Kementerian PU

Sorotan terbaru dari Tag # Kementerian PU

Kementerian PU Bangun 245 Unit Huntara di Batangtoru Fasilitas Lengkap Layak Huni Nasional
Nasional
Jumat, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kementerian PU Bangun 245 Unit Huntara di Batangtoru Fasilitas Lengkap Layak Huni

Tapanuli Selatan, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus selesaikan pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana banjir di wilayah Sumatra. Salah satu fokus utama percepatan pembangunan ini adalah proyek Huntara Batangtoru yang berlokasi di Desa Napa, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Hingga saat ini, progres fisik pembangunan telah menembus angka lebih dari 70 persen. Upaya percepatan ini dilakukan agar masyarakat terdampak dapat segera meninggalkan tenda darurat dan beralih ke hunian yang lebih layak, selaras dengan arahan Presiden RI, H Prabowo Subianto. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan penyelesaian huntara menjadi prioritas utama pemerintah dalam fase pemulihan pascabencana. “Yang terpenting masyarakat bisa masuk ke rumah, keluar dari tenda. Kita dorong percepatan pembangunan hunian-hunian sementara di beberapa tempat, agar masyarakat bisa tinggal dengan aman dan layak,” kata Menteri PU, di penghujunga Februari 2026. Di Kecamatan Batangtoru, Kementerian PU membangun sebanyak 245 unit huntara yang terbagi ke dalam 21 blok untuk menampung sekitar 245 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana. Dalam pelaksanaannya, proyek ini menerapkan pendekatan teknis yang efektif dan efisien melalui penggunaan sistem modular. Bangunan huntara menggunakan struktur rangka baja ringan yang dirancang kokoh sehingga dapat dibangun dengan cepat tanpa mengurangi standar mutu konstruksi. Untuk mengakselerasi pekerjaan di lapangan, sejumlah alat berat seperti excavator, concrete mixer (car mix), dump truck, bulldozer, dan vibro roller turut dikerahkan secara optimal. Seluruh pelaksanaan pekerjaan ini dilakukan secara bertahap dengan senantiasa mengedepankan kecepatan, kualitas, serta keselamatan kerja. Selain membangun hunian, Kementerian PU juga memastikan kawasan Huntara Batangtoru mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tinggal sementara. Lantaran itu, kawasan ini turut dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung yang terintegrasi. Fasilitas tersebut mencakup sarana ibadah berupa musala, gedung serbaguna, ruang komunal, hingga fasilitas sosial seperti lapangan futsal dan taman bermain anak. Ketersediaan utilitas dan kebersihan lingkungan juga dijamin melalui pembangunan toilet komunal, penyediaan instalasi listrik dan pencahayaan yang memadai, serta ketersediaan jaringan air bersih dan sanitasi yang layak. Kementerian PU berkomitmen kuat untuk memastikan hunian sementara ini dapat segera dihuni. Langkah strategis ini merupakan bagian tak terpisahkan dari percepatan pemulihan pascabencana yang bertujuan menjaga keberlanjutan pelayanan dasar dan kelayakan hidup lingkungan bagi seluruh warga terdampak. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Kementerian PU Pulihkan SPAM Langkahan, 1.500 Rumah di Aceh Utara Teraliri Air Bersih Nasional
Nasional
Kamis, 02 April 2026 | 12:01 WIB

Kementerian PU Pulihkan SPAM Langkahan, 1.500 Rumah di Aceh Utara Teraliri Air Bersih

Aceh, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berhasil pulihkan kembali 1.500 sambungan rumah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di tiga desa terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh. Hasil kerja ini dipastikan langsung oleh Menteri PU, Dody Hanggodo saat meninjau SPAM Langkahan di Kabupaten Aceh Utara. Perbaikan SPAM tersebut dilakukan oleh Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan dan Prasarana Kawasan Aceh (BPBPK) menyusul terjadinya banjir dan sedimentasi. Bencana hidrometeorologi tersebut menyebabkan instalasi pengolahan air (IPA) mengalami kelebihan kapasitas, serta mengganggu fungsi intake dan pipa sadap akibat perubahan morfologi Sungai Krueng Jambo Aye. "Beberapa bulan lalu saya ke sini masih belum seperti ini. Untuk sekarang, intake-nya sudah mulai dibangun walaupun masih darurat. Dan air sudah mulai mengalir ke masyarakat, meskipun memang belum sempurna," kata Dody, di pekan keempat Februari 2026 lalu SPAM Langkahan eksisting yang berlokasi di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Langkahan, memiliki kapasitas 20 liter per detik dengan sumber air baku dari Sungai Krueng Jambo Aye. Fasilitas ini ditujukan untuk melayani sekitar 3.600 sambungan rumah (SR) di Kecamatan Langkahan dan Kecamatan Tanah Jambo Aye. Pascabencana, layanan air saat ini baru kembali menjangkau sekitar 1.500 SR di tiga desa. Dalam waktu dekat, cakupan layanan ditargetkan bertambah ke tujuh desa lainnya di arah Jambo Aye, dan akan terus dipulihkan secara bertahap hingga mendekati kapasitas awal. Dody menjelaskan, pemulihan layanan tidak hanya berfokus pada infrastruktur utama SPAM, tetapi juga pada jaringan pipa distribusi ke rumah-rumah warga yang terdampak langsung oleh material banjir. "Selain kita menangani masalah SPAM, kita juga harus menangani masalah sambungan ke rumah-rumahnya. Sebab banyak yang tertutup lumpur, ada yang bocor, ada yang harus dipotong dan diganti. Kita upayakan secepatnya supaya layanannya bisa kembali lagi seperti semula," jelas Dody. Terkait kualitas layanan, Dody secara khusus menginstruksikan Kepala Balai Cipta Karya untuk menyempurnakan proses pengolahan air. Ia menilai perlunya penambahan filter dan bahan kimia (chemical) guna mengatasi masalah kekeruhan air, sehingga aman untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat meski masih dalam kondisi tanggap darurat. Sebagai langkah strategis jangka menengah, Kementerian PU akan membangun SPAM IKK Langkahan baru berkapasitas 50 liter per detik untuk memperkuat sistem eksisting yang telah melampaui kapasitas optimal. Pembangunan konstruksi ditargetkan dapat dimulai pada awal Tahun Anggaran 2026. "Sementara waktu, kita akan menambah lagi SPAM di sampingnya dengan kapasitas 50 liter per detik. Untuk yang eksisting tetap kita manfaatkan kapasitasnya 20 liter per detik. Ditambah 50 liter per detik, mudah-mudahan seluruh masyarakat di daerah ini bisa terlayani kebutuhan air bersihnya selama 24 jam," tegas Dody. Fasilitas baru tersebut akan berlokasi bersebelahan dengan SPAM eksisting dengan desain yang lebih compact, modern, dan efisien untuk memudahkan operasional oleh PDAM Tirta Pase selaku pihak operator. Pembangunan ini mencakup IPA baja, bangunan intake, jaringan pipa transmisi dan distribusi utama, reservoir beton berkapasitas 600 meter kubik, hingga rumah pompa dan bahan kimia. Melalui pemulihan SPAM Langkahan eksisting dan pembangunan SPAM Langkahan baru dengan kapasitas lebih besar, Kementerian PU memastikan layanan air minum di Aceh Utara kembali andal sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur dasar terhadap risiko bencana hidrometeorologi di masa mendatang. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Tahap Awal Pembangunan Jembatan Rangka Baja di Salah Sirong Dimulai, Ini Kata Kementerian PU Nasional
Nasional
Selasa, 31 Maret 2026 | 10:37 WIB

Tahap Awal Pembangunan Jembatan Rangka Baja di Salah Sirong Dimulai, Ini Kata Kementerian PU

Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah memulai pelaksanaan pembangunan jembatan permanen rangka baja di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, guna perkuat konektivitas masyarakat. Menurut Menteri PU, Dody Hanggodo, pembangunan jembatan telah memasuki tahap awal konstruksi, yang ditandai dengan dimulainya kegiatan bor log sebagai bagian dari investigasi dan persiapan teknis. “Pekerjaan konstruksi sudah mulai dilaksanakan dengan kegiatan bor log di tiga titik sebagai bagian dari tahapan awal pembangunan. Ini dilakukan untuk memastikan kondisi tanah dan kesiapan teknis sebelum konstruksi utama dimulai,” kata Dody. Ia menjelaskan jembatan yang akan dibangun jembatan rangka baja tipe B dengan bentang sepanjang 80 meter. Struktur rangka baja tersebut dipilih karena dinilai efektif untuk mempercepat pemulihan konektivitas, sekaligus memberikan tingkat keamanan yang lebih baik bagi para pengguna jalan. Soal jadwal pengerjaan, desain teknis jembatan saat ini masih dalam tahap finalisasi. Setelah proses tersebut rampung, pekerjaan konstruksi utama direncanakan akan mulai dilaksanakan pada April 2026. Pembangunan jembatan permanen ini sebagai langkah lanjutan pemerintah setelah sebelumnya melakukan penanganan darurat guna menjaga kelancaran akses masyarakat setempat. Kementerian PU targetkan keseluruhan pekerjaan konstruksi jembatan akan berlangsung hingga Desember 2026. Proyek ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan konektivitas wilayah tetap terjaga, dengan mengedepankan aspek keselamatan konstruksi dan kualitas pekerjaan agar infrastruktur dapat mendukung mobilitas warga serta kelancaran distribusi logistik secara optimal. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Kementerian PU Bangun 456 Huntara Bagi Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak di Tegal Nasional
Nasional
Senin, 30 Maret 2026 | 12:13 WIB

Kementerian PU Bangun 456 Huntara Bagi Warga Terdampak Bencana Tanah Bergerak di Tegal

Tegal, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) percepat penyediaan hunian sementara (Huntara) berspesifikasi standar layak huni untuk memfasilitasi 456 kepala keluarga korban bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan percepatan infrastruktur kedaruratan ini ditargetkan rampung selambatnya H-5 jelang Idul Fitri 2026. Upaya ini dilakukan agar masyarakat terdampak segera mendapatkan akses tempat tinggal darurat yang aman dan terhindar dari risiko pergerakan tanah susulan. Dody berharap warga dapat segera menempati hunian yang lebih aman sebelum masa mudik dan libur Idulfitri 2026. Kompleks Huntara tersebut dikembangkan dengan total kapasitas 38 blok, di mana masing-masing blok terdiri dari 12 unit hunian. Seluruh unit dirancang terintegrasi dengan utilitas dasar dan infrastruktur penunjang kehidupan sosial kemasyarakatan guna menjamin kelayakan hidup para pengungsi. Fasilitas yang disiagakan di kawasan tersebut mencakup jaringan listrik dari PLN, instalasi air bersih, masjid sebagai pusat ibadah, balai pertemuan warga, pos kesehatan, serta lapangan sepak bola mini (mini soccer) untuk ruang interaksi publik. Pada tahap pelaksanaannya, Kementerian PU menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah. Sinergi lintas instansi ini berfokus pada kajian teknis kebencanaan untuk memastikan titik lokasi pembangunan memenuhi kriteria keamanan geologis. Mengingat tingginya kerentanan wilayah terdampak, pemerintah daerah dan otoritas teknis juga tengah menyurvei sejumlah lahan alternatif dengan struktur tanah yang lebih stabil. Pemetaan ini disiapkan untuk mengakomodasi potensi penambahan huntara sekaligus mematangkan rencana relokasi permukiman permanen di masa mendatang. Kementerian PU menggarisbawahi strategi penanganan pascabencana di Kabupaten Tegal tidak hanya berorientasi pada penyediaan fisik, melainkan menjadi langkah awal penataan kawasan permukiman yang aman dan berkelanjutan bagi keselamatan masyarakat jangka panjang. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Kementerian PU Buka Sepuluh Tol Secara Fungsional Saat Periode Mudik Lebaran 2026 Nasional
Nasional
Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:10 WIB

Kementerian PU Buka Sepuluh Tol Secara Fungsional Saat Periode Mudik Lebaran 2026

Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) siapkan sepuluh ruas jalan tol fungsional sepanjang 291,13 kilometer dan 15 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) untuk mendukung kelancaran arus mudik serta balik Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah. Pengoperasian ruas tol dan TIP fungsional ini diharapkan dapat membantu mengurai potensi kepadatan pada jalur-jalur utama mudik sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat. Menteri PU, Dody Hanggodo di Jakarta, mengatakan pengoperasian ruas tol dan TIP fungsional secara terbatas tersebut bertujuan mengurai potensi kepadatan lalu lintas di jalur-jalur utama mudik dan meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat. "Langkah ini dilakukan untuk menambah kapasitas jaringan jalan tol sekaligus mengurai potensi kepadatan di ruas-ruas utama," ucap Dody. Kesepuluh ruas tol konstruksi yang difungsionalkan itu tersebar di wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Di Sumatera, terdapat tiga ruas sepanjang 90,73 km yang disiapkan. Ruas tersebut meliputi Tol Ruas Sigli–Banda Aceh sepanjang ±24,67 km dengan progres ±94,25% akan difungsikan dua jalur dua arah (A&B) untuk seluruh golongan kendaraan. Sementara itu ruas Palembang–Betung sepanjang 53,20 km dengan progres 90–91% juga akan dioperasikan dua jalur dua arah, namun khusus untuk kendaraan Golongan I (non-bus). Adapun ruas Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat sepanjang ±12,86 km dengan progres 100% siap difungsikan penuh dua jalur dua arah untuk semua golongan kendaraan. Sedang di Pulau Jawa, Kementerian PU bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menyiapkan enam ruas sepanjang 148,03 km. Ruas Probolinggo–Banyuwangi Seksi 1 dan 2 sepanjang 24,08 km telah mencapai progres 100% dan dapat difungsikan dua jalur dua arah untuk seluruh golongan kendaraan. Sementara Seksi 3 sepanjang 25,60 km dengan progres 95,98% difungsikan dengan skema serupa, namun khusus untuk kendaraan Golongan I (non-bus). Ruas Serang–Panimbang Seksi 2 sepanjang ±24,17 km dengan progres ±98,10% akan dioperasikan satu jalur satu arah melalui jalur A untuk kendaraan Golongan I (non-bus). Selanjutnya ruas Ciawi–Sukabumi Seksi 3 hingga akses Karangtengah sepanjang ±4,97 km dengan progres ±71,95% akan difungsikan satu jalur satu arah khusus Golongan I (non-bus). Ruas Jakarta–Cikampek II Selatan sepanjang ±52 km dengan progres antara 72% hingga 94% akan difungsikan secara khusus untuk arus balik dari Sadang menuju Jakarta bagi kendaraan Golongan I (non-bus). Selain itu, ruas Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo Seksi 1 Paket 1.2B sepanjang 12,23 km (progres 93,30%) serta ruas Yogyakarta–Bawen Seksi 6 sepanjang 4,98 km (progres 89,93%) masing-masing akan dioperasikan satu jalur satu arah untuk kendaraan Golongan I (non-bus). Adapun di wilayah Kalimantan, Akses Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) sepanjang 52,37 km akan difungsikan melalui dua jalur dua arah, khusus untuk kendaraan Golongan I. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Wilan Oktavian, menjelaskan bahwa skema operasional ruas tol fungsional ini akan bersifat fleksibel dan situasional menyesuaikan dinamika kondisi lalu lintas di lapangan. "Pengaturan dan skema lalu lintas, baik satu arah maupun dua arah terbatas, akan diterapkan sesuai diskresi Kepolisian termasuk dengan waktu operasionalnya," tutur Wilan Oktavian. Guna melengkapi infrastruktur jalan, sebanyak 15 TIP fungsional juga disiapkan. Sejumlah TIP tersebut telah dilengkapi fasilitas dasar seperti area parkir, SPBU modular, tempat ibadah, toilet, hingga gerai UMKM. Di antaranya, TIP Sigli–Banda Aceh pada KM 37+000 A/B dan TIP Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat pada KM 99+800 A/B yang telah siap 100%. TIP Palembang–Betung di KM 71+000 A/B dengan progres sekitar ±95% juga disiapkan dengan fasilitas serupa. Selain itu, tersedia TIP sementara di ruas Cipali KM 77B yang memanfaatkan eks Gerbang Tol Cikopo dengan fasilitas minimal berupa parkir, tempat ibadah, toilet, dan tenant UMKM terbatas. Di wilayah Jawa Barat, TIP Cileunyi–Sumedang–Dawuan KM 203+000 A/B dengan progres ±34% turut disiapkan. Sementara di Jawa Tengah, TIP Semarang–Solo KM 439+000 A dan KM 444+000 B telah siap 100% dengan fasilitas yang lebih lengkap termasuk bengkel, pos kesehatan, ruang laktasi, serta ATM center. Selanjutnya, TIP Solo–Yogyakarta–NYIA KM 19+000 A disiapkan dengan fasilitas sementara, serta TIP Pasuruan–Probolinggo KM 844 A/B dengan progres 30,96% yang dilengkapi SPBU, SPKLU, serta fasilitas pendukung lainnya. Adapun TIP Probolinggo–Banyuwangi KM 888 A juga difungsikan dengan fasilitas dasar berupa area parkir, tempat ibadah, dan toilet. Pengoperasian seluruh fasilitas fungsional ini akan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur Lebaran. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

Kementerian PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Skema Diskon Tarif Tol 30 Persen Nasional
Nasional
Jumat, 27 Maret 2026 | 09:29 WIB

Kementerian PU Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Skema Diskon Tarif Tol 30 Persen

Jakarta, katakabar.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional dan jalan tol, serta memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Menteri PU, Dody Hanggodo, menyatakan kebijakan diskon tarif tol merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kenyamanan mobilitas, dan meringankan beban perjalanan masyarakat selama periode libur keagamaan tersebut. "Alhamdulillah semua Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) langsung setuju. Moda transportasi lain lebih kepada subsidi, sedangkan pada jalan tol kami memotong margin keuntungan para BUJT. Insyaallah diskon 30 persen itu akan kita terapkan," ujar Menteri PU. Dijelaskan Dody, pemberlakuan diskon 30 persen berlangsung pada 15 hingga 16 Maret 2026 untuk arus mudik, dan 26 hingga 27 Maret 2026 untuk arus balik. Potongan harga ini berlaku bagi pengguna uang elektronik dengan perjalanan jarak terjauh pada ruas-ruas tol yang telah ditetapkan. Ruas tol di Pulau Jawa yang mendapatkan diskon meliputi jaringan Tol Trans Jawa seperti Jakarta–Cikampek, Cikampek–Palimanan, Palimanan–Kanci, Kanci–Pejagan, Pejagan–Pemalang, Pemalang–Batang, Batang–Semarang, Semarang ABC. Diskon juga berlaku untuk ruas Cipularang, Padaleunyi, Tangerang–Merak, Cimanggis–Cibitung, Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu), serta Kelapa Gading–Pulogebang. Selain itu, potongan tarif juga berlaku pada ruas tol di luar Pulau Jawa seperti Bakauheni–Terbanggi Besar, Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayuagung, Kayuagung–Palembang, Indralaya–Prabumulih, Pekanbaru–Dumai, Pekanbaru–Bangkinang–Koto Kampar, Indrapura–Kisaran, Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat, Belawan–Medan–Tanjung Morawa, Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, hingga Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6. Di samping diskon tarif, Kementerian PU juga fokus pada pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan kesiapan fisik jalan. Menjelang periode mudik Lebaran 2026, jalan nasional non-tol sepanjang 47.603,39 kilometer berada dalam kondisi mantap dengan tingkat kemantapan mencapai 93,5 persen. Terdapat pula 3.115,98 kilometer jalan tol yang disiagakan untuk melayani pemudik di seluruh Indonesia. Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Roy Rizali Anwar, menegaskan pemerintah telah menyiapkan strategi utama untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, khususnya pada jalur-jalur utama yang diprediksi mengalami peningkatan volume lalu lintas. "Strategi utama yang kami lakukan adalah memastikan seluruh jalan nasional dalam kondisi mantap, tidak berlubang, dan seluruh bangunan pelengkap jalan dalam kondisi baik sehingga aman dan nyaman dilalui," ucap Roy. Sebagai langkah mitigasi terhadap potensi gangguan lalu lintas dan bencana alam, Kementerian PU menyiagakan Disaster Relief Unit (DRU). Unit tanggap darurat ini dilengkapi dengan 1.461 unit alat berat serta material perbaikan cepat seperti jembatan bailey dan aspal dingin (cold mix asphalt) yang disebar di berbagai titik rawan. Untuk mendukung kelancaran di lapangan, sebanyak 496 posko mudik telah diaktifkan sebagai pusat pemantauan dan koordinasi. Masyarakat yang membutuhkan informasi rute, titik rawan kemacetan, hingga layanan infrastruktur dapat mengakses situs web mudik.pu.go.id, atau menggunakan aplikasi pemantauan dari BUJT seperti Travoy dan HK Toll Apps. Pengaduan terkait kondisi jalan juga dapat disampaikan secara langsung melalui kanal layanan darurat “Halo Pak Dody” pada akun Instagram resmi @dody_hanggodo. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Dukung Peningkatan Kualitas SDM, Kementerian PU Percepat Pembangunan SR di Jatim Nasional
Nasional
Jumat, 13 Februari 2026 | 15:00 WIB

Dukung Peningkatan Kualitas SDM, Kementerian PU Percepat Pembangunan SR di Jatim

Surabaya, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah percepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) di Provinsi Jawa Timur 1. Pembangunan SR merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penyediaan akses pendidikan yang berkualitas dan merata. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) bagian integral dari strategi pemerintah untuk mencetak generasi penerus yang unggul. Menurutnya, ketersediaan infrastruktur pendidikan yang layak merupakan fondasi utama dalam menciptakan SDM yang berdaya saing. “Kementerian PU memastikan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Dody. Pembangunan permanen Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1 dilaksanakan di lima lokasi, yakni Kabupaten Gresik, Tuban, Sampang, Jombang, serta Kota Surabaya. Proyek ini mengusung konsep kawasan pendidikan terpadu yang tidak hanya fokus pada gedung sekolah, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung pembelajaran dan hunian. Lingkup pekerjaan fisik mencakup pembangunan gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan asrama siswa putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, masjid dan gedung ibadah, lapangan olahraga, lapangan upacara, kantin, serta Ruang Terbuka Hijau (RTH). Untuk mendukung sanitasi lingkungan yang sehat, pembangunan ini juga menyertakan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Pekerjaan konstruksi Sekolah Rakyat di Jawa Timur 1 didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025-2026 dengan total nilai kontrak mencapai Rp1,165 triliun (termasuk PPN). Pelaksanaan proyek ini dikerjakan oleh penyedia jasa Waskita–CAG KSO. Kontrak pekerjaan telah diteken secara resmi pada 28 November 2025. Kementerian PU menargetkan seluruh proses konstruksi dapat tuntas pada akhir Juni 2026. Dengan demikian, fasilitas ini diharapkan sudah siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru 2026-2027. Secara nasional, program pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dilaksanakan secara masif di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Program strategis ini ditargetkan mampu menampung sekitar 112.320 siswa dengan total kapasitas 3.744 rombongan belajar (rombel). Jumlah tersebut terdiri dari 1.872 rombel untuk jenjang SD, 936 rombel untuk jenjang SMP, dan 936 rombel untuk jenjang SMA. Melalui percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan ini, Kementerian PU berharap dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Kementerian PU Sukses Fungsikan Lagi 143 SPAM di Wilayah Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar Nasional
Nasional
Minggu, 08 Februari 2026 | 10:00 WIB

Kementerian PU Sukses Fungsikan Lagi 143 SPAM di Wilayah Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus prioritaskan percepatan pemulihan layanan dasar, khususnya air bersih dan sanitasi, bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera. Hingga 2 Februari 2026, Kementerian PU mencatat progres signifikan dengan memfungsikan kembali 143 unit Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari total 176 unit yang terdampak. Capaian ini menandai progres penanganan infrastruktur SPAM yang telah menyentuh angka 82 persen. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan akses air bersih merupakan kebutuhan vital yang tidak bisa ditunda. Pihaknya memastikan kehadiran pemerintah sejak fase tanggap darurat hingga masa pemulihan saat ini. “Air bersih dan sanitasi adalah kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, sejak fase tanggap darurat kami fokus memastikan layanan air minum tetap tersedia, baik melalui pemulihan SPAM maupun penyediaan sarana darurat,” ujar Dody. Dari seluruh unit yang telah beroperasi kembali, total kapasitas layanan air bersih yang berhasil dipulihkan mencapai lebih dari 5.300 liter per detik. Suplai ini kini telah melayani kebutuhan masyarakat di permukiman maupun lokasi pengungsian di berbagai wilayah Sumatera. Secara rinci, pemulihan layanan air bersih di Provinsi Aceh mencakup 54 SPAM yang telah kembali berfungsi dari total 71 unit terdampak di 10 kabupaten dan kota. Perbaikan instalasi dan jaringan distribusi di wilayah ini berhasil memulihkan kapasitas layanan sebesar 1.595 liter per detik. Sementara, di Provinsi Sumatera Barat, Kementerian PU berhasil memulihkan 52 SPAM dari 60 unit yang ditangani di 13 kabupaten/kota, dengan kapasitas layanan mencapai 2.263 liter per detik. Adapun penanganan permanen di Sumatera Barat ditargetkan rampung bertahap hingga Agustus 2028. Lalu, di Provinsi Sumatera Utara, sebanyak 37 SPAM dari 45 unit terdampak di 9 kabupaten/kota telah beroperasi kembali dengan kapasitas 1.445 liter per detik, sedangkan sisanya masih dalam tahap penyesuaian desain teknis. Selain memulihkan SPAM eksisting, Kementerian PU menyiagakan 537 unit sarana darurat untuk menjangkau wilayah yang infrastrukturnya belum pulih sepenuhnya. Sarana pendukung tersebut meliputi Instalasi Pengolahan Air (IPA) mobile, mobil tangki air, hidran umum, toren, unit pengolahan air siap minum, hingga fasilitas sanitasi berupa toilet portable dan darurat. Guna menjamin ketersediaan air baku jangka panjang, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) dan Direktorat Jenderal Cipta Karya juga mempercepat pembangunan sumur bor di lokasi dengan kerusakan jaringan berat. Pada bidang Sumber Daya Air, Kementerian PU tengah membangun 25 unit sumur bor air dalam. Pembangunan ini meliputi 24 unit di Provinsi Aceh dengan 11 unit telah selesai dan 13 unit dalam proses pengerjaan, serta 1 unit sumur bor yang sedang dikerjakan di RSUP Dr. M. Djamil Padang, Sumatera Barat. Sementara untuk Provinsi Sumatera Utara, pekerjaan sumur bor dalam dari Ditjen SDA belum dilakukan. Di sisi lain, Ditjen Cipta Karya melaksanakan pembangunan 103 unit sumur bor guna memperluas akses air bersih di kawasan permukiman dan fasilitas publik. Pembangunan ini terdiri atas 17 unit sumur bor dangkal yang seluruhnya berlokasi di Aceh, serta 86 unit sumur bor dalam yang tersebar di tiga provinsi. Untuk sumur bor dangkal, Kementerian PU membangun 17 unit yang seluruhnya berlokasi di Provinsi Aceh. Dari jumlah tersebut, 9 unit telah selesai dikerjakan, sementara 8 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan dan ditargetkan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Sedang untuk sumur bor dalam, Kementerian PU menangani pembangunan 86 unit. Di Provinsi Aceh, sebanyak 17 unit telah selesai dan 46 unit masih dalam tahap pengerjaan. Di Provinsi Sumatera Utara terdapat 5 unit sumur bor dalam yang sedang dalam proses pengerjaan, serta di Provinsi Sumatera Barat sebanyak 18 unit sumur bor dalam tengah memasuki tahap survei dan pengerjaan geolistrik sebagai dasar penentuan titik pengeboran. Upaya komprehensif ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU dalam memastikan kehadiran negara untuk memulihkan kehidupan masyarakat pascabencana melalui penyediaan infrastruktur yang andal dan berkelanjutan. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Kementerian PU Sukses Uji Coba Pengaliran Air Daerah Irigasi Jambo Aye di Provinsi Aceh Nasional
Nasional
Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:34 WIB

Kementerian PU Sukses Uji Coba Pengaliran Air Daerah Irigasi Jambo Aye di Provinsi Aceh

Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengakselerasi pemulihan infrastruktur sumber daya air (SDA) pascabencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh. Sebagai wujud langkah percepatan pemulihan layanan pertanian, Kementerian PU sukses melaksanakan uji coba pengaliran air di Daerah Irigasi (DI) Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, di penghujung Januari 2026 lalu. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan komitmen Kementerian PU untuk menjaga keberlanjutan layanan irigasi, khususnya di wilayah yang menjadi sentra produksi pangan nasional. Menurutnya, pemulihan fungsi irigasi adalah prioritas utama karena berdampak langsung pada ketahanan pangan dan penghidupan para petani. "Irigasi adalah tulang punggung pertanian. Begitu terjadi gangguan, harus segera cepat ditangani agar saluran kembali berfungsi," ujar Dody. Dijelaskannya, di Jambo Aye yang berlokasi di Kecamatan Langkahan memiliki luas layanan sekitar 19.473 hektare dengan sumber air utama dari Sungai Jambo Aye (Arakundo). Operasional sistem irigasi ini sempat terhenti total akibat bencana hidrometeorologi pada 26 November 2025. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan signifikan pada bangunan utama bendung, jaringan irigasi, serta sejumlah sarana pendukung lainnya. Merespons kondisi tersebut, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Aceh bergerak cepat melakukan penanganan darurat sejak masa tanggap bencana. Upaya fisik yang dilakukan meliputi pembersihan sedimen dan material banjir pada bangunan bendung, kantong lumpur, dan saluran irigasi untuk memulihkan aliran air ke areal persawahan. Pada uji coba pengaliran air pada 31 Januari 2026 lalu, air berhasil dialirkan melalui saluran primer BJA 0 hingga BJA 5 sepanjang kurang lebih 15 kilometer. Untuk mendukung kelancaran proses ini, Kementerian PU mengerahkan 9 unit alat berat yang tersebar di berbagai titik penanganan jaringan irigasi. Kementerian PU menargetkan pemulihan fungsi layanan irigasi dilakukan secara bertahap. Sub Daerah Irigasi (Sub DI) Panton Labu dengan luas layanan sekitar 2.700 hektare ditargetkan kembali beroperasi pada akhir Februari 2026. Fungsionalisasi Sub DI akan dilanjutkan pada tiga sub daerah irigasi lainnya dengan target operasi pada akhir Maret 2026, yaitu untuk Sub DI Lhoksukon (±1.381 hektare), Sub DI Monsukon (±590 hektare), dan Sub DI Arakundo (±2.375 hektare). Dengan tahapan tersebut, total luas areal irigasi yang diproyeksikan kembali berfungsi normal hingga akhir Maret 2026 mencapai kurang lebih 7.046 hektare. Percepatan pemulihan di Jambo Aye Langkahan ini diharapkan dapat menjamin keberlanjutan aktivitas pertanian, meningkatkan produktivitas lahan sawah, serta memperkuat kembali ketahanan pangan masyarakat Aceh Utara dalam masa pemulihan pascabencana. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.

Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Aceh dan Sumut, Kementerian PU Terjunkan Mahasiswa Poltek PU Nasional
Nasional
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:30 WIB

Percepatan Perbaikan Infrastruktur di Aceh dan Sumut, Kementerian PU Terjunkan Mahasiswa Poltek PU

Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengintensifkan upaya perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Sebagai langkah konkret penguatan tim teknis di lapangan, Kementerian PU menerjunkan 21 mahasiswa magang dari Politeknik PU untuk mendukung percepatan rekonstruksi di wilayah terdampak. Pelepasan tim mahasiswa ini dilaksanakan di Balai Pengembangan Kompetensi Wilayah III Jakarta, Kamis (22/1) lalu. Langkah ini wujud nyata kontribusi Kementerian PU dalam memulihkan layanan dasar infrastruktur bagi masyarakat dengan melibatkan sumber daya manusia (SDM) muda yang kompeten. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan pelibatan mahasiswa magang ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan tenaga teknis, melainkan cerminan kesiapsiagaan Kementerian PU dalam merespons bencana. “Ini wujud pengabdian Insan PU kepada ibu pertiwi, tidak hanya membangun, tetapi juga membangun kembali dengan lebih baik atau build back better pascabencana,” jelas Dody. Total 21 mahasiswa yang diterjunkan berasal dari tiga program studi (prodi) spesialis di Politeknik PU. Mereka ditempatkan di lokasi-lokasi yang sesuai dengan kompetensi teknis yang dibutuhkan untuk rehabilitasi infrastruktur. Lima mahasiswa Prodi Teknologi Konstruksi Bangunan Air ditugaskan di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II. Sepuluh mahasiswa Prodi Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan ditempatkan di Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara. Adapun enam mahasiswa Prodi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung bertugas di Satuan Kerja (Satker) Prasarana Strategis Sumatera Utara. Selama masa penugasan enam bulan, para mahasiswa akan bersinergi dengan balai dan satuan kerja setempat. Lingkup tugas mereka meliputi inventarisasi dan pendataan kerusakan infrastruktur, pendampingan teknis lapangan, hingga mendukung proses perencanaan dan desain cepat (quick design) untuk rekonstruksi bangunan yang terdampak bencana. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Apri Artoto, mengungkapkan program ini dirancang untuk membentuk karakter SDM yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial tinggi. “Kehadiran mahasiswa magang diharapkan memberikan kontribusi positif bagi proses pemulihan di lapangan. Ini bukan hanya pembelajaran akademik, tetapi juga pembentukan integritas, kepekaan sosial, dan bakti kepada negara,” ujar Apri. Direktur Politeknik PU, Brawijaya, aminkan Apri. Ia menekankan pentingnya sikap profesionalisme selama bertugas. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta menjaga nama baik institusi dan Kementerian PU,” pesannya. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka, mahasiswa yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini akan mendapatkan pengakuan pembelajaran berupa 50 poin serta sertifikat kompetensi. Salah satu peserta magang, Annisa Naila dari Program Studi Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan, menyatakan kesiapannya untuk terjun langsung. “Kami siap ditugaskan untuk mendukung pemulihan pascabencana di Aceh dan Sumatera Utara. Semoga kehadiran kami dapat membantu proses pembangunan kembali dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tutur Annisa. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan Asta Cita dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.