18 jam yang lalu

Ini Sepuluh Alasan Penjualan via WhatsApp Lebih Untung Dibanding Marketplace

Jakarta, katakabar.com - Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Marketplace telah menjadi salah satu channel penjualan utama bagi banyak bisnis karena mampu membantu menjangkau pelanggan dengan cepat. Namun, di balik kemudahan tersebut, banyak pelaku usaha mulai menghadapi tantangan seperti biaya admin yang terus meningkat, persaingan harga yang ketat, hingga keterbatasan akses terhadap data pelanggan. Kondisi ini membuat semakin banyak bisnis mulai membangun channel penjualan sendiri melalui WhatsApp. Selain dapat berinteraksi langsung dengan pelanggan, WhatsApp juga memberikan peluang bagi bisnis untuk mengelola hubungan pelanggan dan meningkatkan keuntungan secara lebih berkelanjutan. Mengapa Banyak Bisnis Mulai Mengurangi Ketergantungan pada Marketplace? Ketika seluruh penjualan bergantung pada marketplace, bisnis memiliki kontrol yang terbatas terhadap pelanggan. Data pelanggan umumnya berada di dalam ekosistem marketplace sehingga perusahaan kesulitan membangun hubungan jangka panjang dan mendorong pembelian berulang. Selain itu, kenaikan biaya layanan dan persaingan harga membuat margin keuntungan semakin menipis. Tidak sedikit bisnis yang harus mengeluarkan biaya tambahan untuk iklan agar produknya tetap terlihat di tengah persaingan yang semakin ketat. Karena itu, banyak perusahaan mulai mengembangkan channel penjualan sendiri agar dapat berkomunikasi langsung dengan pelanggan, memiliki data pelanggan, dan membangun strategi penjualan yang lebih berkelanjutan. Apa Keuntungan Menjual Langsung melalui WhatsApp? WhatsApp tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga dapat berfungsi sebagai channel penjualan yang membantu bisnis membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan. Berikut 10 alasan penjualan via WhatsApp lebih untung dibanding marketplace: 1. Tidak ada biaya admin per transaksi. 2. Bisnis memiliki data pelanggan sendiri. 3. Komunikasi dengan pelanggan lebih personal. 4. Peluang repeat order lebih tinggi. 5. Bisa melakukan follow-up secara langsung. 6. Lebih mudah membangun loyalitas pelanggan. 7. Dapat menjalankan promosi yang lebih terarah. 8. Tidak bergantung pada algoritma marketplace. 9. Margin keuntungan lebih besar. 10. Memiliki kontrol penuh terhadap pengalaman pelanggan. Dengan memiliki hubungan langsung dengan pelanggan, bisnis juga dapat lebih mudah memahami kebutuhan mereka, membangun kepercayaan, dan menciptakan peluang penjualan jangka panjang. Bagaimana WhatsApp CRM Barantum Membantu Bisnis Membangun Channel Penjualan Sendiri? Ketika jumlah pelanggan dan percakapan semakin meningkat, mengelola penjualan melalui WhatsApp secara manual dapat menjadi tantangan. Bisnis membutuhkan sistem yang mampu membantu mengelola komunikasi, data pelanggan, dan proses penjualan secara terintegrasi. Melalui WhatsApp CRM Barantum, perusahaan dapat membangun channel penjualan sendiri sekaligus mengelola seluruh aktivitas penjualan dalam satu platform. WhatsApp CRM Barantum membantu bisnis dengan cara: ● Mengelola seluruh chat pelanggan dalam satu dashboard. ● Menyimpan data pelanggan secara otomatis. ● Membantu follow-up dan distribusi leads. ● Menjalankan broadcast dan promosi yang lebih terukur. ● Memantau performa penjualan secara real-time. ● Terintegrasi dengan CRM dan Omnichannel. Dengan dukungan CRM, bisnis tidak hanya memperoleh channel komunikasi dengan pelanggan, tetapi juga sistem yang membantu mengelola setiap peluang penjualan secara lebih efektif dan terukur. Membangun channel penjualan sendiri bukan berarti meninggalkan marketplace sepenuhnya. Sebaliknya, strategi ini membantu bisnis menciptakan sumber penjualan yang lebih berkelanjutan, memiliki hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan, dan mengurangi ketergantungan pada platform pihak ketiga. Jika bisnis Anda ingin meningkatkan profit dan memiliki kontrol yang lebih besar terhadap pelanggan, mulai membangun channel penjualan melalui WhatsApp bisa menjadi langkah yang tepat. Dengan WhatsApp CRM Barantum, Anda dapat mengelola pelanggan, mengoptimalkan follow-up, dan membangun pertumbuhan bisnis yang lebih berkelanjutan.

Kenapa Beli USDT Lewat OTC Itu Lebih Untung? Ini Lima Alasannya Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 08 April 2025 | 09:11 WIB

Kenapa Beli USDT Lewat OTC Itu Lebih Untung? Ini Lima Alasannya

Jakarta, katakabar.com - USDT atau Tether salah satu stablecoin paling populer di kalangan investor dan trader aset kripto. Karena nilainya yang stabil mengikuti dolar Amerika Serikat, USDT sering dijadikan pilihan utama untuk menyimpan nilai dan melakukan transaksi antar platform. Tapi, ketika kamu ingin membeli USDT dalam jumlah besar, proses pembelian di bursa publik tidak selalu ideal. Harga bisa tiba-tiba melonjak karena order besar yang masuk, likuiditas bisa terbatas, dan biaya transaksi pun bisa membengkak. Untuk mengatasi tantangan ini, banyak investor beralih ke metode Over-the-Counter (OTC) trading, sebuah solusi yang menawarkan efisiensi dan fleksibilitas lebih tinggi dalam transaksi kripto skala besar. Berikut ini lima alasan utama mengapa membeli USDT melalui OTC bisa menjadi pilihan yang lebih menguntungkan: 1. Harga Lebih Stabil dan Berpotensi Lebih Murah Salah satu masalah utama ketika beli USDT dalam jumlah besar di bursa adalah slippage, yaitu perubahan harga karena order besar yang masuk secara tiba-tiba. Di OTC, kamu akan bertransaksi secara langsung dengan penyedia layanan, sehingga harga yang disepakati biasanya sudah tetap sejak awal dan tidak berubah selama proses berlangsung.

Sawit Masih Menguntungkan Turut Dongkrak NTP Jambi 2,16 persen Desember 2024 Sawit
Sawit
Selasa, 07 Januari 2025 | 10:34 WIB

Sawit Masih Menguntungkan Turut Dongkrak NTP Jambi 2,16 persen Desember 2024

Jambi, katakabar.com - Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Jambi pada Desember 2024 sebesar 172,17. Ini artinya terjadi kenaikan sebesar 2,16 persen dibandingkan November 2024. Kepala BPS Provinsi Jambi, Agus Sudibyo mengatakan, kenaikan ini disebabkan indeks harga yang diterima petani (It) naik lebih besar dibandingkan indeks yang dibayar petani (Ib). “It naik sebesar 2,66 persen sedangkan Ib hanya naik 0,49 persen,” sebutnya lewat keterangan resmi, dilansir dari laman EMG, Selasa (7/1).

Petani Sawit dan Peternak Sama-sama Untung, Kok Bisa! Sawit
Sawit
Senin, 11 November 2024 | 13:29 WIB

Petani Sawit dan Peternak Sama-sama Untung, Kok Bisa!

Samarinda, katakabar.com - Petani kelapa sawit dan peternak sama-sama untung di Provinsi Kalimantan Barat, kok bisa! Apa programnya? Pemprov Kalimantan Timur berupaya meningkatkan populasi hewan ternak khususnya sapi untuk memenuhi kebutuhan lokal yang terus meningkat. Salah satu upaya yang dilakukan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kalimantan Timur, yakni perkuat implementasi program Sistem Integrasi Sapi Kelapa Sawit (SISKA).

Tentang Pekebun dan Integrasi Kebun Sawit-Sapi di Kampung Melayu Nasional
Nasional
Kamis, 03 Agustus 2023 | 20:49 WIB

Tentang Pekebun dan Integrasi Kebun Sawit-Sapi di Kampung Melayu

Bengkulu, katakabar.com - Seorang pekebun kelapa sawit di Kelurahan Teluk Sepang, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, Fajri beruntung dari program integrasi kelapa sawit dan Sapi. Program integrasi kebun kelapa sawit dan ternak sapi inimemberikan keuntungan yang cukup menggembirakan bagi pekebun. Di mana Fajri bisa kantongi setidaknya Rp20 juta setiap tahun. "Saya dapat Rp20 juta tahun ini. Belum lagi dari penjualan buah sawit. Itu untung sekali pelihara sapi di kebun sawit," ujar Fajri dilansir dari laman elaeis.co, pada Kamis (3/8). Cerita Fajri, pelihara sapi di kebun sawit investasi yang menguntungkan. Apalagi harga sapi selalu naik setiap tahun. Di mana harga sapi bisa capai Rp20 juta hingga Rp25 juta per ekor di daerahnya. "Pelihara sapi di kebun bisa menghemat biaya untuk jasa tukang potong rumput Rp40 ribu per bulan. Rumput yang tumbuh di tengah kebun kelapa sawit jadi pakan ternak sehingga tidak perlu dibersihkan, dan jasa tukang potong rumput tidak perlu dipanggil lantaran rumput sudah dipangkas sapi-sapi setiap hari," jelasnya. Masih Fajri, saya dilema kesehatan ternak sapi belakangan ini lantaran banyak sapi sakit LSD. Saya berdoa sapi-sapi di daerah sini selalu sehat. Apalagi masyarakat di sini penghasilan rata-rata berasal dari kelapa sawit dan sapi. Formula menguntungkan dengan menggabungkan kebun kelapa sawit dan ternak sapi telah menjadi usaha bagi para petani di Kelurahan Teluk Sepang Keuntungan yang diraih Fajri dan beberapa petani lainnya membuktikan potensi positif dari program integrasi kebun kelapa sawit dan sapi mampu mendongkrak perekonomian modal meraih kejayaan di masa depan.