Mahal
Sorotan terbaru dari Tag # Mahal
Stop Percaya Mitos! Kuliah ke Luar Negeri Enggak Selalu Mahal
Jakarta, katakabar.com - Global Education Fair Surabaya & Malang 2026 merupakan acara gratis dan terbuka untuk umum yang menghadirkan perwakilan universitas internasional, konsultasi pendidikan dengan biaya Rp0, serta informasi peluang beasiswa. Acara berlangsung di Surabaya pada 25 Juli dan Malang pada 26 Juli 2026, dengan seminar gratis khusus bagi pengunjung di Malang. AECC Indonesia kembali menghadirkan Global Education Fair di Surabaya dan Malang sebagai wadah bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi mengenai pendidikan tinggi di luar negeri. Melalui kegiatan ini, pengunjung dapat berkonsultasi tanpa biaya dengan konsultan pendidikan AECC Indonesia, bertemu langsung dengan perwakilan universitas internasional, serta memperoleh informasi mengenai pilihan program studi, proses pendaftaran, hingga peluang beasiswa. Melanjutkan pendidikan ke luar negeri masih menjadi aspirasi banyak masyarakat Indonesia. Tetapi, tidak sedikit calon mahasiswa dan orang tua yang menghadapi tantangan dalam memperoleh informasi yang akurat mengenai pemilihan universitas, persyaratan akademik, biaya pendidikan, maupun proses aplikasi. Global Education Fair hadir untuk memberikan akses informasi yang lebih mudah melalui konsultasi langsung dengan berbagai institusi pendidikan internasional. Acara ini akan berlangsung di dua kota: Surabaya: Sabtu, Jul 25, 2026, pukul 13.00–18.00 WIB di Vasa Hotel Surabaya, Jl. Mayjen HR. Muhammad No. 31, Putat Gede, Sukomanunggal, Surabaya. Untuk mendaftar GEF Surabaya bisa klik di sini Malang: Minggu, Jul 26, 2026, pukul 13.00–18.00 WIB di Grand Mercure Malang Mirama, Jl. Raden Panji Suroso No. 7, Purwodadi, Blimbing, Kota Malang. Untuk mendaftar GEF Malang bisa klik di sini Dalam kegiatan ini, peserta dapat berdiskusi secara langsung dengan perwakilan universitas dan institusi pendidikan internasional mengenai berbagai aspek studi di luar negeri, mulai dari pilihan program studi, persyaratan penerimaan, biaya pendidikan, hingga tahapan aplikasi. Selain itu, peserta juga berkesempatan memperoleh informasi mengenai peluang beasiswa yang ditawarkan oleh masing-masing institusi sesuai dengan program studi dan kualifikasi yang dimiliki. Konsultan AECC Indonesia turut memberikan pendampingan kepada peserta dalam memahami berbagai jalur pembiayaan pendidikan, termasuk informasi mengenai beasiswa yang disediakan oleh universitas maupun program beasiswa dari Pemerintah Indonesia. Informasi yang diberikan akan disesuaikan dengan tujuan studi, negara tujuan, serta profil masing-masing calon mahasiswa, mengingat setiap program memiliki ketentuan dan persyaratan yang berbeda. Sejumlah universitas dan institusi pendidikan internasional yang dijadwalkan berpartisipasi dalam Global Education Fair Surabaya dan Malang antara lain University of Sheffield, St George's University, Flinders University, Monash University, Adelaide University, Western Sydney University, University of Plymouth, City University of Seattle, University of Dundee, Deakin University, University of British Columbia Okanagan Campus, Australian Institute of Higher Education, LaSalle College International, Sejong University, serta berbagai institusi pendidikan internasional lainnya. Melalui penyelenggaraan Global Education Fair di Surabaya dan Malang, AECC Indonesia berharap dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi pendidikan internasional yang kredibel. Dengan menghadirkan konsultasi tanpa biaya dan kesempatan bertemu langsung dengan perwakilan universitas, acara ini diharapkan dapat membantu calon mahasiswa dan orang tua mengambil keputusan studi yang lebih tepat berdasarkan informasi yang relevan dan komprehensif.
Benarkah Bitcoin Sudah Terlalu Mahal? Indikator Ini Mengungkap Faktanya!
Jakarta, katakabar.com - Harga Bitcoin atau BTC sering kali menjadi topik diskusi hangat di dunia cryptocurrency. Salah satu pertanyaan yang sering muncul, apakah saat ini harga Bitcoin sudah terlalu tinggi? Untuk menjawab hal ini, kita bisa melihat indikator yang disebut Adjusted Spent Output Profit Ratio (aSOPR), yang mencatatkan nilai 1,01 dalam pergerakan rata-rata 150 hari terakhir.
Tiket Pesawat Mahal Tapi Maskapai Rugi, Operasionalnya Kacau!
Jakarta, katakabar.com - Sering jadi bahan sambat traveler, tiket pesawat lokal lebih mahal dari internasional. Benarkah ini akibat persaingan bisnis atau ada alasan lain di balik tiket pesawat yang mahal? Merujuk pada pernyataan Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia atau Indonesia National Air Carriers Association/INACA), mereka menyatakan meski penumpang naik, bisnisnya rugi dan lesu.
Harga Mie Instan Lebih Mahal Dibanding Harga TBS Sawit di Nagan Raya
Suka Makmue, katakabar.com - Harga mie instan lebih mahal per bungkus dibandingkan dengan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Nagan Raya pekan ini tertinggi pembelian Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) Rp2.090 per kilogram. Soalnya mie instan rata-rata dijual di pasaran saat ini kisaran Rp2.500 hingga Rp3.500 per bungkus. Dilansir dari laman serambinews.com, pada Kamis (4/1), harga TBS kelapa sawit tertinggi pekan pertama Januari 2024 dibeli sebesar Rp2.090 per kilogram dan terendah Rp1.980 per per kilogram. Harga TBS kelapa sawit itu dibeli atau ditampung Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) dari TBS kelapa sawit masyarakat sesuai update harga per dua hari lalu. Di Nagan Raya terdapat 11 PMKS, yakni 8 PMKS menampung TBS kelapa sawit masyarakat meski perusahaan punya kebun kelapa sawit, dan ada 3 PMKS selama ini tidak membeli TBS kelapa sawit masyarakat. Data Dinas Perkebunan Nagan Raya dua hari lalu menunjukkan, untuk 8 PMKS yang membeli TBS kelapa sawit masyarakat, yakni PT Fajar Baizuri Brother (FBB) dengan harga Rp2.050 per kilogram, PT Ensem Lestari Rp2.010 per kilogram, dan PT Sawit Nagan Raya Makmur (SNRM) Rp2.010 per kilogram. Terus, PT Beurata Subur Persada (BSP) Rp1.980 per kilogram, dan PT Ujong Neubok Dalam (UND) Rp2.040 per kilogram. Berikutnya, PT Kharisma Iskandar Muda (KIM) Rp2.010 per kilogram, PT Raja Marga Rp2.010 per kilogram, dan PT Surya Panen Subur (SPS) 2 Rp2.090 per kilogram.
Harga Benih Sawit Lebih Mahal Ketimbang TBS, Ini Penjelasan Pengamat
Bengkulu, katakabar.com - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit rata-rata hanya Rp2 ribu per kilogram saat ini. Harga itu lebih murah ketimbang harga satu butir benih sawit unggul Rp6.750. Lho, kok bisa? Inilah faktanya. Menurut Pengamat Pertanian Bengkulu, Prof Zainal Muktamar, fenomena itu disebabkan untuk memperoleh benih sawit unggul membutuhkan waktu penelitian yang cukup lama. "Perbedaan harga itu terjadi disebabkam benih sawit diperoleh melalui penelitian yang tidak sebentar dan memerlukan waktu bertahun-tahun," ulas Dosen Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu itu, dilansir dari laman elaeis.co, pada Jumat (29/9). Diceritakan, Prof Zainal, proses memperbanyak benih, perlu dilakukan penelitian genetika, pemilihan bibit terbaik, serta uji coba lapangan yang berkesinambungan. "Hasil dari upaya itu, benih lebih tahan terhadap hama dan penyakit, serta menghasilkan lebih banyak minyak sawit," jelasnya. Jadi, kata Prof Zainal, benih sawit unggul tulang punggung produksi kelapa sawit, dan mesti menjadi fokus perhatian bagi petani dan perusahaan. Walau dari sisi harga mahal, benih sawit unggul memang diciptakan untuk bibit sawit yang berkualitas, baik dari postur tanaman dan hasilnya. Sementara, TBS kelapa sawit, kegunaannya untuk produk, seperti Crude Palm Oil (CPO), minyak goreng dan lainnya. "Memang tidak bisa disamakan, sebab fungsi keduanya berbeda. Jadi, wajar kalau harganya juga berbeda," bebernya. Terlepas dari itu, para petani berharap harga TBS kelapa sawit tidak terlalu rendah agar setimpal dengan jerih payah mereka menghasilkan bahan baku pembuat minyak goreng. Tak dapat dipungkiri, harga TBS kelapa sawit saat ini cukup rendah dibanding dengan harga satu benih kelapa sawit. "Kami berharap kenaikan harga TBS kelapa sawit selalu menjadi prioritas agar kesejahteraan petani lebih baik lagi," sebut Ketua Aliansi Petani Kelapa Sawit (APKS) Bengkulu, Edy Mashury.