Persyaratan Calon Ketua KORMI Labuhanbatu

Tahapan pencalonan tidak berhenti pada dukungan Inorga. Setiap bakal calon juga harus memenuhi sejumlah persyaratan administrasi yang telah ditetapkan panitia Caretaker.

Dokumen yang harus diserahkan antara lain formulir pendaftaran, surat pernyataan bersedia menjadi calon Ketua KORMI, serta pernyataan kesanggupan mematuhi AD/ART KORMI.

Bakal calon juga diwajibkan melampirkan pernyataan tidak sedang menjalani sanksi hukum organisasi, daftar riwayat hidup, fotokopi identitas diri, pasfoto terbaru, dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Dokumen kesehatan juga menjadi bagian dari persyaratan. Calon harus menyertakan surat keterangan sehat jasmani dan rohani serta surat keterangan bebas narkoba yang diterbitkan RSUD Rantauprapat.

Dukungan Inorga pun harus dibuktikan secara administratif. Panitia mensyaratkan surat dukungan resmi dari Inorga, dokumen Surat Keputusan (SK) kepengurusan Inorga yang memberikan dukungan, serta bukti pemenuhan kewajiban administrasi Muskab.

Dokumen tambahan lainnya juga dapat diminta sesuai ketentuan yang ditetapkan Caretaker KORMI Labuhanbatu.

Bagi bakal calon yang masih memegang jabatan sebagai pimpinan Inorga, terdapat ketentuan tambahan. Mereka wajib menyerahkan surat pengunduran diri sesuai AD/ART KORMI serta dokumen pendukung dari Inorga tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Muskab Ditargetkan Digelar Paling Lambat 15 Oktober

Seluruh tahapan administrasi tersebut menjadi jalan menuju agenda utama, yakni Muskab KORMI Labuhanbatu untuk periode kepengurusan 2026-2031.

Panitia menjadwalkan pelaksanaan Muskab paling lambat pada 15 Oktober 2026.

Dengan diterimanya berkas pendaftaran Hasnah Putri Jaya Siregar, satu tahapan penting telah dilewati. Namun, pencalonannya belum berhenti pada penyerahan dokumen.

Berkas yang telah dinyatakan lengkap masih akan melewati proses verifikasi. Dari tahap inilah nantinya panitia menentukan bakal calon yang memenuhi seluruh persyaratan untuk mengikuti Muskab KORMI Labuhanbatu periode 2026-2031.

Untuk sementara, proses itu berjalan dalam suasana yang tenang di Sekretariat Caretaker. Tidak ada panggung besar ketika Hasnah menyerahkan berkasnya. Hanya dokumen, panitia, dan satu tahapan demokrasi organisasi olahraga masyarakat yang perlahan bergerak menuju hari pemilihan.*** (Mahra Lazuardi Harahap)