Merangin

Sorotan terbaru dari Tag # Merangin

Petani Kelapa Sawit di Merangin dan Bungo Dambakan Pendirian PKS Sawit
Sawit
Sabtu, 04 Oktober 2025 | 18:34 WIB

Petani Kelapa Sawit di Merangin dan Bungo Dambakan Pendirian PKS

Jambi, katakabar.com - Para petani kelapa sawit yang tergabung dalam Koperasi Jaringan Usaha Bersama (KJUB ) di Kabupaten Merangin dan Kabupaten Bungo, dambakan punya Pabrik Kelapa Sawit (PKS) sendiri. Koperasi ini sebelumnya telah mengajukan niatnya ke Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP) beberapa waktu lalu. Tetapu hingga kini, impian para petani kelapa sawit tersebut punya PKS sendiei belum terealisasi. Soalnya, belum mendapat persetujuan alokasi dana dari BPDP. PKS petani ini sejatinya telah digagas beberapa waktu silam. Tetapi, banyak faktor yang menjadi penghalang terbangunnya PKS tersebut. Menurut Suryanto, Ketua Apkasindo Muara Bungo, di antara penghambatnya regulasi yang mengharuskan petani memiliki modal awal sebanyak 30 persen dari total pembangunan PKS. Regulasi ini justru dinilai memberatkan petani. "Kalau regulasinya masih begitu, petani pesimis PKS akan berdiri sebab memang berat," jelasnya, dilansir dari laman EMG, Sabtu (4/10) sore. Ia mengaku mendukung usaha petani untuk pendirian PKS tersebut. Baik itu dengan cara menggandeng pihak swasta atau dana hibah dari BPDP. "Ini langkah yang bagus untuk meningkatkan taraf hidup, dan kesejahteraan petani sawit. Dengan memiliki PKS maka kebun kelapa sawit mendapat jaminan. Mulai dari produksi dibeli dengan harga yang sesuai sampai keberlanjutan kebun kelapa sawit itu sendiri," ucapnya. Sedang Sriyono, Ketua Koperasi Suko Makmur, menimpali KJUB koperasi sekunder yang beranggotakan 19 koperasi dari 19 desa di Kabupaten Merangin dan Bungo. Sedikitnya untuk menjamin operasional PKS tadi, ada 6.000 hektar kebun sawit milik petani yang siap dengan produksinya. "Sebetulnya, selain BPDP kita sebelumnya juga telah menjalin kerjasama dengan investor. Namun belum terlaksana lantaran beberapa hal," ulasnya. Padahal saat itu, sambungnya, seluruh persiapan mulai perizinan dan lokasi telah disiapkan. Rencana awal PKS yang akan dibangun berkapasitas 40 ton per jam dengan sistem bagi hasil 70 persen untuk investor dan 30 persen buat petani. Begitu pula dengan pengajuan di BPDP. Selain lampirkan luasan kebun kelapa sawit, pihaknya telah siapkan 6 lokasi yang dapat dipilih untuk pembangunan PKS tersebut. Hingga saat ini pihaknya masih menanti investor yang mau bekerja sama dengan petani untuk mendirikan PKS. Begitu pun harapannya untuk persetujuan dari BPDP.

Apkasindo Merangin Desak Pemerintah Tinjau Ulang Pembatasan Ekspor Limbah Sawit Sawit
Sawit
Minggu, 19 Januari 2025 | 21:57 WIB

Apkasindo Merangin Desak Pemerintah Tinjau Ulang Pembatasan Ekspor Limbah Sawit

Jambi, katakabar.com - Pembatasan ekspor limbah sawit dan minyak jelantah yang diberlakukan pemerintah dinilai menambah beban petani sawit di Indonesia. Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang semula sempat mengalami kenaikan, kini kembali anjlok, dan merugikan ribuan petani yang bergantung pada komoditas ini. Menyikapi kondisi ini, DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Merangin, Jambi, dengan tegas meminta agar kebijakan pembatasan ekspor ditinjau kembali mengingat dampak yang ditimbulkan terhadap pendapatan petani sawit di seluruh Indonesia. "Kami di Merangin terimbas dampaknya. Harga TBS di Dinas Perkebunan mencapai Rp3.400 per kilogran, sedang di tingkat petani hanya Rp2.600 per kilogrM," ujar Ketua DPD Apkasindo Merangin, Joko Wahyono, dilansir dari laman EMG, Minggu (19/1).