Deli Serdang, katakabar.com – Isu dugaan perselingkuhan antara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Deli Serdang berinisial AS dengan seorang wanita berinisial VS, yang juga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Deli Serdang, menjadi perbincangan hangat masyarakat.
Menanggapi isu tersebut, Inspektorat Kabupaten Deli Serdang turun tangan. Kepala Inspektorat, Edwin Nasution, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan internal terhadap pihak-pihak yang terkait, termasuk AS dan VS.
"Pemeriksaan dilakukan selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat. Setelah melakukan klarifikasi kepada semua pihak yang disebut dalam isu tersebut, tidak ditemukan bukti adanya hubungan di luar urusan kedinasan. Hubungan mereka hanya sebatas kerja profesional dalam penyusunan rencana kerja di Dinas Damkar," ujar Edwin saat dikonfirmasi
Menanggapi semakin meluasnya pemberitaan dan opini yang menyudutkan, Plt Kadis Damkar AS memberikan klarifikasi resmi kepada publik. Ia membantah semua tudingan yang beredar, termasuk isu penggerebekan yang dinilai sebagai hoaks.
"Berbagai cerita yang menyebutkan terjadi penggerebekan, baik di rumah dinas, di mobil dinas, maupun di sebuah kafe, tidak pernah terjadi. Itu semua tidak benar," tegasnya.
AS menyebut bahwa tudingan tersebut mengarah pada upaya pembunuhan karakter yang sistematis.
Bahkan, beredar sebuah video pendek yang memperlihatkan percakapan antara sejumlah pihak yang terindikasi berusaha menekan dirinya agar mengakui sesuatu yang tidak pernah dilakukan.
"Melihat pola dan waktu kemunculan isu ini, besar kemungkinan ada pihak tertentu yang ingin menjatuhkan saya secara pribadi maupun profesional," ungkapnya.
Lebih lanjut, AS menyatakan bahwa dirinya masih dalam kondisi baik bersama keluarga, dan meminta agar publik tidak langsung mempercayai informasi yang tidak bisa diverifikasi kebenarannya.
Sebagai bentuk respons atas maraknya penyebaran informasi yang dinilai menyesatkan, AS mengungkapkan bahwa dirinya telah membentuk tim hukum.
"Tindakan tegas akan kami ambil. Tim hukum sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan fitnah serta mencemarkan nama baik saya dan institusi," tegasnya.
AS juga mengimbau seluruh pihak, termasuk rekan media, agar senantiasa menjunjung tinggi etika jurnalistik dengan menyajikan berita secara berimbang dan mengedepankan prinsip konfirmasi.
"Terima kasih kepada media yang telah memberikan ruang bagi hak jawab ini. Ini bentuk komitmen kita bersama terhadap prinsip jurnalistik yang adil, bertanggung jawab, dan tidak menghakimi sebelum bukti kuat ditemukan," tutupnya.
Dugaan Perselingkuhan, Plt Kadis Damkar Deli Serdang Diperiksa Inspektorat Selama 3 Hari Ini Hasilnya
Diskusi pembaca untuk berita ini