Lokomotif

Sorotan terbaru dari Tag # Lokomotif

Pengadaan 54 Lokomotif CC 205 Tuntas, KAI Divre IV Siap Amankan Ketahanan Energi Nasional Nasional
Nasional
Rabu, 18 Maret 2026 | 12:07 WIB

Pengadaan 54 Lokomotif CC 205 Tuntas, KAI Divre IV Siap Amankan Ketahanan Energi Nasional

Lampung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang kembali menerima tambahan 16 unit lokomotif baru tipe CC 205 yang diproduksi oleh Progress Rail di Alabama, Amerika Serikat. Lokomotif tersebut tiba melalui Pelabuhan Panjang, Lampung, sebagai bagian dari batch keempat dalam program pengadaan sebanyak 54 unit lokomotif. Dengan tibanya pengiriman pada batch keempat ini, seluruh rangkaian pengadaan telah terpenuhi. Dengan demikian, Divre IV Tanjungkarang kini telah menerima secara lengkap 54 unit lokomotif baru yang akan digunakan untuk mendukung peningkatan kinerja operasional perkeretaapian di wilayah Sumatera Bagian Selatan. Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menyampaikan penambahan sarana lokomotif ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kelancaran layanan angkutan barang, khususnya untuk komoditas batubara serta berbagai kebutuhan logistik lainnya yang terus mengalami pertumbuhan di wilayah Sumatera Bagian Selatan. “Selain meningkatkan efisiensi operasional, pemanfaatan kereta api sebagai moda angkutan barang juga menjadi solusi yang efektif dalam menekan polusi udara dan emisi gas rumah kaca. Dalam satu perjalanan, rangkaian KA angkutan batu bara yang menarik 61 gerbong dengan kapasitas sekitar 3.050 ton mampu menggantikan hingga 120 truk kontainer berukuran 40 kaki,” ujar Zaki. Ia menjelaskan satu rangkaian KA angkutan batu bara menghasilkan emisi sekitar 10.766 kg CO₂ per perjalanan, jauh lebih rendah dibandingkan emisi yang dihasilkan oleh 120 truk kontainer yang mencapai 65.645 kg CO₂ per perjalanan. Dengan efisiensi penggunaan bahan bakar yang lebih baik serta kapasitas angkut yang jauh lebih besar, kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk mendukung distribusi barang. Selain berdampak pada aspek lingkungan, penggunaan kereta api sebagai moda angkutan barang juga memberikan kontribusi positif terhadap kelancaran lalu lintas. Berkurangnya volume kendaraan berat di jalan tol maupun jalan nasional dapat membantu memperlancar arus kendaraan sekaligus memperpanjang umur layanan infrastruktur jalan. Di sisi lain, pengalihan angkutan barang ke moda rel juga berpotensi menurunkan risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan besar. Transportasi barang melalui jalur rel memiliki tingkat kecelakaan yang relatif lebih rendah serta risiko kerusakan barang yang lebih kecil, sehingga menjadi pilihan yang lebih aman dan andal bagi dunia usaha. Dengan dukungan sarana yang semakin memadai, KAI Divre IV Tanjungkarang terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai sektor industri dan pelaku logistik untuk memanfaatkan layanan angkutan barang berbasis rel. “Kami terus mendorong sinergi antara operator logistik, pelaku industri, dan pemerintah dalam mengoptimalkan pemanfaatan kereta api untuk distribusi barang. Hal ini merupakan langkah strategis untuk membangun ekosistem logistik yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan,” ulas Zaki.

Sinergi Persiapan Angkutan Lebaran, KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif ke Pulau Jawa Nusantara
Nusantara
Selasa, 24 Februari 2026 | 15:10 WIB

Sinergi Persiapan Angkutan Lebaran, KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif ke Pulau Jawa

Jakarta, katakabar.com - Guna perkuat kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026, KAI Logistik, anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), menunjukkan peran strategisnya melalui pengiriman 12 unit lokomotif dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa. Pengiriman ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kelancaran mobilitas masyarakat pada masa angkutan puncak tersebut. Pengiriman dilakukan melalui layanan KALOG Pro pada segmen Project Logistics yang secara khusus memiliki kapabilitas dalam penanganan pengiriman kebutuhan logistik heavy cargo. Sebanyak 12 unit lokomotif tipe CC 206 dengan total bobot mencapai 1.056 ton, di mana setiap unit memiliki berat sekitar 88 ton dikirim secara bertahap dengan perencanaan teknis yang komprehensif serta koordinasi lintas fungsi yang terintegrasi. Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar, menyampaikan pengiriman ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung dan menjadi ekosistem dalam penyelenggaraan angkutan lebaran yang andal. “Kami memastikan seluruh proses pengiriman berjalan sesuai standar keselamatan dan operasional yang ketat. Dengan bobot dan nilai aset yang signifikan, setiap tahapan dirancang secara presisi untuk menjamin keamanan dan ketepatan waktu,” ucapnya. Fahdel menjelaskan, distribusi lokomotif dimulai sejak 18 Februari 2026, dengan rute pengiriman dari Depo Gerbong Rejosari Divre IV Tanjungkarang menuju Stasiun JICT wilayah Daop 1 Jakarta. Proses pengiriman ditargetkan selesai sesuai rencana operasional, dengan peluang percepatan melalui pola kerja yang optimal dan efisien. Sebagai perusahaan yang telah mengantongi izin Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM), KAI Logistik mampu mengintegrasikan skema multimoda dalam proses distribusi. Fleksibilitas ini memungkinkan pemilihan moda transportasi yang paling efektif, mulai dari pengangkutan menggunakan kereta api hingga trucking, termasuk penggunaan trailer untuk gerbong datar serta truk multi axle untuk pengiriman lokomotif. Skema tersebut memastikan kelancaran distribusi sekaligus menjaga standar keselamatan selama proses berlangsung. Kepercayaan dalam pengiriman ini juga melanjutkan rekam jejak positif perusahaan setelah sebelumnya berkontribusi dalam pengiriman sarana perkeretaapian sejumlah 7 lokomotif pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026. “Kepercayaan berkelanjutan ini menjadi bukti kapabilitas kami dalam menangani pengiriman sarana perkeretaapian bernilai tinggi secara profesional, andal, dan terintegrasi,” tutur Fahdel. Dalam pelaksanaannya, imbuh Fahdel, KAI Logistik mengerahkan tim ahli tersertifikasi di bidang manajemen rantai pasok dan pengelolaan pengiriman untuk memastikan setiap tahap berjalan sesuai prosedur. Seluruh proses pengiriman dilindungi asuransi sebagai langkah mitigasi risiko atas barang bernilai tinggi, serta diawasi melalui mekanisme joint inspection saat keberangkatan dan penerimaan guna memastikan kondisi lokomotif tetap sesuai standar. “Sebagai bagian dari ekosistem perkeretaapian nasional, KAI Logistik akan terus berkomitmen menghadirkan layanan logistik yang aman, tepat waktu, dan bernilai tambah. Sinergi ini diharapkan semakin memperkuat kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026, sehingga mobilitas masyarakat selama periode tersebut dapat berlangsung lancar, aman, dan optimal,” sebut Fahdel.

Industri Sawit Lokomotif Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Nasional Sawit
Sawit
Minggu, 14 September 2025 | 16:00 WIB

Industri Sawit Lokomotif Pertumbuhan Ekonomi Daerah dan Nasional

Pertumbuhan ekonomi daerah bahkan sangat responsif terhadap peningkatan produksi minyak sawit. Peningkatan produksi minyak sawit menarik pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih besar dari peningkatan produksi CPO. Daerah sentra sawit mengalami pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dan lebih cepat apabila dibandingkan daerah bukan sentra sawit. Pertumbuhan PDRB antara daerah sentra sawit dibandingkan daerah bukan sentra sawit berbeda secara signifikan (PASPI, 2022). Perekonomian daerah-daerah yang dihela oleh pertumbuhan produksi minyak sawit tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan daerah-daerah yang tidak dihela oleh pertumbuhan sentra sawit. Akibatnya, terjadi perbedaan yang tajam dalam pertumbuhan PDRB antara daerah sentra sawit dibandingkan dengan daerah bukan sentra sawit.

Biodiesel B40 Kini Digunakan Lokomotif KA Barang Jakarta-Surabaya Sawit
Sawit
Kamis, 07 November 2024 | 07:46 WIB

Biodiesel B40 Kini Digunakan Lokomotif KA Barang Jakarta-Surabaya

Jakarta, katakabar.com - Biodiesel B40 kini sudah digunakan Lokomotif KA Barang Jakarta-Surabaya, untuk menerapkan pemanfaatan energi bersih. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengoperasikan lokomotif kereta api barang sekali isi 350 liter biodiesel B40. Biodiesel B40 campuran solar 60 persen dan bahan bakar nabati dari kelapa sawit 40 persen. Bahan bakar ini diterapkan pada lokomotif logistik CC 2061387 yang menarik rangkaian gerbong peti kemas.