'Level Up Ramadan', Dupoin Futures Berbagi Takjil di Kawasan Stasiun Sudirman Nasional
Nasional
Jumat, 20 Maret 2026 | 14:00 WIB

'Level Up Ramadan', Dupoin Futures Berbagi Takjil di Kawasan Stasiun Sudirman

Jakarta, katakabar.com - PT Dupoin Futures Indonesia menggelar kegiatan berbagi usung “Level Up Ramadan” di kawasan Dukuh Atas atau Stasiun Sudirman, Jakarta, Rabu (11/3) sore lalu. Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa ini sasar para pengguna transportasi umum, pekerja kantoran, serta masyarakat yang masih berada di perjalanan saat jam pulang kerja. Sejumlah perwakilan perusahaan tampak membagikan takjil kepada para pejalan kaki dan penumpang yang melintas di salah satu titik mobilitas tersibuk di ibu kota tersebut. Kawasan Dukuh Atas sendiri dikenal sebagai simpul transportasi yang menghubungkan berbagai moda, seperti KRL, MRT, dan TransJakarta, sehingga menjadi lokasi strategis untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas. Program ini bagian dari inisiatif perusahaan dalam menyemarakkan bulan Ramadan melalui kegiatan sosial yang sederhana namun relevan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan. Mengusung tema “Berbagi Manisnya Ramadan di Perjalanan Pulangmu bersama Dupoin”, kegiatan ini mencoba menghadirkan momen kebersamaan di tengah kesibukan warga Jakarta. Di tengah padatnya aktivitas menjelang berbuka puasa, tak sedikit masyarakat yang belum sempat tiba di rumah saat azan Magrib berkumandang. Kondisi ini menjadikan pembagian takjil di titik-titik transportasi publik sebagai salah satu bentuk kepedulian yang dinilai tepat sasaran. Selain membantu memenuhi kebutuhan berbuka, kegiatan ini juga menghadirkan interaksi langsung antara perusahaan dan masyarakat. Perwakilan tim Dupoin Futures menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memberikan kontribusi positif, tidak hanya melalui layanan finansial, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang berdampak langsung. “Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan sedikit kebahagiaan bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa,” ujar perwakilan tim Dupoin Futures. Kegiatan “Level Up Ramadan” menjadi salah satu dari rangkaian program Ramadan yang dijalankan perusahaan tahun ini. Dengan melibatkan langsung tim di lapangan, kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai aksi berbagi, tetapi juga sebagai sarana membangun interaksi dan memperkuat nilai kebersamaan. Ke depan, perusahaan menyatakan akan terus menghadirkan program serupa sebagai bagian dari kontribusi berkelanjutan kepada masyarakat, khususnya pada momen-momen penting seperti Ramadhan.

Drone Thermal Perkuat Pengawasan Kawasan Industri di Indonesia Tekno
Tekno
Kamis, 05 Februari 2026 | 10:09 WIB

Drone Thermal Perkuat Pengawasan Kawasan Industri di Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Pengawasan keamanan di kawasan industri sering menghadapi tantangan, terutama pada kondisi visibilitas rendah seperti malam hari, kabut, atau hujan. Metode pengawasan konvensional terkadang sulit menjangkau area luas atau medan yang menantang, sehingga potensi risiko intrusi sulit dideteksi secara dini. Di Indonesia, Halo Robotics memperkenalkan DJI Dock 3, sistem pengawasan otomatis yang dikombinasikan dengan drone thermal Matrice 4TD. “Sistem ini memungkinkan tim keamanan memantau area perimeter secara otomatis dan real-time, sehingga potensi intrusi atau aktivitas mencurigakan dapat terdeteksi lebih cepat,” ujar Halo Robotics, distributor DJI Enterprise di Indonesia. Drone thermal M4TD mampu mendeteksi pergerakan kendaraan di lokasi minim cahaya atau sulit dijangkau. Data dikirim secara langsung ke tim keamanan, memungkinkan respons lebih cepat sekaligus mengurangi risiko operasional di lapangan. Pendekatan ini sangat relevan untuk sektor industri di Indonesia, termasuk pertambangan, migas, dan perkebunan skala besar, di mana pengawasan manual sulit dilakukan dan berisiko. Dengan pemantauan otomatis, perusahaan dapat meningkatkan akurasi pengawasan, menjaga keamanan aset, dan memaksimalkan keselamatan operasional. Pemanfaatan drone thermal menunjukkan bagaimana teknologi dapat mendukung pengawasan industri yang lebih adaptif, responsif, dan berbasis data, sejalan dengan kebutuhan keamanan modern di lapangan.

Sucofindo Perkuat Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Diganjar Platinum Greenship Neighborhood Nasional
Nasional
Sabtu, 24 Januari 2026 | 07:00 WIB

Sucofindo Perkuat Penilaian Kawasan Berkelanjutan, PIB College Diganjar Platinum Greenship Neighborhood

Denpasar, katakabar.com - PT Suconfindo (Persero) kembali menegaskan perannya sebagai lembaga independen penilai kesesuaian dalam mendukung penerapan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Melalui proses penilaian dan verifikasi yang dilakukan sesuai standar Green Building Council Indonesia (GBCI), Kawasan Politeknik International Bali (PIB College) resmi meraih predikat Platinum dalam Sertifikasi Greenship kategori Neighborhood versi 1.1 untuk bangunan non-office. Sertifikasi Greenship merupakan sistem penilaian bangunan hijau yang menilai perencanaan dan pengelolaan kawasan secara komprehensif, meliputi aspek efisiensi energi dan air, pengelolaan lingkungan, hingga dampak sosial dan ekonomi. Dalam skema ini, PT Sucofindo berperan sebagai lembaga penilai dan verifikator independen yang memastikan seluruh kriteria keberlanjutan diterapkan secara objektif dan terukur. Kepala PT Suconfindo (Persero) Cabang Denpasar, Rusdi Palureng, menyampaikan bahwa pencapaian predikat Platinum ini menunjukkan keberhasilan penerapan prinsip keberlanjutan kawasan yang dinilai secara menyeluruh dan konsisten melalui proses sertifikasi yang kredibel. “Sebagai Lembaga Pemeriksa Kesesuaian, Sucofindo berkomitmen mendampingi berbagai sektor, termasuk sektor pendidikan, dalam memastikan penerapan prinsip keberlanjutan berjalan sesuai standar nasional dan internasional. Sertifikasi ini menjadi bukti pengelolaan kawasan pendidikan dapat memberikan nilai tambah lingkungan, sosial, dan ekonomi secara berimbang,” ujar Rusdi Palureng. Dalam proses penilaian yang dilakukan oleh PT Sucofindo, Kawasan PIB College menunjukkan kinerja unggul pada sejumlah kategori utama, antara lain Innovation and Future Development (IFD), Land Ecological Enhancement (LEE) melalui penyediaan ruang terbuka hijau, Water Management and Conservation (WMC) melalui sistem pengelolaan air terintegrasi, serta Solid Waste Management (SWM) melalui penerapan pengelolaan daur hidup sampah dan upaya pengurangan sampah berkelanjutan. Selain itu, pada aspek sosial dan budaya, PT Sucofindo menilai penerapan Community Wellbeing Strategy (CWS) di Kawasan PIB College melalui peningkatan kepedulian sivitas akademika terhadap konsep keberlanjutan serta pelestarian dan penguatan budaya lokal. Sementara pada kategori Building and Energy (BAE), penerapan bangunan hijau tercermin dari efisiensi dan konservasi energi, pemanfaatan energi terbarukan, serta upaya pengurangan polusi cahaya dan kebisingan. “Nilai tertinggi diperoleh pada kategori Movement and Connectivity (MAC) dengan penerapan universal movement, seperti prioritas fasilitas pejalan kaki dan pesepeda yang ramah difabel, serta keterhubungan kawasan dengan moda transportasi umum. Hal ini menunjukkan bahwa keberlanjutan kawasan juga harus menjawab aspek mobilitas dan inklusivitas,” timpal Rusdi Palureng. Direktur PIB College, Anastasia Sulistyawati, mengapresiasi peran PT Sucofindo dalam proses sertifikasi kawasan kampus tersebut. Menurutnya, penilaian yang dilakukan secara profesional menjadi faktor penting dalam mewujudkan kawasan pendidikan berkelanjutan. “Diraihnya sertifikasi Greenship Platinum ini tidak terlepas dari peran Sucofindo sebagai mitra independen yang memastikan setiap tahapan pengelolaan kawasan kami selaras dengan prinsip keberlanjutan. Capaian ini memperkuat komitmen kami untuk terus mengembangkan kawasan pendidikan yang berkelanjutan, tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kami percaya bahwa pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam mendorong praktik keberlanjutan di masa depan,” tutur Anastasia Sulistyawati. Lebih lanjut, Rusdi Palureng, menegaskan pencapaian ini sejalan dengan komitmen Sucofindo dalam mendukung agenda Environmental, Social, and Governance (ESG) serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) melalui layanan sertifikasi, verifikasi, dan assurance yang andal.

Ruko Americano, Peluang Investasi Baru di Kawasan Komersial Metland Menteng Semakin Tumbuh Lingkungan
Lingkungan
Rabu, 07 Januari 2026 | 16:35 WIB

Ruko Americano, Peluang Investasi Baru di Kawasan Komersial Metland Menteng Semakin Tumbuh

Jakarta, katakabar.com - PT Metropolitan Land Tbk (Metland) kembali menghadirkan produk komersial terbaru di Metland Menteng melalui peluncuran Ruko Americano, setelah mencatat keberhasilan penjualan Ruko Conifera. Kehadiran Ruko Americano menjadi jawaban atas tingginya minat masyarakat terhadap ruko di kawasan Metland Menteng yang terus berkembang dan semakin ramai aktivitas. Ruko Americano berlokasi strategis di main boulevard Metland Menteng, dan berada tepat bersebelahan dengan area olahraga padel, pickleball dan tenis yang saat ini menjadi magnet aktivitas dan gaya hidup. Keberadaan fasilitas olahraga tersebut mendorong tingginya pergerakan orang di kawasan, sehingga menciptakan peluang bisnis yang menjanjikan bagi pelaku usaha maupun investor. “Melihat perkembangan kawasan komersial Metland Menteng yang semakin hidup, kami melihat minat masyarakat terhadap ruko terus meningkat, baik untuk usaha sendiri maupun sebagai instrumen investasi. Ruko Americano kami hadirkan dengan konsep yang lebih fleksibel dan lokasi yang sangat strategis untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Lily Nurlita, General Manager Metland Menteng. Dari sisi desain, cerita Lily, Ruko Americano menawarkan keunggulan berupa extended façade dengan ketersediaan lahan sekitar lima meter di bagian depan yang dapat dibangun kembali untuk memperluas area usaha. "Bangunan ruko terdiri dari tiga lantai, lantai tiga telah dilengkapi dak rooftop sehingga memberikan fleksibilitas pemanfaatan ruang. Ruko Americano hadir di atas luas tanah 5x20 meter persegi, dengan dua pilihan tipe bangunan, yaitu tipe 5x10 meter persegi dengan luas bangunan 117 meter persegi dan tipe 5x12 meter persegi dengan luas bangunan 148 meter persegi," jelasnya. Kawasan komersial Metland Menteng saat ini telah didukung berbagai tenant dan fasilitas penunjang seperti Kampung Kecil, FamilyMart, Tomoro Coffee, Kopi Kenangan, DIUBUD Coffee. Ke depan, kawasan ini akan semakin lengkap dengan rencana kehadiran tenant Shabu Hachi dan Solaria pada awal tahun 2026, yang diyakini akan semakin meningkatkan daya tarik kawasan. “Dengan dukungan fasilitas yang terus bertambah dan aktivitas kawasan yang semakin ramai, Ruko Americano memiliki potensi besar sebagai peluang bisnis jangka panjang. Keberadaannya di main boulevard menjadikan ruko ini memiliki visibilitas tinggi dan arus pengunjung yang stabil,” tambah Lily. Ruko Americano dipasarkan dengan harga mulai dari Rp4 miliaran dan saat ini dilengkapi dengan program promo menarik berupa free AC sebanyak lima unit untuk periode tertentu. Peluncuran ruko ini juga menegaskan komitmen Metland dalam menghadirkan produk yang pasti dibangun dan tepat waktu. “Komitmen kami tidak hanya pada perencanaan, tetapi juga pada realisasi pembangunan. Keberhasilan serah terima Ruko Conivera melalui program PPN DTP hingga akhir tahun menjadi bukti bahwa Metland Menteng konsisten membangun tepat waktu dan memberikan kepastian bagi konsumen,” sebut Lily. Dengan pengembangan kawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, Metland Menteng terus memperkuat posisinya sebagai kawasan terpadu yang tumbuh bersama aktivitas penghuninya, sekaligus menghadirkan produk komersial yang relevan dengan kebutuhan pasar. Tentang Metland Menteng Metland Menteng merupakan sebuah hunian lingkungan hijau dan asri dengan konsep Smart Eco Living yang sangat nyaman berlokasi di Cakung, Jakarta Timur. Lokasi strategis menjadi salah satu daya tarik utama Metland Menteng. Terletak dekat dengan tol JORR dan tol Kelapa Gading - Pulogebang, yang mudah menjangkau pusat kota Jakarta hanya dalam waktu 15 menit. Selain itu, MRT fase 3 juga direncanakan akan melintasi kawasan ini. Selain lokasi yang Metland Menteng juga dekat dengan berbagai fasilitas sekitar, seperti dekat dengan AEON Mall Cakung dan IKEA Cakung. Metland Menteng dikelilingi oleh fasilitas area seperti pendidikan unggulan, rumah sakit, club house seluas 1.200 meter persegi yang di dalamnya terdapat kolam renang, pusat kebugaran (gym) dan ruang sauna, hingga pusat perbelanjaan pilihan. Di dalam area juga terdapat taman rekreasi air, hutan kota, jogging track, lapangan futsal dan bulu tangkis. Berbagai pilihan moda transportasi pendukung disekitar tentunya semakin mempermudah aktivitas dan mobilitas penghuni.

Metland Kertajati Perkuat Pengembangan Kawasan Rebana Metropolitan Lingkungan
Lingkungan
Rabu, 24 Desember 2025 | 16:39 WIB

Metland Kertajati Perkuat Pengembangan Kawasan Rebana Metropolitan

Kertajati, katakabar.com - Kawasan Cirebon-Patimban-Kertajati (Rebana) Metropolitan kini berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat, ditandai dengan percepatan pembangunan infrastruktur, tumbuhnya kawasan industri, serta meningkatnya minat investor berkat posisi strategisnya. Hadirnya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, perluasan konektivitas tol dan perencanaan terpadu pemerintah memperkuat proyeksi Rebana sebagai poros ekonomi dan industri masa depan. Tercatat ada 36 tenant industri di Kawasan Rebana dengan nilai investasi hingga kuartal III tahun 2025 mencapai lebih dari Rp25 triliun, lebih tinggi dibanding tahun 2024. Kepala Pelaksana Badan Pengelola Kawasan Rebana, Helmi Yahya, menyampaikan paparan saat kegiatan Media Gathering Metland Kertajati di pertengahan Desember 2025 lalu, Kawasan Rebana mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dari angka Jawa Barat maupun nasional, pada triwulan III tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Rebana mencapai 5,53 persen. “Majalengka salah satu daerah yang paling pesat perkembangan pembangunannya, laju pertumbuhan ekonomi triwulan III 2025 (YoY) mencapai 8,07 persen, tertinggi kedua di Rebana, dan menyerap 18.933 tenaga kerja hingga triwulan III tahun 2025, tertinggi di Rebana,” jelas Helmi Yahya. Sejalan dengan perkembangan tersebut, Metland pada akhir tahun 2024 lalu memperkenalkan Metland Kertajati sebagai kawasan hunian dan komersial modern yang mendukung industri di kawasan Rebana yang semakin berkembang. “Kawasan industri berkembang pastinya memerlukan sarana tempat tinggal baik hunian ataupun hotel untuk long stay guest di sekitar kawasan dan Metland Kertajati menjawab kebutuhan tersebut,' timpal Anhar Sudradjat, Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk dalam sambutannya pada kegiatan media gathering. Kawasan Rebana membutuhkan fasilitas yang tidak hanya mendukung mobilitas dan aktivitas industri, tetapi juga menghidupkan kawasan, kehadiran Metland Kertajati memberikan energi baru bagi pertumbuhan Kawasan Rebana dan menjadi bagian penting dari transformasi wilayah ini menuju pusat ekonomi modern Jawa Barat. Nitik Hening, Direktur PT Metropolitan Land Tbk, memaparkan konsep pengembangan Metland Kertajati yang akan dikembangkan dengan konsep New City yang memadukan hunian, pusat komersial, fasilitas publik seperti hotel, sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, ruang terbuka hijau hingga jaringan usaha yang saling terintegrasi. Tahap pertama pembangunan, Metland Kertajati membuka lahan seluas empat hektar dengan nama Sava Terra dengan varian produk rumah, ruko serta rumah kos (rukos) yang saat ini sudah habis terjual. Saat ini sedang dipasarkan Ruko Dharmawangsa, untuk menghidupkan area komersial dan sedang mempersiapkan Cluster Tanasultan, hunian premium. Pilihan luas tanah dari 160m2 s.d 256 m2 yang dibandrol harga mulai Rp2,7 miliar dengan target pasar masyarakat lokal yang menginginkan peningkatan kualitas hidup melalui hunian yang lebih berkelas tanpa harus pindah jauh dari daerah yang sudah mereka kenal. Metland Smara Hotel Pada kesempatan yang sama, Wahyu Sulistio Direktur PT Metropolitan Land Tbk, menyampaikan langkah strategis Metland dalam mengembangkan jaringan bisnis hotel dibawah naungan Metland Hotel Grup (MHG) dengan menggunakan nama Metland pada hotel-hotel yang dikembangkan. Langkah ini diambil dengan tujuan nama Metland menjadi jaminan kualitas dan layanan yang baik serta membangun loyalitas kepada brand Metland. Nomenklatur dibuat berdasarkan bintang mulai dari bintang tiga, bintang empat dan bintang empat plus dan kategori hotel bisnis, resort atau butik. Metland Smara merupakan penamaan hotel berbintang empat kategori hotel bisnis (city). Smara diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti cinta, yang diterjemahkan ke dalam pengalaman menginap yang hangat, ramah dan penuh kenyamanan. “Pemilihan nama Smara sama dengan Venya pada Metland Venya yang sudah beroperasi sebelumnya yang juga diambil dari Bahasa Sansekerta Venya yang artinya dicintai,” jelas Wahyu. Metland Smara Hotel Kertajati yang terlah beroperasi lebih dulu sejak tahun 2021 merupakan bagian dari pengembangan Metland Kertajati. Sesuai kategorinya Metland Smara Hotel Kertajati menargetkan kegiatan MICE dan kebutuhan akomodasi modern bagi korporasi bisnis dan industri Kawasan Rebana yang terus meningkat. Nama Meland Smara akan menjadi nama hotel bintang empat Metland yang akan digunakan pada pengembangan hotel lainnya di berbagai lokasi strategis, termasuk rencana kehadirannya di Bekasi. “Saat ini MHG mengelola enam hotel milik Metland dan segera menjadi delapan hotel dengan seiring dengan proses pembangunan Metland Smara Bekasi dan Metland Marron Tomohon,” sebut Wahyu. Tentang PT Metropolitan land Tbk (Metland) PT Metropolitan Land Tbk (Metland) didirikan pada tahun 1994 dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak Juni 2011. Metland adalah pengembang properti terkemuka dan terpercaya dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di Indonesia. Portofolio Metland saat ini sebanyak 21 proyek, mencakup sembilan proyek perumahan dan proyek komersial yang terdiri dari empat pusat perbelanjaan, enam hotel berbintang, dua apartemen dan gedung perkantoran. Proyek hunian Metland terdiri dari Metland Menteng, Metland Puri, Metland Cyber Puri, Metland Tambun Bekasi, Metland Transyogi, Metland Cileungsi, Metland Cibitung Metland Cikarang dan proyek terbaru yaitu Metland Kertajati. Pusat perbelanjaan meliputi Metropolitan Mall Bekasi, Grand Metropolitan, Metropolitan Mall Cileungsi, dan commercial block One District at Puri dan unit hotel, terdiri dari Hotel Horison Ultima Bekasi, Hotel Horison Ultima Seminyak Bali, Metland Smara Kertajati, Metland Hotel Bekasi, Metland Hotel Cirebon dan Metland Venya Ubud di Bali. Selain itu, Metland juga memiliki properti komersial perkantoran dan apartemen M Gold Tower serta apartemen Kaliana.

Cross Hotels & Resorts dan PT The Cube Group Teken Cross Bali Uluwatu Kawasan Ikonik Pantai Suluban Hotel
Hotel
Rabu, 24 Desember 2025 | 12:49 WIB

Cross Hotels & Resorts dan PT The Cube Group Teken Cross Bali Uluwatu Kawasan Ikonik Pantai Suluban

Bali, katakabar.com – Cross Hotels & Resorts, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki Sono International, dengan antusias umumkan penandatanganan dan pengembangan Cross Bali Uluwatu, sebuah resor upper-upscale yang berani dan berkarakter, berlokasi hanya 200 meter dari Pantai Suluban salah satu ikon selancar dan budaya paling ternama di Bali, dijadwalkan dibuka pada tahun 2028. Pencapaian ini menegaskan komitmen berkelanjutan Cross Hotels & Resorts dalam memperluas portofolionya di Indonesia melalui pengembangan destinasi bermakna yang memadukan desain, budaya, dan kinerja komersial. Dikembangkan PT The Cube Group, pengembang real estate dan perhotelan visioner, proyek ini mencerminkan komitmen senyap terhadap penciptaan nilai jangka panjang, berlandaskan filosofi pengembangan yang berfokus pada komunitas, budaya, dan keberlanjutan nilai aset. Dirancang secara cermat, resor ini mengusung arsitektur bertingkat yang memaksimalkan panorama samudra dan matahari terbenam. Cross Bali Uluwatu akan menghadirkan 120 kamar beserta fasilitas dan amenitas berstandar upper-upscale, membentuk sebuah destinasi terkurasi yang merayakan relaksasi, budaya, dan koneksi melalui pengalaman perhotelan yang berorientasi pada desain. Jihong An, Executive Director Cross Hotels & Resorts, menyampaikan Uluwatu salah satu destinasi paling memikat di Bali, dan Cross Bali Uluwatu merepresentasikan esensi strategi pertumbuhan kami lokasi bermakna, kemitraan yang kuat, serta desain yang memiliki tujuan. Penandatanganan ini menegaskan komitmen kami untuk menghadirkan hotel berkinerja tinggi di pasar yang menyatukan kekayaan budaya dan potensi komersial. "Bersama PT The Cube Group, kami membentuk sebuah destinasi yang relevan bagi wisatawan sekaligus menghadirkan nilai jangka panjang bagi para pemilik," ujarnya. Dauren Nurgaliev, Director & Co-Founder PT The Cube Group, menambahkan kami percaya destinasi istimewa lahir dari tujuan dan keterikatan pada tempat. Setiap karya kami menghormati karakter lanskap setempat sembari menghadirkan nilai berkelanjutan bagi investor. Di Uluwatu di mana warisan budaya dan alam memiliki pengaruh yang begitu kuat kami berkomitmen menciptakan aset yang berakar dan bertahan lama: dibangun dengan niat, dirancang dengan respek, dan diciptakan untuk melampaui generasi. Sementara, Evan Burns, Country Manager – Indonesia Cross Hotels & Resorts, menyatakan Cross Bali Uluwatu adalah perwujudan kuat filosofi Luxury by Design Cross, di mana setiap ruang, detail, dan pengalaman dirancang dengan penuh pertimbangan untuk merefleksikan jiwa destinasi. "Berkolaborasi erat dengan PT The Cube Group, kami menghadirkan resor yang menghormati karakter Uluwatu sekaligus menawarkan perjalanan tamu yang elevated dan selaras budaya. Penandatanganan ini memperkuat komitmen kami di Bali serta ambisi untuk membangun tempat-tempat yang autentik, berjiwa, dan relevan lintas waktu," jelasnya. Cross Hotels & Resorts terus berfokus menghadirkan solusi perhotelan berkinerja tinggi yang melampaui ekspektasi para pemangku kepentingan. Properti ini menjadi tambahan penting bagi portofolio Cross di Indonesia, sekaligus mempertegas perannya sebagai pemain kunci dalam lanskap perhotelan Indonesia yang terus berkembang. Informasi lebih lanjut tersedia di cubebali.com.

Vasanta Group Perkenalkan Shila Laketown, Kawasan Tepi Danau Modern Prospek Investasi Menjanjikan Wisata
Wisata
Minggu, 05 Oktober 2025 | 19:30 WIB

Vasanta Group Perkenalkan Shila Laketown, Kawasan Tepi Danau Modern Prospek Investasi Menjanjikan

Sawangan, katakabar.com - Untuk kali pertama di Sawangan, tiga pengembang terkemuka Vasanta Group, Samty Asia Investment, dan Sinar Mas Land bersinergi memperkenalkan Shila Laketown, sebuah kawasan ikonik yang dirancang dengan visi Your Ideal Lakeside Living. Sebagai pusat dari kawasan Shila at Sawangan, pengembangan ini menghadirkan keseimbangan unik: menawarkan suasana tenang jauh dari hiruk pikuk kota, sekaligus merangkul energi gaya hidup modern yang terhubung. Dibangun di atas lahan seluas 53 hektare yang mengelilingi danau alami, Shila Laketown menawarkan panorama tepi danau eksklusif di Sawangan. Lebih dari sekadar hunian, kawasan ini dirancang sebagai oasis hijau (green haven) memadukan keasrian lingkungan dengan ragam pilihan hunian serta distrik komersial yang dinamis. Kehadirannya semakin menegaskan posisi Shila at Sawangan sebagai kawasan hunian modern yang mampu menjawab kebutuhan gaya hidup perkotaan masa kini sekaligus menghadirkan peluang investasi jangka panjang yang menjanjikan. “Shila Laketown bukan hanya tentang membangun hunian berkualitas melainkan tentang menghadirkan gaya hidup yang selaras dengan alam. Bersama Samty Asia Investment, bagian dari Samty Group Jepang yang dikenal dengan standar pengembangan terpercaya serta proyek internasionalnya di berbagai negara Asia, dan Sinar Mas Land, pengembang terkemuka di Indonesia identik dengan pengembangan mega-township seperti BSD City, sekaligus transformasinya menuju kota digital cerdas, kami yakin kawasan ini akan tumbuh menjadi landmark baru di Sawangan, yang memberikan nilai berkelanjutan bagi para penghuni, investor, maupun mitra bisnis,” ujar Denny Asalim, CEO Vasanta Group, melalui siaran pers resmi Sabtu kemarin. Hunian Ideal Segala Tahap Kehidupan Shila Laketown menghadirkan pilihan hunian yang beragam mulai dari segmen menengah hingga premium dirancang menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai usia dan tahap kehidupan. Kawasan ini terdiri atas beberapa sub-area dan koleksi hunian seperti Peninsula District, Casacomo, Southlake serta proyek perluasan bersama Sinar Mas Land, yang masing-masing dirancang dengan cermat untuk menghadirkan kenyamanan, keamanan, serta kualitas hidup yang lebih baik bagi penghuninya. Tidak hanya hunian, area komersialnya, Peninsula District dilengkapi dengan berbagai fasilitas gaya hidup modern, menjadikannya pusat kegiatan yang menyatukan komunitas, alam, sekaligus peluang bisnis.

Sentral Minyak Sawit Global di Kawasan ASEAN Sawit
Sawit
Selasa, 30 September 2025 | 20:16 WIB

Sentral Minyak Sawit Global di Kawasan ASEAN

katakabar.com - Sentral minyak sawit global di kawasan ASEAN, sehingg punya peran signifikan di sektor industri minyak sawit. Bersama dua negara lain dari kawasan Asia Tenggara, yakni Malaysia dan Thailand, Indonesia menduduki posisi tiga besar sebagai negara dengan produksi minyak sawit (crude palm oil/CPO) terbesar di dunia. Menurut data USDA (2025), total produksi CPO dari ketiga negara tersebut mencapai 68,7 juta ton pada periode 2024/2025 atau setara dengan 87 persen dari total produksi CPO global. Sedang, jurnal PASPI Monitor (2022) berjudul Kawasan Asia sebagai Pusat Pertumbuhan Konsumsi Minyak Sawit Dunia menyebutkan, kawasan ASEAN punya andil signifikan di sektor industri minyak sawit global. Selain berperan sebagai produsen utama, kawasan ASEAN merupakan salah satu wilayah dengan tingkat konsumsi minyak sawit tertinggi di dunia. Berikut ini ulasan mengenai peran dan posisi kawasan ASEAN sebagai pusat produksi sekaligus konsumsi minyak sawit dunia yang dirangkum dari jurnal PASPI (2022). Sentra Produksi CPO Global: Selama periode 2010–2021, produksi minyak sawit dunia mengalami peningkatan signifikan, yakni dari 49 juta ton pada tahun 2010 menjadi sekitar 75 juta ton pada tahun 2021. Jadi, kurun waktu tersebut telah terjadi penambahan produksi sekitar 27 juta ton atau setara dengan rata-rata 2,7 juta ton per tahun (PASPI, 2022). Sekitar 87-89 persen dari total produksi minyak sawit dunia di periode 2010-2021 dihasilkan di kawasan Asia Tenggara yang tergabung dalam Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara atau Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). Empat negara utama produsen minyak sawit di kawasan tersebut adalah Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Selain berperan di kawasan ASEAN, negara-negara produsen minyak sawit di kawasan Asia Tenggara tersebut juga menjadi anggota dalam organisasi lain, seperti ASEAN Free Trade Area (AFTA) dan Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC). Secara kolektif, keanggotaan ini memperkuat peran strategis kawasan dalam penyediaan minyak nabati, baik untuk memenuhi kebutuhan regional maupun global. ASEAN sebagai produsen terbesar minyak sawit sekaligus minyak nabati di dunia memiliki peran strategis tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan oleofood complex global, tetapi juga dalam oleochemical complex dan bioenergy/biofuel complex dunia. Minyak sawit yang dihasilkan oleh negara-negara ASEAN menjadi penopang utama berbagai sektor ekonomi di banyak negara. Hal tersebut mengingat tingginya ketergantungan industri global terhadap pasokan minyak sawit dari kawasan ini (Shigetomi et.al., 2020). Kawasan Konsumsi Minyak Sawit Dunia: tidak hanya jadi pusat produksi minyak sawit di dunia, kawasan ASEAN juga berperan sebagai konsumen utama minyak sawit global (PASPI, 2022). Kawasan ini mencatat konsumsi sekitar 30 persen dari total konsumsi minyak sawit global.

Ini Alasan Mengapa Jembatan Apung Semakin Digemari di Kawasan Wisata Lingkungan
Lingkungan
Selasa, 22 Juli 2025 | 10:13 WIB

Ini Alasan Mengapa Jembatan Apung Semakin Digemari di Kawasan Wisata

Apung Hildan menggunakan High-Density Polyethylene atau HDPE berkualitas premium yang dirancang khusus untuk menghadapi tantangan lingkungan perairan. 1. Instalasi Super Cepat Lupakan proses konstruksi berbulan-bulan! Jembatan apung dapat dirakit dan dipasang hanya dalam hitungan hari, bahkan jam, tergantung panjang dan kompleksitasnya. Ini berarti destinasi Anda bisa lebih cepat beroperasi dan menerima pengunjung. 2. Desain Adaptif dan Estetis Apakah Anda membutuhkan jembatan lurus, berkelok mengikuti garis pantai, atau bahkan membentuk percabangan? Semua bisa diwujudkan. Fleksibilitas desainnya memungkinkan jembatan menyatu harmonis dengan kontur alam, bukan merusaknya. 3. Aman dan Tahan Banting Keselamatan adalah prioritas. Setiap kubus memiliki permukaan anti-slip dan mampu menahan beban yang signifikan. Material kubus apung HDPE juga terbukti tahan terhadap korosi air asin, paparan sinar UV, dan benturan, menjadikannya investasi jangka panjang dengan perawatan minimal. 4. Minim Dampak Lingkungan Ini adalah keunggulan terbesar untuk pariwisata berbasis alam. Karena tidak memerlukan tiang pancang yang menancap ke dasar air, jembatan apung tidak merusak ekosistem terumbu karang, padang lamun, atau dasar danau. Sebuah solusi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dengan jembatan apung, pengelola wisata dapat membuka akses ke spot-spot yang sebelumnya sulit dijangkau. Menghubungkan daratan utama ke restoran terapung, vila di atas air, atau spot memancing eksklusif kini menjadi jauh lebih mudah dan efisien. Teknologi modular ini tidak terbatas pada jembatan saja. Ia juga merupakan fondasi sempurna untuk membangun dermaga apung untuk perahu wisata, jet ski, atau platform serbaguna lainnya. Fleksibilitasnya benar-benar membuka potensi baru bagi pengembangan kawasan perairan.

KAI Daop 1 Jakarta Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Stadion Maulana Yusuf Serang Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 30 Mei 2025 | 23:03 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Stadion Maulana Yusuf Serang

Serang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta gelar jegiatan penertiban terhadap bangunan liar atau Bangli yang berdiri di atas lahan milik KAI di sepanjang KM 110+920 hingga kilometer 111+655 petak jalan Walantaka-Serang, pasnya di kawasan Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang. Kegiatan penertiban ini dilaksanakan pada Rabu (28/5) lalu sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan optimalisasi pemanfaatan aset negara. "Penertiban ini langkah strategis untuk memastikan keselamatan operasional perjalanan kereta api, sekaligus sebagai bentuk penataan aset negara agar dapat digunakan sesuai peruntukannya," ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, lewat rilis resmi diterimana katakabar.com, Jumat siang. Kegiatan ini, kata Ixfan, buah kolaborasi antara KAI Daop 1 Jakarta, dan Pemerintah Kota atau Pemko Serang untuk melakukan penataan kawasan Stadion Maulana Yusuf, agar tertib, aman, dan sesuai dengan perencanaan pembangunan wilayah. "Penertiban melibatkan jajaran internal KAI Daop 1 Jakarta, termasuk Manajer Aset, KNA, PAM, Hukum, Deputy PAM Obvit & Aset, para KUPT stasiun, Asisten Manajer terkait, Katon/Karu Polsuska, Tim PAM, Tim JJ, Penjagaan Aset, Bangdis, IT, KNA, UK, serta Tim PAM KCI," jelasnya. Sementara, ulas Ixfan, dari pihak eksternal turut hadir Kasatgas Percepatan Pembangunan dan Investasi Pemerintah Kota Serang, Wahyu Nurjamil, serta unsur gabungan dari POLRI, Koramil, Satpol PP, BKO Marinir, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Dinas Perhubungan Kota Serang, dan unsur kewilayahan lainnya. "Penertiban dilakukan dengan metode pembongkaran bangunan secara manual dan menggunakan alat berat. Setelah pembongkaran, material bekas bangunan diangkut menggunakan dump truck untuk dibuang ke tempat pembuangan sampah yang telah disiapkan," bebernya.