PERISAI 2026 Siap Digelar, BPDP Tampilkan Inovasi Sawit Mulai Pangan hingga Energi Sawit
Sawit
Kamis, 16 Juli 2026 | 09:03 WIB

PERISAI 2026 Siap Digelar, BPDP Tampilkan Inovasi Sawit Mulai Pangan hingga Energi

Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bakal menggelar Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 pada 20 hingga 21 Juli 2026 sebagai ajang diseminasi hasil riset dan inovasi kelapa sawit terbesar di Indonesia. Angkat  tema "Shaping The Palm Oil Industry Ecosystem For A Sustainable Future", PERISAI 2026 menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, akademisi, peneliti, industri, dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem riset, inovasi, serta hilirisasi industri sawit nasional. Sebagai rangkaian menuju pergelaran PERISAI 2026, BPDP taja Media Briefing Road to Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 di Jakarta, Rabu (15/7). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai agenda utama PERISAI sekaligus menunjukkan beragam hasil riset yang telah didukung BPDP selama lebih dari satu dekade. Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, mengatakan riset dan inovasi merupakan salah satu pilar penting dalam meningkatkan daya saing industri kelapa sawit Indonesia. Menurutnya, selama ini BPDP tidak hanya mendukung pengembangan produktivitas perkebunan, tetapi juga mendorong lahirnya berbagai inovasi yang memberikan nilai tambah bagi industri dan masyarakat. "Melalui PERISAI, kami ingin menunjukkan bahwa sawit bukan hanya menghasilkan minyak nabati atau biodiesel. Berbagai hasil riset yang didukung BPDP telah menghasilkan inovasi di bidang pangan, kesehatan, energi terbarukan, biomaterial, hingga rekayasa industri. Inilah bukti bahwa sawit memiliki potensi yang sangat besar untuk mendukung pembangunan nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global," jelasnya. Ia menambahkan sejak program pendanaan riset dilaksanakan, BPDP telah mendukung ratusan penelitian yang melibatkan berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian di Indonesia. Di mana hasil-hasil penelitian tersebut terus didorong agar tidak berhenti Siaran Pers sebagai publikasi ilmiah, tetapi dapat dihilirisasikan menjadi teknologi maupun produk yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia usaha. "Kami ingin membangun ekosistem inovasi yang kuat. Karena itu, PERISAI bukan sekadar forum ilmiah, tetapi menjadi ruang bertemunya peneliti, pemerintah, industri, pelaku usaha, dan investor agar hasil riset dapat diterapkan secara luas, termasuk oleh pekebun rakyat," imbuhnya. Di kegiatan sama, Prof. Dr. Ratu Ayu Dewi Sartika, M.Sc. memaparkan hasil penelitian mengenai pengaruh suplementasi Red Palm Oil pada diet ibu hamil terhadap kualitas air susu ibu dan status gizi bayi. "Penelitian tersebut menunjukkan bahwa minyak sawit merah memiliki kandungan beta karoten, vitamin A, vitamin E, serta antioksidan yang berpotensi mendukung peningkatan status gizi ibu dan anak," ucapnya. Menurut Prof. Ratu Ayu, hasil penelitian tersebut menunjukkan pemanfaatan sawit tidak hanya terbatas sebagai bahan pangan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendukung kesehatan masyarakat melalui pengembangan pangan fungsional berbasis kelapa sawit. "Kelapa sawit memiliki kandungan nutrisi yang sangat potensial untuk mendukung perbaikan status gizi masyarakat. Melalui riset yang berkelanjutan, kita dapat mengembangkan berbagai produk pangan yang tidak hanya aman, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang lebih luas," terang Prof. Ratu Ayu. Selain sektor pangan dan kesehatan, pemanfaatan sawit di bidang energi juga terus berkembang. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Ir. C.B. Rasrendra, S.T., M.T., yang mempresentasikan hasil penelitian mengenai Teknologi BENSA (Bensin Sawit) berbasis Mixed Industrial Vegetable Oil (MIVO). Menurut Rasrendra, inovasi tersebut menunjukkan bahwa kelapa sawit memiliki prospek besar sebagai bahan baku energi masa depan yang lebih ramah lingkungan sekaligus mampu meningkatkan nilai tambah komoditas sawit nasional. "BENSA merupakan salah satu contoh bagaimana hasil riset mampu membuka peluang pemanfaatan baru bagi kelapa sawit. Ke depan, inovasi seperti ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendorong tumbuhnya industri berbasis sumber daya domestik," tuturnya. PERISAI 2026 akan menghadirkan berbagai seminar, diskusi, pameran hasil riset, business matching, kompetisi inovasi, serta forum kolaborasi yang melibatkan peneliti, akademisi, pelaku usaha, pemerintah, dan mahasiswa. Kegiatan ini juga akan menampilkan berbagai hasil penelitian pada enam bidang utama, yaitu bioenergi; lingkungan; biomaterial; budidaya dan pascapanen; pangan dan kesehatan; serta sosial, ekonomi, manajemen, pasar, dan teknologi informasi. Selain itu, PERISAI 2026 direncanakan akan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Pertanian, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta berbagai pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam mendorong riset dan inovasi sebagai fondasi pengembangan industri sawit Indonesia yang berkelanjutan. Melalui pergelaran PERISAI 2026, BPDP berharap hasil-hasil penelitian yang telah dikembangkan selama ini dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh industri, pemerintah, akademisi, maupun pekebun rakyat. Jadi, riset tidak hanya menghasilkan pengetahuan baru, tetapi juga mampu mendorong peningkatan produktivitas, menciptakan nilai tambah, memperkuat ketahanan pangan dan energi, serta meningkatkan daya saing industri sawit Indonesia di pasar global. Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 yang digelar pada 20 hingga 21 Juli 2026 di Jakarta. BPDP mengundang para peneliti, akademisi, pelaku industri, mahasiswa, media, serta masyarakat untuk berpartisipasi dan menyaksikan berbagai inovasi yang menunjukkan kelapa sawit Indonesia tidak hanya menjadi komoditas unggulan, tetapi juga sumber solusi bagi pembangunan berkelanjutan.

Hisense Tampilkan Ekosistem Smart Home Full-Scenario di CES 2026 Tekno
Tekno
Jumat, 09 Januari 2026 | 13:39 WIB

Hisense Tampilkan Ekosistem Smart Home Full-Scenario di CES 2026

Las Vegas, katakabar.com - Hisense, merek terkemuka global di bidang elektronik konsumen dan peralatan rumah tangga, menampilkan ekosistem smart home full-scenario di CES 2026. Hisense memperlihatkan bagaimana teknologi display canggih dan peralatan rumah tangga berbasis AI berpadu untuk meningkatkan kualitas kehidupan sehari-hari. Dirancang berdasarkan skenario kehidupan nyata di rumah, booth Hisense di CES memadukan hiburan layar besar premium dengan solusi dapur, udara, dan laundry yang cerdas. TV layar besar menjadi pusat momen kebersamaan keluarga, sementara peralatan rumah tangga berbasis AI menunjukkan bagaimana teknologi terintegrasi secara mulus dalam aktivitas sehari-hari. Hisense juga memperkenalkan Humanoid Service Robot Harley. Dengan 31 derajat kebebasan, Harley menghadirkan gestur dan interaksi yang menyerupai manusia untuk menciptakan pengalaman yang lebih menarik dan interaktif di area pameran. Selain itu, humanoid robot R1 (A2) serta robot pendamping rumah Beta juga turut dipamerkan. Sebagai bagian dari keterlibatan jangka panjang Hisense dalam berbagai ajang olahraga global, perusahaan juga menunjukkan bagaimana teknologi display-nya melampaui hiburan konsumen dan digunakan dalam aplikasi profesional. Selama CES 2026, booth Hisense menerima kunjungan delegasi yang dipimpin oleh Presiden FIFA, yang berkeliling area pameran dan memberikan apresiasi tinggi terhadap Hisense Elite Collection untuk FIFA World Cup 2026™, termasuk TV RGB MiniLED yang menghadirkan visual lebih jelas pada momen-momen krusial pertandingan. Di kategori display, Hisense menyoroti RGB MiniLED evo, sebuah evolusi nyata pada level sistem dalam teknologi TV layar besar, yang ditandai dengan debut TV RGB MiniLED 116UXS, produk pertama yang ditenagai platform ini. RGB MiniLED evo menghadirkan LED keempat Sky Blue–Cyan pertama di industri pada sistem backlight, memperluas cakupan warna hingga 110 persen BT.2020, sekaligus menghadirkan ekspresi warna yang lebih alami dan kenyamanan menonton yang lebih baik melalui evolusi sistem yang sesungguhnya. Hisense juga memperkenalkan secara global Laser Projector XR10, yang menghadirkan kecerahan hingga 6.000 ANSI lumens untuk menciptakan pengalaman home cinema kelas profesional. Dirancang untuk tampilan imersif hingga 300 inci, XR10 menghadirkan tingkat kecerahan yang lebih tinggi dan performa warna yang kaya untuk ruang home theater khusus. Bersama TV RGB MiniLED, teknologi TriChroma Laser memperluas penawaran display layar besar Hisense, mulai dari pengalaman premium di ruang keluarga hingga lingkungan home cinema khusus. Melanjutkan evolusi VIDAA OS, Hisense mengumumkan kolaborasi strategis dengan Microsoft untuk mengintegrasikan kapabilitas generative AI Copilot ke dalam platform barunya, menghadirkan pengalaman TV generasi berikutnya untuk lingkungan rumah dengan layar besar. Kolaborasi ini juga mencakup Xbox cloud gaming, yang memungkinkan berbagai judul game kelas dunia dimainkan langsung di TV Hisense tanpa memerlukan konsol. Di luar display, Hisense juga menampilkan beragam inovasi smart home. X-zone Master, mesin cuci-pengering heat pump X-in-one pertama di dunia, menghadirkan sistem multi-drum modular yang memungkinkan pengguna mengatur konfigurasi secara fleksibel sekaligus memberikan perawatan yang lebih presisi sesuai jenis kain. Melengkapi hal tersebut, U Series premium dari Hisense dirancang untuk menghadirkan hasil cucian yang lebih segar dan lembut melalui teknologi filtrasi, ventilasi, dan penghilangan listrik statis tingkat lanjut. Hisense berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup sehari-hari melalui rangkaian peralatan rumah tangga berbasis AI. Kulkas PUREFLAT SMART SERIES dilengkapi layar pintar besar terintegrasi dengan ConnectLife Hub, menghadirkan pengalaman dapur modern dan terkoneksi dengan menyederhanakan interaksi antarperangkat serta kontrol smart home. Sementara, Air Conditioner Air Master peraih Red Dot Award dilengkapi sistem sensor presisi tinggi yang mampu menyesuaikan aliran udara, suhu, dan kelembapan untuk kualitas udara yang optimal. Kecerdasannya semakin ditunjukkan melalui asisten suara pintar dan mode hemat energi otomatis, serta teknologi HI-NANO yang memastikan kenyamanan udara di dalam ruangan. Kehadiran Hisense di CES 2026 semakin diperkuat dengan raihan empat CES Innovation Awards. Di antara para pemenang, 163 MX dan X-zone Master masing-masing meraih CES 2026 Best of Innovation Award di bidangnya, yang mengukuhkan kepemimpinan Hisense di kategori display dan peralatan rumah tangga.

Hisense Perkenalkan Innovating a Brighter Life di CES 2026 Internasional
Internasional
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00 WIB

Hisense Perkenalkan Innovating a Brighter Life di CES 2026

Las Vegas, katakabar.com - Hisense, merek terkemuka global di bidang elektronik konsumen dan peralatan rumah tangga, hari ini menggelar konferensi pers CES 2026 dengan tema “Innovating a Brighter Life”, menampilkan inovasi terbaru teknologi display dan produk smart home yang berfokus pada warna yang lebih alami, pengalaman menonton yang lebih sehat, serta pengalaman yang berorientasi pada manusia. Sejalan dengan tema tersebut, Hisense menyoroti bagaimana inovasi jangka panjang yang berpusat pada manusia telah mendorong pertumbuhan global yang berkelanjutan serta kepemimpinan pasar. Kurun beberapa tahun terakhir, Hisense berkembang menjadi salah satu merek elektronik konsumen dengan pertumbuhan tercepat di dunia, kini beroperasi di lebih dari 160 negara dan menempati peringkat Nomor 1 global untuk segmen TV 100 inci ke atas serta Laser TV, menurut Omdia. Pada 2025, Hisense juga masuk dalam sepuluh besar Kantar BrandZ™ Top 50 Chinese Global Brand Builders untuk tahun kesembilan berturut-turut, serta dinobatkan sebagai Nomor 1 kategori peralatan rumah tangga pintar berdasarkan Ipsos China Brand Global Trust Index. Momentum berbasis inovasi ini juga mendapat pengakuan di CES 2025, di mana Hisense meraih lebih dari 50 penghargaan internasional untuk portofolio display dan peralatan rumah tangganya, menegaskan kepemimpinannya di kategori layar berukuran besar dan inovasi smart home. Melanjutkan momentum global, kepercayaan merek, dan kepemimpinan pasar tersebut, Hisense turut memperkenalkan Hisense Elite Collection untuk FIFA World Cup 2026™, menandai sponsorship Piala Dunia FIFA™ untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Lebih dari sekadar lini produk, koleksi ini mencerminkan semakin kuatnya kehadiran global Hisense serta perannya dalam menyatukan para penggemar melalui momen kebersamaan di layar maupun di seluruh rumah dalam ajang olahraga paling bergengsi di dunia. Sorotan utama peluncuran ini adalah debut RGB MiniLED evo, yang menandai evolusi nyata pada level sistem dalam pengembangan RGB MiniLED. Sebagai Origin of RGB MiniLED, Hisense terus memajukan jalur teknologi ini melalui evolusi sistem menyeluruh.mendefinisikan ulang bagaimana sumber cahaya, sistem kontrol, dan algoritma bekerja secara terpadu. Alih-alih hanya mengejar peningkatan parameter teknis, RGB MiniLED evo menghadirkan LED keempat Sky Blue–Cyan pertama di industri pada sistem backlight. Dengan performa warna mencapai hingga 110 persen BT.2020 dan kontrol warna hingga 134 bit, RGB MiniLED evo menghadirkan ekspresi warna yang lebih autentik, kenyamanan menonton yang lebih baik, serta efisiensi energi yang seimbang. Evolusi nyata ini menjadi fondasi teknologi bagi TV RGB MiniLED 116UXS, produk flagship pertama yang ditenagai RGB MiniLED evo. Tidak hanya dari sisi perangkat keras, Hisense juga menyoroti evolusi ekosistem smart display miliknya. Mulai 1 Januari 2026, VIDAA akan bertransformasi menjadi V, dengan VIDAA OS berganti menjadi HomeOS, mencerminkan pendekatan platform yang lebih luas untuk mengintegrasikan konten, layanan berbasis AI, serta perangkat yang saling terhubung di seluruh rumah. David Gold, Presiden Hisense Americas dan Hisense USA, menegaskan Innovating A Brighter Life' mencerminkan komitmen Hisense dalam menerjemahkan terobosan teknologi termasuk RGB MiniLED evo ke dalam pengalaman sehari-hari, sehingga menghadirkan visual yang lebih imersif, pengalaman menonton yang lebih nyaman, serta konten yang lebih emosional dan bermakna bagi audiens global.” Dari ekspansi global hingga terobosan inovasi teknologi, dari peningkatan produk display hingga pembangunan ekosistem cerdas, Hisense senantiasa mengedepankan “Ultimate Quality” dan “teknologi yang berpusat pada pengguna”, sekaligus sepenuhnya menunjukkan kekuatan merek Tiongkok di panggung CES 2026. Ke depan, Hisense akan terus mewujudkan visi yang disampaikan dalam konferensi pers ini menjadi kenyataan, serta menerangi kehidupan pengguna di seluruh dunia melalui produk dan layanan dengan kualitas yang semakin tinggi.

Luncurkan Fitur Embed, LindungiHutan Permudah Perusahaan Tampilkan Data CSR Secara Real Time Lingkungan
Lingkungan
Sabtu, 13 Desember 2025 | 16:00 WIB

Luncurkan Fitur Embed, LindungiHutan Permudah Perusahaan Tampilkan Data CSR Secara Real Time

Semarang, katakabar.com - LindungiHutan kini menghadirkan fitur Embed yang memungkinkan perusahaan, komunitas, maupun individu menampilkan data kontribusi lingkungan secara langsung di website mereka. Melalui fitur baru ini, publik dapat melihat progres kampanye, jumlah pohon yang ditanam, dampak lingkungan, hingga perhitungan jejak karbon tanpa harus meninggalkan situs utama pengguna. Fitur Embed memberikan kemudahan bagi perusahaan untuk menunjukkan komitmen nyata terhadap keberlanjutan, terutama di tengah meningkatnya tuntutan transparansi CSR dan ESG. Data yang ditampilkan bersifat real-time, sehingga perusahaan dapat memperbarui informasi dampak sosial-lingkungan tanpa proses teknis yang kompleks. Cukup dengan menyalin dan menempelkan kode embed, website perusahaan dapat menampilkan informasi penghijauan seperti jumlah donasi, lokasi penanaman, emisi yang diserap, progres kampanye, dan aktivitas konservasi yang telah dilakukan. Ada empat jenis embed yang tersedia di LindungiHutan, di antaranya kalkulator jejak karbon Imbangi yang memungkinkan pengunjung menghitung dan mengimbangi emisi mereka, embed profil pengguna yang menampilkan total kontribusi hijau, embed profil mitra untuk perusahaan yang ingin menyajikan data CSR secara publik, serta embed kampanye alam yang menampilkan progres penghijauan yang sedang berjalan. Seluruhnya dirancang untuk mudah diintegrasikan tanpa pengembangan rumit, sekaligus memberikan interaktivitas bagi pengunjung website. Dengan hadirnya fitur ini, LindungiHutan ingin memperkuat ekosistem kolaborasi lintas sektor dan mempermudah perusahaan menampilkan aksi keberlanjutan secara lebih terbuka. Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap isu lingkungan, fitur Embedding membuka peluang bagi brand untuk meningkatkan reputasi, memperluas jangkauan kampanye hijau, dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan audiens yang peduli terhadap keberlanjutan. Sejak berdiri, LindungiHutan telah memfasilitasi lebih dari 1 juta pohon tertanam di 30+ lokasi, menyerap 48,9 ribu ton karbon, dan menggalang lebih dari Rp23,5 miliar donasi untuk aksi konservasi. Melalui fitur Embed, perusahaan dapat menjadi bagian dari perjalanan pemulihan ekosistem ini dengan cara yang lebih transparan dan mudah diakses oleh publik. Fitur ini telah tersedia dan dapat digunakan oleh perusahaan di berbagai bidang, termasuk telekomunikasi, media, pendidikan, hingga e-commerce, baik untuk menampilkan dampak CSR maupun mengajak audiens mengambil aksi nyata. Informasi lengkap dan panduan penggunaan dapat dilihat melalui blog LindungiHutan: https://lindungihutan.com/blog/fitur-embed-lindungihutan-di-website/

TEI 2025, PTPN IV PalmCo Sita Perhatian Tampilkan Produk Sawit dan Komoditas Perkebunan Sawit
Sawit
Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:00 WIB

TEI 2025, PTPN IV PalmCo Sita Perhatian Tampilkan Produk Sawit dan Komoditas Perkebunan

Tangerang, katakabar.com - PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, sub holding perkebunan dari PTPN III (Persero) menyita perhatian di event Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Serpong, Tangerang, Banten. Sepanjang pergelaran, TEI 2025 mencatatkan transaksi tertinggi sepanjang sejarah, yakni mencapai 22,8 miliar Dolar AS atau sekitar Rp376,2 triliun. Produk kelapa sawit dan turunannya memberikan kontribusi signifikan sebesar 2,3 miliar Dolar AS dalam total nilai transaksi tersebut. Di pergelaran itu PTPN IV PalmCo menampilkan beragam produk hilir berbasis kelapa sawit serta komoditas perkebunan lain seperti kopi dan teh premium. Produk yang dipamerkan antara lain minyak goreng merek NusaKita, Salvaco, dan INL, serta teh Tobasari, Royal Aro, Kayu Aro, dan Butong, termasuk kopi Arabika Royal Aro dan minyak makan merah hasil binaan koperasi di Deli Serdang. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyatakan keberhasilan PalmCo di pameran ini menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan pasar terhadap kualitas dan keberlanjutan produk Indonesia. “TEI menjadi wadah untuk menunjukkan bahwa industri sawit kini bertransformasi, tidak hanya berbicara soal volume, tetapi nilai tambah dan keberlanjutan yang kami terapkan di seluruh rantai bisnis,” kata Jatmiko melalui keterangan tertulis, Selasa (21/10) kemarin, dilansir dari laman Rmol.id Rabu siang. Ditegaskan Jatmiko, respon positif dari buyer internasional tidak hanya datang dari mutu produk, melainkan juga karena konsistensi PalmCo menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang ketat. Hal ini diperkuat oleh pernyataan Irene Felicia dari Louis Dreyfus Company, salah satu perusahaan perdagangan komoditas global yang menilai komitmen keberlanjutan dan keterlacakan produk PalmCo menjadi alasan utama mempercayakan pasokan CPO bersertifikat kepada perusahaan tersebut. Di sisi lain, Direktur Strategi dan Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, menyoroti peluang sekaligus tantangan dalam memperluas pasar produk hilir. "Kami bangga produk teh dan kopi kami yang memiliki nilai historis dan cita rasa unik kini bisa diperkenalkan secara lebih luas. Produk seperti Kayu Aro bahkan pernah menjadi favorit keluarga kerajaan Inggris," ucap Ugun.

BPDP Tampilkan Komoditas Unggulan Termasuk Sawit di Trade Expo Indonesia 2025 Sawit
Sawit
Jumat, 17 Oktober 2025 | 17:52 WIB

BPDP Tampilkan Komoditas Unggulan Termasuk Sawit di Trade Expo Indonesia 2025

Tangerang, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tunjukkan peran dengan promosikan komoditas unggulan Indonesia di kancah global melalui partisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 di ICE BSD City, pada 15 hingga 19 Oktober 2025 nanti. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang buka pergelaran ini, jadi salah satu pameran dagang terbesar di Asia, dengan fokus memperkenalkan produk-produk Indonesia ke pasar dunia. BPDP hadir tidak hanya peserta pameran, tetapi sebagai motor penggerak promosi sawit, kakao, dan kelapa ke level internasional. Selain itu, BPDP gandeng sejumlah asosiasi industri besar dari industri sawit, kakao, dan kelapa seperti Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), Asosiasi Produsen Oleokimia Indonesia (APOLIN), Dewan Kakao Indonesia (DEKAINDO), dan Himpunan Industri Pengolahan Kelapa (HIPKI). Terus, dua UMKM mitra BPDP, Jayanti Batik dan Rumah Tamadun, turut dihadirkan untuk memperlihatkan bahwa produk berbasis komoditas perkebunan juga bisa tampil kreatif, bernilai budaya, dan memiliki potensi ekspor. Salah satu momen yang paling menarik perhatian pengunjung yakni sesi talkshow bertema peluang ekspor sawit dan kakao. Fadhil Hasan dari GAPKI dan Yeni Wati dari Dekaindo, memaparkan bagaimana kedua komoditas tersebut bisa terus berkembang di pasar global, asalkan digarap dengan pendekatan keberlanjutan dan inovasi produk yang tepat. Selain itu, aktivitas membatik dan kuis dengan hadiah menarik, menambah ramai pengunjung yang datang ke booth BPDP. Menurut Kepala Divisi Kerja Sama Kelembagaan BPDP, Aida Fitria, keikutsertaan BPDP di TEI 2025 bukan sekadar agenda rutin. “Kami ingin menunjukkan ke dunia bahwa sawit, kelapa, dan kakao Indonesia tidak hanya kuat secara volume, tetapi juga punya cerita, kreativitas, dan nilai ekonomi yang inklusif,” kata Aida Fitria lewat keterangan resmi, dilansir dari laman jpnn, Jumat (17/10).

Program Fashion Binus University Tampilkan Kreativitas Lewat Fashion Show 'Threads of Freedom' Pendidikan
Pendidikan
Rabu, 15 Oktober 2025 | 10:25 WIB

Program Fashion Binus University Tampilkan Kreativitas Lewat Fashion Show 'Threads of Freedom'

Jakarta, katakabar.com - Mahasiswa Fashion Program Binus University kembali menunjukkan kiprahnya di dunia industri kreatif melalui partisipasi mereka dalam IN2MOTION Fest 2025. Festival ini menjadi platform strategis bagi mahasiswa untuk menampilkan karya-karya inovatif mereka di hadapan publik, praktisi industri, dan media. Melalui ajang ini, mahasiswa tidak hanya memamerkan hasil desain, tetapi membangun portofolio profesional yang memperkuat identitas mereka sebagai calon desainer siap bersaing secara global. IN2MOTION Fest kali ini mengusung tema “Threads of Freedom”, menyoroti kebebasan berekspresi dan semangat kreatif mahasiswa melalui penggunaan denim dalam koleksi kontemporer. Setiap outfit dirancang untuk mengekspresikan kemandirian, keberanian tampil beda, serta keterhubungan global melalui benang biru universal: denim. Mahasiswa yang berpartisipasi antara lain Cut Sintia Faras, Keisha Yezezhiel Mandagi, Felita Delfina Fong, Gerda Yogi Samudra, dan Yosephine Theodore Tengganu. “Festival ini memberi pengalaman nyata bagi mahasiswa untuk memahami dinamika industri fashion, mulai dari tahap persiapan, produksi, hingga presentasi karya. Selain itu, kesempatan berinteraksi dengan desainer, brand, dan media sangat berharga untuk membangun jejaring profesional,” ujar Cut Sintia Faras, salah satu mahasiswa Fashion Program Binus@Alam Sutera yang tampil dalam festival ini. IN2MOTION Fest juga menjadi sarana penguatan posisi Fashion Program Binus University sebagai pusat pendidikan fashion unggul yang relevan dengan tren global. Festival ini sejalan dengan visi Binus University sebagai world-class university yang membina dan memberdayakan masyarakat melalui pendidikan dan inovasi. Selain menampilkan kreativitas mahasiswa, festival ini mendukung pengembangan inovasi fashion, khususnya di bidang keberlanjutan dan digitalisasi. “Melalui kegiatan seperti IN2MOTION Fest, kami ingin mahasiswa tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga mampu berpikir kritis, berinovasi, dan menciptakan tren baru di industri fashion. Pengalaman ini diharapkan mendorong industri fashion Indonesia untuk semakin berdaya saing di kancah global tanpa melupakan akar budaya lokal,” kata Ratna Dewi Paramita, Head of Fashion Program Binus University. Dengan partisipasi aktif dalam IN2MOTION Fest 2025, mahasiswa Fashion Program Binus University membuktikan kreativitas dan inovasi tidak mengenal batas.

Minikino Short Film Market Tampilkan Karya Mahasiswa dan Workshop AI Filmmaking Lifestyle
Lifestyle
Sabtu, 27 September 2025 | 16:52 WIB

Minikino Short Film Market Tampilkan Karya Mahasiswa dan Workshop AI Filmmaking

Denpasar, katakabar.com - Sebagai bagian dari rangkaian inisiatif 15th Binus Film Anniversary Roadshow, Program Studi Film Binus University membawa pengalaman sinematik dan edukatif ke Pulau Bali melalui acara Minikino Short Film Market. Rombongan Binus Film, yakni Ekky Imanjaya, Azalia Muchransyah, dan Michelle Louisa (intern) menghadirkan rangkaian kegiatan yang meliputi screening film, networking dengan para filmmaker internasional, serta workshop untuk meningkatkan keterampilan sinematik generasi muda. Acara dimulai dengan Meet and Greet Screening yang digelar di pertengahan September 2025 lalu, di Mash Denpasar cafe lantai 1. Di kegiatan ini, tim Binus Film berkesempatan berjejaring dengan filmmaker dan programmer dari berbagai festival internasional, termasuk Shortshorts (Jepang), Glasgow Short Film Festival (Skotlandia), dan Tribeca Film Festival (AS). Lepas itu, berlangsung Binus Market Screening di Ruang Audio Visual, Dharma Negara Alaya. Lima film terbaik karya mahasiswa Binus Film ditayangkan, antara lain Libas (8 menit), Lahap (10 menit), Uji Kaji (19 menit, film thesis semester 8), A Cup of Love (10 menit, Production Workshop II semester 4), dan Bisikan Malam (11 menit). Acara ini dihadiri sekitar 60 peserta, termasuk mahasiswa dan dosen ISI Denpasar, komunitas film lokal seperti Remaja Loloan Timur dan Singaraja Menonton, serta tamu istimewa seperti Dr. David Hanan dari University of Melbourne dan aktris Bali Ayu Laksmi. Selain itu, Binus Film taja Workshop AI Filmmaking di SMAS K Santo Yoseph Denpasar. Workshop ini dipandu Azalia Muchransyah Primadita, dosen produksi film BINUS University, dan diikuti oleh 50 peserta yang antusias, aktif berdiskusi, dan mencoba memanfaatkan teknologi AI untuk produksi film. Acara Minikino Short Film Market menjadi sarana bagi mahasiswa Binus Film untuk pamerkan karya kreatifnya, memperluas jejaring profesional, serta mempelajari tren terkini dalam industri film. Binus University berharap kegiatan ini dapat menginspirasi generasi muda Bali dan Indonesia untuk terus berkarya, mendorong kolaborasi lintas komunitas, serta memperkuat posisi mahasiswa sebagai talenta kreatif yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sekcam Tebingtinggi Buka STQ Desa Alahair, Ini Targetnya Riau
Riau
Sabtu, 09 Agustus 2025 | 12:18 WIB

Sekcam Tebingtinggi Buka STQ Desa Alahair, Ini Targetnya

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Desa Alahair gelar Seleksi Tilawatil Qur'an atau STQmDesa Alahaiar, di Halaman Kantor Desa Alah air, Jumat (8/8) kemarin. Di seremoni pembukaan STQ hadir Pj Kepala Desa Alahair, Sekcam Tebing Tinggi, Ketua BPD Alahair, Kepala Desa Alahair, Rismanudin di masanya, Kepala Desa Alahair, Edi Amin di masanya, Kepala Desa Alahair, Amri Selamat di masanya, beserta masayarakat Alahair. Ketua Panitia M. Suryono ucapkan terima kasih kepada panitia sudah menyiapkan acara dengan lancar, dan telah menyusun kegiatan ini sampai acara selesai, serta bila ada kekurangan mohon maaf "Seleksi Tilawatil Qur'an atau STQ Desa Alahaiar 6 RW yang mengikuti tapi sudah diberi tahu setiap RW untuk dapat melakukan mendaftar secara terbuka, agar anak-anak dapat menampilkan bakatnya. Kami tidak ada membatasi bagi anak-anak yang ingin tampil, dan peserta sampai saat ini masih berjumlah 30 orang peserta yang sudah mendaftar," jelasnya. Kata Suryoni, tadi tampil Rini Safitri pembina Tilawatil Quran. Bila anak bapak ibu ingin belajar bisa langsung ke Rini Safitri agar anak bapak ibu dapat menampilkan bakatnya lebih bagus lagi. Setelah sambutan panitia acara dilakukan penyerahan piala bergilir oleh RW 04 ke Desa Alah air, dan Pj Kepala Desa Alahair menyerahkan piala ke panitia.

TDI Tampilkan Teknologi Drone Inspeksi Bagian Inovasi Bandara Injourney di 'Bestinfest 2024' Tekno
Tekno
Senin, 28 April 2025 | 14:02 WIB

TDI Tampilkan Teknologi Drone Inspeksi Bagian Inovasi Bandara Injourney di 'Bestinfest 2024'

penerapan drone untuk keperluan inspeksi infrastruktur, pengawasan (surveillance), serta pemantauan keamanan yang relevan dengan operasional bandara. Dalam hal pemeliharaan infrastruktur kritis seperti landasan pacu, teknologi drone otonom yang diperkenalkan menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan akurasi dan efisiensi inspeksi.