Pekanbaru, katakabar.com - Periode 28 Februari - 5 Maret 2024, harga tandan buah segar (TBS) sawit kemitraan swadaya ditetapkan naik. Bahkan sudah di level Rp 2.689/kg. Imbangi harga TBS plasma yang ditetapkan Rp 2.733/kg.
Kenaikan harga TBS sawit kemitraan swadaya ini tidak terlepas dari naiknya harga rata-rata penjualan minyak sawit mentah atau CPO dari perusahaan yang menjadi sumber data.
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Riau, Defris Hatmaja menyebutkan, harga rata-rata penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp 287,90/kg menjadi Rp 12.067,90/Kg.
Dia menyebutkan, dari 9 perusahaan yang menjadi sumber data dalam penetapan harga TBS sawit kemitraan swadaya, ada 5 perusahaan yang melakukan penjualan CPO.
"Harga penjualan paling tinggi dilakukan oleh PT Inecda, yang menjual CPO dengan harga Rp 12.129/kg," kata Defris, Selasa (27/2).
Kemudian diikuti oleh tiga perusahaan PT Salim Ivomas Group, yakni Pratama Balam, Pratama Kayangan dan Sungai Dua. Ketiga perusahaan ini menjual CPO dengan harga Rp 12.105/kg.
"Harga ini naik Rp 325 dibandingkan minggu lalu," ujarnya.
Sedangkan dua perusahaan mitra swadaya lainnya, yakni PT Serikat Putra Lubuk Raja Pelalawan dan PT Indriplant Napal Inhu menjual CPO dengan harga Rp 11.970/kg.
CPO Perusahaan Mitra Swadaya di Riau Ternyata Dijual Segini
Diskusi pembaca untuk berita ini