Banjarbaru, katakabar.com - Belajar pembibitan kelapa sawit dengan teknologi modern menyenakan. Apalagi dibimbing oleh instruktur dari PT CPKA, yakniIrwansyah dan Yogi Ardani Subakti

Siswa SMK-PP Negeri Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, yang belajar untuk mengasah kemampuan di sektor pertanian, yakni pembibitan kelapa sawit dengan teknologi terkini.

Sekolah vokasi di bawah naungan Kementerian Pertanian (Kementan) ini fokus menyiapkan siswa, dan guru agar mampu menghadapi tantangan dunia perkebunan modern.

Pelatihan digelar dua hari lamanya, dari Senin (29/9) hingga Senin (30/9) lalu, di kampus dan lahan praktik SMK-PP. Peserta terdiri dari guru, petugas lahan perkebunan, serta siswa kelas XI konsentrasi keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP).

Ketua Konsentrasi Keahlian ATP, Slamet Riadi, menerangkan tujuan pelatihan ini adalah membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam pembibitan kelapa sawit, khususnya melalui integrasi teknologi Hyplug dan Screenhouse dengan sistem irigasi tepat guna.

“Kami mau kegiatan ini menjadi wadah berbagi ilmu, pengalaman, dan praktik nyata, sehingga kualitas pembelajaran serta pengelolaan pembibitan sawit semakin meningkat,” kata Slamet, dilansir dari laman EMG, Kamis (2/10). 

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Airin Nurmarita, menimpali pelatihan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang siap menjadi pencari kerja maupun pencipta lapangan kerja di sektor pertanian.

Pelatihan menghadirkan dua instruktur dari PT CPKA, yakni Irwansyah dan Yogi Ardani Subakti. Materi yang dipaparkan  tentang pengenalan konsep pembibitan kelapa sawit, teori dan praktik teknologi Hyplug, desain dan fungsi Screenhouse, sistem irigasi terpadu, praktik instalasi irigasi sederhana, hingga simulasi integrasi Hyplug, Screenhouse, dan irigasi.

Menurutnya Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPPSDMP) Pertanian, Idha Widi Arsanti, pendidikan vokasi seperti SMK-PP mampu mencetak petani milenial berdaya saing tinggi. Dengan kedekatan pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan industri (DUDI), lulusan siap menghadapi tuntutan pasar dan teknologi pertanian modern.

Melalui pelatihan seperti ini, SMK-PP Negeri Banjarbaru berharap siswa tidak hanya memahami teori, tetapi menguasai praktik pembibitan sawit modern. Integrasi teknologi Hyplug, Screenhouse, dan irigasi tepat guna menjadi kunci bagi peningkatan produktivitas dan kualitas bibit, sekaligus siapkan generasi penerus pertanian yang profesional, dan inovatif.