Gubernur Bengkulu

Sorotan terbaru dari Tag # Gubernur Bengkulu

Dilarang Truk Sawit dan Tambang Isi BBM Subsidi di Bengkulu Nasional
Nasional
Minggu, 07 Januari 2024 | 15:21 WIB

Dilarang Truk Sawit dan Tambang Isi BBM Subsidi di Bengkulu

Bengkulu, katakabar.com - Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah resmi cabut Surat Edaran (SE) Gubernur Nomor 500/1900/B.3/2023, tentang Pengendalian Kuota Jenis BBM. Konsekuensi dari kebijakan ini, truk milik perusahaan tambang dan sawit dilarang mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Itu ditegaskan lewat surat pemberitahuan yang diterbitkan Gubernur Bengkulu pada 3 Januari 2024 dengan Nomor surat 100.3.4/006/B.3/2024. Diketahui, nyaris semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Provinsi Bengkulu selalu antre truk dan kenderaan. Itu terjadi sudah berbulan-bulan lamanya. Bahkan, disebut-sebut hanya terjadi di Provinsi Bengkulu. Surat pemberitahuan itu mengklarifikasi distribusi BBM bersubsidi di Provinsi Bengkulu bakal tetap patuhi prinsip kehati-hatian, akurasi, ketepatan sasaran, volumetrik yang tepat, dan harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai peraturan dan undang-undang yang berlaku. Hasilnya, Surat Edaran Gubernur Nomor 500/1900/B.3/2023 pada 20 Desember 2023, tentang Pengendalian BBM Jenis tertentu (Minyak Solar) dan Jenis Khusus Penugasan (Pertalite) di Provinsi Bengkulu yang mulai berlaku pada 3 Januari 2024 dinyatakan tidak berlaku lagi. Sekretaris Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri, mengkonfirmasi pencabutan Surat Edaran Pengendalian BBM Jenis Tertentu oleh Gubernur, Rohidin Mersyah. "Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga ketersediaan stok BBM akhir tahun tanpa pembatasan," ujarnya dilansir dari laman progres.id, pada Ahad (7/1). Di tahun 2024, kata Isnan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bakal adopsi kuota yang berlaku pada tahun tersebut. Asisten II Pemda Provinsi Bengkulu, Raden Ahmad Denni menimpali, walau SE Gubernur dinyatakan tidak berlaku, aturan tentang penggunaan BBM masih mengikuti ketentuan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Di ketentuan BPH Migas, terang Raden Ahmad Denni, aturan tersebut tidak hanya mengatur jenis kendaraan atau kepemilikan kendaraan, tapi menekankan bahwa kendaraan yang mengangkut muatan tertentu, seperti batu bara, Galian C, dan Sawit, tidak diizinkan menggunakan BBM subsidi. “Mesti ditindaklanjuti persoalan penggunaan minyak subsidi oleh pihak yang sebenarnya tidak berhak. Perusahaan angkutan batu bara, Galian C, dan perkebunan sawit tidak boleh menggunakan BBM subsidi,” tuturnya. Dengan langkah ini, diharapkan penyaluran BBM subsidi dapat tepat sasaran kepada masyarakat yang memang berhak menerimanya. “Masyarakat yang tidak mengangkut material tambang dan kelapa sawit. Artinya, jika mengangkut hasil tambang, mereka harus menggunakan BBM non-subsidi. Jika tidak, baru boleh menggunakan BBM subsidi,” tandasnya.

Bank Syariah Mesti Dukung Petani Sawit, Ini Cuma Bank Konvensional Nasional
Nasional
Kamis, 07 Desember 2023 | 20:59 WIB

Bank Syariah Mesti Dukung Petani Sawit, Ini Cuma Bank Konvensional

Bengkulu, katakabar.com - Gubernur Provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah minta perbankan syariah dukung petani kelapa sawit. Dukungan perbankan syariah bisa berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta lainnya. "Ini cuma perbankan konvensional saja yang mendukung petani kelapa sawit di Bengkulu, perbankan syariah bisa ikut berperan bagi petani kelapa sawit," ujar Gubernur Provinsi Bengkalu, Rohidin Mersyah, dilansir dari laman elaeis.co, pada Kamis (7/12). Untuk itu, Imbau Rohidin, kepada perbankan syariah dapat memberikan solusi finansial yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah kepada petani kelapa sawit. Misalnya, membantu petani dalam pembiayaan untuk mempercepat pertumbuhan tanaman. "Perbankan syariah dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat dalam mencapai pembangunan berkelanjutan dan inklusif," tuturnya. Harapannya, kata Rohidin, pelaku industri perbankan syariah di Bengkulu lebih aktif dalam program-program yang mendukung petani kelapa sawit. Cakupannya bisa penawaran produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan petani, memberikan pemahaman mengenai prinsip-prinsip syariah, serta membuka akses yang lebih mudah dan cepat terhadap layanan keuangan. "Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan sektor pertanian, khususnya petani kelapa sawit, dapat mengalami perkembangan positif yang signifikan," sebutnya.

Gubernur Bengkulu Ajak Bangun Pabrik Migor, Ini Kata Pengusaha Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 18 November 2023 | 19:24 WIB

Gubernur Bengkulu Ajak Bangun Pabrik Migor, Ini Kata Pengusaha

Bengkulu, katakabar.com - Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menyeru para investor bangun pabrik Minyak Goreng (Migor). Prospek dan potensi sektor perkebunan sawit yang besar di Bengkulu, diyakini tidak menyulitkan para investor untuk memperoleh bahan baku. Hal ini disampaikan Rohidin dalam Bencoolen Regional Investment & Economic Forum (BRIEF) 2023 di Hotel Mercure, Kota Bengkulu, kemarin. "Bengkulu memiliki potensi besar di sektor perkebunan kelapa sawit, tapi belum ada yang mengolah Crude Palm Oil (CPO) jadi minyak goreng di Bengkulu," kata Rohidin, di acara Bencoolen Regional Investment & Economic Forum (BRIEF) 2023 di Hotel Mercure, Kota Bengkulu, kemarin, dilansir dari laman elaeis.co, pada Sabtu (18/11). Menurutnya, pihaknya pastikan komitmen menciptakan lingkungan investasi yang kondusif, dan mendukung pengembangan sektor-sektor potensial. "Kami siap memberikan fasilitas dan dukungan yang diperlukan bagi para investor yang tertarik mengolah CPO menjadi produk bernilai tinggi seperti minyak goreng," ujarnya. Untuk itu, harap Rohidin, ada investor yang menangkap peluang ini dan bersedia berinvestasi di Bengkulu, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan menciptakan lapangan kerja baru. Salah satu pengusaha yang hadir di acara tersebut, Ahmad Santoso mengaku tertarik untuk berinvestasi di sektor pengolahan kelapa sawit di Bengkulu. "Bengkulu punya kondisi geografis dan iklim yang sangat mendukung pertumbuhan kelapa sawit. Saya tertarik untuk berkolaborasi dan berinvestasi dalam pengolahan CPO di sana," tuturnya. Apalagi menurut Ahmad, pengolahan CPO menjadi minyak goreng bukan hanya memberikan manfaat ekonomi, tapi berpotensi meningkatkan daya saing produk lokal di pasar regional maupun nasional. "Sektor sawit di Bengkulu lumayan besar. Bisnis ini sangat berpeluang dan siap kita jejaki," tandasnya.

Dorong Pertumbuhan Produktivitas, Pemprov Bengkulu Bagikan Ribuan Alsintan Nasional
Nasional
Sabtu, 28 Oktober 2023 | 15:52 WIB

Dorong Pertumbuhan Produktivitas, Pemprov Bengkulu Bagikan Ribuan Alsintan

Bengkulu, katakabar.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dorong peningkatan produktivitas usaha pertanian, baik subsektor pangan, hortikultura, maupun perkebunan sawit. Salah satunya bentuk nyata dukungan produk usaha pertanian itu, dengan salurkan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan). Pada 2023 ini, Pemprov Bengkulu serahkan bantuan totalnya 2.026 unit Alsintan kepada 618 Kelompok Tani (Poktan) dan Unit Pengelola Jasa Alsintan (UPJA). Rincian bantuan Alsintan, berupa Handsprayer Elektrik 987 unit untuk 300 poktan, Handtractor 34 unit untuk 34 poktan, mesin pemotong rumput 123 unit untuk 123 poktan, power threser 10 unit untuk 10 poktan, Cultivator 54 unit untuk 54 poktan. Terus, motor roda tiga 8 unit untuk 8 poktan, terpal plastik 300 unit untuk 54 poktan, dodos 250 unit untuk 13 poktan, egrek 250 unit untuk 13 poktan, pompa air 3 inch 8 unit untuk 8 poktan, dan combine harvester besar 2 unit untuk 2 UPJA. Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah membagikan ratusan Alsintan untuk poktan di Desa Talang Benih, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong memasuk pekan keempat Oktober 2023. Bantuan Handsprayer Elektrik sebanyak 45 unit dibagikan kepada 15 kelompok tani, Handtraktor 3 unit, Cultivator 22 unit, Mesin Rumput 42 unit, Motor Roda 3 sebanyak 3 unit, pupuk organik 2.000 liter, dan pupuk majemuk sebanyak 500 kilogram. “Bantuan yang diberikan mudah-mudahan memberikan manfaat bagi masyarakat, dan membuat produktivitas hasil usaha tani semakin meningkat,” ujar Rohidin lewat keterangan resmi Pemprov Bengkulu, dilansir dari laman elaeis.co, pada Sabtu (28/10). Peralatan yang diberikan milik anggota beserta seluruh jajaran. Untuk itu, dijaga dan dipelihara, biar tidak cepat rusak. “Ingat, semua anggota kelompok tani berhak menggunakannya, sebab peralatan yang dibagikan bukan milik ketua kelompok tani,” tegasnya. Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu, M Rizon menimpali, penyediaan Alsintan seperti alat dodos dan egrek diharapkan bisa memudahkan para petani saat proses panen buah kelapa sawit. "Sudah ratusan petani di berbagai daerah di Bengkulu menerima bantuan dari pemerintah daerah. Kami berkomitmen terus membantu petani kelapa sawit maupun sektor pertanian lainnya di Bengkulu. Ke depan bantuan yang diberikan lebih banyak lagi," ucapnya. Dengan meningkatnya produktivitas, tambah M. Rizon diharapkan memberikan kontribusi positif pertumbuhan ekonomi daerah. Seorang penerima bantuan, Suratno 54 tahun sekaligus Ketua Poktan Sidoluhur Air Bening menceritakan, saya biasa sewa handtraktor biaya Rp400 ribu per hari dan hanya dapat melakukan panen padi sekali setahun. Tapi, setelah menerima handtraktor ini, saya dan kelompok tani lainnya semakin semangat dan berusaha maksimal agar dapat melakukan panen 2 hingga 3 kali setahun. “Alhamdulillah, dengan bantuan handtraktor ini, dapat memudahkan dan melancarkan pekerjaan. Kami berusaha maksimal agar ke depan hasil panen kami meningkat,” jelasnya. Warga lainnya, Slamet Harisani 51 tahun dari Poktan Karya Family Sindang Kelingi aminkan Suratno. Terima kasih atas bantuan yang diterima, berupa cultivator. “Ini sangat bermanfaat dan membantu pekerjaan kami menggarap lahan. Ke depan mudah-mudahan intensitas panen sayur semakin meningkat,” sebutnya.

Petani Sawit Mulai Kesulitan Bayar Uang Sekolah, Ini Respon Gubernur Bengkulu Sawit
Sawit
Minggu, 08 Oktober 2023 | 23:03 WIB

Petani Sawit Mulai Kesulitan Bayar Uang Sekolah, Ini Respon Gubernur Bengkulu

Bengkulu, katakabar.com - Produksi Tur panen tanaman kelapa sawit menukik di Bengkulu sangat dikeluhkan petani di Bengkulu. Mirisnya, tidak sedikit petani mulai kesulitan membayar uang sekolah anak. Ketua Aliansi Petani Kelapa Sawit (APKS) Bengkulu, Edy Mashury, dilansir dari laman elaeis.co, pada Minggu (8/10) mengatakan, kita sudah banyak mendengar keluhan dari petani kelapa sawit mengenai hal tersebut. Di mana, hasil kebun kelapa sawit tidak maksimal disebabkan cuaca ekstrem, ini sangat dikeluhkan petani disebabkan kebun sudah berbuah gosong. Situasi semakin memperumit kondisi para petani sebagian besar mengandalkan pendapatan dari tanaman kelapa sawit. Mereka harus menghadapi beban finansial yang semakin berat dengan biaya pendidikan anak-anak yang terus meningkat. "Rata-rata petani hanya mengandalkan kelapa sawit, sangat sulit saat ini. Kalau kalau produksi turun, mereka dipastikan rugi besar," ujarnya. Salah satu cobtohnya petani kelapa sawit asal Kabupaten Bengkulu Tengah, Sofyan mengaku sangat kesulitan membayar uang sekolah anak lantaran hasil kebun trek. "Kami sangat mencintai anak-anak dan ingin memberikan pendidikan terbaik untuk mereka. Tapi, dengan penurunan pendapatan saat ini, membayar uang SPP anak sangat sulit," jelasnya. Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menanggapi, pemerintah daerah bakal berupaya membantu petani mengatasi dampak musim kemarau yang berkepanjangan saat ini. "Kami bekerja sama dengan pihak terkait untuk memberikan bantuan kepada petani kelapa sawit yang sedang mengalami kesulitan ekonomi disebabkan musim kemarau ini," sebutnya.

Gubernur Bengkulu Seru Bupati dan Wako Gratiskan BPHTB Petani Sawit Nasional
Nasional
Sabtu, 19 Agustus 2023 | 23:14 WIB

Gubernur Bengkulu Seru Bupati dan Wako Gratiskan BPHTB Petani Sawit

Bengkulu, katakabar.com - Masyarakat Provinsi Bengkulu hingga kini masih banyak belum kantongi sertifikat lahan kebun kelapa sawit dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Melihat fakta itu, Gubernur Provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah minta pemerintah kabupaten dan kota agar menggratiskan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk mengurus sertifikat lahan kebun sawit program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Kata Rohidin, dengan menggratiskan BPHTB permudah petani punya sertifikat tanah. "Saya minta bupati dan wali kota bisa menggratiskan BPHTB bagi petani yang membuat sertifikat melalui PTSL," harapnya dilansir dari laman elaeis.co, pada Sabtu (19/8). Gubernur Bengkulu mengambil keputusan setelah mempertimbangkan dengan matang untuk jangka panjang hak atas tanah. Memang, kebijakan yang diambil bisa berpotensi mengurangi pendapatan daerah dari perolehan BPHTB. Ia meyakini kebijakan ini dapat memberikan kontribusi signifikan sektor perekonomian masyarakat dan pendapatan daerah. "Pergerakan ekonomi daerah bakal cepat saat BPHTB nihil. Orang mau bikin pengembangan usaha jadi cepat. Sekarang ini, orang pikir-pikir disebabkan mengurus BPHTB mahal," jelasnya. Untuk itu ujar Rohidin, kepada pemerintah kabupaten dan kota tidak hanya terpaku mencari pendapatan daerah. "Kalau cara berpikirnya hanya pendapatan, sudah pasti menolak. Betul, BPHTB mengurangi pendapatan, tapi dampak dan manfaatnya, perekonomian daerah bakal lebih baik lagi ke depan," bebernya. Bagi para petani kelapa sawit, adanya progran gratis BPHTB peluang emas untuk melegalkan lahan sudah dikelola dan diusahai bertahun lamanya. Harapannya, adanya kebijakan ini dapat berkontribusi positif di sektor ekonomi petani kelapa sawit di Bengkulu.