. Layanan yang diberikan mencakup pengambilan sampel dan pengujian, verifikasi kuantitas, verifikasi keberlanjutan, serta traceability assurance untuk memastikan transparansi rantai pasok. Hal ini menjadi penting dalam menjawab tuntutan global terhadap praktik ESG (Environmental, Social, and Governance) yang semakin ketat. Lebih lanjut, PT Suconfindo (Persero) juga terus mengembangkan berbagai layanan berbasis keberlanjutan, antara lain pemantauan dan pengelolaan lingkungan berbasis teknologi, audit lingkungan, konsultansi ESG, serta dukungan terhadap green mining, green smelter, sustainable procurement, eco-label, green building, green port, hingga pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dan layanan Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS). Melalui langkah ini, PT Sucofindo (Persero) tidak hanya memperkuat perannya dalam meningkatkan daya saing industri nasional, tetapi juga berkontribusi dalam percepatan transisi menuju sistem energi rendah karbon serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Ke depan, PT Sucofindo (Persero) optimistis kolaborasi ini akan memberikan dampak nyata, baik dalam peningkatan ekspor, penguatan industri nasional, maupun pengembangan ekosistem energi berkelanjutan. “Sucofindo) siap menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta memperkuat posisi Indonesia di kancah global,” tutup Sandry.

Ekspansi ke NTB, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan dan Perkuat Damsos Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 31 Maret 2026 | 13:49 WIB

Ekspansi ke NTB, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan dan Perkuat Damsos

Mataram, katakabar.com - PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) tegaskan komitmen untuk menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat seiring dengan ekspansi jaringan dan penguatan layanan pembiayaan di berbagai wilayah. Komitmen itu diwujudkan melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang kali ini disalurkan kepada Panti Asuhan Muhammadiyah Mataram, Nusa Tenggara Barat, di pekan pertama Maret 2026 lalu. Di kegiatan itu, BRI Finance salurkan bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian kepada kesejahteraan anak-anak di lingkungan sekitar operasional perusahaan. Bantuan diserahkan perwakilan BRI Finance, Ari Prayuwana, kepada Ketua Yayasan Panti Asuhan Muhammadiyah Mataram, Ir. H. Subandriyo. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menuturkan perusahaan berkomitmen untuk tumbuh secara berkelanjutan bersama masyarakat. “Melalui program TJSL ini, kami ingin memberikan dukungan nyata kepada anak-anak di Panti Asuhan Muhammadiyah Mataram agar tetap memiliki motivasi dalam menempuh pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik. Kehadiran BRI Finance di Mataram diharapkan tidak hanya memperkuat layanan pembiayaan, tetapi juga memberikan kontribusi sosial yang berkelanjutan,” jelasnya. Pelaksanaan kegiatan TJSL ini bagian dari rangkaian peresmian Kantor Cabang (KC) Mataram yang berlokasi di Jalan Brawijaya Nomor 005A, Cakranegara Selatan, Kota Mataram. Pembukaan kantor cabang tersebut merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha di wilayah Nusa Tenggara Barat. Dari sisi makro ekonomi, Kota Mataram menunjukkan prospek pertumbuhan yang positif. Pada tahun 2024, kota ini mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,12% dan menargetkan peningkatan hingga 8% pada tahun 2030, dengan fokus pada pengembangan ekonomi hijau serta pengurangan kesenjangan. Selain itu, Mataram juga tercatat sebagai kota paling maju kedua di luar Pulau Jawa pada tahun 2024 dengan indeks daya saing mencapai 4,29 poin. Dinamika ekonomi daerah turut diperkuat oleh keberagaman sosial dan budaya masyarakat yang merupakan perpaduan suku Sasak, Bali, serta pengaruh Tionghoa dan Arab. Kondisi ini menciptakan ekosistem ekonomi yang adaptif dan resilien. Di sisi lain, potensi sektor kriya bernilai tambah seperti tenun ikat, songket Lombok, dan mutiara Lombok juga menjadi penggerak ekonomi lokal yang kompetitif. Melalui kehadiran Kantor Cabang Mataram dan implementasi berbagai program sosial, BRI Finance optimistis dapat memperluas perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat di Nusa Tenggara Barat.

Ekspansi Ekonomi Indonesia Pesat Dorong Permintaan Kepemimpinan Eksekutif Berpengalaman Ekonomi
Ekonomi
Senin, 23 Maret 2026 | 15:05 WIB

Ekspansi Ekonomi Indonesia Pesat Dorong Permintaan Kepemimpinan Eksekutif Berpengalaman

Jakarta, katakabar.com - Ekonomi Indonesia tumbuh pesat, tetapi banyak bisnis belum menyadari metode rekrutmen biasa seringkali gagal menjaring talenta eksekutif kelas atas. Masalah utamanya adalah kurangnya kesadaran akan peran krusial firma headhunter dan executive search mengamankan pemimpin yang tepat. Di sinilah MVC Resources hadir. Kami membantu organisasi yang ingin melakukan ekspansi tapi kesulitan temukan pemimpin yang mampu melakukan penskalaan (scale-ready). Dengan keahlian kami di pasar regional, kami menghubungkan Anda dengan talenta berkapasitas tinggi yang tidak akan Anda temukan di saluran rekrutmen biasa. MVC Resources mendukung organisasi dalam mendapatkan pemimpin berkapasitas tinggi untuk menghadapi tantangan penskalaan di pasar yang berkembang pesat Seiring dengan terus munculnya Indonesia sebagai salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, berbagai organisasi menghadapi tekanan yang meningkat untuk mendapatkan kepemimpinan eksekutif berpengalaman yang mampu mempertahankan pertumbuhan, menskalakan operasi, dan menavigasi dinamika pasar yang kompleks. Di lingkungan dengan pertumbuhan tinggi, kesenjangan kepemimpinan bukan lagi sekadar masalah operasional hal ini dapat secara langsung memengaruhi kecepatan eksekusi, stabilitas organisasi, dan daya saing jangka panjang. Perusahaan yang berkembang tanpa kepemimpinan yang tepat sering kali menghadapi hambatan pertumbuhan, ketidakefektifan, dan hilangnya peluang di pasar yang berekspansi dengan cepat. Menanggapi tantangan yang terus berkembang ini, MVC Resources, sebuah firma headhunter dan executive search yang berbasis di Malaysia, mendukung organisasi dalam mengatasi kesenjangan kepemimpinan yang kritis, terutama dalam peran yang membutuhkan arahan strategis, skalabilitas, dan wawasan bisnis regional. Momentum ekonomi Indonesia yang kuat terus menarik perhatian dunia. Menurut Bank Dunia, negara ini telah mempertahankan pertumbuhan PDB yang stabil di angka sekitar 5 persen dalam beberapa tahun belakangan ini didukung oleh permintaan domestik dan pembangunan infrastruktur. Di saat yang sama, laporan regional dari Google, Temasek Holdings, dan Bain dan Company menyoroti ekonomi digital Asia Tenggara sebagai salah satu yang tercepat pertumbuhannya di dunia, dengan Indonesia memainkan peran utama. Tetapi, ekspansi yang cepat juga telah mengintensifkan permintaan akan para pemimpin yang dapat menskalakan organisasi secara efektif. Banyak bisnis menemukan bahwa meskipun peluang melimpah, para eksekutif berpengalaman yang mampu mengelola tim besar, mendorong transformasi, dan menjaga kedisiplinan operasional tetap terbatas. Berbekal pengalamannya dalam lanskap talenta Malaysia yang kompetitif dan terus berkembang, MVC Resources menawarkan pendekatan yang terarah untuk pencarian eksekutif dan perekrutan kepemimpinan, berfokus pada identifikasi individu yang dapat menerjemahkan peluang pertumbuhan menjadi hasil bisnis yang berkelanjutan. “Pasar dengan pertumbuhan tinggi seperti Indonesia menawarkan potensi yang luar biasa, tetapi mereka juga membutuhkan kaliber kepemimpinan yang berbeda,” kata perwakilan dari MVC Resources. “Kemampuan untuk melakukan penskalaan secara efektif sambil mempertahankan kejelasan strategis adalah hal yang membedakan ekspansi yang sukses dari hambatan operasional," tambahnya. Meskipun operasi inti MVC Resources berbasis di Malaysia, perusahaan ini semakin banyak mendukung organisasi dengan kebutuhan perekrutan regional dan lintas batas, khususnya dalam peran yang membutuhkan kemampuan adaptasi, kapabilitas eksekusi, dan kehadiran kepemimpinan yang kuat. Seiring dengan terus berlanjutnya lintasan pertumbuhan Indonesia, permintaan akan kepemimpinan eksekutif yang siap menghadapi masa depan diperkirakan akan semakin intens. Tanpa kepemimpinan yang tepat, organisasi mungkin menghadapi penskalaan yang lebih lambat, ketidakefektifan internal, dan kesulitan dalam mempertahankan momentum pertumbuhan jangka panjang. MVC Resources tetap berkomitmen untuk mendukung organisasi dengan menghubungkan mereka dengan para eksekutif berkapasitas tinggi yang diperlengkapi untuk memimpin dalam lingkungan bisnis yang bergerak cepat dan kaya akan peluang saat ini.

Raih Pendanaan, PhotoBebaz Percepat Ekspansi Platform Creative Tech Media Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 05 Maret 2026 | 16:16 WIB

Raih Pendanaan, PhotoBebaz Percepat Ekspansi Platform Creative Tech Media

Jakarta, katakabar.com - PhotoBebaz, perusahaan teknologi kreatif berbasis photobox interaktif, resmi umumkan perolehan pendanaan pertamanya sebagai langkah strategis untuk mempercepat ekspansi dan penguatan bisnis di 2026. Pendanaan ini difasilitasi oleh Fundhub sebagai funding aggregator yang mempertemukan PhotoBebaz dengan jaringan investor yang relevan dengan sektor teknologi kreatif dan media. Di tengah industri photobooth yang semakin kompetitif, PhotoBebaz memposisikan diri bukan sekadar sebagai penyedia layanan foto, melainkan sebagai platform teknologi kreatif yang menggabungkan pengalaman hiburan, iklan media digital, dan ekosistem berbasis aplikasi dalam satu sistem terintegrasi. Founder PhotoBebaz, Reyno Anggoro, menyebut pendanaan ini sebagai bentuk validasi atas model bisnis yang telah dibangun sejak awal. “Tren era kebangkitan photobox di Indonesia, khususnya di kota besar, patut diapresiasi. PhotoBebaz dirancang bukan hanya menjadi tempat berfoto, tetapi juga ruang interaksi yang bisa menghubungkan pengguna, pemilik merek, dan komunitas secara lebih personal. Dukungan investor memberi kami akselerasi untuk scale-up lebih cepat,” ujar Reyno. Sebagai fondasi teknologi, cerita Reyno, PhotoBebaz mengembangkan sistemnya melalui Bebaz Labz, unit internal yang berfokus pada riset dan pengembangan perangkat lunak. Melalui Bebaz Labz, perusahaan merancang sistem perangkat lunak terkustomisasi untuk operasional photobox, integrasi media placement digital out-of-home (DOOH), manajemen konten iklan di dalam booth, hingga pengembangan aplikasi berbasis loyalitas dan gamification. Seluruh sistem ini dikembangkan secara mandiri untuk memastikan fleksibilitas, skalabilitas, dan diferensiasi produk di pasar. Pendekatan berbasis teknologi ini memungkinkan pemilik merek hadir secara lebih menarik dalam pengalaman pengguna, bukan sekadar sebagai iklan pasif, melainkan sebagai bagian dari interaksi yang terjadi di dalam booth. Hingga tahun 2025, sebanyak belasan booth PhotoBebaz ditempatkan di berbagai titik mobilitas tinggi seperti ruang publik di Taman Ismail Marzuki (TIM), Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), dan Jakarta International Velodrome (JIV), transportasi publik di stasiun MRT, LRT Jakarta, dan Whoosh Halim, serta di coffee shop. Dengan harga layanan di kisaran Rp35.000 hingga Rp50.000 per sesi, perusahaan menyasar segmen kelompok yang dikenal aktif secara digital dan memiliki kecenderungan berbagi pengalaman secara organik di media sosial, yakni Gen Z hingga Gen Alpha. Menurut Reyno, kekuatan utama PhotoBebaz terletak pada pendekatan ekosistem berbasis lokasi. Kehadiran booth di ruang publik yang strategis membuat interaksi tidak hanya terjadi secara offline, tetapi juga berlanjut secara digital melalui aplikasi yang tengah dikembangkan. “Kami juga membentuk suatu ekosistem yang menguntungkan bagi pengguna seperti loyalty rewards, gamification, dan komunitas di dalam aplikasi. Tujuannya membangun retensi dan hubungan jangka panjang dengan pengguna,” jelasnya. Dari sisi investor, keputusan pendanaan didasarkan pada kombinasi antara diferensiasi model bisnis, potensi monetisasi media yang terintegrasi, serta kemampuan R&D dalam membangun teknologi secara mandiri melalui Bebaz Labz. Struktur teknologi yang dikembangkan oleh tim internal dinilai memberikan keunggulan kompetitif sekaligus membuka peluang ekspansi yang lebih terukur. Secara bisnis, PhotoBebaz menggabungkan model pendapatan dari penjualan sesi foto, penyewaan booth untuk aktivasi brand dan event, serta monetisasi iklan media digital. Struktur ini memungkinkan arus pendapatan yang lebih terdiversifikasi dan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai sektor industri. Pendanaan yang diperoleh akan difokuskan pada ekspansi lokasi baru di kota-kota besar Indonesia, pengembangan fitur AI dan AR untuk personalisasi pengalaman, serta penguatan tim teknologi dan kreatif. Perusahaan menargetkan pertumbuhan hingga 28 booth di tahun 2026 seiring dengan peningkatan jumlah titik operasional dan integrasi teknologi yang lebih dalam, di antaranya jaringan rumah makan Mie Gacoan, stasiun KAI, bandar udara, dan area publik lainnya. Reyno menegaskan ambisi PhotoBebaz lebih besar dari sekadar memperbanyak titik booth. “Kami ingin menjadi bagian dari evolusi industri kreatif Indonesia. Kreativitas harus berjalan berdampingan dengan teknologi dan model bisnis yang berkelanjutan. Di situlah kami melihat masa depan positif PhotoBebaz," tuturnya. Dengan dukungan pendanaan ini, PhotoBebaz memasuki fase pertumbuhan baru dan memperkuat posisinya sebagai creative-tech yang menjembatani hiburan, media, dan komunitas dalam satu platform yang relevan dengan generasi saat ini.

MyRepublic Air Uji Laik Operasi FWA di Medan, Perkuat Ekspansi Layanan di Sumatra Sumut
Sumut
Minggu, 22 Februari 2026 | 15:35 WIB

MyRepublic Air Uji Laik Operasi FWA di Medan, Perkuat Ekspansi Layanan di Sumatra

Medan, katakabar.com - MyRepublic Air, layanan internet unlimited berbasis Fixed Wireless Access (FWA) dengan teknologi True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited, sekaligus memperkuat langkah strategis perusahaan dalam memperluas akses internet andal di Pulau Sumatra. MyRepublic Indonesia secara resmi melaksanakan Uji Laik Operasi (ULO) layanan MyRepublic Air di Medan. Keberhasilan ULO ini menandai kesiapan MyRepublic Air untuk beroperasi secara resmi sebagai layanan internet unlimited berbasis Fixed Wireless Access (FWA) dengan teknologi True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited, sekaligus memperkuat langkah strategis perusahaan dalam memperluas akses internet andal di Pulau Sumatra. Pelaksanaan ULO MyRepublic Air di Medan dihadiri Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi), Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Layanan Ekosistem Digital Komdigi, Geryantika Kurnia, Direktur Pengendalian Ekosistem Digital Komdigi, Dany Suwardany A, dan Kepala Biro Hukum Sekretariat Jendral Kementrian Komdigi, Radita Ajie, serta Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, dan Chief Technology Officer MyRepublic Indonesia, Hendra Gunawan. Proses Uji Laik Operasi dilakukan sesuai ketentuan dan prosedur yang ditetapkan Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai prasyarat operasional layanan FWA, guna memastikan kesiapan jaringan, kualitas layanan, serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku sebelum layanan dioperasikan secara komersial. Dari hasil pengujia menunjukkan, MyRepublic Air dinyatakan lulus Uji Laik Operasi dan memenuhi standar kualitas layanan serta regulasi teknis dan operasional yang ditetapkan. Layanan ini juga mampu melampaui standar minimum kecepatan unduh yang dipersyaratkan regulator, dengan capaian hingga 100 Mbps, sehingga secara resmi berhak memperoleh lisensi operasional sebagai penyedia layanan FWA. Chief Executive Officer MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman, menyampaikan pelaksanaan ULO di Medan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital di wilayah Sumatra. “Kami melihat potensi besar di Pulau Sumatra, baik dari sisi masyarakat, pelaku usaha, maupun sektor pendidikan. Kehadiran MyRepublic Air di Medan menjadi langkah nyata untuk memperluas akses internet berkualitas yang dapat mendorong produktivitas dan transformasi digital di berbagai sektor,” kata Timotius. Sementara, Chief Technology Officer MyRepublic Indonesia, Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa Uji Laik Operasi mencakup pengujian menyeluruh terhadap performa jaringan, stabilitas koneksi, latensi, serta kualitas layanan end-to-end sesuai parameter teknis yang ditetapkan regulator. “Pelaksanaan ULO di Medan menjadi bagian dari strategi ekspansi nasional MyRepublic Air. Dengan kesiapan teknis yang telah terverifikasi, kami optimistis layanan FWA ini dapat diperluas secara terukur dan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatera,” jelas Hendra. MyRepublic Air hadir sebagai solusi konektivitas berbasis FWA dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang terjangkau, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Layanan ini diharapkan dapat menjadi alternatif akses internet berkualitas, khususnya di area yang belum sepenuhnya terlayani jaringan fiber optik. Melalui pelaksanaan ULO di Medan, MyRepublic Indonesia semakin menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemerataan akses internet nasional. Setelah Sulawesi dan kini Sumatra, MyRepublic Air akan terus diperluas secara bertahap ke berbagai wilayah Indonesia guna menghadirkan konektivitas yang andal dan terjangkau bagi masyarakat. Pelaksanaan ULO ini tahapan lanjutan setelah MyRepublic Indonesia resmi membuka pra-registrasi MyRepublic Air sebagai layanan internet FWA terbaru untuk masyarakat. MyRepublic Air siap menjadi solusi konektivitas berbasis FWA dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang terjangkau, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Layanan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan memberikan alternatif akses internet berkualitas, khususnya di area yang belum sepenuhnya terlayani jaringan fiber optik. Cara Pra-Registrasi MyRepublic AirMasyarakat yang ingin menjadi bagian dari layanan ini dapat melakukan pra-registrasi MyRepublic Air dengan mudah: 1) Akses situs resmi myrepublic.co.id/air 2) Lengkapi data diri yang dibutuhkan 3) Lakukan verifikasi melalui OTP 4) Cek email konfirmasi sebagai tanda pendaftaran berhasil Dengan ini, MyRepublic Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemerataan akses internet di Indonesia melalui kehadiran MyRepublic Air berbasis Fixed Wireless Access (FWA). Dengan kesiapan jaringan, MyRepublic Air siap tersedia secara bertahap di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara, guna menghadirkan konektivitas internet yang andal dan terjangkau bagi masyarakat di lebih banyak daerah.

Ekspansi Proyek Logistik PTBA Fondasi Ketahanan Energi Nasional Nasional
Nasional
Senin, 16 Februari 2026 | 12:10 WIB

Ekspansi Proyek Logistik PTBA Fondasi Ketahanan Energi Nasional

Jakarta, katakabar.com - MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia konsisten dukung agenda ketahanan energi nasional melalui penyediaan pasokan batu bara yang andal dan berkelanjutan. Melalui PT Bukit Asam Tbk (PTBA), MIND ID terus mendorong peningkatan kapasitas produksi yang menjadi salah satu penopang utama bauran energi nasional. Saat ini, Bukit Asam memiliki kapasitas produksi sebesar 43 juta ton per tahun dan menargetkan peningkatan kapasitas hingga mencapai 100 juta ton per tahun dalam tiga hingga empat tahun ke depan. Sebagian besar produksi tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, di mana sekitar 52 persen produksi untuk mencukupi kebutuhan listrik domestik. Ke depan, permintaan batu bara domestik diperkirakan masih akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan kebutuhan listrik, ekspansi industri manufaktur, serta pengembangan hilirisasi di dalam negeri. Untuk memastikan kelancaran pasokan tersebut, Bukit Asam memulai pembangunan fasilitas Coal Handling Facility (CHF) dan Train Loading Station (TLS) 6–7 pada jalur angkutan batu bara relasi Tanjung Enim-Kramasan. Fasilitas ini akan menambah kapasitas angkutan hingga 20 juta ton per tahun. Hingga periode 31 Januari 2026, progres pembangunan CHF dan TLS 6-7 mencapai 80,81 persen. Untuk memastikan penyelesaian proyek, PTBA telah memperoleh fasilitas pendanaan sebesar Rp3,56 triliun dari tiga bank HIMBARA. Direktur Strategi Hilirisasi dan Ekosistem Mineral MIND ID, Tedy Badrujaman, mengatakan kedaulatan energi merupakan kebutuhan strategis bagi Indonesia sebagai negara yang memiliki sumber daya energi yang besar. MIND ID sebagai salah satu pengelola cadangan batu bara nasional terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden. "Proyek ini merupakan fondasi penting bagi ketahanan energi nasional, dan kami akan mengawal penyelesaiannya sesuai dengan rencana,” kata Tedy dalam Kunjungan Kerjanya ke Tanjung Enim, Sumatra Selatan, Kamis (12/2) lalu. Tedy menambahkan, melalui pilar strategis optimalisasi logistik, PTBA akan terus didorong untuk melakukan peningkatan kapasitas angkutan sebagai prioritas utama. “Kami berharap melalui proyek ini kapasitas angkutan batu bara PTBA dapat meningkat, sehingga perusahaan semakin mampu memperkuat kontribusinya dalam menjaga ketahanan energi nasional,” jelasnya.