Stockpile

Sorotan terbaru dari Tag # Stockpile

Teknologi Drone untuk Perhitungan Volume Stockpile dan Analisis Topografi Tambang Tekno
Tekno
Kamis, 19 Februari 2026 | 15:04 WIB

Teknologi Drone untuk Perhitungan Volume Stockpile dan Analisis Topografi Tambang

Jakarta, katakabar.com - Dalam industri pertambangan, perhitungan volume stockpile dan pemantauan perubahan topografi elemen penting dalam pengendalian operasional. Ketidaktepatan data dapat berdampak pada laporan produksi, perencanaan hauling, hingga evaluasi progres pit. Metode survei konvensional masih membutuhkan waktu berhari-hari, melibatkan banyak personel, serta memiliki keterbatasan dalam menjangkau area curam, aktif, atau berisiko tinggi. Di sisi lain, kebutuhan terhadap data yang cepat dan presisi terus meningkat untuk mendukung efisiensi dan akurasi operasional. Pemetaan dan pemodelan 3D dilakukan dengan integrasi DJI Matrice 4 Enterprise (M4E), didukung Emlid RTK GNSS presisi tinggi, serta pemrosesan data menggunakan Terrasolid dan analisis tambang berbasis AI dari Strayos. Sistem ini menghasilkan model 3D presisi sentimeter dalam waktu yang lebih singkat dibanding metode manual. Model 3D digunakan untuk perhitungan volume stockpile secara akurat, analisis kontur dan elevasi, pemantauan progres pit, serta validasi kondisi as-built di lapangan. Dukungan RTK memastikan data ortofoto dan point cloud memiliki konsistensi tinggi untuk kebutuhan teknis maupun manajerial. Point cloud yang dihasilkan dapat diproses lebih lanjut untuk menghitung volume material, mengevaluasi perubahan permukaan tambang secara berkala, serta mendukung analisis performa operasional. Pembaruan data rutin memungkinkan manajemen memiliki satu sumber data akurat untuk berbagai keputusan teknis dan strategis. “Dengan model 3D yang diperbarui secara berkala, operasional tambang dapat berjalan lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Halo Robotics. Dengan dukungan teknologi ini, proses pengukuran yang sebelumnya memakan waktu panjang dapat diselesaikan dalam hitungan jam, sekaligus meningkatkan keselamatan kerja dan konsistensi data di lapangan.

DJI Dock 3: Solusi Otomatis Pemantauan Stockpile Pertambangan dan Konstruksi Tekno
Tekno
Jumat, 13 Februari 2026 | 10:35 WIB

DJI Dock 3: Solusi Otomatis Pemantauan Stockpile Pertambangan dan Konstruksi

Jakarta, katakabar.com - Pemantauan stockpile di industri pertambangan dan konstruksi selalu menjadi tantangan. Area yang luas, medan sulit, dan risiko keselamatan pekerja membuat metode manual membutuhkan waktu lebih lama dan memiliki keterbatasan dalam pengumpulan data. DJI Dock 3 hadir sebagai solusi cerdas berbasis drone M4D, memungkinkan pemantauan stockpile dilakukan secara rutin, akurat, dan aman, sekaligus mendukung pengambilan keputusan operasional yang lebih cepat dan tepat. Metode manual sering kali membutuhkan banyak tenaga kerja, waktu, dan biaya, serta berisiko tinggi bagi personel. Dengan DJI Dock 3, pemantauan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien. Drone M4D menjalankan misi survei secara mandiri, mulai dari lepas landas hingga pendaratan, mengumpulkan data yang kemudian diolah menjadi visualisasi 2D/3D dan informasi volume stockpile yang siap pakai. Teknologi Inti: Otomatisasi dan Analisis Data Canggih DJI Dock 3 mengumpulkan data secara otomatis selama penerbangan melalui platform manajemen drone DJI FlightHub 2, kemudian diproses menggunakan DJI Terra untuk menghasilkan visualisasi 2D/3D serta informasi volume stockpile yang konsisten. Dalam satu penerbangan, drone mampu memantau area luas tanpa mengganggu aktivitas operasional di lapangan, sekaligus mengurangi risiko bagi personel yang sebelumnya harus berada di area stockpile. Data Siap Pakai untuk Pemantauan Rutin Drone tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga menyajikannya secara mudah dipahami: - Pemetaan Georeferensi: menampilkan lokasi stockpile dan perubahan volume secara jelas - Tracking Volume: memantau pergerakan dan perubahan tumpukan material dari waktu ke waktu - Visualisasi 3D: membantu tim operasional merencanakan distribusi material lebih efektif Pros dan Cons Pros: - Pemantauan stockpile otomatis dan rutin - Data akurat yang siap digunakan untuk pengambilan keputusan - Mengurangi risiko keselamatan pekerja - Integrasi mulus dengan ekosistem DJI Enterprise Cons: - Investasi awal lebih tinggi dibanding metode manual - Membutuhkan operator drone bersertifikat untuk pengaturan awal “DJI Dock 3 mendukung pemantauan stockpile otomatis tanpa menempatkan personel di area berisiko. Dengan data yang akurat dan visualisasi 3D, tim operasional dapat membuat keputusan lebih cepat dan tepat,” ujar Halo Robotics, distributor resmi DJI Enterprise di Indonesia. Otomatisasi drone kini bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan strategis bagi industri pertambangan dan konstruksi modern. Dengan pemantauan rutin, data akurat, dan risiko keselamatan minimal, DJI Dock 3 mendukung operasi tetap efisien, aman, dan berkelanjutan.