Meningjat

Sorotan terbaru dari Tag # Meningjat

Pelindo Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan Lantaran Arus Logistik Meningkat Jelang Lebaran Nasional
Nasional
Jumat, 06 Maret 2026 | 20:09 WIB

Pelindo Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan Lantaran Arus Logistik Meningkat Jelang Lebaran

Surabaya, katakabar.com - Arus logistik nasional menunjukkan tren peningkatan menjelang Lebaran 2026. Pelaku usaha logistik mulai menerapkan strategi khusus untuk memastikan arus logistik tetap lancar. Peningkatan arus logistik jelang lebaran di antaranya terjadi di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Jawa Tengah-DIY, Teguh Arif Handoko, menyebutkan volume kargo naik sekitar 130 persen. Di Pelabuhan Tanjung Emas, kenaikan kargo membuat rotasi kontainer yang biasanya rata-rata sekitar 2.800 unit per hari meningkat menjadi 3.000 unit per hari. Selain momentum Lebaran, ALFI Jateng menyoroti tren pertumbuhan aktivitas logistik juga didongkrak banyaknya investasi industri di Jawa Tengah, seperti di Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) mendorong peningkatan throughput di Pelabuhan Tanjung Emas. "Tahun 2023 sekitar 700.000 TEUs, 2024 naik 800.000 TEUs, dan 2025 sudah tembus 1 juta TEUs. Ini signifikan, walaupun perusahaan di kawasan industri KIK dan KITB baru sekitar 20 persen yang sudah produksi dan operasi," ucap Teguh saat ditemui di kantornya, Selasa (3/3) lalu. Strategi Khusus Kepadatan arus logistik jelang Lebaran mendorong ALFI Jawa Timur (Jatim) menyiapkan strategi khusus. Salah satunya, pengalihan storage ekspor untuk menampung sementara impor di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Ketua ALFI Jatim, Sebastian Wibisono, saat dihubungi, Selasa (3/3), mengatakan menjelang Lebaran lonjakan arus logistik memang tidak bisa dihindari. Dia memprediksi volume arus logistik Lebaran bakal meningkat 80 persen. Apalagi Surabaya selama ini kerap menjadi jalur transit ke wilayah Timur. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Perak diperkirakan Kembali normal setelah April. "Kebetulan Nataru, Imlek dan Idulfitri waktunya bersamaan, sehingga load-nya memang tinggi. Pas Imlek banyak impor turun ke sini, terus didistribusikan ke wilayah seperti Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan," papar Wibi, sapaan akrabnya. Untuk mengantisipasi penumpukan, ALFI Jatim menerapkan strategi pengalihan lokasi. Gudang yang biasanya digunakan untuk ekspor bakal dimanfaatkan sementara untuk menampung barang impor. Semua itu dilakukan setelah koordinasi dan izin Bea Cukai agar arus logistik tetap lancar. "Setiap tahun selalu ada migrasi antarterminal, terutama untuk kontainer ekspor-impor. Di sini ada dua terminal utama, Terminal Teluk Lamong dan Terminal Petikemas Surabaya," ujarnya. Wibi menerangkan lonjakan arus logistik tahun lalu mencapai 103 persen. Tetapi, masih bisa diantisipasi dengan memindahkan kontainer ke storage domestik maupun depo yang beroperasi selama 24 jam tanpa henti. Ia menilai pelabuhan-pelabuhan seperti Tanjung Mas dan Tanjung Perak perlu peningkatan infrastruktur seperti diperluas lahannya agar penyandaran kapal bisa lebih banyak. Hal serupa juga menjadi perhatian ALFI Jateng. Teguh menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur secara menyeluruh, termasuk fasilitas akses jalan dan depo kontainer agar operasional logistik di Pelabuhan Tanjung Emas lebih lancar. ALFI Jateng menyoroti peran pemerintah provinsi dalam mendukung investasi tidak hanya dari sisi penanaman modal, tetapi juga memastikan manajemen rantai pasok yang perlu diperhatikan. Langkah ini semata-mata menciptakan alur bongkar muat yang terkontrol, mengurangi antrean kontainer dan barang keluar masuk pelabuhan tanpa hambatan. "Jangan hanya memberikan suatu kemudahan investasi tanpa memikirkan manajemen supply chain. Jangan sampai investor bingung saat mengirim barang setelah produksi selesai," tandasnya. Antisipasi Mengantisipasi peningkatan arus logistik jelang lebaran 2026, PT Pelindo Terminal Petikemas mengaku telah melakukan persiapan di sejumlah terminal yang dikelola. Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan dengan sistem operasi terminal yang digunakan saat ini pihaknya dapat merencanakan pelayanan bongkar muat kapal peti kemas sejak jauh-jauh hari. Terminal dapat memprediksi tingkat kepadatan tambatan di dermaga (berth occupancy ratio) juga tingkat kepadatan lapangan penumpukan peti kemas (yard occupancy ratio). "Kami melakukan antisipasi sejak awal, terutama untuk lapangan penumpukan agar lebih optimal dalam menampung peti kemas, karena kurang lebih selama 16 hari peti kemas ini akan berada di dalam terminal dengan adanya pembatasan angkutan barang," cerita Widyaswendra. Pengelola terminal bersama pemangku kepentingan juga menyiapkan lokasi overbrengen (pindah lokasi penumpukan) sebagai cara untuk mengurai kepadatan di dalam area terminal. Langkah ini dilakukan agar kegiatan bongkar muat di dalam terminal peti kemas dapat berjalan dengan lancar. Selama libur lebaran, operasional terminal peti kemas disebut tetap berlangsung penuh selama 24 jam dalam 7 hari. Kegiatan pelayanan tetap berlangsung sesuai dengan jadwal dan perencanaan yang dilakukan. "Kami menghimbau kepada para pengguna jasa untuk memanfaatkan layanan terminal booking system untuk meminimalkan kepadatan dan terjadinya kemacetan di jalan raya saat akan melakukan pengiriman maupun pengambilan peti kemas sebelum libur dan setelah libur lebaran," serunya. Peningkatan Perdagangan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah, Frans Kongi, menilai peningkatan aktivitas ekspor-impor di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menjadi sinyal membaiknya perputaran ekonomi. Volume bongkar muat tercatat naik seiring meningkatnya konsumsi masyarakat saat Imlek dan berlanjut menjelang Lebaran. Menurutnya, volume bongkar muat tersebut diperkirakan naik sekitar 20 persen dibanding hari biasa. Bahkan nanti sekitar 10 hari sebelum Lebaran, lonjakan aktivitas bongkar muat bisa menyentuh kisaran 25 persen. "Sejak Desember sudah terlihat ada peningkatan aktivitas bongkar muat di sana. Ini akan terus meningkat mendekati lebaran dengan kenaikan sekitar 25 persen dibanding hari biasa," tutur Frans. Kata Frans, komoditas yang mendominasi peningkatan arus barang adalah kebutuhan konsumsi musiman, mulai dari bahan pangan produk fesyen dan perlengkapan lebaran idulfitri lainnya. Dampaknya cukup positif untuk UMKM maupun ritel karena perputaran uang berlangsung lebih cepat. Sejauh ini, Frans belum mendapat laporan dari anggota Apindo Jateng soal adanya antrean karena penumpukan aktivitas bongkar muat. Dia menilai operasional pelabuhan relatif lancar, sebab Pelindo Terminal Petikemas memiliki pengalaman saat menangani peningkatan arus barang tersebut. Frans memprediksi pertumbuhan ekonomi di Jateng hingga Lebaran mendatang menunjukkan tren positif. Konsumsi domestik menjadi penopang utama yang mendorong laju perputaran ekonomi. Bahkan dia memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi mendekati 5,7 persen atau lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa yang berkisar 5,1 hingga 5,2 persen.

Momen Ramadhan 2024 Bikin Aktivitas Trading Pengguna Tokocrypto Meningkat Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 28 Maret 2024 | 11:01 WIB

Momen Ramadhan 2024 Bikin Aktivitas Trading Pengguna Tokocrypto Meningkat

Jakarta, katakabar.com - Tokocrypto, platform perdagangan aset kripto di Indonesia, telah mengalami pertumbuhan yang signifikan beberapa tahun terakhir. Di momen Ramadan 1445 hijiriah tahun 2024 masehi, Tokocrypto mencatatkan peningkatan signifikan aktivitas trading pengguna dan perubahan perilaku yang berbeda dengan hari biasa. Tokocrypto sebagai #ExchangeIndonesia Nomor 1 terus konsisten berupaya memaksimalkan pengalaman trading bagi seluruh pelanggan melalui program yang menarik dan menguntungkan. Berkat upaya tersebut, Tokocrypto mencatatkan adanya pertumbuhan sekitar 40 persen dibanding momen hari biasa. Kenaikan ini juga didorong melonjaknya harga Bitcoin (BTC) yang mencapai lebih dari Rp 1,1 miliar per koin. “Fenomena ini menunjukkan betapa pentingnya perayaan Ramadhan dalam kehidupan masyarakat Indonesia, tidak hanya sebagai momen keagamaan tapi momentum ekonomi yang signifikan," kata CMO Tokocrypto, Wan Iqbal, lewat rilis resmi diterima katakabar.com pada Rabu (27/3). Kami memaknai momen Ramadhan ini, ujar Iqbam, sebagai momentum untuk terus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk mengelola keuangan dan melek investasi. "Saat ini sudah banyak instrumen investasi yang memudahkan calon investor untuk mulai berinvestasi, mulai dari emas, saham, reksa dana sampai kripto," jelasnya. Selama bulan Ramadan, ulas Iqbal, terdapat perubahan perilaku trading yang menarik untuk diamati. Frekuensi trading pada waktu sahur, antara pukul 03.00 WIB hingga 05.00 WIB mengalami peningkatan sebesar 70 persen dibandingkan dengan sebelum Ramadhan. Ini menunjukkan banyak pengguna memanfaatkan waktu sahur untuk melakukan aktivitas perdagangan aset kripto. "Perubahan perilaku trading selama bulan Ramadhan ini menunjukkan adaptasi dan fleksibilitas pengguna dalam mengatur waktu trading mereka. Peningkatan aktivitas trading di waktu sahur mencerminkan bagaimana pengguna memanfaatkan waktu luang di pagi hari untuk berinvestasi," terangnya. Ramadhan di Tokocrypto Selama Ramadan tahun ini, aset kripto yang paling banyak diperdagangkan di Tokocrypto adalah USDT, Solana (SOL), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan PEPE. Menurut data terbaru, jumlah pengguna terdaftar di Tokocrypto mencapai lebih 4 juta. Selama tiga bulan terakhir, Tokocrypto secara konsisten mencatat peningkatan nilai transaksi, dengan kenaikan rata-rata lebih dari 54,1 persen per bulan. Akibatnya, transaksi yang terjadi di Tokocrypto mencapai nilai lebih dari US$550 juta per bulan. "Pertumbuhan pengguna dan perubahan perilaku trading di Tokocrypto selama Ramadan mencerminkan tren global yang menunjukkan minat yang semakin meningkat dalam investasi kripto. Selain itu, adaptasi pengguna terhadap waktu trading yang berbeda menunjukkan pasar kripto terus berkembang dan menjadi lebih inklusif bagi berbagai segmen masyarakat," bebernya. Untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan ini, ucap Iqbal, Tokocrypto terus mengupayakan inovasi dan peningkatan layanan dan peluang keuntungan bagi penggunanya, dengan menjalankan program KEBUT (Kejar Keberuntungan) dengan total hadiah Rp 50 juta dan Undang Teman Dapat Cuan (UTDC) berhadiah total Rp15 juta. "Untuk mengikuti semua program menarik tersebut pengguna hanya melakukan trading dan ajak kenalan untuk bergabung ke Tokocrypto," ajaknya. Pasar kripto Indonesia sendiri menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa dari sisi nilai transaksi dan jumlah investor. Menurut data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), nilai transaksi perdagangan kripto mencapai Rp33,69 triliun di bulan Februari 2024, menandakan peningkatan signifikan sebesar 56,22 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya yang mencapai Rp21,57 triliun bulan Januari. Total nilai transaksi Januari hingga Februari 2024 Rp55,26 triliun atau naik 113,05 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2023 sebesar Rp 25,94 triliun (yoy). Jumlah investor kripto mengalami lonjakan menjadi 19,18 juta pada bulan yang sama, menunjukkan penambahan sebanyak 350.000 pengguna baru atau naik sebesar 1,6 persen dari Januari 2024. Melihat pertumbuhan investor sebelumnya, terjadi peningkatan yang signifikan karena pada periode Desember 2023 hingga Januari 2024 hanya terjadi penambahan sebanyak 32.000 orang. "Masa depan industri kripto di Indonesia terlihat cerah, dan Tokocrypto siap untuk memimpin perubahan tersebut. Dengan memahami demografi dan perilaku pengguna, platform ini berharap dapat terus menyediakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka, sambil mendorong inklusi keuangan dan ekonomi digital yang lebih luas," tambah Iqbal. Kontak: Bianda Ludwianto - Public Relations Tokocrypto +62856-9267-2993 bianda@tokocrypto.com