Baru Empat Bulan Menjabat, Kosmos Sudah Bikin Pelaku Kejahatan di Siak Ketar-ketir!
Dr Raja Kosmos Parmulais, Kasat Reskrim Polres Siak.
UPDATE Kasus Kekerasan Jurnalis, Tiga Saksi Diperiksa Intensif, Polres Siak Pastikan Penegakan Hukum Tegas Tanpa Pandang Bulu
Penyidik Unit Pidana Umum (Pidum) telah memeriksa tiga orang yang diduga mengetahui peristiwa tersebut, yakni Direktur PT Persi Muhammad Nasir, Sekretaris Partai Golkar Siak Robi Cahyadi, serta seorang anggota partai bernama Faruq.
Peran Riau Bagi Ketahanan Energi Nasional, CPO dan Minyak Bumi Melimpah per Tahunnya
Kekuatan Riau di sektor energi didukung oleh potensi perkebunan kelapa sawit dan minyak serta gas bumi yang sangat besar.
Kolaborasi Jadi Solusi Penanganan 6,4 Km Jalan Rusak di KITB-Sungai Rawa Siak
Pemkab Siak terus mencari solusi agar infrastruktur dasar seperti jalan dan pelayanan publik menjadi lebih baik.
152,3 Km Jalan Rusak Diperbaiki di Tengah Himpitan Fiskal, Pemkab Siak Gandeng Perusahaan Untuk Terlibat
Dalam setahun terakhir, pemerintah daerah telah menangani pemeliharaan sepanjang 152,30 kilometer (Km) jalan kabupaten dengan skema bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah.
Mahasiswa KKN Universitas Riau Ikuti Penyuluhan Pertanian Tema Peningkatan Produktivitas Sawit di Sungai Lala
Sungai Lala, katakabar.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau ikuti Penyuluhan Pertanian usung tema 'Peningkatan Produktivitas Kelapa Sawit Melalui Identifikasi dan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman pada Perkebunan Rakyat' di Aula Serbaguna Desa Pasir Bongkal, Kecamatan Sungai Lala, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Minggu (19/7) lalu. Kegiatan penyuluhan menghadirkan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KUKERTA Berdampak Universitas Riau di Kecamatan Sungai Lala, sebagai narasumber utama, yakni Irfandri, S.P., M.Si. Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat dan mahasiswa untuk memperdalam wawasan mengenai sektor pertanian, khususnya budidaya kelapa sawit yang merupakan komoditas unggulan masyarakat di Kecamatan Sungai Lala. Penyuluhan dihadiri seluruh mahasiswa KKN Universitas Riau yang ditempatkan di lingkungan Kecamatan Sungai Lala, termasuk mahasiswa KKN dari Desa Sungai Air Putih. Selain itu, kegiatan juga melibatkan perwakilan masyarakat dari beberapa desa, yakni Desa Pasir Bongkal, Desa Sungai Air Putih, Desa Kuala Lala, dan Desa Perkebunan Sungai Lala. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan kelapa sawit memiliki peran strategis sebagai komoditas utama yang menopang perekonomian masyarakat di Kecamatan Sungai Lala. Lantaran itu, jelas Irfandri, peningkatan produktivitas perkebunan rakyat perlu didukung melalui penerapan teknik budidaya yang baik, termasuk kemampuan petani dalam mengidentifikasi dan mengendalikan berbagai organisme pengganggu tanaman (OPT) yang berpotensi menurunkan hasil panen. Materi penyuluhan mencakup pengenalan jenis-jenis organisme pengganggu tanaman pada kelapa sawit, gejala serangan yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pengendalian yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan. Narasumber juga menekankan pentingnya pemantauan rutin di lapangan sebagai upaya deteksi dini sehingga serangan hama dan penyakit dapat dikendalikan sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan mahasiswa KKN maupun peserta dari perwakilan desa yang merupakan petani sawit pula. Berbagai pengalaman dan permasalahan yang dihadapi petani dalam mengelola perkebunan kelapa sawit menjadi bahan diskusi bersama untuk memperoleh solusi yang sesuai dengan kondisi di lapangan. Melalui penyuluhan ini, diharapkan masyarakat yang berprofesi sebagai petani sawit dan mahasiswa KKN Universitas Riau memperoleh tambahan pengetahuan yang dapat diterapkan selama menjalankan program pengabdian kepada masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya identifikasi dan pengendalian organisme pengganggu tanaman sebagai salah satu upaya meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit rakyat di Kecamatan Sungai Lala. Penyelenggaraan kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Universitas Riau, mahasiswa KKN, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian melalui penyebarluasan ilmu pengetahuan, serta penguatan kapasitas petani menuju perkebunan kelapa sawit yang lebih produktif, sehat, dan berkelanjutan.
Menunggu Keadilan Bagi Jurnalis Tribun Pekanbaru di Siak, Mayonal Putra
Wartawan Tribun Pekanbaru Mayonal Putra mengalami kekerasan saat menjalankan tugas jurnalistik
Kecam Dugaan Pemukulan Wartawannya di Siak, Pimred Tribun Pekanbaru Desak Polisi Usut hingga Aktor Intelektual
Pemimpin Redaksi (Pemred) Tribun Pekanbaru, Erwin Ardian, mengecam keras dugaan tindak kekerasan yang dialami wartawan Tribun Pekanbaru, Mayonal Putra, saat menjalankan tugas jurnalistik di Kabupaten Siak.
Tak Ada Tempat Bagi Pelaku Premanisme di Siak, PAPSI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Wartawan Tribun
Ketua Umum PAPSI, Bistari Zainudin Harahap menilai, kekerasan yang dialami Mayonal merupakan perbuatan yang mencoreng kebebasan pers di Kabupaten Siak.
PWI Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Terhadap Wartawan di Siak
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Siak meminta kepolisian mengusut tuntas tindakan kekerasan terhadap wartawan Tribun Pekanbaru yang bertugas di Kabupaten Siak, Mayonal Putra.