.Kaur

Sorotan terbaru dari Tag # .Kaur

Pemkab Meranti Gelar Bimtek Siskeudes Kaur Keuangan Desa Riau
Riau
Selasa, 15 Juli 2025 | 22:10 WIB

Pemkab Meranti Gelar Bimtek Siskeudes Kaur Keuangan Desa

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Kepulauan Meranti gelar bimbingan teknis Peningkatan Kapasitas Bagi Kaur Keuangan pengelolaan keuangan desa secara online lewat Siskeudes Link. Kegiatan yang diikuti Kaur Keuangan Desa se Kepulauan Meranti itu dilaksanakan di Ballroom Grand Meranti Hotel, Selasa (15/7). Bupati Kepulauan Meranti melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Hukum, Sudandri Jauzah, saat membuka kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah atau BPKAD Kepulauan Meranti sebagai pelaksana. "Kegiatan ini bukti keseriusan pemerintah untuk melaksanakan pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan," ujarnya. Menurut Sudandri, di Bimtek para Kaur Keuangan Desa diberikan aplikasi siskeudes versi terbaru yaitu V.207. Rilis 2, menggantikan aplikasi siskeudes V.207. Dengan adanya pembaharuan aplikasi itu, kata Sudandri, bakal ada menu baru yang tidak ditemukan di aplikasi sebelumnya. Hal itu bakal mempermudah kerja Kaur Keuangan, sebab terdapat penyempurnaan dari aplikasi sebelumnya yang mana akhirnya aplikasi sikeudes online dapat diwujudkan di Kabupaten Kepulauan Meranti. "Kepala daerah sangat mendukung kegiatan ini sebagai bentuk pembinaan dan support kepada pemerintah desa dari pemerintah daerah," jelasnya. Selain itu, ucap Sudandri, di kegiatan juga diperkenalkan aplikasi baru dari Ditjen Pajak, yakni aplikasi Korteks. Lewat aplikasi tersebut, pelaporan pajak akan lebih mudah dan efisien, begitu juga ada aplikasi CMS atau Cash Management System dari Bank Riau Kepri Syariah yang mana untuk pembayaran gaji dan lainnya akan dilaksanakan secara non tunai.

Soal Tanggung Jawab Sosial, Perusahaan Sawit Bandel-bandel di Kaur Nasional
Nasional
Kamis, 07 Desember 2023 | 21:18 WIB

Soal Tanggung Jawab Sosial, Perusahaan Sawit Bandel-bandel di Kaur

Bengkulu, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu menyatakan belum ada satu pun perusahaan yang bergerak di sektor kelapa sawit yang membayar tanggung jawab sosial ataj Corporate Social Responsibility (CSR). Perusahaan mestinya serahkan 1 hingga 3 persen dari penghasilan untuk dana CSR ke daerah, tapi perusahaan enggan memberikannya. Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Kaur, Agus Supianto menjelaskan, total dana CSR yang terkumpul tahun ini mencapai Rp509 juta. Sayangnya, dana tersebut tidak melibatkan perusahaan kelapa sawit. "Padahal pembayaran CSR ini wajib, dan sudah diatur dalam Perda Nomor 04 tahun 2016 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan," tegas Agus, dilansir dari laman elaeis.co, pada Kamis (7/12). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur telah mengirimkan surat peringatan kepada seluruh perusahaan sawit agar membayar CSR sesuai ketentuan yang berlaku. Upaya itu belum membuahkan hasil, sebab perusahaan-perusahaan yang dituju tidak meresponnya. "Kita sudah kirimkan surat, tapi tidak direspon pihak perusahaan," terang Agus. Gara-gara itu, banyak proyek pembangunan dan program kesejahteraan masyarakat yang diharapkan mendapat dukungan dari perusahaan kelapa sawit menjadi terhambat. "Bila CSR tidak disalurkannya membuat proyek-proyek pembangunan dan program kesejahteraan masyarakat terhambat," tuturnya. Pemkab Kaur berencana mengambil langkah tegas terhadap perusahaan kelapa sawit yang belum membayar CSR. Hal ini bagian dari upaya untuk menegakkan aturan dan memastikan bahwa perusahaan berkontribusi secara adil pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. "Kami bakal tegakkan aturan dan memastikan perusahaan berkontribusi secara adil pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," tandasnya.