Tabungan

Sorotan terbaru dari Tag # Tabungan

Haruskah Kita Pasang Target Tabungan Sesuai Umur? Ekonomi
Ekonomi
Senin, 12 Januari 2026 | 07:34 WIB

Haruskah Kita Pasang Target Tabungan Sesuai Umur?

Jakarta, katakabar.com - Pembahasan soal tabungan sering datang dengan angka kaku. Umu sekian harus punya sekian. Umur segini dianggap tertinggal kalau belum mencapai target tertentu. Pola pikir seperti ini mudah picu rasa cemas, padahal kondisi hidup setiap orang sangat berbeda. Pendekatan yang lebih adil melihat tabungan sebagai kebiasaan, bukan perlombaan. Tidak semua orang memulai dari titik yang sama. Penghasilan, tanggung jawab keluarga, dan kondisi hidup memberi pengaruh besar pada kemampuan menabung. Punya tabungan di umur berapa pun, dengan cara yang sesuai kondisi masing masing. Umur Muda dan Proses Belajar Kelola Uang Di umur awal dewasa, tabungan masih tipis. Penghasilan baru dimulai, kebutuhan belajar mandiri cukup besar, dan adaptasi hidup masih berjalan. Di fase ini, tabungan berfungsi sebagai latihan. Sisihkan sedikit uang secara rutin sudah menjadi pencapaian. Fokusnya bukan pada jumlah, melainkan konsistensi. Kebiasaan ini membantu kamu mengenal pola keuangan sendiri dan belajar mengatur prioritas. Saat tabungan mulai terbentuk, rasa aman ikut tumbuh. Bukan karena nominalnya besar, tapi karena kamu tahu sedang membangun fondasi. Umur Produktif dan Kebutuhan Meningkat Memasuki usia produktif, tanggung jawab biasanya bertambah. Kebutuhan hidup meningkat, rencana jangka menengah mulai disusun, dan tekanan sosial sering ikut datang. Di fase ini, tabungan sering diuji. Ada bulan di mana tabungan bertambah, ada juga bulan di mana harus digunakan. Hal ini wajar. Tabungan berperan sebagai penyangga, bukan angka yang harus terus naik tanpa henti. Yang penting adalah tetap memberi ruang untuk menabung, meski tidak selalu dalam jumlah yang sama. Fleksibilitas membantu kamu bertahan tanpa merasa bersalah. Umur Matang dan Kebutuhan Akan Stabilitas Di umur yang lebih matang, banyak orang mulai mencari kestabilan. Tabungan dipandang sebagai alat untuk menjaga ketenangan hidup. Kebutuhan mungkin tidak sebanyak dulu, tapi tanggung jawab tetap ada. Tabungan di fase ini membantu menghadapi perubahan dengan lebih tenang. Bisa untuk kesehatan, keluarga, atau rencana masa depan yang ingin dijalani tanpa tekanan. Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki kebiasaan menabung. Setiap langkah kecil tetap memberi dampak. Mengapa Target Angka Sering Tidak Adil Target tabungan berbasis usia sering mengabaikan konteks. Dua orang dengan usia sama bisa punya kondisi finansial yang sangat berbeda. Membandingkan angka justru sering memicu rasa gagal yang tidak perlu. Pendekatan yang lebih sehat melihat tabungan sebagai alat bantu hidup. Selama tabungan berfungsi untuk memberi rasa aman dan fleksibilitas, nilainya sudah sesuai tujuan. Susun Target Tabungan Versi Pribadi Target tabungan sebaiknya disusun berdasarkan kebutuhan dan kemampuan. Pertanyaan yang bisa diajukan sederhana. Untuk apa tabungan ini disiapkan. Kapan kemungkinan digunakan. Seberapa sering bisa diisi. Dengan menjawab pertanyaan ini, target terasa lebih hidup dan relevan. Tabungan bukan lagi angka abstrak, tapi bagian dari rencana hidup yang nyata. Menabung di Tengah Dinamika Hidup Hidup jarang berjalan lurus. Ada masa stabil, ada masa penuh kejutan. Tabungan hadir untuk membantu kamu melewati dinamika ini. Di bulan tertentu, menabung terasa ringan. Di bulan lain, bertahan saja sudah cukup. Keduanya sah dan manusiawi. Selain itu, menabung sering dianggap kewajiban finansial. Padahal, ia juga bentuk menghargai diri sendiri. Kamu memberi perlindungan pada versi dirimu di masa depan. Sekecil apapun jumlahnya, tabungan menunjukkan bahwa kamu peduli pada keberlanjutan hidupmu sendiri. Sikap ini mencerminkan kedewasaan yang tidak selalu terlihat dari luar. Menghindari Perbandingan yang Melelahkan Media sosial sering menampilkan pencapaian finansial dalam bentuk angka besar. Tanpa sadar, ini memicu perbandingan yang melelahkan. Mengembalikan fokus ke kondisi sendiri membantu kamu lebih tenang. Tabunganmu tidak harus terlihat mengesankan di mata orang lain. Namun, bekerja untuk kebutuhanmu. Tabungan di neobank sebagai Opsi Praktis Mengelola tabungan kini semakin mudah dengan layanan perbankan digital. Tabungan di neobank dari Bank Neo Commerce memberi kemudahan untuk menyisihkan dana secara rutin dan memantau saldo kapan saja. Tabungan NOW di neobank merupakan tabungan tanpa biaya admin dengan bunga kompetitif. Bunga cair harian sesuai ketentuan yang berlaku. Tabungan digital ini bisa membantu kamu mulai menabung secara konsisten. Disclaimer: Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Tabungan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Jika ingin mempelajari produk tabungan yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Tabungan NOW.

Pisahkan Rekening Tabungan dengan Operasional Agar Lebih Mudah Menabung Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 14 September 2025 | 17:00 WIB

Pisahkan Rekening Tabungan dengan Operasional Agar Lebih Mudah Menabung

di rekening ini memang hanya untuk pengeluaran yang sudah direncanakan. 2. Rekening tabungan (jangka panjang atau tujuan tertentu) Rekening kedua adalah untuk tabungan. Inilah tempat menyimpan uang untuk tujuan finansial jangka menengah hingga panjang. Misalnya, dana pendidikan anak, liburan keluarga, dana darurat, atau membeli kendaraan. Idealnya, rekening ini tidak digunakan untuk transaksi harian. 3. Rekening investasi atau usaha Jika kamu memiliki usaha atau ingin mulai berinvestasi, rekening terpisah bisa semakin membantu. Dengan begitu, dana usaha tidak tercampur dengan dana pribadi. Hal ini memudahkanmu menghitung keuntungan, modal, dan pengeluaran. Tips Agar Pemisahan Rekening Lebih Efektif Kalau sudah paham pentingnya memisahkan rekening operasional dengan rekening tabungan, langkah berikutnya adalah bagaimana cara membuat strategi ini benar-benar berjalan efektif dan konsisten dalam jangka panjang. 1. Gunakan beberapa produk tabungan Kalau kamu sering tergoda untuk mengambil tabungan, coba buka rekening bank lebih dari satu. Dengan cara ini, kamu bisa membedakan mana tabungan untuk dana darurat, mana yang khusus untuk liburan, hingga tabungan jangka panjang. Selain membantu menahan diri agar tidak mudah “mengutak-atik” saldo, strategi ini juga membuatmu lebih disiplin dalam mencapai target finansial yang berbeda-beda. 2. Tentukan persentase yang jelas Misalnya, 70% dari gaji untuk operasional dan 30% untuk tabungan. Persentase ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang, namun yang terpenting adalah konsisten. 3. Jangan campur dengan dana darurat Tabungan jangka panjang berbeda dengan dana darurat. Idealnya, dana darurat juga ditempatkan pada rekening khusus yang mudah diakses ketika benar-benar dibutuhkan. Jika buka rekening bank di neobank dari Bank Neo Commerce, kamu otomatis akan punya rekening pribadi. Rekening ini menjadi rekening utama yang bisa langsung digunakan untuk berbagai transaksi atau operasional. Menariknya, di dalam rekening pribadi ini ada dua jenis tabungan dengan fungsi berbeda, yaitu Tabungan Regular dan Tabungan NOW.

74 Tahun Peran BTN Membangun Peradaban dan Memajukan Masa Depan Bangsa Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 09 Februari 2024 | 14:28 WIB

74 Tahun Peran BTN Membangun Peradaban dan Memajukan Masa Depan Bangsa

PT Bank Tabungan Negara (Persero) TBK (BTN) memasuki usia ke-74 tahun pada 9 Februari 2024. Usia yang cukup matang untuk bisa terus berkontribusi sebagai bank fokus pembiayaan perumahan dan mengemban amanah untuk bisa mewujudkan mimpi rakyat Indonesia memiliki rumah impian