Rencana
Sorotan terbaru dari Tag # Rencana
Partai Gema Bangsa Mendarat di Kabupaten Bengkalis Siap Majukan 'Negeri Junjungan' Lebih Maju
Duri, katakabar.com - Partai Gerakan Mandiri Bangsa (Gema Bangsa) mendarat di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Partai politik baru di Indonesia yang resmi dideklarasikan pada 17 Januari 2026 lalu ini dipimpin Ketua Umum Ahmad Rofiq. Partai Gema Bangsa usung semangat desentralisasi politik, dam kemandirian bangsa di 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis dinakhodai Santun Sihombing, ST. Sosok Ketua DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Bengkalis ini sudah tidak asing bagi masyarakat 'Negeri Junjungan', khususnya bagi masyarakat Duri sekitarnya. Sebab sebagai seorang pengusaha, Santun Sihombing, ST terkenal dengan tokoh masyarakat Batak, dan dermawanan peduli dan suka membantu masyarakat yang membutuhkan. Sejalan dengan misi partai mewujudkan Kabupaten Bengkalis lebih maju, DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Bengkalis gelar Buka Bersama (Bukber) di Bintang Angkiran Jalan Aman Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Rabu (14/3) sekitar pukul 18.00 WIB. Acara Bukber tersebut dihadiri langsung Ketua DPD Partai Gema Bangsa, Santun Sihombing, ST. Di kegiatan turut hadir David Iskandar, Reni Yulinda, Renatha, Ledya, Andre Ramadhan, T Sopyan, Viktor silaban, Frengky, Sunarko, Fitrion, Novi.E, Elon Siregar, Aldo Alkodri, Ledy Diana, Hendri Panggabean, Mitha, Mangasa Silitonga, serta lainnya. Menurut Ketua DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Bengkalis, Santun Sihombing, ST kepada wartawan selesai Bukber dengan jajaran pengurus partai, Rabu malam, acara Bukber ini bertujuan merajut silaturahmi dengan jajaran pengurus DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Bengkalis, sekaligus membahas rencana pembentukan pengurus Partai Gema Bangsa di tingkat kecamatan agar mesin partai berjalan untuk mencapai tujuan membentuk Kabupaten Bengkalis yang lebih maju ke depan. "Kegiatan Bukber dengan jajaran pengurus DPD Partai Gema Bangsa Kabupaten Bengkalis guna merajut silaturahmi, sekaligus membahas rencana pembentukan pengurus Partai Gema Bangsa di tingkat kecamatan se Kabupaten Bengkalis," jelasnya. "Dengan terbentuk pengurus Partai Gema Bangsa di tingkat kecamatan se Kabupaten Bengkalis mesin partai bisa berjalan menuju Pemilu dan Pilkada 2029 mendatang, sehingga Partai Gema Bangsa dapat mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang lebih maju," tambah Santu Sihombing, ST.
LearningRoom dan Disdik Batola Evaluasi Program 8.713 Siswa Aktif dan Rencana SEF 2026
Batola, katakabar.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala (Disdik Batola) bersama tim LearningRoom gelar Evaluasi Pelaksanaan Program dan Pelatihan Teknis Penggunaan Media Pembelajaran Digital Bahasa Inggris di Aula Serba Guna Disdik Batola, Kamis (13/2) lalu. Kegiatan yang diikuti 40 guru Bahasa Inggris SMP se Kabupaten Batola ini menjadi momentum mematangkan digitalisasi pembelajaran di daerah. Kepala Disdik Batola, Mas Aryansyah, S.ST., M.Kom., menegaskan komitmennya mendorong guru agar adaptif terhadap teknologi. "Guru Bahasa Inggris di Batola harus menjadi garda terdepan dalam pemanfaatan teknologi. Program LearningRoom ini bukan sekadar alat, tetapi jembatan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran," ujarnya. Momen ini juga menandai pengimplementasian untuk 62 sekolah SMP se Kabupaten Batola, atau sebanyak 8.713 siswa aktif mulai menggunakan platform pembelajaran LearningRoom. Angka yang menunjukkan tingginya antusiasme dunia pendidikan Batola dalam mengadopsi teknologi pembelajaran berbasis digital. Dalam sesi evaluasi, para guru memberikan masukan terkait kendala jaringan di sekolah pinggiran. Menanggapi hal ini, tim LearningRoom telah menyediakan fitur akses offline untuk guru dan murid, sehingga proses pembelajaran tetap lancar tanpa tergantung koneksi internet. Di kegiatan yang sama, Disdik Batola umumkan program sertifikasi internasional Bahasa Inggris gratis menggunakan platform English Score (by British Council), mitra resmi LearningRoom, untuk meningkatkan kompetensi guru. Selain itu, Disdik juga menginformasikan rencana Barito Kuala Student English Fest yang akan digelar pada Mei 2026 sebagai ajang unjuk kebolehan siswa dalam berbahasa Inggris. "Barito Kuala Student English Fest adalah puncak dari program ini. Kami ingin menunjukkan bahwa guru dan siswa Batola siap bersaing secara global," ucap Mas Aryansyah. Dengan evaluasi berkelanjutan dan solusi teknis adaptif, Disdik Batola dan LearningRoom optimistis menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang inklusif dan bermutu di Kabupaten Barito Kuala.
Kementerian PU Siapkan Rencana Detail Penanganan Permanen Jalan Tarutung Sibolga via Batu Lubang
Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menyiapkan rencana penanganan permanen pada infrastruktur jalan segmen Simpang Rampa–Sibolga via Batu Lubang di Provinsi Sumatera Utara. Penyusunan rencana itu dilakukan untuk mengembalikan konektivitas jalan yang longsor akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu. Berdasarkan hasil identifikasi teknis di lapangan, bencana tanah longsor pada segmen Simpang Rampa–Sibolga via Batu Lubang itu terjadi di beberapa titik di Desa Simaninggir. Material lereng di lokasi longsor ini terus bergerak, sehingga memerlukan waktu lebih lama untuk pembangunan jalan darurat. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjaga nadi perekonomian dan sosial masyarakat saat bencana. “Menjaga konektivitas infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas utama pemerintah dalam situasi darurat bencana, mengingat perannya yang sangat vital bagi aktivitas masyarakat dan distribusi logistik,” ujar Dody. Meski saat ini segmen Simpang Rampa-Sibolga via Batu Lubang sudah terhubung, jalur tersebut belum dapat dilalui kendaraan umum demi alasan keselamatan. Kementerian PU masih terus mengoptimalkan perbaikan jalan darurat di lokasi tersebut untuk meningkatkan aspek keselamatan. Saat ini, akses dari Tarutung ke Kota Sibolga dapat ditempuh melalui Jalan Nasional Ruas Bts. Kota Tarutung–Sp. Rampa–Poriaha–Sibolga. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Hardy Siahaan, mengatakan saat ini masih terus dilakukan penanganan jalan darurat pada lokasi longsoran Desa Simaninggir. Sedang, untuk penanganan permanen, Kementerian PU sedang melaksanakan survei detail dan membuat perencanaan. Ada dua opsi utama yang sedang dipertimbangkan untuk penanganan permanen, yakni relokasi trase dengan memindahkan jalur ke area yang lebih aman dari potensi longsoran, atau mempertahankan trase awal namun dengan rekayasa teknis berupa pemotongan dan penyesuaian kemiringan tebing, serta pembangunan jembatan untuk meningkatkan aspek keamanan. "Kami terus memantau kondisi infrastruktur di wilayah terdampak bencana serta melakukan langkah-langkah cepat dan tepat guna menjaga konektivitas antarwilayah tetap terjaga, salah satunya akses dari dan menuju Sibolga," jelas Hardy. Paralel dengan rencana penanganan permanen Simpang Rampa–Sibolga via Batu Lubang, Kementerian PU melalui BBPJN Sumut terus melakukan penanganan infrastruktur jalan dan jembatan lainnya yang terdampak bencana. Hingga 14 Januari 2026 pukul 20.00 WIB, Kementerian PU mencatat progres signifikan di 12 kabupaten dan kota terdampak. Tim dari Kementerian PU telah berhasil melakukan pembersihan dan perbaikan 263 titik longsoran tebing. Selain itu juga telah tuntas melakukan penanganan sementara 65 titik jalan amblas, penanganan sementara 19 titik jalan putus, dan melakukan penanganan sementara seluruh jembatan rusak. Genangan banjir juga telah surut di sejumlah lokasi. Selain itu, Kementerian PU juga berhasil menghubungkan kembali konektivitas koridor jalan Tarutung–Sipirok sepanjang 68 km. Jalur ini masih terus disempurnakan melalui perbaikan detour demi keselamatan pengguna jalan. Koridor Sibolga–Batangtoru juga telah fungsional setelah pemasangan dua unit Jembatan Bailey di Sungai Garoga. Memasuki awal tahun 2026, Kementerian PU mulai melaksanakan survei dan perencanaan detail yang akan dilanjutkan dengan penanganan permanen di sejumlah jalan utama yang terdampak bencana di Sumatera Utara, yaitu ruas jalan Tarutung-Sibolga, Tarutung–Sipirok – Padang Sidempuan, Sibolga–Batangtoru–Padang Sidempuan, Batangtoru–Singkuang, serta Batas Aceh–Barus–Sibolga. Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak - Berdampak” menjalankan ASTA CITA dari Presiden RI, H Prabowo Subianto.
Apa yang Bisa Dilakukan di Masa Pensiun? Susun Rencana dari Sekarang
Mulai investasi emas digital di neobank sekarang. Cara investasi emasi di neobank cukup mudah. Dapatkan keuntungan beli emas digital dengan modal mulai dari Rp10 ribu. Download aplikasi neobank di PlayStore atau App Store. Buka Neo Emas di neobank sekarang. Kunjungi link Neo Emas untuk info detail dan terbaru tentang Neo Emas.
ANTAM Sambut Baik Rencana Pemerintah Perkuat Pasokan Emas Nasional
Jakarta, katakabar.com - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM; IDX: ANTM; anggota MIND ID, Holding BUMN Pertambangan) sambut baik rencana Pemerintah untuk memperkuat ketersediaan emas bagi masyarakat Indonesia melalui optimalisasi pasokan dari sumber domestik. Corporate Secretary Division Head ANTAM, Wisnu Danandi Haryanto, menyampaikan kebijakan tersebut langkah strategis pemerintah menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat, keberlanjutan industri, dan peningkatan nilai tambah komoditas mineral nasional. “Secara prinsip, ANTAM memandang rencana Pemerintah untuk memperkuat pasokan emas dari sumber domestik sebagai langkah positif dalam mendukung ketersediaan emas bagi masyarakat Indonesia. Inisiatif ini juga sejalan dengan arah kebijakan hilirisasi nasional serta semangat penguatan nilai tambah mineral sebagaimana diatur dalam ketentuan terbaru Pemerintah,” ujar Wisnu. Ditegaskan Wisnu, besaran kewajiban pasokan dalam negeri (Domestic Market Obligation atau DMO) sepenuhnya merupakan kewenangan Pemerintah. Kebijakan tersebut akan mempertimbangkan kebutuhan pasar domestik, kapasitas produksi nasional, serta dinamika industri emas dan perak secara menyeluruh. “ANTAM mendukung penuh langkah Pemerintah dalam memastikan masyarakat Indonesia dapat memperoleh akses terhadap emas dari dalam negeri. Kami siap melaksanakan arahan Pemerintah dalam rangka memperkuat pasokan emas domestik,” jelasnya. Dalam implementasinya, ucap Wisnu, ANTAM menilai pentingnya penerapan prinsip fairness agar seluruh pelaku industri, baik penambang maupun pengolah, memperoleh kepastian usaha dan nilai ekonomi yang seimbang. “Kebijakan DMO diharapkan disusun dengan prinsip yang transparan dan berkeadilan, sehingga seluruh pelaku di rantai pasok dapat berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan industri emas nasional,” terangnya. Selain itu, ANTAM memandang perlu adanya sinkronisasi kebijakan lintas sektor agar implementasi DMO berjalan efektif. Aspek perpajakan, tata niaga, dan regulasi pendukung lainnya perlu diharmonisasikan untuk menciptakan ekosistem logam mulia emas dan perak yang kuat dan berdaya saing.
Resolusi Finansial Akhir Tahun: Enam Langkah Rencanakan Keuanganmu
Jakarta, katakabar.com - Saat kalender mendekati penghujung tahun, kita sering kali disibukkan dengan liburan, acara kumpul keluarga, dan refleksi diri. Momen ini waktu paling tepat untuk melakukan review menyeluruh terhadap kondisi keuangan. Jangan cuma membuat resolusi tanpa rencana. Jadikan akhir tahun ini sebagai momentum untuk menyusun strategi finansial yang solid demi mewujudkan tujuan-tujuan besar di tahun yang akan datang. Berikut enam tips perencanaan keuangan cerdas yang bisa kamu mulai lakukan sekarang. 1. Refleksi dan tentukan tujuan baru Akhir tahun adalah saatnya menengok kembali rencana finansial yang sudah dibuat. Apakah tujuan liburan tahun ini tercapai? Bagaimana dengan target tabungan? Apakah kamu sudah memilih instrumen tabungan yang tepat, di antara banyak bank yang menawarkan tabungan tinggi atau rata-rata? Setelah melakukan refleksi, tentukan kembali tujuan keuanganmu untuk tahun depan secara lebih spesifik. Contohnya, kamu menyiapkan dana liburan ke Jepang dalam 18 bulan, membeli mobil pertama di akhir 2026, atau memulai dana pensiun. 2. Evaluasi dana dan susun strategi jitu Setelah memiliki tujuan yang jelas, langkah selanjutnya adalah mengevaluasi dana yang sudah kamu miliki. Hitung berapa total dana yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut dan bandingkan dengan dana yang sudah terkumpul. Misalnya, kamu berencana mengumpulkan dana pendidikan anak sebesar Rp100 juta dalam 5 tahun. Jika saat ini dana kamu baru Rp5 juta, jelas ada kesenjangan. Kamu perlu menyadari bahwa dana tersebut tidak akan cukup. Dari situlah kamu bisa menyusun strategi baru, apakah perlu menabung lebih agresif atau mencari instrumen investasi yang bisa memberikan imbal hasil lebih cepat. 3. Pilih 'kendaraan' investasi tepat Perencanaan keuangan tidak akan berjalan tanpa produk investasi yang tepat. Ibarat kendaraan, kamu harus memilih yang sesuai dengan tujuan dan waktu tempuh kamu. Pahami berbagai pilihan produk keuangan yang tersedia di pasar, mulai dari reksa dana, saham, obligasi, hingga aset fisik seperti emas dan properti. Penting untuk mencocokkan profil risiko kamu dengan produk investasi. Jika kamu memiliki target jangka pendek, mungkin reksa dana pasar uang atau deposito lebih cocok. Untuk target jangka panjang, saham bisa menjadi pilihan. 4. Implementasikan rencana, jangan tunda! Akhir tahun bukan hanya waktu untuk membuat rencana, tapi juga untuk segera bertindak. Mulailah implementasi rencana keuangan kamu sekarang juga. Buat action plan yang konkret: "Bulan ini akan menabung Rp1 juta dan berinvestasi Rp500 ribu." Dengan memulai sekarang, kamu sudah mengaktifkan rencana kamu, bukan hanya sekadar angan-angan. 5. Jadikan evaluasi sebagai kebiasaan tahunan Perencanaan keuangan bukanlah sekali jadi. Setelah diimplementasikan, kamu harus memonitor perkembangannya secara rutin. Idealnya, lakukan evaluasi setiap 6 bulan sekali. Namun, jadikan momen akhir tahun sebagai evaluasi besar-besaran untuk melihat performa portofolio investasimu, mengidentifikasi kesalahan, dan membuat perbaikan yang diperlukan untuk tahun berikutnya.
Siasati Ketersediaan Bahan Baku CPO untuk B50, Ini Rencana Kementan
Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pertanian (Kementan) diteruskan Direktorat Jenderal Perkebunan inisiasi penyusunan roadmap implementasi Biodiesel B50 sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan Indonesia Mandiri Energi. “Inisiatif ini bertujuan untuk menjadikan Indonesia sebagai produsen biodiesel terkemuka di dunia serta berperan penting dalam mencapai target bauran energi nasional yang lebih terbarukan,” ujar Plt. Direktur Hilirisasi Hasil Perkebunan, Yanuar Ariyanto, melalui keterangan tertulis, dilansir dari laman EMG, Sabtu (1/2). Melalui implementasi B50, terang Yanuar, Saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Supply-Demand Kelapa Sawit dan Kajian Ekonomi-Fiskal Penerapan B50 di Indonesia, Indonesia tidak hanya menjadi produsen biodiesel terbesar, tapi berkontribusi pada pencapaian target bauran energi yang lebih ramah lingkungan.
Pemkab Solsel Susun Rencana Aksi Libatkan Pemangku Kepentingan Sawit
Padang Aro, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) gelar Fokus Group Discusion (FGD) Identifikasi dan Pendataan Program Kegiatan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD-KSB). Penyusunan dokumen RAD-KSB melibatkan pemangku kepentingan kelapa sawit ini bertujuan meningkatkan produktifitas perkebunan sawit yang berkelanjutan.
Pemkab Bengkalis Gesa Pembangunan Jembatan Pulau Sumatera-Pulau Bengkalis
Bengkalis, katakabar.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis bersama Sino Road dan Bridege Co. Ltd untuk kesekian kalinya gelar rapat guna percepatan pembangunan Jembatan Pulau Sumatera-Pulau Bengkalis, di Ruang Rapat Hang Tuah Kantor Bupati Bengkalis, pada Senin (8/7). Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, H Bustami HY yang pimpin rapat lanjutan, dihadiri Head Contract Consultan SRGBC kontraktor, Ika Puspitasari, Kepala Bappedalitbang Provinsi Riau diwakili Rahmad Rahim dan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR PKPP Provinsi Riau, Teza Dasra, Kabag Kerja sama Setda Provinsi Riau, Fuadi.
Lo Kok, Lelang Jabatan di Kementan Bikin Petani Sawit Deg-degan
Jakarta, katakabar.com - Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman baru dua bulan menjabat. Orang Nomor Satu di Kementan itu bakal merombak susunan pejabat tinggi di instansi yang dinakhodainya. Total 56 jabatan eselon I dan eselon II dilelang di pertengahan pekan keempat Desember 2023 lalu. Langkah ini dilakukan untuk pulihkan reputasi Kementan RI setelah kasus korupsi mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo yang ditangani lembaga anti rasuah (KPK). Selain itu, untuk membersihkan Kementan dari oknum-oknum pejabat yang terseret kasus korupsi, jual-beli posisi, dan kolusi dengan pengusaha. Lelang jabatan dimaksudkan untuk penyegaran pejabat yang telah lama menduduki posisinya ataupun mengisi jabatan yang kosong. Perombakan ini diharapkan bisa merealisasikan kembali swasembada sejumlah komoditas pangan. Petani kelapa sawit sangat berharap perombakan ini mendudukkan pejabat baru, terutama di posisi Direktur Jenderal Perkebunan, yang benar-benar peduli dan memahami kebutuhan petani. Ketua Koperasi Produsen kelapa Sawit Arfak Sejahtera Papua Parat, Dorteus Paiki berharap pejabat Direktur Jenderal Perkebunan yang baru nantinya menganulir Keputusan Direktur Jenderal Perkebunan (Kepdirjenbun) Nomor 62/Kpts/KB.410/06/2023. Kepdirjenbun yang diteken pada 5 Juni 2023 itu telah mengandaskan cita-cita ribuan petani Papua Barat memiliki Pabrik Kelapa Sawit (PKS) sendiri dengan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Di regulasi itu muncul syarat baru untuk mendapatkan dana pendirian PKS dari BPDPKS, yakni surat pernyataan memiliki modal 30 persen dari nilai investasi. Artinya, kalau modal untuk membikin PKS Rp150 miliar, petani musti punya modal Rp45 miliar yang dibuktikan dengan rekening koran setahun terakhir. Syarat ini tidak ada pada Kepdirjenbun Nomor 273/Kpts/HK.160/9/2020 tentang Pedoman Teknis Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit dalam Kerangka Pendanaan BPDPKS yang terbit 2 September 2020. Menurut Dorteus, Koperasi Produsen Sawit Arfak Sejahtera awalnya bersemangat mengurus pendirian PKS lantaran tidak ada syarat modal. "Semua syarat yang ditetapkan sudah kami lengkapi. Lalu tiba-tiba terbit Kepdirjenbun Nomor 62/Kpts/KB.410/06/2023. Mentah lagi semuanya. Padahal duit kami sudah habis Rp3 miliar untuk memenuhi syarat mendirikan PKS," keluhnya saat berbincang elaeis.co, dilansir pada Senin (1/1). Mirinya lagi, menurut lelaki 57 tahun ini, syarat 30 persen dibuat lantaran Dirjenbun khawatir PKS yang didanai BPDPKS bakal mangkrak. "Alasan itu sangat mengada-ada. Padalah presiden pun mendorong korporatisasi koperasi," jelasnya. "Masak iya investasi kami masih diragukan. Luas kebun sawit kami 3.750 hektar, nilainya setara Rp375 miliar. Apa itu bukan termasuk penyertaan modal," tegasnya. Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kalimantan Barat, Indra Rustandi menilai Kepdirjenbun 62 tahun 2023 membunuh harapan petani kelapa sawit meraih dana pembangunan PKS dari BPDPKS. "Kami berjuang melengkapi administrasi untuk mendapatkan alokasi pendanaan PKS mini. Tapi, kami baru separuh jalan saat kepdirjenbun yang baru itu keluar, duit kami yang habis sekitar Rp500 juta," ulas petani kelapa sawit di Singkawang ini. Petani sawit di Sulawesi Barat, Andi Kasruddin Raja Muda berharap pejabat eselon baru di Kementan nantinya benar-benar bekerja dan tidak hanya pandai mengumbar kata. Soalnya selama ini petani sering kena PHP alias Pemberi Harapan Palsu. "Petani dicekoki banyak istilah yang membuat pusing, apalagi terkait Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Ada percepatanlah, akselerasilah, padu serasilah, kolaborasilah, koordinasilah, dan terakhir ini muncul lagi yang namanya gugus tugas. Semua PHP, enggak ada yang serius," sindirnya. "Kalau serius, PSR pasti lebih terdongkrak bahkan bisa tuntas. Apalagi, setelah ada PP 23 tahun 2021 yang mengatur soal lahan rakyat maksimal 5 hektar dan dikuasai minimal 5 tahun bebas dari kawasan hutan. Nyatanya enggak begitu. Sebelum ada dirjenbun defenitif, capaian PSR malah lebih besar," ucapnya. Ia tak menampik, kalau di Direktorat Jenderal Perkebunan ada pejabat yang bagus dan paham apa yang dibutuhkan oleh petani sawit. "Mudah-mudahan mendapat kesempatan untuk menduduki jabatan yang lebih strategis agar bisa menolong para petani sawit," sebutnya.