Di Momen Bulan Suci Pemkab Bengkalis Serahkan Santunan Kaum Dhuafa

Bengkalis, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menjadikan bulan suci Ramadhan momentum untuk saling berbagi, khususnya kepada kaum dhuafa di 'Negeri Junjungan' nama lain dari daerah Kabupaten Bengkalis.

Lihat, saat memasuki puasa ke 28 lalu Pemkab Bengkalis menyerahkan santunan berupa uang tunai, kepada 18 kaum dhuafa. Penyerahan dilakukan di rumah dinas Wakil Bupati Jalan Antara Bengkalis, pada Senin (10/5) malam lalu.

Dikoordinir Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkalis, penyerahan bantuan tersebut diserahkan Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso bersama Ketua PKK Kabupaten Bengkalis, Siti Aisyah dan Ketua Baznas Bengkalis, Ali Ambar.

Kaum dhuafa tanggung jawab bersama. Itu sebabnya, perlu kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kaum dhuafa lebih ditingkatkan lagi, kata Bagus Santoso.

Untuk itu, ajak mantan Anggota DPRD ini, mari seluruh umat Islam untuk membayar zakat fitrah, serta menuntaskan pembayaran zakat mal agar rangkaian ibadah wajib bisa terlaksana dengan lengkap dan sempurna.

"Salurkan zakat ke lembaga amil yang dikelola pemerintah, agar zakat yang terhimpun bisa menjadi kekuatan finansial yang besar bagi usaha memperbaiki kehidupan sosial umat Islam,” serunya.

Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Bengkalis yang telah mengakomodir zakat dari para muzzaki di 'Negeri Junjungan'.

“Mewakili Pemerintah Kabupaten Bengkalis, saya sampaikan terima kasih atas kerja Baznas yang telah mampu mengakomodir zakat dari para muzzaki di kabupaten ini dengan sangat baik,” jelas Bagus lagi.

Ketua Baznas Kabupaten Bengkalis, Ali Ambar berharap zakat yang diterima ini dapat bermanfaat dan meringankan beban mustahik dalam menyambut bulan suci Ramadhan ditengah Pandemi Covid 19.  

“Bantuan yang kita salurkan mudah-mudahan mampu membantu ekonomi saudara-saudara kita yang membutuhkan, sebab upaya mengurangi angka kemiskinan tanggung jawab semua komponen,” pesan Ali.

Selepas menyerahkan santunan, Bagus Santoso takziah sekaligus doa bersama virtual untuk Almarhum H Jakiman. 

Guru Jakiman bagi Bagus Santoso adalah sosok panutan yang lurus pendirian, istiqomah dalam melangkah mencapai cita dan tujuan. Beliau pakar pendorong dan mativator istimewa.

"Bagi saya, Bopo Jakiman perlambang orang jawa yang konsisten dan modern. Nyalinya dalam bertindak dan bersikap mengalahkan anak muda," ujar Bagus

"Turut berduka cita yang mendalam, pada hari Jumat hari yang baik, orang tua kita, tokoh, sesepuh, sang guru Bopo Jakiman meninggal dunia," inbuh Bagus sambil berkaca-kaca.

Editor : Sahdan

Berita Terkait