Tujuan

Sorotan terbaru dari Tag # Tujuan

Kepala Negara RI Resmikan Groundbreaking Hilirisasi Nasional Fase 2, Ini Tujuannya Nusantara
Nusantara
Kemarin

Kepala Negara RI Resmikan Groundbreaking Hilirisasi Nasional Fase 2, Ini Tujuannya

Cilegon, katakabar.com - Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Hilirisasi Nasional Fase 2 yang dipusatkan di kawasan Kilang Pertamina RU IV Cilacap. Proyek ini satu dari sembilan proyek strategis nasional yang diluncurkan serentak untuk memperkuat ketahanan industri dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada pasar luar negeri. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) hadir sebagai pilar utama dalam agenda ini melalui dua proyek investasi yang berlokasi di Cilegon untuk carbon steel dan Morowali untuk stainless steel bersama mitra strategis. Proyek pertama adalah pembangunan fasilitas produksi slab baja karbon berkapasitas 1,5 juta ton per tahun dengan investasi sebesar USD 200 juta. Proyek kedua, di bawah koordinasi Danantara, adalah fasilitas produksi slab stainless steel berkapasitas 1,2 juta ton per tahun dengan investasi USD 320 juta. Benteng Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global  Inisiatif hilirisasi ini langkah taktis Pemerintah dalam merespons dinamika geopolitik global, termasuk potensi eskalasi konflik di Timur Tengah yang berisiko mengganggu jalur logistik strategis seperti Selat Hormuz. Gangguan pada jalur tersebut berpotensi menekan pasokan bahan baku industri seperti bijih besi (iron ore) dan memicu lonjakan biaya produksi global. Presiden RI menekankan bangsa Indonesia perlu keberanian dan kemampuan untuk mengelola kekayaan alam untuk dinikmati oleh bangsa Indonesia sendiri.  “Hilirisasi adalah jalan utama menuju kemakmuran rakyat. Juga inovasi teknologi, efisiensi, serta kolaborasi lintas sektor demi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan nasional,” tegas Presiden RI, Prabowo Subianto. Adopsi Teknologi Terkini dan Optimalisasi Sumber Daya Lokal  Kedua proyek ini mengintegrasikan teknologi manufaktur terbaru yang lebih efisien dan hemat energi. Kolaborasi dengan mitra strategis memungkinkan Krakatau Steel mengadopsi proses produksi yang sangat efisien untuk meningkatkan kapasitas nasional. Selain peningkatan kapasitas, fokus utama proyek ini adalah pemanfaatan bijih besi lokal sebagai campuran bahan baku utama. Langkah ini tidak hanya meningkatkan efisiensi biaya, tetapi juga mengoptimalkan utilisasi produksi baja domestik dan memperkuat rantai pasok nasional agar lebih mandiri dan resilien. Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menyatakan, kolaborasi bersama mitra strategis ini melalui penguatan teknologi mutakhir dan optimalisasi sumber daya lokal akan memperkuat ketahanan industri baja nasional. 'Pemanfaatan bahan baku domestik adalah kunci utama membangun industri yang mandiri, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang menjabat Chairman Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA). Sejalan dengan itu, Managing Director Non-Financial Holding Operasional di Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Febriany Eddy, menimpali sinergi ini akan memberikan nilai tambah tinggi bagi ekosistem industri hulu hingga hilir, sekaligus menciptakan multiplier effect terhadap penyerapan tenaga kerja. Penciptaan Nilai Tambah Strategis  Optimalisasi proyek dilakukan di lahan Kawasan Industri Krakatau Steel, Cilegon, yang telah terintegrasi dengan ekosistem industri lengkap, termasuk pelabuhan internasional, pembangkit listrik, industri pengolahan air, dan konektivitas jalur kereta api. Integrasi ini memastikan efisiensi logistik yang terpadu. Secara strategis, proyek ini diarahkan untuk mengurangi importasi secara bertahap, mengantisipasi risiko keterbatasan pasokan global, serta mengoptimalkan aset Krakatau Steel, termasuk pemanfaatan kembali fasilitas idle agar lebih produktif. Melalui langkah ini, Krakatau Steel terus bertransformasi membangun ekosistem industri baja yang terintegrasi dari hulu ke hilir, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global untuk masa depan hijau yang berkelanjutan.

KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Liar, Ini Tujuannya Lingkungan
Lingkungan
Senin, 12 Januari 2026 | 16:00 WIB

KAI Daop 7 Madiun Tutup Perlintasan Liar, Ini Tujuannya

Madiun, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus perkuat komitmen jaga keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat dengan melakukan penutupan perlintasan sebidang liar secara masif di wilayah kerjanya. Langkah strategis ini bagian dari program normalisasi jalur yang secara konsisten dilakukan KAI untuk menekan risiko kecelakaan di perlintasan tidak resmi yang berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun operasional kereta api. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan sepanjang tahun 2025, KAI Daop 7 Madiun telah merealisasikan penutupan 15 titik perlintasan liar sebagai bentuk nyata peningkatan standar keselamatan transportasi perkeretaapian. “Penutupan perlintasan liar merupakan langkah preventif yang sangat penting untuk melindungi keselamatan masyarakat sekaligus menjamin kelancaran dan keamanan perjalanan kereta api,” kata Tohari. Memasuki awal tahun 2026, aksi nyata kembali dilakukan melalui kolaborasi Tim PAM dan Resort JR 7.3 Kertosono dengan menutup perlintasan liar di Km 214+5/6 petak jalan Stasiun Kertosono – Sembung, tepatnya di Desa Kutorejo, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Perlintasan Liar Berisiko Tinggi Tohari menegaskan bahwa keberadaan perlintasan liar memiliki tingkat risiko yang sangat tinggi, terutama di tengah meningkatnya frekuensi dan intensitas perjalanan kereta api. Lantaran itu, penutupan perlintasan liar menjadi langkah mutlak demi mencegah potensi kecelakaan yang dapat menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material. Kebijakan ini juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 94 Ayat (1), yang mengamanatkan bahwa demi keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, perlintasan sebidang yang tidak memiliki izin wajib ditutup. Data Perlintasan Sebidang di Wilayah Daop 7 Madiun Hingga saat ini, KAI Daop 7 Madiun mencatat terdapat 216 titik perlintasan sebidang, dengan rincian 185 titik perlintasan teregister dijaga, 27 titik perlintasan teregister tidak dijaga, 1 titik perlintasan tidak teregister (liar) dijaga, 3 titik perlintasan tidak teregister (liar) tidak dijaga KAI Daop 7 Madiun menegaskan bahwa upaya penutupan perlintasan liar akan terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sebagai bagian dari strategi besar peningkatan keselamatan transportasi nasional.

Mengapa Kamu Harus Punya Tujuan Menabung Ekonomi
Ekonomi
Senin, 18 Agustus 2025 | 17:31 WIB

Mengapa Kamu Harus Punya Tujuan Menabung

pada ekonomi Indonesia. Perlambatan ekonomi di Tiongkok dan Eropa menekan ekspor Indonesia, yang ujungnya mempengaruhi pendapatan masyarakat. Dengan tujuan menabung yang tepat misalnya membangun dana darurat minimal 6 bulan pengeluaran, kita punya bantalan finansial saat terjadi pemutusan hubungan kerja, sakit, atau krisis ekonomi. Tanpa tabungan yang terencana, krisis kecil bisa berubah menjadi masalah besar karena harus berutang dengan bunga tinggi.

NTT Group Perluas NTT Startup Challenge di Tahun Kedua Berturut-turut, Ini Tujuannya Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 31 Mei 2025 | 10:12 WIB

NTT Group Perluas NTT Startup Challenge di Tahun Kedua Berturut-turut, Ini Tujuannya

Jakarta, katakabar.com - NTT Group bakal bersama-sama menjadi penyelenggara "NTT Startup Challenge", sebuah program kolaborasi startup yang diluncurkan pada 2024 lalu, dengan partisipasi yang diperluas dari 8 menjadi 13 anak perusahaan pada 2025 ini. Tahun lalu, program ini berhasil menarik sekitar 700 aplikasi dari berbagai startup di seluruh Asia Tenggara, yang menghasilkan beberapa kolaborasi dan satu investasi CVC. Sedang tahun ini, NTT Group kembali helat "NTT Startup Challenge Pitch Day" yang menampilkan Pitch Contest dan Matching Event di Jakarta pada 11 November 2025 mendatang.

Vritimes Jalin Kerja Sama Strategis  dengan Tiga Media Online, Ini Tujuannya Serba Serbi
Serba Serbi
Kamis, 01 Agustus 2024 | 13:34 WIB

Vritimes Jalin Kerja Sama Strategis dengan Tiga Media Online, Ini Tujuannya

Jakarta, katakabar.com - Vritimes platform distribusi press release umumkan kemitraan strategis dengan tiga portal berita besar di Indonesia, yakni BinekaNews, WartaViral, dan MetroLampung. Kerja sama ini bertujuan untuk memperluas jangkauan distribusi berita dan meningkatkan kualitas informasi yang diterima masyarakat Indonesia.