Vital

Sorotan terbaru dari Tag # Vital

Songsong MTQ 2027, Bupati Rohul Genjot Perbaikan Jalan Vital Rokan Hulu Riau
Riau
Senin, 27 Juli 2026 | 09:07 WIB

Songsong MTQ 2027, Bupati Rohul Genjot Perbaikan Jalan Vital Rokan Hulu

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Langkah nyata songsong sekaligus menyambut  perhelatan besar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau tahun 2027 mulai dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu. Di bawah arahan tegas Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, persiapan tak sekadar urusan seremonial, melainkan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat: memperkuat tulang punggung konektivitas daerah. Bersama Wakil Bupati, H. Syafruddin Poti, SH, MH, Bupati Anton memerintahkan seluruh jajaran untuk memetakan dan segera memperbaiki ruas-ruas jalan provinsi yang menjadi urat nadi pergerakan warga maupun tamu nantinya. Ini bukan sekadar persiapan untuk menjadi tuan rumah, melainkan upaya jangka panjang agar kemudahan akses bisa dinikmati seluruh masyarakat Rokan Hulu. Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hulu, Zulfikri, ST, menegaskan komitmen ini sejalan dengan arahan pimpinan daerah. "Sesuai instruksi Bapak Bupati Anton, kita kejar secepatnya dengan segala kemampuan yang ada. Kita tidak berjalan sendiri, tapi memperkuat sinergi erat dengan UPTD Wilayah VI Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau untuk menangani ruas jalan yang masuk kewenangan provinsi," ujarnya kepada katakabar.com, Senin (27/7). Sinergi ini terwujud lewat koordinasi intensif, survei lapangan bersama, hingga penanganan cepat titik-titik kerusakan. Dukungan data kondisi jalan dan prioritas penanganan dari pihak kabupaten membuat mobilisasi sumber daya menjadi lebih tepat sasaran dan efektif. Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Resqi Rades, menimpali persiapan ini adalah wujud tanggung jawab Rokan Hulu sebagai tuan rumah yang ingin memberikan kesan terbaik. "Kami sadar, menjadi tuan rumah berarti membuka pintu selebar-lebarnya bagi tamu dari seluruh penjuru Riau. Jalan yang mulus adalah bentuk penghormatan sekaligus pelayanan terbaik kami," katanya. Di sisi lain, Kepala UPTD Wilayah VI Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau yang baru saja dilantik akhir Mei 2026, Lutfi Hardi, juga siap berkolaborasi penuh. Ia menggantikan Rio Andriandi Putra sesuai keputusan Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto, dan menjadikan perbaikan jalan di wilayah Rokan Hulu sebagai salah satu prioritas utama kerjanya. Adapun ruas jalan provinsi yang menjadi fokus penanganan meliputi: Silam–Tandun, Tandun–Pasir Pengaraian, Pasir Pengaraian–Batas Sumatera Utara, Bandar Picak–Pendalian–Rokan, Ujung Batu–Rokan–Batas Sumatera Barat, Dalu-Dalu–Mahato, Senama Nenek–Simpang Bagan 7–Sontang, Simpang Kumu–Kota Tengah, Kota Tengah–Sontang, Sontang–Simpang Jurong–Bonai, serta Talang Danto–Tandun. Bagi Bupati Anton, perbaikan jalan ini bukan sekadar proyek sesaat. Ia ingin momentum MTQ 2027 menjadi titik balik kemajuan infrastruktur Rokan Hulu, yang tak hanya memudahkan kedatangan tamu, tapi juga membuka peluang ekonomi, memperlancar distribusi barang, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat di setiap pelosok Negeri Seribu Suluk.

Sangat Vital Posisi Minyak Sawit Bahan Bakar Nabati Global Sawit
Sawit
Senin, 29 September 2025 | 17:00 WIB

Sangat Vital Posisi Minyak Sawit Bahan Bakar Nabati Global

katakabar.com - Sangat vital penggunaan biodiesel kelapa sawit bagi lingkungan hidup dan ekonomi. Kurun dua dekade belakangan ini, banyak negara telah kembangkan bahan bakar nabati atau biofuel. Faktor-faktor pendorong pengembangan produk biofuel antara lain upaya penghematan energi fosil (energy security), pengurangan emisi sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim (climate change mitigation), serta pengembangan sektor pertanian dan pedesaan (FAO, 2008). Produksi biodiesel di setiap negara berbeda dan sangat bergantung pada ketersediaan bahan baku (feedstock) di negara tersebut. Negara-negara yang memiliki surplus produksi minyak kedelai, seperti Amerika Serikat, Brasil, dan Argentina, mengembangkan biodiesel berbahan baku minyak kedelai (soybean-based biodiesel). Uni Eropa sebagai salah satu produsen utama minyak rapeseed banyak mengembangkan biodiesel berbahan baku minyak rapeseed (rapeseed-based biodiesel). Adapun, negara Indonesia dan Malaysia yang merupakan produsen terbesar minyak sawit di dunia melakukan pengembangan biodiesel berbahan baku minyak sawit (palm oil-based biodiesel). Penggunaan biodiesel kelapa sawit sangat vital bagi lingkungan hidup dan ekonomi, seperti mengurangi emisi gas rumah kaca dan polusi udara, meningkatkan kemandirian energi nasional, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi (PASPI, 2025). Peran dan manfaat biodiesel berbahan baku kelapa sawit tidak hanya memberikan dampak pada tingkat nasional, tetapi juga berkontribusi dalam ranah global melalui mekanisme perdagangan internasional. Jurnal PASPI Monitor (2021) berjudul Minyak Sawit Menyediakan Bahan Bakar Nabati (Biofueling) bagi Dunia mengatakan, minyak sawit berperan signifikan dalam mendukung produksi biodiesel dunia melalui penyediaan bahan baku (feedstock). Berdasarkan data USDA (2020), jenis feedstock yang paling banyak digunakan oleh industri biodiesel global meliputi minyak sawit, minyak kedelai, minyak rapeseed, used cooking oil (UCO), tallow, hingga minyak kelapa. Peran minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel dunia menunjukkan peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Hal tersebut tercermin dari peningkatan volume minyak sawit yang digunakan oleh industri biodiesel global, yaitu dari 6,2 juta ton pada tahun 2015 menjadi 13,9 juta ton pada tahun 2020. Tak hanya mengalami peningkatan volume, pangsa minyak sawit dalam pasar feedstock industri biodiesel global juga mengalami kenaikan dari 23 persen menjadi 36 persen selama periode tersebut (PASPI, 2021). Peningkatan pangsa pasar minyak sawit dalam penyediaan bahan baku biodiesel dunia didorong oleh beberapa faktor keunggulan minyak sawit, seperti harga lebih kompetitif, volume pasokan relatif besar, serta ketersediaan pasokan lebih stabil apabila dibandingkan dengan minyak nabati lain (PASPI, 2021). Selain minyak sawit, minyak jelantah atau used cooking oil (UCO) yang merupakan limbah dari penggunaan minyak goreng berbahan dasar sawit menjadi salah satu feedstock penting bagi industri biodiesel global, khususnya di Uni Eropa, Tiongkok, dan India. Volume penggunaan UCO sebagai feedstock biodiesel global mengalami peningkatan dari 3,3 juta ton menjadi 3,9 juta ton pada periode 2015-2020 (PASPI, 2021).