Bangga Bawa Warisan Nusantara, Siswa SMPN 1 Ujungbatu Berlaga di Festival Tunas Bahasa Ibu
Ujungbatu, katakabar.com – Di tengah semarak peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026, hadir sebuah momen indah yang menyatukan ilmu pengetahuan dengan cinta pada budaya sendiri. Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat Kabupaten Rokan Hulu menjadi panggung megis yang mempertemukan talenta muda untuk kembali merawat akar bahasa dan tradisi yang telah lama ditanam oleh leluhur. Sebagai wakil terbaik dari Kecamatan Ujungbatu, putra-putri SMP Negeri 1 Ujungbatu tampil penuh percaya diri, siap mengukir nama harum dan mempersembahkan penampilan terbaik demi menjaga kekayaan kearifan lokal agar tidak tergerus oleh zaman. Tiga siswa berprestasi yang dipercaya untuk bertanding, adalah Vicky Adira Lesmana yang akan menampilkan keelokan Aksara Melayu, Khayyirah Lubna Hasanah yang akan menyuarakan gagasan cerdas lewat Pidato Bahasa Daerah, serta Awaliah Azzahra Irawan yang akan memukau hadirin dengan seni bercerita atau Mendongeng. Mereka semua berjalan di bawah bimbingan penuh kasih dan ilmu dari pelatih setia, Khairanisa Sutamina, S.Pd. Kepala Sekolah SMPN 1 Ujungbatu, Berlian Siregar, S.Ag, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Rokan Hulu yang telah dengan tulus menaja acara bermakna ini. "Kami sangat mengapresiasi upaya pemerintah yang telah menaja acara ini dalam rangka Hardiknas. Melalui kegiatan seperti inilah, bahasa daerah kita akan semakin dikenal luas, dicintai generasi muda, dan terjaga kelestariannya selamanya," ujarnya penuh hangat kepada katakabar.com, Selasa (28/4). Lebih dalam, ia menitipkan harapan besar agar sekolahnya senantiasa menjadi institusi yang tidak hanya mencetak juara di atas panggung, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter yang kokoh. "Semoga sekolah kami senantiasa menjadi tempat yang tidak hanya mencetak prestasi di atas panggung kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter yang kokoh bagi anak-anak bangsa agar kelak tumbuh menjadi generasi penerus yang sukses, berbudaya, dan selalu bangga akan identitas serta akar budaya mereka sendiri," harapnya tulus. Semoga setiap langkah mereka dimudahkan oleh Sang Pencipta, hati dipenuhi keyakinan, dan pulang membawa hasil yang gemilang sebagai bukti nyata cinta pada bahasa ibu.
LearningRoom dan Disdik Batola Evaluasi Program 8.713 Siswa Aktif dan Rencana SEF 2026
Batola, katakabar.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Kuala (Disdik Batola) bersama tim LearningRoom gelar Evaluasi Pelaksanaan Program dan Pelatihan Teknis Penggunaan Media Pembelajaran Digital Bahasa Inggris di Aula Serba Guna Disdik Batola, Kamis (13/2) lalu. Kegiatan yang diikuti 40 guru Bahasa Inggris SMP se Kabupaten Batola ini menjadi momentum mematangkan digitalisasi pembelajaran di daerah. Kepala Disdik Batola, Mas Aryansyah, S.ST., M.Kom., menegaskan komitmennya mendorong guru agar adaptif terhadap teknologi. "Guru Bahasa Inggris di Batola harus menjadi garda terdepan dalam pemanfaatan teknologi. Program LearningRoom ini bukan sekadar alat, tetapi jembatan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran," ujarnya. Momen ini juga menandai pengimplementasian untuk 62 sekolah SMP se Kabupaten Batola, atau sebanyak 8.713 siswa aktif mulai menggunakan platform pembelajaran LearningRoom. Angka yang menunjukkan tingginya antusiasme dunia pendidikan Batola dalam mengadopsi teknologi pembelajaran berbasis digital. Dalam sesi evaluasi, para guru memberikan masukan terkait kendala jaringan di sekolah pinggiran. Menanggapi hal ini, tim LearningRoom telah menyediakan fitur akses offline untuk guru dan murid, sehingga proses pembelajaran tetap lancar tanpa tergantung koneksi internet. Di kegiatan yang sama, Disdik Batola umumkan program sertifikasi internasional Bahasa Inggris gratis menggunakan platform English Score (by British Council), mitra resmi LearningRoom, untuk meningkatkan kompetensi guru. Selain itu, Disdik juga menginformasikan rencana Barito Kuala Student English Fest yang akan digelar pada Mei 2026 sebagai ajang unjuk kebolehan siswa dalam berbahasa Inggris. "Barito Kuala Student English Fest adalah puncak dari program ini. Kami ingin menunjukkan bahwa guru dan siswa Batola siap bersaing secara global," ucap Mas Aryansyah. Dengan evaluasi berkelanjutan dan solusi teknis adaptif, Disdik Batola dan LearningRoom optimistis menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang inklusif dan bermutu di Kabupaten Barito Kuala.
Siswa Dan Guru Ngaji Terdampak Banjir di Langkat Terima Bantuan
Langkat, Katakabar.com - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH yang diwakili Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menyalurkan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS)...
Mahasiswa Kukerta FMIPA UNRI Edukasi Siswa SDN 05 Jayapura Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Siak, katakabar.com - Mahasiswa Kukerta Berdampak Khusus FMIPA Universitas Riau Tahun 2026 laksanakan kegiatan edukasi literasi keuangan dasar bagi siswa SDN 05 Jayapura, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Sabtu (31/). Angkat tema “Literasi Keuangan dan Upaya Pengentasan Kemiskinan Sejak Dini” ini diikuti sekitar 20 siswa kelas VI SD umur 11 hingga 12 tahun, dengan pendampingan guru. Edukasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman awal kepada peserta mengenai pengelolaan keuangan sederhana, khususnya membiasakan perilaku menabung sejak usia dini. Literasi keuangan dipandang sebagai salah satu aspek penting pembangunan sumber daya manusia. Pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sejak dini diharapkan dapat menjadi fondasi dalam membentuk perilaku finansial yang sehat serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan dalam jangka panjang. Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 1, No Poverty, yang menekankan pentingnya upaya penghapusan kemiskinan melalui peningkatan kapasitas dan edukasi masyarakat. Materi disampaikan mahasiswa Kukerta Universitas Riau dengan metode penyampaian sederhana, dan mudah dipahami anak-anak. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan lokakarya menabung kreatif, yakni praktik pembuatan celengan sebagai sarana pembelajaran aplikatif. Ketua Kelompok Kukerta Berdampak Khusus FMIPA UNRI, M. Daffa Mixsie, menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembentukan karakter generasi muda. “Literasi keuangan sejak dini investasi jangka panjang. Dengan membiasakan anak-anak mengelola keuangan secara sederhana, kita sedang membangun generasi yang lebih mandiri dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa depan,” jelasnya. Mahasiswa Kukerta berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta serta mendorong terbentuknya kebiasaan menabung di lingkungan sekolah. "Edukasi literasi keuangan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendukung pembangunan generasi muda yang berdaya dan berkelanjutan," terang Daffa.
Selamatkan Lingkungan, Satreskrim Polres Kepulauan Meranti Tanam Bibit Pohon di Sekolah
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Meranti taja sosialisasi program Green Policing Polres Kepulauan Meranti, di Taman Kanak Kanak (TK) Yayasan Eka yang berada di kawasan Jalan terubuk Kelurahan Selatpanjang Kota Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti Sabtu (13/12) kemarin. Di kegiatan itu personel Satreskrim Polres Kepulauan Meranti edukasi siswa peduli lingkungan dan kegiatan penanaman bibit pohon di lingkungan sekolah. "Sasarannya siswa TK Yayasan Eka. Selain edukasi, kita ajak siswa agar peduli lingkungan dari rumah dan lingkungan sekolah. Dengan melakukan kegiatan interaktif angkat tema peduli lingkungan dilaksanakan penanaman tiga bibit pohon Mangga di lingkungan Sekolah," ujar Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti, AKP Roemin Putra. Menurutnya, adapun jonsep Green Policing sebagai pendekatan strategis, dan humanis menjaga ketertiban sosial, serta keberlanjutan lingkungan hidup, sekaligus menghadirkan pemolisian yang adaptif terhadap tantangan zaman, dan krisis lingkungan. "Green Policing jawaban atas tantangan zaman seperti krisis lingkungan, perubahan iklim, karhutla, hingga patologi sosial berbasis ekonomi dan ekologi," jelasnya. Kegiatan Green Policing ini, ulasnya, menjadi kebijakan Kapolda Riau dalam bentuk kegiatan edukasi perlindungan lingkungan dengan melakukan penanaman pohon di sekolah sekolah dan pantai wilayah Kepulauan Meranti. Jadi, tambahnya, sebagai langkah melaksanakan kegiatan program Green policing Polres Kepulauan Meranti di sekolah-sekolah, yakni dengan melakukan kegiatan viralisasi kegiatan program Green Policing.
Sempena HGN 2025, Polres Kepulauan Meranti Gelar Green Policing Edukasi Peduli Lingkungan
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bhabinkamtibmas Polres Kepulauan Meranti gelar Green Policing di dua lokasi, Selasa (25/11) pagi. Selain itu, Polres Kepulauan Meranti melakukan kegiatan sosialisasi edukasi peduli lingkungan dan kegiatan penanaman bibit pohon Mangga di halaman SD N 24 Jalan Yossudarso Kelurahan Selatpanjang Kota, serta penanaman bibit pohon Mangga di Sekolah SMP Negeri 4 Rangsang Desa Tanjung Medang Kecamatan Rangsang. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa melalui Bhabinkamtibmas Selatpanjang Selatan Polsek Tebing Tinggi, Aipda Solehudin bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Selatpanjang Timur, Brigadir Ade Fadli, menyampaikan di kegiatan tersebut melibatkan siswa dan sisiwi SD Negeri 24 Kelurahan Selatpanjang Kota. Mereka diedukasi perihal kegiatan peduli lingkungan dari rumah dan lingkungan sekolah. "Kami nelakukan kegiatan interaktif dengan tema peduli lingkungan, Melakukan penanaman bibit pohon Mangga di lingkungan SD N 24 Selatpanjang Konsep Green Policing sebagai pendekatan strategis, dan humanis menjaga ketertiban sosial, untuk keberlanjutan lingkungan hidup," ujar Bhabinkamtibmas Selatpanjang Selatan Polsek Tebing Tinggi, Aipda Solehudin. Menurut Aipda Solehudin, konsep Green Policing untuk menghadirkan pemolisian yang adaptif terhadap tantangan zaman dan krisis lingkungan. Sementara, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Medang dan Desa Sungai Gayung Kiri, Bripka J M Pajaitan, menimpali Polres Kepualauan Meranti meneruskan program Kapolda Riau bentuk kegiatan edukasi perlindungan lingkungan dan penanaman pohon di halaman sekolah di wilayah Kabuapaten Kepulauan Meranti. Babinsa Desa Tanjung Medang, Koptu Masra, menyatakab kami melaksanakan Kegiatan berama unsur sekolah Melaksanakan kegiatan Edukatif perihal kegiatan peduli lingkungan mulai dari rumah, sekolah,lingkungan perkantoran dan sekitarnya. "Melakukan kegiatan pemberian bibit pohon Mangga angkat tema Peduli lingkungan, dan melakukan penanaman bibit pohon Mangga di Halaman sekolah SMP N 4 Rangsang Kepulauan Meranti," ucapnya. Dalam pada itu, Polres Kepulauan Meranti Gelar Bakti Sosial Penanaman Pohon Mangrove sempena HUT PGRI ke 80 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 di Parit Besar Desa Kedabu Rapat Kecanatan Rangsang Pesisir Kabupetan Kepulauan Meranti.
Pemdes Muntai Bersama Pengurus Masjid Hasanah Ajari Siswa SLTP 'Praktik Salat Jenazah'
Muntai, katakabar.com - Pemerintah Desa (Pemdes) Muntai bersama pengurus Masjid Hasanah taja kegiatan rutin bagi remaja sekolah tingkat SLTP sederajat, di Masjid Hasanah Desa Muntai pada hari Sabtu, (8/11). Kegiatan ini bagian dari program pembinaan keagamaan bagi generasi muda Desa Muntai yang dilaksanakan secara berkala setiap pekan. Di pertemuan kali ini, para remaja mendapatkan bimbingan langsung dari Ustadz H. Rajab Selamat, M.A. dengan materi 'Praktik Sholat Jenazah'. Melalui kegiatan ini, para peserta diajarkan tata cara pelaksanaan sholat jenazah secara teori dan praktik, agar memahami dengan benar rukun dan syaratnya sesuai tuntunan syariat Islam. Antusiasme para remaja terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap arahan ustadz, dan turut mempraktikkan langsung tata cara pelaksanaan sholat jenazah. Kepala Desa Muntai, Muhammad Nurin dukung program kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan positif ini, dan berharap agar kegiatan pembinaan keagamaan seperti ini terus berlanjut, serta menjadi wadah bagi para remaja untuk memperdalam ilmu agama serta memperkuat nilai-nilai moral dan sosial di lingkungan masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif dan semangat para panitia serta remaja Masjid Hasanah. Kegiatan seperti ini penting untuk membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan berpengetahuan agama yang baik,” ujar Nurin.
Belajar Pembibitan Sawit Modern Bekal Siswa SMK PP Melek Teknologi Terkini
Banjarbaru, katakabar.com - Belajar pembibitan kelapa sawit dengan teknologi modern menyenakan. Apalagi dibimbing oleh instruktur dari PT CPKA, yakniIrwansyah dan Yogi Ardani Subakti Siswa SMK-PP Negeri Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, yang belajar untuk mengasah kemampuan di sektor pertanian, yakni pembibitan kelapa sawit dengan teknologi terkini. Sekolah vokasi di bawah naungan Kementerian Pertanian (Kementan) ini fokus menyiapkan siswa, dan guru agar mampu menghadapi tantangan dunia perkebunan modern. Pelatihan digelar dua hari lamanya, dari Senin (29/9) hingga Senin (30/9) lalu, di kampus dan lahan praktik SMK-PP. Peserta terdiri dari guru, petugas lahan perkebunan, serta siswa kelas XI konsentrasi keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP). Ketua Konsentrasi Keahlian ATP, Slamet Riadi, menerangkan tujuan pelatihan ini adalah membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam pembibitan kelapa sawit, khususnya melalui integrasi teknologi Hyplug dan Screenhouse dengan sistem irigasi tepat guna. “Kami mau kegiatan ini menjadi wadah berbagi ilmu, pengalaman, dan praktik nyata, sehingga kualitas pembelajaran serta pengelolaan pembibitan sawit semakin meningkat,” kata Slamet, dilansir dari laman EMG, Kamis (2/10).
Green Policing, Polres Meranti Ajak Siswa Jaga Lingkungan
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor atau Polres Kepulauan Meranti, Riau, terus menunjukkan komitmen menjaga kelestarian alam melalui program Green Policing. Lihat, Kamis (18/9) kemarin, jajaran Polres dan Polsek melaksanakan kegiatan edukasi peduli lingkungan, sekaligus penanaman bibit pohon di sejumlah sekolah, dan pondok pesantren di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan dilaksanakan di lima titik, yakni TK Aisyiyah Bustanul Athfal Rintis Kecamatan Tebingtinggi, SDN 06 Desa Segomeng Kecamatan Rangsang Barat, SDN 10 Desa Maini Kecamatan Tebingtinggi Barat, SDN 10 Selatpanjang Timur, serta Pondok Pesantren An Nur Desa Tanjung Samak Kecamatan Rangsang. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, menjelaskan program Green Policing ini merupakan pendekatan strategis yang tidak hanya menekankan aspek keamanan, tapi keberlanjutan lingkungan hidup. "Melalui program ini, kami ingin menghadirkan pemolisian yang adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk krisis lingkungan dan perubahan iklim. Penanaman pohon dan edukasi peduli lingkungan ini kami lakukan agar siswa-siswi terbiasa menjaga lingkungan sejak dini," ujarnya. Di setiap lokasi, personel Polres dan Polsek memberikan sosialisasi tentang pentingnya menjaga lingkungan, mengajak siswa untuk peduli terhadap kebersihan, serta menggelar kegiatan interaktif bertema lingkungan. Setelah itu, dilakukan penanaman berbagai bibit pohon, mulai dari matoa hingga jambu, di halaman sekolah dan pesantren. Secara rinci, Bag Ren Polres Kepulauan Meranti menanam tiga bibit pohon matoa di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Rintis, Polsek Rangsang Barat menanam empat bibit pohon jambu di SDN 06 Segomeng, Polsek Tebingtinggi Barat menanam tiga bibit pohon matoa di SDN 10 Maini, Polsek Tebingtinggi menanam tiga bibit pohon matoa di SDN 10 Selatpanjang Timur, dan Polsek Rangsang menanam dua bibit pohon matoa di Pondok Pesantren An Nur. Menurut AKBP Aldi, program Green Policing yang dijalankan Polres Kepulauan Meranti sebagai tindak lanjut kebijakan Kapolda Riau. Langkah ini diharapkan menjadi kontribusi nyata kepolisian dalam menghadapi krisis lingkungan, mencegah bencana seperti kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla,, sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis di tengah masyarakat.
Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas Pelajar, PT JMTM Hadir di Alspective 5.0
Jakarta, katakabar.com - PT Jasamarga Tollroad Maintenance gelar kegiatan “JMTM Mengajar” di SMA Islam Al Azhar 19 Ciracas, Jakarta Timur pada 02 Agustus 2025. Kegiatan ini bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL perusahaan yang fokus pada bidang pendidikan. Kegiatan JMTM ini bukti komitmen tingkatkan kesadaran keselamatan berkendara di kalangan generasi muda melalui program “JMTM Mengajar” yang digelar di acara Alspective 5.0 (Al Azhar 19 Space of Creativity) di SMA Islam Al Azhar 19 Ciracas, Jakarta Timur. Di kegiatan ini, JMTM diwakili Komisaris JMTM, Hariyono Utomo, serta Direktur Konstruksi dan Pengembangan Bisnis Linda Pakpahan, yang turut hadir bersama jajaran tim JMTM lainnya. Acara ini juga dihadiri Rinanda Aprilya Maharani, selaku Puteri Indonesia Pendidikan, serta jajaran guru dan pimpinan sekolah termasuk Kepala SMA Islam Al Azhar 19 Ciracas, Imam Sudiro, M.Pd. Melalui sesi interaktif yang dikemas secara menarik, para siswa mendapatkan edukasi seputar safety driving atau keselamatan berkendara, sekaligus pengenalan mengenai peran dan fungsi JMTM sebagai anak perusahaan Jasa Marga yang berfokus pada pemeliharaan jalan tol di Indonesia. “Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama, termasuk generasi muda yang kelak akan menjadi pengguna jalan yang aktif. Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali para pelajar dengan pengetahuan dasar agar lebih peduli dan siap menjadi pelopor keselamatan,” ujar Linda Pakpahan. Peserta yang hadir terdiri dari pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat dari berbagai wilayah di Jabodetabek, yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap materi yang disampaikan. Selain penyampaian materi edukatif, kegiatan juga diisi dengan diskusi ringan dan kuis interaktif untuk mendorong partisipasi aktif para siswa.